<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Mertoyudan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/kecamatan-mertoyudan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Apr 2024 09:29:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Kecamatan Mertoyudan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gerebeg Ketupat, Ajang Silaturahmi Antarwarga  Masyarakat Dusun Dawung</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/14/gerebeg-ketupat-ajang-silaturahmi-antarwarga-masyarakat-dusun-dawung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2024 09:29:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[asyarakat Dusun Dawung]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Banjarnegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Gerebeg Ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Mertoyudan]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=409243</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID( SUARABARU.ID)- Masyarakat Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang menggelar tradisi yang cukup unik, yakni gerebeg ketupat. Gerebeg ketupat tersebut digelar pada hari keempat Lebaran atau Minggu (14/4/2024). Namun, ribuan ketupat yang disusun menjadi sebuah gunungan tersebut bukan ketupat yang berisi beras lalu dimasak dan biasa dihidangkan saat Lebaran. Melainkan selonsong ketupat yang  terbuat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/14/gerebeg-ketupat-ajang-silaturahmi-antarwarga-masyarakat-dusun-dawung">Gerebeg Ketupat, Ajang Silaturahmi Antarwarga  Masyarakat Dusun Dawung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID( SUARABARU.ID)- Masyarakat Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang menggelar tradisi yang cukup unik, yakni gerebeg ketupat. Gerebeg ketupat tersebut digelar pada hari keempat Lebaran atau Minggu (14/4/2024).</p>
<p>Namun, ribuan ketupat yang disusun menjadi sebuah gunungan tersebut bukan ketupat yang berisi beras lalu dimasak dan biasa dihidangkan saat Lebaran. Melainkan selonsong ketupat yang  terbuat dari  <em>janu</em>r ( daun muda pohon kelapa) yang berisikan uang dan diperebutkan masyarakat yang hadir.</p>
<p>“Gerebeg ketupat ini dilaksanakan sebagai wujud syukur atas kebahagian yang diraih setelah selama satu bulan penuh menjalankan puasa. Selain itu, juga sebagai wujud syukur warga untuk dapat memberikan sedikit uangnya kepada masyarakat banyak yang menyaksikan acara tersebut,” kata Wisik, Kepala Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, di sela-sela acara tersebut,  Minggu ( 14/4/2024).</p>
<p>Wisik mengatakan,  gunungan ketupat tersebut mempunyai tinggi sekitar tiga meter, sedangkan jumlah selongsong ketupat yang ditempelkan di gunungan tersebut, mencapai sekitar 2.000 buah selongsong ketupat.Uang yang dimasukkan ke dalam selongsong ketupat tersebut sangat bervariasi nominalnya, yakni mulai dari uang pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000.</p>
<p>Wisik mengatakan, ke- 2000 selongsong ketupat tersebut yang membuat para remaja Dusun Dawung dan dibagikan kepada masyarakat sehari sebelum gerebeg ketupak tersebut dilaksanakan. Kemudian, masyarakat secara sukarela mengisi selongsong ketupat tersebut dengan uang mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000.</p>
<p>Menurutnya, tradisi gerebeg ketupat  tersebut dilakukan masyarakat Dusun Dawung,  sebagai salah satu ajang silaturahmi antarwarga sekaligus memeriahkan Hari Raya Lebaran.</p>
<p>Agung, salah satu penonton acara tersebut mengaku senang bisa mendapatkan satu buah ketupat yang diperebutkan, meskipun nominal uang yang ada di selonsong ketupat tersebut hanya berisi uang pecahan Rp 2.000.</p>
<p>“ Saya ikut menonton acara ini baru dua kali. Dan, baru sekali ini mendapatkan ketupat yang berisi uang dengan nominal Rp 2.000,”katanya.</p>
<p>Prosesi gerebeg  ketupat tersebut di awali dengan  penjemputan gunungan ketupat yang diletakkan di serambi Masjid Darussalam kampung setempat  oleh Kepala Dusun Dawung dan seluruh perangkat desa dan perangkat kampung setempat.</p>
<p>Gunungan ketupat yang dibawa dari masjid setempat, selanjutnya dikirab keliling dusun kemudian gunungan tersebut diperebutkan oleh masyarakat yang menyaksikan. Dalam hitungan kurang dari lima menit, sebanyak 2.000 ketupat yang ada di gunungan tersebut, langsung ludes diperebutkan. W. Cahyono</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/14/gerebeg-ketupat-ajang-silaturahmi-antarwarga-masyarakat-dusun-dawung">Gerebeg Ketupat, Ajang Silaturahmi Antarwarga  Masyarakat Dusun Dawung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balon Udara Jatuh dan Meledak,  Menimpa Lima  Rumah dan Satu  Mobil</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/12/balon-udara-jatuh-dan-meledak-menimpa-lima-rumah-dan-satu-mobil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2024 12:10:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[balon udara]]></category>
		<category><![CDATA[Balon Udara Meledak]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Donorejo]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Pasuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Mertoyudan]]></category>
		<category><![CDATA[Perumahan Pesona Mungkid]]></category>
		<category><![CDATA[Petasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=409098</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID( SUARABARU.ID)- Sebuah balon udara berdiameter tiga meter  jatuh di Perumahan Pesona Mungkid, Dusun Pasuruhan, Desa Donorejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (12/4/2024). Peristiwa  tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB mengakibatkan lima rumah milik warga dan satu unit mobil mengalami rusak. “Akibat kejadian tersebut, lima buah rumah yang ada di Perumahan Pesona Mungkid, Dusun [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/12/balon-udara-jatuh-dan-meledak-menimpa-lima-rumah-dan-satu-mobil">Balon Udara Jatuh dan Meledak,  Menimpa Lima  Rumah dan Satu  Mobil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID( SUARABARU.ID)- Sebuah balon udara berdiameter tiga meter  jatuh di Perumahan Pesona Mungkid, Dusun Pasuruhan, Desa Donorejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (12/4/2024). Peristiwa  tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB mengakibatkan lima rumah milik warga dan satu unit mobil mengalami rusak.</p>
<p>“Akibat kejadian tersebut, lima buah rumah yang ada di Perumahan Pesona Mungkid, Dusun Pasuruhan, Desa Donorejo, Kecamatan Mertoyudan mengalami kerusakan ringan. Kerusakan tersebut berupa  pecah bagian atap  yang terbuat dari asbes,”kata kata Kapolsek Mertoyudan, AKP  Winadi di lokasi kejadian, Jumat (12/4/2024).</p>
<p>Winadi mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB tersebut juga mengakibatkan satu unit mobil yang terparkir di jalan perumahan tersebut mengalami rusak. Kerusakan yang terjadi pada mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi  AD AD 1325 JS tersebut yakni kaca depan mengalami retak-retak, lampu kiri depan pecah dan bamper depan juga rusak.</p>
<p>“Meskipun terdapat kerugian material, namun tidak ada korban jiwa manusia,”katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, di balon udara yang yang  terbuat dari plastik dan berdiameter sekitar tiga meter, terdapat puluhan petasan berbagai ukuran. Petasan tersebut dikaitkan di lingaran balon udara yang terbuta dari bambu. Di lingkaran balon yang terbuat dari bilah bambu tersebut juga ada sejumlah petasan dalam berbagai ukuran.</p>
<p>Menurutnya, sejumlah petasan yang tersisa tidak meledak , sempat berserakan  di sekitar lokasi kejadian. Sisa petasan yang tidak meledak dan  berhasil diamankan tersebut berjumlah sebanyak 45 buah.</p>
<p>Pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait jatuhnya balon udara di komplek perumahan tersebut. selain itu, pihaknya juga belum mengetahui pemilik atau yang menerbangkan balon udara tersebut.</p>
<p>“Pemilik atau yang menerbangkan balon  ini masih dalam penyelidikan,”katanya.</p>
<p>Isnovika ( 36) warga Kabupaten Sukoharjo yang saat bertamu di salah satu warga Perumahan Pesona Mungkid mengaku sempat melibat adanya percikan api di depan mobil Daihatsu Sigra miliknya, ketika ia  hendak memanasi mesin mobil tersebut.</p>
<p>“ Balon udara tersebut meletus di depan mobil milik saya .Saya juga sempat melihat percikan api,  ketika saya hendak menjalankan mobil saya tersebut,”kata Isnovika.</p>
<p>Ia menambahkan, dirinya bersama kerabatnya di perumahan tersebut rencananya akan menggunakan mobil Daihatsu Sigra berplat nomor AD 1325 JS,untuk keperluan <em>nyekar</em> di TPU Girilaya Magelang.</p>
<p>Menurutnya, mobil berwarna hitam miliknya tersebut mengalami kerusakan pada kaca depan yang retak-retak, bamper depan rusak. Blok rem bawah  lepas semua dan  lampu kiri depan pecah. W. Cahyono</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/12/balon-udara-jatuh-dan-meledak-menimpa-lima-rumah-dan-satu-mobil">Balon Udara Jatuh dan Meledak,  Menimpa Lima  Rumah dan Satu  Mobil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bajong Banyu, Tradisi “Padusan” Warga Dusun Dawung Jelang Bulan Ramadan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/03/bajong-banyu-tradisi-padusan-warga-dusun-dawung-jelang-bulan-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Mar 2024 13:56:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Bajong Banyu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Banjarnegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Dawung]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Mertoyudan]]></category>
		<category><![CDATA[padusan]]></category>
		<category><![CDATA[Sambut Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=402426</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID, (SUARABARU.ID)- Hujan yang cukup deras tidak menyurutkan masyarakat Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang menggelar tradisi Bajong Banyu atau perang-perangan air, Minggu ( 3/3/2024). Tradisi  Bajong Banyu dilaksanakan untuk menyucikan diri sebelum memasuki bulan Ramadan. Tradisi tersebut diawali dengan upacara diiringi pertunjukan tarian tradisional  kuda lumping. Kemudian,  dilanjutkan dengan prosesi pengambilan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/03/bajong-banyu-tradisi-padusan-warga-dusun-dawung-jelang-bulan-ramadan">Bajong Banyu, Tradisi “Padusan” Warga Dusun Dawung Jelang Bulan Ramadan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID, (SUARABARU.ID)- Hujan yang cukup deras tidak menyurutkan masyarakat Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang menggelar tradisi Bajong Banyu atau perang-perangan air, Minggu ( 3/3/2024). Tradisi  Bajong Banyu dilaksanakan untuk menyucikan diri sebelum memasuki bulan Ramadan.</p>
<p>Tradisi tersebut diawali dengan upacara diiringi pertunjukan tarian tradisional  kuda lumping. Kemudian,  dilanjutkan dengan prosesi pengambilan air di sumber air Sendang Kedawung  oleh puluhan warga serta para tokoh dan perangkat desa setempat.</p>
<p>Dengan membawa kendi dan periuk kecil, mereka  mengambil air yang ada di Sendang Kedawung  yang berjarak sekitar 200 meter dari Dusun Dawung.</p>
<figure id="attachment_402428" aria-describedby="caption-attachment-402428" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-402428" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/gepeng-400x328.jpg" alt="Bajong Banyu" width="400" height="328" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/gepeng-400x328.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/gepeng-150x123.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/gepeng.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-402428" class="wp-caption-text">Tri Setyo “Gepeng” Nugroho, penggagas tradisi Bajong Banyu Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Foto: W. Cahyono</figcaption></figure>
<p>Air dari sendang tersebut dibawa lagi ke tengah-tengah dusun. Selanjutnya sesepuh desa menuangkan air yang dianggap suci tersebut ke dalam gentong. Lalu, air yang ada di dalam gentong tersebut digunakan  untuk melaksanaan “padusan’ dengan cara  menyiramkan dan melemparkannya kepada masyarakat.</p>
<p>“Tradisi  Bajong Banyu ini dilaksanakan bertujuan untuk menyucikan diri menyambut bulan puasa,”kata salah satu tokoh masyarakat Dusun Dawung, Tri Setyo Nugroho.</p>
<p>Tri Setyo mengatakan,  tradisi Bajong Banyu sebenarnya merupakan perang air antarwarga.Namun, dalam perang air tersebut tidak ada permusuhan atau kesedihan, melainkan kegembiraan semua warga.</p>
<p>Ia menjelaskan, banyak makna filosofis yang terkandung dalam tradisi Bajong Banyu tersebut.  Yakni, pentingnya air di Sendang Kedawung yang memberikan penghidupan untuk masyarakat Dawung dan sekitarnya.</p>
<p>Menurutnya,  sumber air  di Sendang Kedawung tersebut tidak pernah kering bahkan di saat musim kemarau. Oleh karena itu, mata air tersebut harus terus dijaga untuk keberlangsungan hidup masyarakat desa.</p>
<p>“Sejak dulu sampai sekarang mata air di Sendang Kedawung ini unik karena tak pernah kering, meskipun kemarau,” kata pria yang akrab disapa Gepeng Nugroho.</p>
<p>Menurutya, ritual tersebut untuk mengingatkan  akan pentingnya sumber mata air, yang harus terus dijaga. Karena,  sumber air itu yang memberikan penghidupan untuk masyarakat setempat, meskipun saat ini layanan air bersih juga sudah masuk ke dusun itu.</p>
<p>Tradisi unik ini tidak hanya menjadi tontonan warga setempat saja, melainkan juga warga desa lainnnya di Kecamatan Mertoyudan. Seperti yang dilakukan Candra, warga Dusun Sekaran, Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.</p>
<p>Candra mengaku, sudah dua kali ikut menyaksikan tradisi unik menyambut bulan Ramadan di Dusun Kedawung tersebut. Sebenarnya, dirinya ingin ikut “perang” air, tetapi karena hujan yang turun cukup deras, terpaksa dirinya hanya menonton saja.</p>
<p>“Sebenarnya, saya ingin ikut perang air, tetapi karena hujan. Terpaksa, hanya menonton saja,” katanya.</p>
<p>Ia berharap, tradisi tersebut terus dilaksanakan setiap tahunnya, karena tradisi tersebut juga menjalin keakraban dan kebersamaan masyarakat. W. Cahyono</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/03/bajong-banyu-tradisi-padusan-warga-dusun-dawung-jelang-bulan-ramadan">Bajong Banyu, Tradisi “Padusan” Warga Dusun Dawung Jelang Bulan Ramadan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Umat Kristian Magelang Raya Ikuti  Ibadah Pekan Doa  Sedunia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/25/ratusan-umat-kristian-magelang-raya-ikuti-ibadah-pekan-doa-sedunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 12:17:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Bethel Indonesia ( GBI) Aletheia]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah Pekan Doa Seluruh Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Mertoyudan]]></category>
		<category><![CDATA[kevikepan kedu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=395545</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) Ratusan umat Kristen-Katholik di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang mengikuti ibadah Pekan Doa Sedunia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja Bethel Indonesia ( GBI) Aletheia , Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Rabu (24/1/2023) malam. “Ibadah Oikumene ini dilakukan secara rutin  setahun sekali. Yakni, sejak setiap 18-25 Januari,” kata  Wakil Ketua Panitia Pekan Doa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/25/ratusan-umat-kristian-magelang-raya-ikuti-ibadah-pekan-doa-sedunia">Ratusan Umat Kristian Magelang Raya Ikuti  Ibadah Pekan Doa  Sedunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) Ratusan umat Kristen-Katholik di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang mengikuti ibadah Pekan Doa Sedunia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja Bethel Indonesia ( GBI) Aletheia , Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Rabu (24/1/2023) malam.<br />
“Ibadah Oikumene ini dilakukan secara rutin  setahun sekali. Yakni, sejak setiap 18-25 Januari,” kata  Wakil Ketua Panitia Pekan Doa Seluruh Dunia, Cirilus Agung Putrasih.</p>
<p>Agung, pada Ibadah Oikemene tersebut diikuti umat Kristiani yang berasal dari gereja-gereja Kristen dan Katholik yang ada di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang.</p>
<p>Ia menambahkan, selain diikuti ratusan umat Kristiani dari Kota dan Kabupaten Magelang,juga dihadiri 49 pendeta  dari wilayah Kota Magelang dan Kabupaten serta sembilan romo dari lima Paroki .</p>
<p>Menurutnya, kegiatan ibadah yang dilaksanakan Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Kevikepan Kedu dan bekerjasama dengan Gereja-Gereja Kristen Protestan tersebut dilaksanakan di tiga rayon.</p>
<p>“ Pelaksanaan Ibadah Oikemene Rayon Utara diselenggarakan di  Parakan Kabupaten Temanggung pada 20 Januari. Kemudian, untuk Rayon Tengah dilaksanakan GBI Aletheia ( 24/1) dan Rayon Selatan di GKI Karangwatu, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang  (22/1),” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, ibadah Pekan Doa Seluruh Dunia tersebut bertujuan untuk mempersatukan umat Kristiani dan kebersamaan di tengah-tengah perbedaan yang ada.</p>
<p>“Terkait dengan moderasi beragama, kalau kita mengasihi sesame manusia seperti mengasihi Tuhan. Yakni, mengasihi diri sendiri berarti mengasihi Tuhan,”katanya.</p>
<p>Menurutnya, ketika kita mengasihi sesama manusia, apapun sukunya, apapun bangsanya  dan apapun agamanya , maka termasuk mengasihi Tuhan.</p>
<p>Vikaris Episcopal Kevikepan Kedu Romo Antonius Dodit Haryono Pr  mengatakan,  ibadah Pekan Doa Seluruh Dunia ini dilaksanakan, agar persatuan antarumat beragama di wilayah Magelang dan sekitarnya tetap terjaga.</p>
<p>Menurutnya, umat Kristiani harus  harus menghadirkan kebaikan, meskipun di tengah-tengah tantangan dan hambatan yang ada.</p>
<p>Sementara itu, Pendeta Tonny Subiantono dalam kotbahnya mengatakan, inti dari Alkitab mulai dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru,yakni “Kasihilah Tuhan Allahmu  dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”</p>
<p>“Ketika kita berkata ‘Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu’, kita bisa mengasihi Tuhan dengan segenap hati. Bahkan, kita bisa merindukan Tuhan,”katanya. W. Cahyono</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/25/ratusan-umat-kristian-magelang-raya-ikuti-ibadah-pekan-doa-sedunia">Ratusan Umat Kristian Magelang Raya Ikuti  Ibadah Pekan Doa  Sedunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemiskinan Ekstrem Harus Dilaporkan Tiap Minggu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/02/01/kemiskinan-ekstrem-harus-dilaporkan-tiap-minggu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2023 03:53:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Desa Donorojo]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Fortifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Mertoyudan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=312199</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID)&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, optimistis problem kemiskinan ekstrem di wilayahnya, akan tuntas pada 2024 mendatang. Hal itu disampaikannya, seusai melakukan Rapat Koordinasi percepatan pengentasan kemiskinan di Magelang, Kebumen, dan Purworejo, di Balai Desa Donorojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (31/1/2023). &#8221;Saya optimislah, kalau melihat kades saja punya semangat untuk memperbaiki data, verifikasi, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/01/kemiskinan-ekstrem-harus-dilaporkan-tiap-minggu">Kemiskinan Ekstrem Harus Dilaporkan Tiap Minggu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, optimistis problem kemiskinan ekstrem di wilayahnya, akan tuntas pada 2024 mendatang.</p>
<p>Hal itu disampaikannya, seusai melakukan Rapat Koordinasi percepatan pengentasan kemiskinan di Magelang, Kebumen, dan Purworejo, di Balai Desa Donorojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (31/1/2023).</p>
<p>&#8221;Saya optimislah, kalau melihat kades saja punya semangat untuk memperbaiki data, verifikasi, validasi, sampai kemudian memperbaiki. Itu yang bikin saya optimistis,&#8221; ujar Ganjar.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/02/01/motif-jailin-siswi-sd-di-jepara-belum-diketahui-seorang-pemuda-ditangkap-orangtua">Motif Jailin Siswi SD di Jepara Belum Diketahui, Seorang Pemuda Ditangkap Ortu</a></strong></p>
<p>Semangat para kades itu, lanjutnya, perlu didukung camat masing-masing daerah, dengan memberikan laporan tiap minggu, sebagai bahan analisa dan evaluasi.</p>
<p>&#8221;Ini agar segera dilakukan, dan teman-teman camat kita minta untuk jadi supervisor. Tiap minggu kita laporkan, dan tiap minggu akan kita analisis. Sehingga nanti kita akan terjun langsung,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebagai tindak lanjutnya, nanti akan melibatkan perguruan tinggi. &#8221;Hari ini UGM, nanti yang barat bisa Unsoed. Dan kalau swasta ada UMP, sekitar Solo Raya ada UMS dan UNS. Untuk Semarang Raya banyak, bisa kita dorong. Ini untuk target pengentasan kemiskinan habis pada 2024,&#8221; tegas gubernur berambut putih itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/02/01/dilakukan-pendataan-dan-percepatan-pengentasan-kemiskinan-di-jateng">Dilakukan Pendataan dan Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Jateng</a></strong></p>
<p>Untuk itu, Ganjar meminta pendataan dilakukan secara optimal. Dengan demikian, pengentasan kemiskinan ekstrem bisa dilakukan dengan cepat.</p>
<p>Selain itu, Ganjar juga fokus pada penanganan stunting. Pada kesempatan itu, Ganjar meluncurkan program asupan gizi, dengan beras <em>fortifikasi</em>. Beras <em>fortifikasi</em> adalah beras yang diperkaya dengan zat gizi mikro tambahan. Kandungan nutrisi dalam beras fortifikasi yakni, vitamin A, B1, B3, B12, B9 (asam folat), zat besi, dan zinc.</p>
<p>&#8221;Inilah asupan gizi yang coba kita bantu, bekerja sama dengan Bank Jateng, UGM dan Pemprov. Magelang jadi percontohan. Nanti juga ada Purbalingga dan Brebes,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/02/01/kemiskinan-ekstrem-harus-dilaporkan-tiap-minggu">Kemiskinan Ekstrem Harus Dilaporkan Tiap Minggu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bajong Banyu, Tradisi Warga Dawung  Sambut  Bulan Ramadan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/03/27/bajong-banyu-tradisi-warga-dawung-sambut-bulan-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Mar 2022 11:46:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Bajong Banyu]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Banjarnegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Dawung]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Mertoyudan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=240672</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID, (SUARABARU.ID)- Masyarakat Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mempunyai tradisi yang unik untuk menyambut bulan Ramadan. Yakni, menggelar tradisi Bajong Banyu atau perang-perangan menggunakan air. Tradisi Bajong Banyu yang dilaksanakan sejak tahun 2012 silam tersebut, selama dua tahun terakhir tidak dilaksanakan. Karena, adanya pandemic covid-19 di seluruh penjuru nusantara. Menjelang bulan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/03/27/bajong-banyu-tradisi-warga-dawung-sambut-bulan-ramadan">Bajong Banyu, Tradisi Warga Dawung  Sambut  Bulan Ramadan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID, (SUARABARU.ID)- Masyarakat Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mempunyai tradisi yang unik untuk menyambut bulan Ramadan. Yakni, menggelar tradisi Bajong Banyu atau perang-perangan menggunakan air.</p>
<p>Tradisi Bajong Banyu yang dilaksanakan sejak tahun 2012 silam tersebut, selama dua tahun terakhir tidak dilaksanakan. Karena, adanya pandemic covid-19 di seluruh penjuru nusantara.</p>
<p>Menjelang bulan penuh berkah  tahun 2022 ini, masyarakat Dusun Dawung kembali menggelarnya, Minggu ( 27/3/2022).</p>
<p>Tradisi tersebut diawali dengan upacara diiringi pertunjukan tarian tradisional dari mulai Topeng Ireng hingga Jathilan dan kesenian lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengambilan air di sumber air Sendang Kedawung  oleh puluhan warga serta para tokoh dan perangkat desa setempat.</p>
<p>Dengan membawa kendi dan periuk kecil, mereka  mengambil air yang ada di Sendang Kedawung  yang berjarak sekitar 200 meter dari Dusun Dawung.</p>
<p>Air dari sendang tersebut dibawa lagi ke tengah-tengah dusun. Selanjutnya sesepuh desa menuangkan air yang dianggap suci tersebut ke dalam gentong. Lalu, air yang ada di dalam gentong tersebut digunakan  untuk melaksanaan “padusan’ dengan cara  menyiramkan dan melemparkannya kepada masyarakat.</p>
<p>“Selama dua tahun terakhir, masyarakat Dusun Dawung tidak menggelar tradisi tersebut, karena adanya pandemic covid-19 yang melanda dunia. Dan, menjelang bulan Ramadan tahun 2022 ini, tradisi tersebut  kembali digelar, karena penyebaran covid-19 sudah mulai agak mereda,”kata Kepala Dusun Dawung, Wisik.</p>
<p>Wisik  mengatakan, tradisi  Bajong Banyu tersebut sebenarnya telah dilaksanakan oleh masyarakat Dusun Dawung sejak 10 tahun silam, dan bertujuan untuk menyucikan diri menyambut bulan puasa.</p>
<p>Ia berharap, tradisi tersebut  terus bisa dilaksanakan di tahun –tahun mendatang, karena telah menjadi tradisi dan mampu menyedot perhatian dari beberapa desa tetangga.</p>
<p>Pada kesempatan itu, ia  mengapresiasi  atas dukungan serta antusias warga yang secara bahu-membahu melaksanakan tradisi tersebut.</p>
<p>&#8220;Mari bersatu menyambut bulan suci Ramadhan. Bajong banyu ini  bermakna menyucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pnggagas tradisi Bajong Banyu,  Tri Setyo Nugroho mengatakan, Bajong Banyu sebenarnya merupakan perang air antarwarga.Namun, dalam perang air tersebut tidak ada permusuhan atau kesedihan, melainkan kegembiraan semua warga.</p>
<p>Ia menjelaskan, banyak makna filosofis yang terkandung dalam tradisi Bajong Banyu tersebut.  Yakni, pentingnya air di Sendang Kedawung yang memberikan penghidupan untuk masyarakat Dawung dan sekitarnya.</p>
<p>Menurutnya,  sumber air  di Sendang Kedawung tersebut tidak pernah kering bahkan di saat musim kemarau. Oleh karena itu, mata air tersebut harus terus dijaga untuk keberlangsungan hidup masyarakat desa.</p>
<p>&#8220;Sejak dulu sampai sekarang mata air di Sendang Kedawung ini unik karena tak pernah kering, meskipun kemarau,&#8221; kata pria yang akrab disapa Gepeng Nugroho.</p>
<p>Menurutya, ritual tersebut untuk mengingatkan  akan pentingnya sumber mata air, yang harus terus dijaga. Karena,  sumber air itu yang memberikan penghidupan untuk masyarakat setempat, meskipun saat ini layanan air bersih juga sudah masuk ke dusun itu.</p>
<p>Gepeng menambahkan, tradisi Bajong Banyu  tersebut sebenarnya merupakan tradisi padusan atau menyucikan diri</p>
<p>&#8220;Kemasan padusan yang lebih menarik. Ada seni dan budaya yang ada di sana. Kalau padusan kan sudah biasa, nah bagaimana kita kemas dengan atraksi budaya, sehingga dapat menarik pariwisata juga,&#8221; ujar Gepeng. Yon</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/03/27/bajong-banyu-tradisi-warga-dawung-sambut-bulan-ramadan">Bajong Banyu, Tradisi Warga Dawung  Sambut  Bulan Ramadan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>