<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Online Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/media-online/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jul 2024 09:46:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Media Online Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tim PKM-PI USM Sosialisasikan Penggunaan Website Pemasaran Digital</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/04/tim-pkm-pi-usm-sosialisasikan-penggunaan-website-pemasaran-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2024 09:46:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Bulustalan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Barusari]]></category>
		<category><![CDATA[Media Online]]></category>
		<category><![CDATA[Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI)]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<category><![CDATA[Website goumkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=423375</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) Universitas Semarang (USM), belum lama ini melakukan sosialisasi penggunaan website goumkm, sebagai solusi digital pemasaran produk UMKM, di Balai Kelurahan Barusari dan Bulustalan pada 26 Juni 2024. Dalam kegiatan yang dihadiri Lurah Barusari Endang Saptorini, dan Sekretaris Lurah Bulustalan Setiyo Samiyono SH ini, tim PKM-PI USM [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/04/tim-pkm-pi-usm-sosialisasikan-penggunaan-website-pemasaran-digital">Tim PKM-PI USM Sosialisasikan Penggunaan Website Pemasaran Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) Universitas Semarang (USM), belum lama ini melakukan sosialisasi penggunaan website <em>goumkm</em>, sebagai solusi digital pemasaran produk UMKM, di Balai Kelurahan Barusari dan Bulustalan pada 26 Juni 2024.</p>
<p>Dalam kegiatan yang dihadiri Lurah Barusari Endang Saptorini, dan Sekretaris Lurah Bulustalan Setiyo Samiyono SH ini, tim PKM-PI USM terdiri dari Ketua Sekar Cinta Amaria, anggota Hetta Rachma, Ikhwanul Husna, dan Pramudya Shaka Nugraha.</p>
<p>&#8221;Pelaku UMKM di Kelurahan ini sangat banyak, namun sebagian besar dari mereka belum memanfaatkan media online sebagai media promosi. Semoga dengan adanya website <em>goumkm</em> yang telah dibuat mahasiswa USM ini, dapat bermanfaat, agar produk mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas lagi,&#8221; kata Lurah Endang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/04/tidak-hanya-market-driven-usm-ikut-jadi-aktor-perubahan">Tidak Hanya Market Driven, USM Ikut Jadi Aktor Perubahan</a></strong></p>
<p>Hal senada diungkapkan Sekretaris Lurah Bulustalan, Setiyo Samiyono. Menurutnya, program yang dilakukan Tim PKM-PI USM ini sangat bagus. Terutama dibutuhkan para pelaku UMKM, untuk memasarkan produknya secara online.</p>
<p>&#8221;Saya berharap, kerja sama ini dapat terus berlanjut, karena memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM di Kelurahan Bulustalan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sosialisasi ini juga disambut positif dari pelaku UMKM setempat. Salah satu pelaku UMKM yang hadir, Henny menyampaikan, kegiatan yang digelar tim PKM-PI USM ini sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/04/85-mahasiswa-ftp-usm-ikuti-pelatihan-di-pt-sriboga">85 Mahasiswa FTP USM Ikuti Pelatihan di PT Sriboga</a></strong></p>
<p>&#8221;Dengan adanya pelatihan ini, saya jadi lebih paham cara memasarkan produk secara online. Terima kasih kepada mahasiswa USM, yang telah membuat platform ini dan mengajari cara menggunakannya,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Tim PKM-PI USM, Sekar Cinta menyatakan, pihaknya telah berhasil mengembangkan website ini, untuk pemasaran produk UMKM khususnya di Kelurahan Barusari dan Kelurahan Bulustalan, yang diberi nama <em>goumkm (GOUMKM)</em>.</p>
<p>Pada sosialisasi itu, para peserta diberikan materi mengenai cara menggunakan website <em>goumkm</em>, dan pengenalan fitur-fitur yang tersedia di platform itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/04/mahasiswa-magister-hukum-usm-kkl-di-mahkamah-konstitusi">Mahasiswa Magister Hukum USM KKL di Mahkamah Konstitusi</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami berusaha menyediakan platform gratis ini untuk para pelaku UMKM, khususnya di Kelurahan Barusari dan Bulustalan. Website ini sekaligus juga untuk mempromosikan produknya, agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman,&#8221; tutur Sekar.</p>
<p>Menurutnya, pelaku UMKM akan menjumpai banyak kendala dalam pemanfaatan teknologi, seperti keterbatasan pengetahuan dan sumber daya manusia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/04/tim-pkm-pi-usm-sosialisasikan-penggunaan-website-pemasaran-digital">Tim PKM-PI USM Sosialisasikan Penggunaan Website Pemasaran Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wartawan Harus Punya Dedikasi dan Integritas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/18/wartawan-harus-punya-dedikasi-dan-integritas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Dec 2021 15:18:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Media Online]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=218779</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNGARAN (SUARABARU.ID)&#8211; Media online menempati posisi signifikan di era disrupsi saat ini. Karena itu profesionalisme dalam menghasilkan karya jurnalistik sangat penting. Hal itu seperti disampaikan Pemimpin Umum suarabaru.id, Amir Machmud NS, saat memberikan pengarahan pada Rapat Kerja suarabaru.id, yang berlangsung di Rumah Kebun SB Kebon Kliwon, Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/12/2021). Menurutnya, eksistensi itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/18/wartawan-harus-punya-dedikasi-dan-integritas">Wartawan Harus Punya Dedikasi dan Integritas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>UNGARAN (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Media online menempati posisi signifikan di era disrupsi saat ini. Karena itu profesionalisme dalam menghasilkan karya jurnalistik sangat penting.</p>
<p>Hal itu seperti disampaikan Pemimpin Umum suarabaru.id, Amir Machmud NS, saat memberikan pengarahan pada Rapat Kerja suarabaru.id, yang berlangsung di Rumah Kebun SB Kebon Kliwon, Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/12/2021).</p>
<p>Menurutnya, eksistensi itu bukan hanya keberadaan media, namun juga profesionalitas dalam pengolahan berita. Ini yang menjadi keutamaan untuk meningkatkan eksistensi sebuah media.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/18/upaya-sekolah-mengatasi-anak-putus-sekolah-kasus-di-smp-n-1-nalumsari/">Upaya Sekolah Mengatasi Anak Putus Sekolah, Kasus di SMP N 1 Nalumsari</a></strong></p>
<figure id="attachment_218795" aria-describedby="caption-attachment-218795" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-218795 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-18-at-15.19.19.jpeg" alt="" width="681" height="384" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-18-at-15.19.19.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-18-at-15.19.19-400x226.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-18-at-15.19.19-150x85.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-218795" class="wp-caption-text">Keluarga besar suarabaru.id berfoto bersama usai melakukan Rapat Kerja di Rumah Kebun SB Kebon Kliwon, Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/12/2021). Foto: agus s</figcaption></figure>
<p>&#8221;Setiap wartawan harus mempunyai dedikasi dan integritas, bahwa mereka adalah seorang jurnalis yang paham kode etik jurnalistik. Sebagai seorang jurnalis tentunya harus bertanggungjawab atas berita yang dibuat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ditambahkan dia, apalagi peningkatan jejaring stakeholders akan menentukan mutu jurnalisme. &#8221;Sehingga penerimaan apresiasi akan membuktikan eksistensi popularitas sebuah media seperti suarabaru.id,&#8221; imbuh Amir.</p>
<p>Sementara itu, Komisaris Utama suarabaru.id, Sri Mulyadi mengimbau, wartawan harus mampu berkreasi dan berinovasi dalam mengembangkan ide perkembangan sebuah berita baru.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/18/wom-finance-bagikan-kado-natal-untuk-anak-penyandang-disabilitas/">WOM Finance Bagikan Kado Natal untuk Anak Penyandang Disabilitas</a></strong></p>
<p>&#8221;Pentingnya kreativitas untuk meraih keunggulan, akan melahirkan jurnalis yang kritis,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Mbah Mul, sapaan akrab Sri Mulyadi menjelaskan, jurnalis harus mampu mengembangkan potensi dirinya, dengan etika dan intelektual. Hal ini didasari atas penilaian sebuah media berdasarkan kualitas dari para wartawannya.</p>
<p>Sedangkan Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab suarabaru.id, Widyartono R, dalam Raker dengan tema &#8216;Meningkatkan Eksistensi, Menyongsong Tahun Politik 2024&#8217; menyatakan, pada tahun 2022 akan dijadikan sebuah batu loncatan menuju tahapan yang lebih baik. &#8221;Kita harus mampu menunjukkan entitas profesional kita,&#8221; pesannya.</p>
<p><em><strong>Alvaros-Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/18/wartawan-harus-punya-dedikasi-dan-integritas">Wartawan Harus Punya Dedikasi dan Integritas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membuat Media (Siber)</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/11/17/membuat-media-siber</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2021 04:33:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Hendri Ch Bangun]]></category>
		<category><![CDATA[Media Online]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=211394</guid>

					<description><![CDATA[<p>Catatan Hendry Ch Bangun SAYA banyak berkeliling daerah akhir-akhir ini, guna melakukan verifikasi faktual, sebagai petugas Dewan Pers, untuk mendata eksistensi media. Senang rasanya melihat media yang dikelola orang muda, yang dengan alasan tertentu mengubah posisinya dari anak buah menjadi Boss. Pada umumnya mereka memiliki cita-cita tinggi. Ada semangat besar untuk maju, yakni berkontribusi membangun [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/17/membuat-media-siber">Membuat Media (Siber)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Catatan Hendry Ch Bangun</strong></span></p>
<figure id="attachment_211401" aria-describedby="caption-attachment-211401" style="width: 150px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-211401" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-17-at-10.50.11.jpg" alt="" width="150" height="145" /><figcaption id="caption-attachment-211401" class="wp-caption-text">Foto: dok/ist</figcaption></figure>
<p><strong>SAYA</strong> banyak berkeliling daerah akhir-akhir ini, guna melakukan verifikasi faktual, sebagai petugas Dewan Pers, untuk mendata eksistensi media. Senang rasanya melihat media yang dikelola orang muda, yang dengan alasan tertentu mengubah posisinya dari anak buah menjadi Boss. Pada umumnya mereka memiliki cita-cita tinggi.</p>
<p>Ada semangat besar untuk maju, yakni berkontribusi membangun daerahnya melalui pemberitaan yang kritis, yang tidak segan-segan &#8220;menegur&#8221; kekeliruan pemerintah dalam mengelola wilayah.</p>
<p>Mereka tidak mau didikte, bekerja sama secara terbatas, dan terus berupaya berinovasi dan kreatif menjalankan medianya. Dalam melakukan tugas jurnalistiknya, mereka bagai rajawali yang terbang sendiri, mencari informasi, menggali data, pergi ke lapangan, agar beritanya nanti mandiri dan berbeda.</p>
<p>Tetapi banyak yang semangatnya mendirikan media, lebih pada menjadikannya sebagai ladang penghidupan. Berjudi dengan nasib dengan asumsi, apabila media mereka berhasil, mendapat klik tinggi, maka pendapatan akan semakin besar, dan kesejahteraan akan meningkat.</p>
<p>Tipe ini biasanya tidak merasa perlu untuk repot-repot mengembangkan produk medianya, cukup meniru dan menjalankan media-media yang terlebih dahulu lahir. Kebanyakan wartawannya hanya duduk-duduk menunggu jumpa pers atau press release, dan menerima informasi tanpa berusaha memperkaya, melengkapi, sehingga ketika diberitakan tidak ada bedanya dengan media saingannya.</p>
<p>Dari sisi jurnalisme, pilihan apa pun sah. Kita mengenal di negara-negara maju pun ada berbagai macam media. Ada yang serius, teguh menjalankan prinsip agar dapat menjalankan tugas mulia pers, membela dan memperjuangkan demokrasi, serta menomorsatukan kepentingan publik. Mengoreksi keputusan politisi yang korup, mengungkap skandal, sekaligus memberi solusi.</p>
<p>Namun ada juga media dengan jelas menjadikannya corong kekuasaan, seperti di era Presiden Donald Trump di AS, sehingga dalam produk jurnalistiknya salah atau benar Trump selalu benar.</p>
<p>Sama seperti yang dilakukan Rupert Murdoch dengan sikap medianya yang partisan di sejumlah negara, sehingga sempat ada petisi agar dilarang terbit. Tak perlu jauh-jauh, di negara tetangga juga itu terjadi, karena mereka masih perlu izin menerbitkan media.</p>
<p>Begitu pula di era ketika Soeharto masih berkuasa. Rezim perizinan membuat media tidak bisa berbuat banyak. Untuk mendirikan media saja perlu &#8220;restu&#8221; dari kekuasaan, sehingga bisa ditebak pimpinan media akan tahu diri dalam membuat judul atau isi berita, agar tidak menyinggung kekuasaan.</p>
<p>Inilah pula yang membuat keluarga Cendana dapat berbisnis dengan fasilitas pemerintah tanpa pernah ditulis dengan kritis. Mereka melenggang, dapat melakukan apa saja, meski keliru tanpa disorot media.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * *</strong></span></p>
<p>SEKARANG ini Undang Undang Pers no 40 tahun 1999, memberi keleluasaan untuk mendirikan perusahaan pers bagi siapa pun, termasuk negara. Dampaknya nyata di lapangan, hampir setiap hari lahir media (siber) baru. Tidak diketahui berapa jumlah media siber saat ini. Pernah diasumsikan, berdasarkan jumlah provinsi dan kabupaten kota di Indonesia, sekitar 40 ribu media.</p>
<p>Dewan Pers bekerja sama dengan Univesitas Islam Indonesia Yogyakarta, tengah melakukan survei -bukan sensus- media, dan diharapkan hasilnya bisa diketahui pada awal Desember 2021. Tetapi apakah kelak jumlahnya sudah mencakup media siber yang ada? Tidak tahu.</p>
<p>Saat melakukan kunjungan, beberapa kali saya bertanya ke Boss media siber, untuk mengecek pemahaman atas visi misi mereka. Sebagian besar tidak faham apa itu visi misi. Kebanyakan asal menuliskan, tanpa mengerti makna kalimat yang dia tuliskan itu.</p>
<p>Padahal visi misi inilah landasaan untuk menjalankan media, mulai dari perencanaan sampai membuat angle berita. Visi misi pula yang membuat news value sebuah media berbeda dengan media lainnya.</p>
<p>Visi misi inilah yang menjadi dasar bagi Pemimpin Redaksi, untuk memberikan perintah penugasan ke para redaktur, agar peristiwa yang diliput, berita yang dibuat tidak melenceng dari tujuan pendirian media. Termasuk di dalamnya panjang pendek berita, ragam bahasa, angle penulisan, bahkan narasumber yang dimintai pendapatnya.</p>
<p>Contoh sederhana, sebuah peristiwa perampokan sepeda motor, tentu news value-nya berbeda bagi media Nasional dan media lokal, atau koran bisnis dengan koran metropolitan. Mutasi jabatan di lingkungan kabupaten, tidak sama nilai beritanya antara koran setempat dan koran yang terbit di Jakarta.</p>
<p>Kalau visi media lokal adalah menjadikan masyarakatnya lebih cerdas, religius, dan partisipatif dalam pembangunan, tentu saja berita-berita yang disajikan relevan dengan itu.</p>
<p>Perbanyaklah aneka berita pendidikan, perkembangan teknologi, kemajuan di berbagai bidang, tampilkan liputan yang bernuansa keagaman, tokoh yang bisa menjadi teladan di rumah tangga dan kehidupan, orang sukses, dan berita edukasi dan informasi tentang kewajiban warga negara dari berbagai angle dan peristiwa.</p>
<p>Tetapi faktanya, isi beritanya malah kegiatan Bupati atau Walikota, program kerja dinas-dinas, rilis apa saja, tanpa mempertimbangkan visi misi medianya. Asal muat supaya beritanya banyak, atau kadang karena sudah telanjur bekerja sama karena ada kontrak.</p>
<p>Beritanya gado-gado, tapi karena mungkin kebanyakan timun atau kangkung, dan bumbunya kelebihan garam, maka hidangan berita yang tersaji tidak enak dikunyah.</p>
<p>Maka kalau secara teori isi sebuah media adalah hasil perencanaan, kebanyakan media siber di daerah ini, diisi tergantung apa yang diperoleh dari pihak lain. Bahkan kadang Pemimpin Redaksi tidak bisa memperkirakan apa yang akan dibawa pulang reporternya dari lapangan.</p>
<p>Kekacauan visi misi ini pun terjadi di media siber besar di Jakarta, tidak heran. Ada media ekonomi, yang malahan lebih sibuk mengurusi gosip artis dan berita politik. Ada media ekonomi yang membuat judul beritanya seperti berita olahraga.</p>
<p>Kalau ada tren berita sejarah, maka seketika muncul berita tentang masa lalu, entah peristiwa atau tokoh, yang tidak relevan sama sekali. Apa urusannya membuat berita, siapa pembunuh Kubilai Khan? Siapa yang peduli dengan Ken Dedes atau penyebab runtuhnya Majapahit? Apa pentingnya berita soal Pangeran Arab yang homoseks? Untuk apa memberitakan agama seorang artis?</p>
<p>Klik bait membuat apa yang sedang viral segera digarap beramai-ramai. Cukup dicarikan dengan satu komentar, jadilah berita baru. Dikait-kaitkan, disambung-sambungkan. Apa saja tentang kecelakaan Vanessa Angel, langsung diutak-atik bahkan sampai sepekan setelah kematiannya.</p>
<p>Mereka ini tidak peduli dengan jurnalisme, karena yang dipedulikan adalah seberapa banyak masyarakat mengklik judul beritanya. Sebab itu berarti uang masuk. Puluhan ribu berarti sekian juta, sekian ratus ribu atau sekian juta pengklik, berarti sekian ratus juta. Ironisnya, banyak pengelola media itu wartawan senior, dulunya wartawan dari media berkualitas.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * *</strong></span></p>
<p>Dari wartawan menjadi pengusaha media siber, tidak bisa langsung lompat. Dia harus belajar banyak, karena ada perbedaan besar antara membuat berita dan &#8220;menjual&#8221; berita. Antara mengedit berita dengan memberdayakan berita. Antara mencari informasi dengan mencari peluang dan uang.</p>
<p>Atau antara sekadar menerima gaji dan berpikir bagaimana agar gaji wartawan media kita dapat terus terbayarkan. Dan yang terpenting, karena pernah menjadi wartawan, diharapkan mereka ini dalam menjalankan bisnis dengan etika, menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalisme. Bukan menjadi pedagang yang asal untung.</p>
<p>Dua tantangan harus dihadapi sekaligus, yakni membuat berita di media kita sesuai dengan visi misi, dan menjadikannya disukai audiens, sehingga berdampak pada ketahanan ekonomi perusahaan.</p>
<p>Membuat berita harus dimulai dari kalkulasi, berapa berita yang dimuat per hari, dan berita macam apa. Lalu kaitannya dengan jumlah wartawan dan editor yang harus dimiliki, dengan level kompetensi macam apa?</p>
<p>Dari sini saja sudah bisa dibayangkan, modal mendirikan media tidak murah, walaupun kini media dibolehkan berkantor di kantor bersama. Mahal karena harus ada alat kerja, alat komunikasi untuk kordinasi, harus memberi gaji minimal setara UMP, harus mengikutkan mereka di BPJS Ketenagakerjaan.</p>
<p>Karena ada perencanaan, maka setidaknya ada rapat virtual sehari sekali atau kalau mungkin rapat tatap muka. Ada pula rapat evaluasi.</p>
<p>Menjual berita berarti harus memahami pasar media kita. Harus ada survei, pasar masyarakat mana yang diincar, memahami karakter mereka, termasuk status ekonomi sosial audiens.</p>
<p>Kalau hanya bermodalkan klik bait, maka itu artinya media kita memperebukan pasar umum yang sudah dikeroyok puluhan atau ratusan kompetitor. Apakah mampu? Maka lebih baik cari pasar yang masih bisa, meskipun perlu waktu lebih lama untuk mendapatkan audiens.</p>
<p>Artinya, kualitas karya jurnalistik yang diproduksi harus berkualitas, menarik, enak dibaca, terpercaya. Dan ini hanya bisa dihasilkan oleh wartawan yang sudah matang, mungkin spesialis, yang pastilah harus diberi kesejahteraan memadai. Ya kembali lagi, modal perusahaan harus kuat, untuk menggaji SDM yang baik.</p>
<p>Saat ini hampir tidak ada celah pasar yang kosong, termasuk lokal yang juga bertebaran media siber. Dengan kapasitas ekonomi terbatas, di dalamnya terikut alokasi anggaran media di APBD, secara logika di sebuah kabupaten hanya ada 10 media yang bisa hidup.</p>
<p>Namun kenyataannya ada satu kabupaten/kota, yang jumlah medianya lebih dari 100. Maka kebanyakan seperti kerakap tumbuh di batu, hidup segan mati tak mau.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * *</strong></span></p>
<p>SEJARAH mengajarkan pada kita, media yang bertahan dan berumur panjang bukanlah media yang paling kuat, tetapi media yang paling dapat beradaptasi dengan keadaan, sambil tetap menjunjung etika bisnisnya.</p>
<p>Ada banyak tantangan media saat ini secara umum, yakni media sosial sudah lebih disukai dibandingkan dengan media massa, dalam mencari informasi. Tentu kita tidak akan bertahan kalau justru mengisi media kita dengan produk media sosial, menjadikannya sebagai rujukan, acuan, misalnya karena sedang viral.</p>
<p>Itu sama saja dengan bunuh diri, membiarkan parasit terus menggerogoti tubuh kita. Tetaplah setia pada jurnalisme, ciptakan produk yang bermutu, yang menyentuh kebutuhan publik, menjadi forum untuk diskusi dan dialog masalah yang relevan.</p>
<p>Tantangan kedua adalah, kemudahan teknologi yang membuat segalanya dapat tersajikan dengan gratis. Sehingga produk media kita pun dapat dilihat dari laman lain tanpa pembaca perlu masuk ke halaman kita.</p>
<p>Hasil kerja keras dan penuh keringat kita harus mudah diakses, namun hak cipta agar tetap terjaga sehingga hak ekonomi pun terjaga. Untuk itu memang harus ada regulasi yang melindungi media yang membayar wartawan dan memutar otak untuk menghasilkan berita.</p>
<p>Namun khusus bagi media lokal, sekarang ini kesempatan untuk menjadi besar justru ada di depan mata, apabila mereka menjadi &#8220;tuan rumah&#8221; untuk semua hal yang terjadi di daerahnya.</p>
<p>Apabila mereka membuat liputan lebih dalam, lebih bermutu, dan lebih cepat, maka justru mereka akan dicari, dikutip, yang ujung-ujungnya memberi pendapatan yang baik.</p>
<p>Oleh karena itu, media lokal harus makin memperkuat kualitas dan kompetensi wartawannya, fokus pada penggarapan topik-topik lokal yang menarik, dan tentu mengikuti perkembangan isu di luar yang relevan bagi pembacanya.</p>
<p>Sungguh tidak mudah membuat media siber, kalau yang ingin dihasilkan adalah media yang berkualitas.</p>
<p><em>&#8212; Penulis adalah wartawan dan Wakil Ketua Dewan Pers &#8212;</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/17/membuat-media-siber">Membuat Media (Siber)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UKSW Gelar Benchmarking Kompetensi Penulisan di Media Online</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/11/05/uksw-gelar-benchmarking-kompetensi-penulisan-mahasiswa-di-media-online</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/11/05/uksw-gelar-benchmarking-kompetensi-penulisan-mahasiswa-di-media-online#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 14:47:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Media Online]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[UKSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=208981</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom) UKSW Salatiga, Dr Ir Royke R Siahainenia MSi mengatakan, pentingnya penguasaan ilmu jurnalistik bagi para mahasiswanya. Untuk memahami hal itu, perlunya pemaparan dari praktisi secara langsung. Hal itu pula yang dilakukan saat digelar acara dengan tema Benchmarking Kompetensi Penulisan Mahasiswa di Media Online, yang dilakukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/05/uksw-gelar-benchmarking-kompetensi-penulisan-mahasiswa-di-media-online">UKSW Gelar Benchmarking Kompetensi Penulisan di Media Online</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom) UKSW Salatiga, Dr Ir Royke R Siahainenia MSi mengatakan, pentingnya penguasaan ilmu jurnalistik bagi para mahasiswanya. Untuk memahami hal itu, perlunya pemaparan dari praktisi secara langsung.</p>
<p>Hal itu pula yang dilakukan saat digelar acara dengan tema Benchmarking Kompetensi Penulisan Mahasiswa di Media Online, yang dilakukan kerja sama dengan PWI Jateng, melalui Zoom Meeting, Jumat (5/11/2021).</p>
<p>Pengampu tunggal dalam acara yang diikuti 10 mahasiswa UKSW ini adalah, Setiawan Hendra Kelana, seorang wartawan senior dan juga Sekretaris PWI Jateng.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/05/petugas-gabungan-survei-daerah-rawan-kecelakaan-lalu-lintas/">Petugas Gabungan Survei Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami berharap, materi yang disampaikan ini bisa menambah ilmu dan pengetahuan mahasiswa tentang dunia jurnalistik,&#8221; kata Dr Royke dalam sambutan pembukaan acara ini.</p>
<p>Menurut dia, pihaknya juga tengah meminta masukan untuk penyempurnaan kurikulum jurnalistik dari para praktisi.<br />
Hal ini harus segera dilakukan, karena kerja sama dengan PWI Jateng ini, akan dijadikan unggulan.</p>
<p>Sedangkan Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS menyebutkan, perkembangan zaman yang makin pesat, membuat banyak perubahan di industri media. Bila dulu media massa banyak didominasi media massa cetak, namun kini sebaliknya, media digital lebih menguasai pasar.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/11/05/peringatan-maulid-nabi-di-desa-guyangan-jepara/">Peringatan Maulid Nabi di Desa Guyangan Jepara</a></strong></p>
<p>&#8221;Yang perlu diingat dalam ilmu jurnalistik adalah, merancang liputan, analisis konten serta menentukan agenda setting. Selain itu, eksplorasi etis dalam setiap pemberitaan,” lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, Setiawan HK dalam pemaparannya menyampaikan, penulis atau wartawan media online bisa menulis berita, seketika itu pula bisa dimuat atau tayang. Bentuk tulisan bisa panjang tanpa dibatasi volume, seperti di media cetak.</p>
<p>&#8221;Tulisan panjang di media online bisa diatur dalam format paginasi, dua sampai tiga halaman. Pemuatan berita online bisa pula melakukan pola back link, untuk menampung kreativitas ide atau angle tulisan,&#8221; tukas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/05/uksw-gelar-benchmarking-kompetensi-penulisan-mahasiswa-di-media-online">UKSW Gelar Benchmarking Kompetensi Penulisan di Media Online</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/11/05/uksw-gelar-benchmarking-kompetensi-penulisan-mahasiswa-di-media-online/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>