<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>makanan tradisional Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/makanan-tradisional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Nov 2023 06:44:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>makanan tradisional Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penggemar K-Drama Pasti Tahu, Ini 5 Makanan Tradisional Korea yang Dapat Kamu Coba</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/16/penggemar-k-drama-pasti-tahu-ini-5-makanan-tradisional-korea-yang-dapat-kamu-coba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 06:44:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Drama Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Korea]]></category>
		<category><![CDATA[makanan tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=382584</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Kamu penggemar drama Korea? Kalau iya, pasti kamu sering melihat adegan para tokohnya makan-makan, kan? Nah, makanan-makanan yang sering muncul di drama Korea itu ternyata banyak yang merupakan makanan tradisional, lho. Ciri khas dari masakan Korea yang paling utama adalah makanan fermentasi agar makanan tersebut dapat disimpan dan dimakan dalam jangka panjang. Makanan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/16/penggemar-k-drama-pasti-tahu-ini-5-makanan-tradisional-korea-yang-dapat-kamu-coba">Penggemar K-Drama Pasti Tahu, Ini 5 Makanan Tradisional Korea yang Dapat Kamu Coba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Kamu penggemar drama Korea? Kalau iya, pasti kamu sering melihat adegan para tokohnya makan-makan, kan? Nah, makanan-makanan yang sering muncul di drama Korea itu ternyata banyak yang merupakan makanan tradisional, lho.</p>
<p>Ciri khas dari masakan Korea yang paling utama adalah makanan fermentasi agar makanan tersebut dapat disimpan dan dimakan dalam jangka panjang. Makanan fermentasi yang representatif adalah kimci dan bumbu perasa, seperti pasta kedelai, kecap asin, pasta cabai dan ikan asin.</p>
<p>K-food (Korean food) merupakan istilah untuk menyebutkan makanan khas buatan Korea. Beberapa makanan Korea yang terkenal seperti kimci, kimbab, bibimbab, jajangmyeon, bulgogi dan ramyeon.</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2023/06/20/sering-digunakan-dalam-jajanan-korea-ini-5-manfaat-gochujang-bagi-kesehatan">Sering Digunakan Dalam Jajanan Korea, Ini 5 Manfaat Gochujang Bagi Kesehatan</a></strong></p>
<p>Berkat kemunculannya di drama Korea, banyak orang termasuk Indonesia yang penasaran dan ingin mencoba memakan makanan-makanan khas Korea tersebut.</p>
<p>Dilansir dari <em>Suara.com</em>, apa saja makanan tradisional Korea yang terkenal berkat kemunculannya di drama Korea, ya? Yuk, simak di bawah ini!</p>
<p><strong>1. Ramyeon</strong></p>
<p>Ramyeon adalah mie instan ala Korea yang telah menjadi salah satu makanan pokok masyarakat Korea. Pada tahun 1960-an, ramen Jepang masuk ke Korea dan dimodifikasi menjadi mie yang lebih tipis dengan kuah yang lebih pedas. Sajian Jepang ini pun berubah nama menjadi &#8216;Ramyeon&#8217;.</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2022/08/09/resep-jajanan-korea-corn-dog">Resep: Jajanan Korea ‘Corn Dog’</a></strong></p>
<p>Tiga tahun kemudian, perusahaan Samyang Foods yang didirikan oleh Jung Yun-Jeon meluncurkan mie ramyeon instan pertama di Korea Selatan, yaitu Shin Ramyeon. Shin Ramyeon dengan cepat menjadi terkenal di Korea Selatan, dan hingga saat ini masih menjadi merek ramyeon instan terlaris di Korea Selatan.</p>
<p>Selain karena rasanya yang enak, ramyeon menjadi populer karena harganya yang murah dan praktis untuk dibuat. Hal ini membuat ramyeon menjadi pilihan yang tepat bagi para pekerja yang sedang lembur, para pelajar yang harus belajar hingga dini hari, atau saat hangout bersama teman-teman.</p>
<p>Ramyeon menjadi semakin terkenal di seluruh dunia setelah sering muncul dalam berbagai drama Korea. Saat ini, ramyeon telah diekspor ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/09/fakta-fakta-di-balik-kepopuleran-jajanan-khas-korea">Fakta-fakta di Balik Kepopuleran Jajanan Khas Korea</a></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/16/penggemar-k-drama-pasti-tahu-ini-5-makanan-tradisional-korea-yang-dapat-kamu-coba">Penggemar K-Drama Pasti Tahu, Ini 5 Makanan Tradisional Korea yang Dapat Kamu Coba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketupat Jadi Hidangan Khas Lebaran Idul Fitri, Ini Sejarahnya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/28/ketupat-jadi-hidangan-khas-lebaran-idul-fitri-ini-sejarahnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Mar 2023 04:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Hidangan khas Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan khas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[makanan tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=325460</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Siapa yang belum mengenal &#8220;Ketupat&#8221;? Ketupat merupakan salah satu makanan khas Indonesia. Ketupat merupakan kuliner yang perlu dilestarikan. Apakah kamu tahu sejarah ketupat sebenarnya hingga menjadi hidangan khas Lebaran Idul Fitri? Makanan tradisional yang dibungkus daun kelapa ini biasanya menjadi salah satu sajian yang ada di meja makan saat Lebaran atau upacara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/28/ketupat-jadi-hidangan-khas-lebaran-idul-fitri-ini-sejarahnya">Ketupat Jadi Hidangan Khas Lebaran Idul Fitri, Ini Sejarahnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Siapa yang belum mengenal &#8220;Ketupat&#8221;? Ketupat merupakan salah satu makanan khas Indonesia. Ketupat merupakan kuliner yang perlu dilestarikan.</p>
<p>Apakah kamu tahu sejarah ketupat sebenarnya hingga menjadi hidangan khas Lebaran Idul Fitri?</p>
<p>Makanan tradisional yang dibungkus daun kelapa ini biasanya menjadi salah satu sajian yang ada di meja makan saat Lebaran atau upacara adat tertentu. Kalau kamu belum tahu sejarah ketupat, simak penjelasan singkat ini.</p>
<p>Dilansir dari Suara.com (diringkas dari sciencedirect) begini sejarah ketupat secara ringkas.</p>
<p>Ketupat merupakan makanan tradisional yang dibuat dari beras, dibungkus dengan daun kelapa muda yang dianyam terlebih dahulu.</p>
<p>Beras yang sudah dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa muda atau dikenal dengan sebutan &#8220;Janur&#8221; (dalam bahasa Jawa), kemudian harus direbus terlebih dahulu. Prosesnya cukup lama, sekitar lima jam dan bisa lebih.</p>
<p>Sebelum dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa, beras juga harus sudah melalui proses perendaman dalam air selama kurang lebih 30 menit.</p>
<p>Bahkan sebelum daun kelapa muda dianyam, daunnya juga harus sudah direndam dulu di dalam air. Tujuannya supaya tidak mudah robek ketika dianyam.</p>
<p>Proses menganyam daun kelapa muda biasanya juga memakan waktu, sehingga orang-orang lebih suka membeli daripada membuat sendiri daun ketupat. Setelah ketupat matang, biasanya orang-orang akan menyantap ketupat bersama dengan lauk seperti kari ayam, rendang, dan sate.</p>
<p>Ketupat pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga, salah satu dari sembilan wali Islam Jawa, pada abad ke-15, terutama di Kabupaten Demak yang terletak di Jawa Tengah. Ketupat disajikan di hari pertama Idul Fitri setelah shalat ied, berdoa dan silaturahmi ke rumah saudara dan teman.</p>
<p>Ketupat sangat erat kaitannya dengan tradisi perayaan dan pesta Idul Fitri. Hampir setiap rumah di jaman dulu akan sibuk menenun daun kelapa muda menjadi ketupat. Setelah ketupat dibuat, biasanya masyarakat akan berbagi dengan tetangga/keluarga/kerabat sebagai simbol kebersamaan.</p>
<p>Ketupat tidak hanya tersebar di Jawa tetapi juga menjangkau seluruh Indonesia dan negara lain, seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei. Hal ini karena penyebaran agama Islam. Penyebaran Islam telah membawa salah satu tradisi budaya, yaitu menyajikan ketupat selama Idul Fitri.</p>
<p>Ketupat melambangkan permintaan maaf dan berkah, sebagai simbol nafsu yang dibungkus oleh hati nurani. Artinya, manusia harus mampu menahan nafsu dunia dengan hati nuraninya.</p>
<p>Itu tadi sejarah ketupat yang diperkenalkan Sunan Kalijaga, sehingga menjadi hidangan khas saat Hari Raya Idul Fitri.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/28/ketupat-jadi-hidangan-khas-lebaran-idul-fitri-ini-sejarahnya">Ketupat Jadi Hidangan Khas Lebaran Idul Fitri, Ini Sejarahnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telur Gulung Makanan Tradisional Legendaris, Ini Asal-usulnya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/31/telur-gulung-makanan-tradisional-legendaris-ini-asal-usulnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2023 07:19:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Digulung]]></category>
		<category><![CDATA[Jajanan legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[Kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[makanan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Protein hewani]]></category>
		<category><![CDATA[Telur gulung]]></category>
		<category><![CDATA[Variasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=311971</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Telur gulung merupakan makanan tradisional dan merupakan variasi dari telur goreng, di mana sebuah telur akan digoreng dan digulung menggunakan sebuah tusukan yang biasanya dibuat dari kayu pohon bambu. Makanan ini sering dihidangkan dan dijual di sekolah, terutama di sekolah dasar (SD). Jajanan ini termasuk jajanan legendaris karena sudah ada sejak tahun [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/31/telur-gulung-makanan-tradisional-legendaris-ini-asal-usulnya">Telur Gulung Makanan Tradisional Legendaris, Ini Asal-usulnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; <b>Telur gulung</b> merupakan makanan tradisional dan merupakan variasi dari telur goreng, di mana sebuah telur akan digoreng dan digulung menggunakan sebuah tusukan yang biasanya dibuat dari kayu pohon bambu.</p>
<p>Makanan ini sering dihidangkan dan dijual di sekolah, terutama di sekolah dasar (SD). Jajanan ini termasuk jajanan legendaris karena sudah ada sejak tahun 90-an.<sup id="cite_ref-2" class="reference"></sup></p>
<p>Telur merupakan salah satu bahan makanan yang mempunyai sumber protein hewani yang sangat mudah untuk didapatkan. Telur bisa menjadi salah satu pilihan sebagai lauk-pauk di dalam menu makanan. Selain itu, telur juga bisa dijadikan cemilan dengan berbagai kreasi yang menarik dan unik. Salah satu ide kreasi dari bahan makanan telur ini adalah kreasi telur gulung</p>
<p>Apa itu telur gulung?</p>
<p>Melansir dari kudapan jalan.com, telur gulung merupakan jajanan yang bisa dikatakan sebagai jajanan legendaris karena mulai terkenal di tahun 1990-an. Hingga saat ini, telur gulung masih menjadi salah satu jajanan favorit anak-anak, remaja atau pun orang dewasa.</p>
<p>Tidak semua orang bisa membuat telur gulung karena jika tidak mengetahui teknik dan resep yang pas, akan selalu gagal ketika membuat telur gulung. Dalam proses pembuatannya memang diperlukan teknis khusus. Menurut para penjual telur gulung, telur harus dikocok hingga berbusa dan encer lalu dituang ke wajan berisikan minyak dengan volume cukup banyak dan hanya memerlukan beberapa saat sebelum akhirnya telur digulung dengan batang lidi.</p>
<p>Menggulung telur ini menjadi bagian tersulit karena dibutuhkan kecepatan menggulung telur dengan batang lidi agar telur itu bisa menempel dengan sempurna. Rahasia lain yang diberikan oleh beberapa penjual telur gulung, yaitu adonan telur gulung bisa ditambahkan sedikit tepung sagu.</p>
<p>Lantas, darimana sejarah telur gulung?</p>
<p>Asal usul telur gulung itu sendiri sebenarnya muncul dari telur omelet. Omelet bisa dibilang sebagai nenek moyang dari varian masakan olahan telur, dimana periode telur gulung ini sendiri muncul jauh setelahnya. Omelet diciptakan oleh bangsa Roma yang secara unik mereka mencampurkan telur dan madu yang disebut dengan ovemele. Nama omelet yang kita sebut sekarang berasal dari bahasa Prancis “oeuf” artinya telur, dan “laite” artinya susu.</p>
<p>Kehadiran omelet semakin populer ketika Jenderal perang asal Prancis, yaitu Napoleon Bonaparte sedang kelaparan dan meminta koki untuk memasak sebuah hidangan. Lalu koki itu membuatkan omelet dimana Napoleon mencobanya untuk pertama kali dan langsung menyukainya. Tak lama setelah itu Napoleon memerintahkan koki untuk membuat omelet dengan jumlah yang banyak untuk para prajuritnya.</p>
<p>Bisa dibilang keberadaan omelet saat itu semakin mendunia. Setiap negara mempunyai versi omelet yang berbeda-beda. Seperti Jepang yang terkenal dengan tamagoyakinya, Iran dengan omelet yang dicampur tomat, atau di Indonesia yang seringkali disebut sebagai telur dadar.</p>
<p>Dan seiring berjalannya waktu, varian masakan telur semakin berkembang dan semakin kreatif hingga akhirnya jajanan telur gulung ini lahir sebagai salah satu kreasi dari telur. Konon, telur gulung ini mulai mencul dan marak diperjual-belikan di penghujung tahun 1990-an. Pada era itu, abang-abang penjual telur gulung biasanya ada di depan sekolahan dengan kisaran harga sesuai kantong anak sekolah yaitu Rp. 500. Namun untuk sekarang telur gulung sering dijual di harga Rp. 2000.</p>
<p>Kembali populernya telur gulung di era saat ini dikarenakan anak-anak yang tumbuh di tahun 1990-an merasakan kerinduan akan kehadiran jajanan zaman dulu. Tidak heran jika sekarang makin banyak penjual telur gulung yang dilengkapi dengan berbagai varian. Sejak tahun 2017, telur gulung mengalami perkembangan pasar peminatnya, dimana tidak hanya anak kecil saja yang menggandrungi telur gulung, tapi remaja dan dewasa pun mencari-cari jajanan telur gulung ini.</p>
<p>Telur gulung sendiri merupakan makanan tradisional yang cukup menyehatkan dan mengandung banyak vitamin. Dalam satu butir telur terdapat protein, kalsium dan asam amino esensial yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, pada kuning telur terdapat vitamin A, D dan E serta kalori dan kolin yang sangat penting bagi tubuh.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/31/telur-gulung-makanan-tradisional-legendaris-ini-asal-usulnya">Telur Gulung Makanan Tradisional Legendaris, Ini Asal-usulnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bosan dengan Camilan Itu-itu Saja, yuk Cobain Perkedel Jagung Manis Ini</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/26/bosan-dengan-camilan-itu-itu-saja-yuk-cobain-perkedel-jagung-manis-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 07:12:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Camilan]]></category>
		<category><![CDATA[Dikonsumsi]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[karbohidrat]]></category>
		<category><![CDATA[makanan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Olahan]]></category>
		<category><![CDATA[Perkedel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=310691</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Jagung merupakan makanan mengandung karbohidrat yang mengenyangkan dan enak dikonsumsi. Makanan ini juga bisa dinikmati dalam bentuk bermacam olahan. Perkedel jagung merupakan salah satu olahan jagung yang mungkin menjadi favorit banyak orang, karena gurih manis dan renyah. Perkedel jagung tentunya cocok jadi camilan takjil buka puasa sekaligus lauk pendamping sayuran, seperti urap [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/26/bosan-dengan-camilan-itu-itu-saja-yuk-cobain-perkedel-jagung-manis-ini">Bosan dengan Camilan Itu-itu Saja, yuk Cobain Perkedel Jagung Manis Ini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jagung merupakan makanan mengandung karbohidrat yang mengenyangkan dan enak dikonsumsi. Makanan ini juga bisa dinikmati dalam bentuk bermacam olahan.</p>
<p>Perkedel jagung merupakan salah satu olahan jagung yang mungkin menjadi favorit banyak orang, karena gurih manis dan renyah. Perkedel jagung tentunya cocok jadi camilan takjil buka puasa sekaligus lauk pendamping sayuran, seperti urap atau pecel.</p>
<p>Jagung bukan hanya dapat diolah menjadi makanan tradisional seperti nasi jagung dan marning, tetapi jagung bisa dibuat sebagai makanan modern, seperti tortilla, aneka roti, dan kue kering. Salah satu produk olahan jagung yang juga sangat berpotensi untuk dikembangkan adalah kerupuk.</p>
<p>Dilansir dari Fimela.com, jagung manis bisa diolah menjadi lauk hingga sup yang cocok untuk dinikmati sebagai menu sarapan. Ada banyak resep serba jagung manis yang bisa dicoba, salah satunya adalah perkedel jagung.</p>
<p>Perkedel jagung Manado ini pastinya banyak disukai mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bagaimana cara membuat perkedel jagung Manado? Simak yuk&#8230;</p>
<p>Resep perkedel jagung Manado</p>
<p>Bahan-bahan<br />
2 buah jagung manis, diserut<br />
3 lembar daun jeruk, buang tulangnya lalu iris halus<br />
2 batang daun bawang, iris<br />
1 sdm ketumbar bubuk<br />
7 sdm tepung beras<br />
3 sdm tepung terigu<br />
gula dan garam secukupnya<br />
200 ml air<br />
1 butir telur</p>
<p>Bahan bumbu diulek kasar</p>
<p>6 butir bawang merah<br />
4 siung bawang putih</p>
<p>Cara Membuat<br />
1. Campur semua bahan jadi satu, lalu aduk rata.</p>
<p>2. Panaskan minyak.</p>
<p>3. Ambil 1 sendok sayur adonan, tuang ke wajan dan goreng hingga matang. Angkat dan tiriskan.</p>
<p>Itu tadi resep dan cara membuat perkedel jagung Manado yang harus kamu coba. Semoga bermanfaat ya&#8230;</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/26/bosan-dengan-camilan-itu-itu-saja-yuk-cobain-perkedel-jagung-manis-ini">Bosan dengan Camilan Itu-itu Saja, yuk Cobain Perkedel Jagung Manis Ini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jemunak Khas Gunung Pring Muntilan, Hanya Tersedia di Bulan Ramadan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/04/05/jemunak-khas-gunung-pring-muntilan-hanya-tersedia-di-bulan-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2022 09:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung pring muntilan]]></category>
		<category><![CDATA[Jemunak]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[makanan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[muntilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=243048</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)- Di bulan Ramadan seperti saat ini ada makanan tradisional di Dusun Karaharjan, Desa Gunung Pring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang  yang sengaja dibuat dan dijual  hanya bulan Ramadan. Nama makanan tersebut mungkin sangat asing di telinga kita, yakni Jemunak yang terbuat dari campuran beras ketan, ubi singkong, parutan kelapa dan kinco ( kuah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/04/05/jemunak-khas-gunung-pring-muntilan-hanya-tersedia-di-bulan-ramadan">Jemunak Khas Gunung Pring Muntilan, Hanya Tersedia di Bulan Ramadan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)- Di bulan Ramadan seperti saat ini ada makanan tradisional di Dusun Karaharjan, Desa Gunung Pring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang  yang sengaja dibuat dan dijual  hanya bulan Ramadan.</p>
<p>Nama makanan tersebut mungkin sangat asing di telinga kita, yakni Jemunak yang terbuat dari campuran beras ketan, ubi singkong, parutan kelapa dan <em>kinco</em> ( kuah agak kental terbuat dari gula merah yang dicairkan ) sebagai pecitarasa manis.</p>
<p>Konon nama Jemunak tersebut merupakan singkatan dari  Bahasa Jawa <em>ngajeng-ajeng nemu kepenak</em>.  Yang mempunyai arti, berharap bisa menemukan hidup yang mulia.</p>
<figure id="attachment_243051" aria-describedby="caption-attachment-243051" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-243051" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/04/Jemunak.jpg" alt="Jemunak" width="681" height="314" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/04/Jemunak.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/04/Jemunak-400x184.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/04/Jemunak-150x69.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-243051" class="wp-caption-text">Jemunak, makanan tradisional khas Dusun Karaharjan, Desa Gunung Pring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang dan hanya tersediadi bulan Ramadan. Foto: Yon</figcaption></figure>
<p>Selain hanya dibuat di bulan Ramadan, pembuat Jemunak tersebut hanya satu keluarga saja yakni Keluarga Mbah Mulyodinomo. Makanan Jemunak tersebut merupakan  usaha turun-temurun yang diwariskan neneknya dan kini telah beralih ke generasi ketiga yang ada di keluarga tersebut. Yakni, Ponisih dan Kasirah serta Heru Wiyanta ( anak Kasirah)</p>
<p>“Usaha makanan khas Ramadan, Jemunak ini merupaka  usaha turun-temurun yang diwariskan oleh nenek buyut,” kata Heru Wiyanta, Selasa ( 5/4/2022).</p>
<p>Heru mengatakan, selama ini dirinya membantu orangtua dan budhenya  untuk menumbuk beras ketan dan singkong dengan menggunakan lumpang ( bejana yang terbuat dari batu) dengan untuk menumbuknya menggunakan alu (antan).</p>
<p>Sebelumnya, bahan baku Jemunak tersebut sudah dikukus  di dalam <em>dhandhang</em> ( semacam panci yang digunakan untuk mengukus makanan) dan menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar untuk menanak beras ketan dan mengukus ubi sinkong.</p>
<p>“Saya membantu kebagian pekerjaan yang membutuhkan tenaga ekstra yakni menumbuk beras ketan dan singkong hingga <em>luket</em> ( menyatu). Sedangkan ibunya dan budhe  kebagian pekerjaan seperti menanak beras ketan dan singkong dan membungkusinya,” kata Heru Wiyanta.</p>
<p>Ia menambahkan, keluarganya tetap melestarikan makanan tradisional tersebut dan membuat serta menjuanya hanya  di bulan Ramadan saja. Hal itu, dikarenakan mengikuti jejak dari buyutnya. Mengingat sedari dulu Jemunak telah menjadi ikon  bulan Ramadan di Desa Gunungpring. Setiap Ramadan pasti ada jemunak.</p>
<p>“Kalau dijual tidak di bulan Ramadan nanti ciri khasnya hilang,” katanya.</p>
<p>Heru mengatakan, pembuatan Jemunak tersebut dilakukan setiap  awal Ramadan hingga dua hari menjelang lebaran. Dan, setiap harinya 500 bungkus Jemunak dibuat dan dipasarkan di sejumlah pedagang makanan datang ke rumahnya untuk membeli atau  memesannya. Sehingga tidak perlu berkeliling, barang dagangannya habis di rumah,</p>
<p>Untuk membuat 500 bungkus Jemunak ia menyiapkan ketela 20 kilogram, beras ketan lima kilogram, gula jawa lima kilogram serta tiga butir kelapa. Satu bungkus Jemunak dijual dengan harga Rp 2.500.</p>
<p>Tuti salah satu pembeli Jemunak mengatakan, dirinya membeli sebanyak 30 bungkus makanan khas Desa Gunung Pring, Muntilan tersebut dan akan dikirimkan ke salah satu temannya yang ada di Pulau Kalimantan.</p>
<p>“Teman saya meminta untuk dikirimi Jemunak,karena penasaran akan rasa dan bentuk dari makanan Jemunak ini,” katanya. Yon</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/04/05/jemunak-khas-gunung-pring-muntilan-hanya-tersedia-di-bulan-ramadan">Jemunak Khas Gunung Pring Muntilan, Hanya Tersedia di Bulan Ramadan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>