<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>guci Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/guci/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 23:28:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>guci Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lalai Matikan Obat Nyamuk Bakar, Rumah Warga Godong Grobogan Terbakar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/16/lalai-matikan-obat-nyamuk-bakar-rumah-warga-godong-grobogan-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 23:28:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[godong]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[obat nyamuk bakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554190</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Godong, Grobogan, setelah api yang diduga berasal dari obat nyamuk bakar menghanguskan sebagian rumah. Insiden kebakaran di Godong, Grobogan ini bermula dari penggunaan obat nyamuk bakar yang tidak dimatikan, sehingga memicu api dan menimbulkan kepanikan warga sekitar. Rumah yang terbakar diketahui milik Kartini (65), warga Desa Guci, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/16/lalai-matikan-obat-nyamuk-bakar-rumah-warga-godong-grobogan-terbakar">Lalai Matikan Obat Nyamuk Bakar, Rumah Warga Godong Grobogan Terbakar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Godong, Grobogan, setelah api yang diduga berasal dari obat nyamuk bakar menghanguskan sebagian rumah.</p>
<p>Insiden kebakaran di Godong, Grobogan ini bermula dari penggunaan obat nyamuk bakar yang tidak dimatikan, sehingga memicu api dan menimbulkan kepanikan warga sekitar.</p>
<p>Rumah yang terbakar diketahui milik Kartini (65), warga Desa Guci, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, Rabu (15/4/2026).</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/16/ketua-dprd-kudus-h-masan-ikut-retreat-nasional-kenakan-seragam-komcad-di-akmil-magelang">Ketua DPRD Kudus H. Masan Ikut Retreat Nasional, Kenakan Seragam Komcad di Akmil Magelang</a></strong></h6>
<p>Kejadian itu pertama kali diketahui oleh Puryanto (52), seorang pedagang bumbu dapur yang biasa berjualan di Pos Kamling yang berada tepat di samping rumah korban.</p>
<p>Saat beraktivitas seperti biasa, Puryanto melihat kepulan asap mencurigakan dari sisi kiri rumah korban. Asap tersebut tampak berasal dari dalam kamar yang digunakan oleh cucu korban.</p>
<p>Tak berselang lama, asap yang awalnya tipis berubah menjadi kobaran api yang mulai membesar dari dalam ruangan tersebut.</p>
<p>Menyadari adanya bahaya, Puryanto segera berlari menuju mushola yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian untuk memberi tahu warga sekitar.</p>
<p>Ia kemudian mengumumkan adanya kebakaran melalui pengeras suara, sehingga warga dengan cepat mengetahui peristiwa tersebut.</p>
<p>Warga yang mendengar pengumuman langsung berdatangan ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan seadanya untuk membantu memadamkan api.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/16/revitalisasi-mangrove-rhmpj-vii-wapalhi-fsh-unisnu-konsolidasi-perlindungan-pesisir-jepara">Revitalisasi Mangrove RHMPJ VII Wapalhi FSH Unisnu: Konsolidasi Perlindungan Pesisir Jepara</a></strong></h6>
<p>Dengan gotong royong, warga berusaha menjinakkan api agar tidak merembet ke bagian rumah lainnya maupun ke rumah di sekitarnya.</p>
<p>Upaya warga membuahkan hasil setelah sekitar 30 menit kemudian api berhasil dipadamkan meskipun sempat membakar sebagian ruangan.</p>
<p>Kapolsek Godong, AKP Muh Suharto, menjelaskan bahwa kobaran api hanya melalap satu bagian rumah, yakni kamar yang menjadi titik awal kebakaran.</p>
<p>&#8220;Api hanya membakar sebagian ruang di rumah tersebut, yakni pada bagian kamar,&#8221; jelas Kapolsek Godong, AKP Muh Suharto.</p>
<p>Meski api telah berhasil dipadamkan oleh warga, petugas pemadam kebakaran tetap diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pendinginan.</p>
<p>Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Godong tiba di lokasi dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.</p>
<p>Petugas juga melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara guna mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/15/hari-jadi-nasmoco-ke-65-komitmen-untuk-pelanggan-dan-pembangunan-di-jawa-tengah-di-yogyakarta">Hari Jadi Nasmoco ke 65, Komitmen untuk Pelanggan dan Pembangunan di Jawa Tengah – DI Yogyakarta</a></strong></h6>
<p>Hasil pemeriksaan mengarah pada sumber api yang berasal dari obat nyamuk yang masih menyala di dalam kamar.</p>
<p>&#8220;Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, kebakaran ini terjadi akibat obat nyamuk bakar yang dipasang di dalam kamar, tetapi belum dimatikan,&#8221; ungkap AKP Muh Suharto.</p>
<p>Api dari obat nyamuk tersebut kemudian merembet ke kasur jenis palembang yang mudah terbakar. Percikan api dengan cepat membesar dan membakar seluruh isi kamar sebelum akhirnya diketahui oleh warga sekitar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/15/kanwil-kemenkum-jateng-terima-asistensi-bsk-hukum-dalam-diseminasi-pedoman-aeik-2026">Kanwil Kemenkum Jateng Terima Asistensi BSK Hukum dalam Diseminasi Pedoman AEIK 2026</a></strong></h6>
<p>Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun demikian, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta.</p>
<p>&#8220;Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Korban mengalami kerugian hingga Rp10 juta,&#8221; tambah Kapolsek.</p>
<p>Pihak kepolisian kemudian mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan benda yang berpotensi menimbulkan api. Termasuk obat nyamuk bakar.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/16/lalai-matikan-obat-nyamuk-bakar-rumah-warga-godong-grobogan-terbakar">Lalai Matikan Obat Nyamuk Bakar, Rumah Warga Godong Grobogan Terbakar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai Banjir Bandang Guci, Pemkab Tegal Tutup Sementara Kawasan Rawan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/26/usai-banjir-bandang-guci-pemkab-tegal-tutup-sementara-kawasan-rawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 01:30:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=541309</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Tegal menetapkan langkah tanggap darurat menyusul terjadinya banjir bandang di Kawasan Wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, pada Sabtu dini hari (24/01/2026). Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur vital dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat serta wisatawan. Pelaksana Harian (Plh) Bupati Tegal Ahmad Kholid bersama Forkopimda dan perangkat daerah terkait langsung meninjau lokasi terdampak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/26/usai-banjir-bandang-guci-pemkab-tegal-tutup-sementara-kawasan-rawan">Usai Banjir Bandang Guci, Pemkab Tegal Tutup Sementara Kawasan Rawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Tegal menetapkan langkah tanggap darurat menyusul terjadinya banjir bandang di Kawasan Wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, pada Sabtu dini hari (24/01/2026). Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur vital dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat serta wisatawan.</p>
<p>Pelaksana Harian (Plh) Bupati Tegal Ahmad Kholid bersama Forkopimda dan perangkat daerah terkait langsung meninjau lokasi terdampak sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah.</p>
<p>Berdasarkan hasil asesmen awal, banjir bandang mengakibatkan sedikitnya tiga jembatan utama putus, termasuk akses menuju Curug Jedor dan Pancuran 13. Kerusakan tersebut mengganggu mobilitas warga dan aktivitas wisata.</p>
<p>Sebagai langkah pengamanan, Pemerintah Kabupaten Tegal menutup sementara Pancuran 13 dan Pancuran 5 hingga kondisi dinyatakan aman. Pemerintah daerah juga menggratiskan tiket masuk Kawasan Wisata Guci selama masa penanganan darurat untuk mencegah kerumunan di titik rawan.</p>
<p>“Keselamatan masyarakat dan wisatawan menjadi prioritas utama. Untuk sementara kawasan rawan kami tutup hingga kondisi benar-benar aman,” tegas Ahmad Kholid.</p>
<p>Pemerintah daerah menyiapkan pembangunan jembatan Bailey sebagai akses alternatif agar aktivitas warga tetap dapat berjalan. Aparat keamanan bersama BPBD terus melakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi.</p>
<p>Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo memastikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa, dan seluruh dampak bersifat kerugian material.</p>
<p>Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekati area terdampak, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Tegal terus melakukan penanganan darurat dan asesmen lanjutan, serta akan menyiapkan langkah pemulihan jangka menengah dan panjang setelah kondisi dinyatakan aman.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/26/usai-banjir-bandang-guci-pemkab-tegal-tutup-sementara-kawasan-rawan">Usai Banjir Bandang Guci, Pemkab Tegal Tutup Sementara Kawasan Rawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penanganan Cepat Pasca Banjir, Bupati Ischak: Guci Aman untuk Wisatawan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/21/penanganan-cepat-pasca-banjir-bupati-ischak-guci-aman-untuk-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2025 15:59:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=535590</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABUPATEN TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Haris Turino, melakukan monitoring langsung proses pembersihan material pascabanjir di hulu Sungai Gung, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan keamanan kawasan Objek Wisata Guci menjelang libur akhir tahun. Bupati Tegal Ischak Maulana [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/21/penanganan-cepat-pasca-banjir-bupati-ischak-guci-aman-untuk-wisatawan">Penanganan Cepat Pasca Banjir, Bupati Ischak: Guci Aman untuk Wisatawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABUPATEN TEGAL (SUARABARU.ID) </strong>&#8211; Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Haris Turino, melakukan monitoring langsung proses pembersihan material pascabanjir di hulu Sungai Gung, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan keamanan kawasan Objek Wisata Guci menjelang libur akhir tahun.</p>
<p>Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, SH menegaskan bahwa dampak banjir yang terjadi Sabtu, 20 Desember 2025 kemarin hanya berpengaruh pada area Pancuran 13 dan Pancuran 5, sementara secara umum kondisi Objek Wisata Guci tetap normal, aman, dan layak dikunjungi wisatawan.</p>
<p>Ia juga meluruskan informasi yang berkembang di media sosial bahwa banjir memang terjadi, namun hanya di bantaran Sungai Gung, bukan di seluruh kawasan wisata.</p>
<p>“Perlu kami tegaskan bahwa destinasi wisata di Guci tidak hanya Pancuran 13 dan Pancuran 5. Masih banyak pilihan lain yang tetap beroperasi dan aman, seperti GuciKu, Gulala, Guci Forest, Joglo Ageng, Asafana, dan destinasi lainnya,” ujar Bupati.</p>
<p>Terkait sumber air panas yang disalurkan melalui pipa-pipa dan sempat terbawa arus banjir, Bupati menjelaskan bahwa saat ini perbaiki sedang dilakukan dan akan segera tersambung kembali, sehingga dapat kembali dinikmati oleh wisatawan. Sementara itu, perbaikan bangunan Pancuran 13 dan Pancuran 5 ditargetkan selesai dalam waktu tujuh hari.</p>
<p>Menjelang meningkatnya kunjungan wisata pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Forkopimda juga telah menggelar rapat terbatas sebagai langkah antisipatif. Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri telah menyiapkan berbagai langkah preventif untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan.</p>
<p>“Kami akan terus melakukan monitoring, terutama terhadap debit air Sungai Gung, mengingat kondisi cuaca yang berubah-ubah. Intinya, kami siap memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal bagi masyarakat yang berlibur ke Guci,” tegas Bupati.</p>
<p>Disinggung mengenai kerusakan lingkungan di lereng Gunung Slamet, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Bersama Polres Tegal dan Kodim 0712/Tegal, pihaknya akan meninjau langsung ke kawasan lereng gunung serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat.</p>
<p>“Pada tahun 2026, kami juga telah menganggarkan program penanaman kembali hutan di lereng Gunung Slamet sebagai upaya preventif agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, SH, SIK, MH menyampaikan bahwa Polri saat ini tengah melaksanakan Operasi Lilin Candi guna memberikan pelayanan dan pengamanan selama masa libur Nataru. Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang bergotong royong membantu penanganan banjir di kawasan Guci.</p>
<p>Senada, Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, SH menegaskan komitmen Forkopimda untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga menyoroti maraknya informasi di media sosial yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, serta menegaskan bahwa Forkopimda akan menindak tegas segala bentuk pengrusakan lingkungan di hutan lindung lereng Gunung Slamet.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/21/penanganan-cepat-pasca-banjir-bupati-ischak-guci-aman-untuk-wisatawan">Penanganan Cepat Pasca Banjir, Bupati Ischak: Guci Aman untuk Wisatawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Bandang Landa Objek Wisata Guci Tegal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/20/banjir-bandang-landa-objek-wisata-guci-tegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 15:26:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten-tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=535443</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABUPATEN TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Banjir bandang melanda kawasan objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, tepatnya di area Pancuran 13, Sabtu (20/12/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun derasnya arus air menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas, terutama saluran pipa air di kawasan wisata dan vila sekitar. Menurut sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, banjir [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/20/banjir-bandang-landa-objek-wisata-guci-tegal">Banjir Bandang Landa Objek Wisata Guci Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABUPATEN TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Banjir bandang melanda kawasan objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, tepatnya di area Pancuran 13, Sabtu (20/12/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun derasnya arus air menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas, terutama saluran pipa air di kawasan wisata dan vila sekitar.</p>
<p>Menurut sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, banjir bandang terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi di daerh tersebut sejak Sabtu siang. Tingginya intensitas air hujan yang mengguyur kawasan lereng Gunung Slamet itu, mengakibatkan peningkatan debit air yang sangat besar pada aliran sungai yang berhulu di lereng gunung.</p>
<p>Pengamatan di lapangan menunjukkan, salah satu titik terdampak paling parah berada di kawasan Pancuran 13. Aliran banjir bandang membawa material lumpur, batu, dan kayu yang mengalir deras melintasi area wisata. Arus kuat tersebut menyapu serta merusak pipa saluran air bersih dan pipa air panas yang selama ini menjadi bagian dari fasilitas pemandian air panas dan penunjang vila serta penginapan di kawasan Guci.</p>
<p>&#8220;Sejumlah pipa air panas terlihat terseret arus banjir, akibat besarnya debit air yang turun dari kawasan hulu Gunung Slamet,&#8221; ungkap salah seorang warga.</p>
<p>Banjir bandang terjadi tak lama setelah hujan deras mengguyur wilayah pegunungan, sehingga sempat menimbulkan kepanikan di kalangan pengunjung dan warga sekitar.</p>
<p>Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak iinginkan, aparat setempat bersama petugas terkait langsung melakukan upaya pengamanan dengan menutup sementara akses menuju lokasi terdampak guna menghindari risiko lanjutan dan menjaga keselamatan pengunjung.</p>
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/20/banjir-bandang-landa-objek-wisata-guci-tegal">Banjir Bandang Landa Objek Wisata Guci Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Wisata di Jateng Diprediksi Paling Berpotensi Rawan Macet, Semarang Termasuk?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/23/4-wisata-di-jateng-diprediksi-paling-berpotensi-rawan-macet-semarang-termasuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 12:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dieng]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Natal]]></category>
		<category><![CDATA[nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453526</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan pada libur Nataru tahun ini akan ada sekitar 9,5 juta pergerakan orang keluar-masuk Jawa Tengah. Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, mengatakan, angka itu untuk masyarakat yang bertujuan mudik, ibadah Natal, maupun liburan ke destinasi wisata. &#8220;Jawa Tengah sudah siap melayani masyarakat dengan baik selama libur Nataru. Komitmen [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/4-wisata-di-jateng-diprediksi-paling-berpotensi-rawan-macet-semarang-termasuk">4 Wisata di Jateng Diprediksi Paling Berpotensi Rawan Macet, Semarang Termasuk?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan pada libur Nataru tahun ini akan ada sekitar 9,5 juta pergerakan orang keluar-masuk Jawa Tengah.</p>
<p dir="ltr">Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, mengatakan, angka itu untuk masyarakat yang bertujuan mudik, ibadah Natal, maupun liburan ke destinasi wisata.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jawa Tengah sudah siap melayani masyarakat dengan baik selama libur Nataru. Komitmen tersebut juga bersinergi lintas instansi dan tokoh masyarakat,&#8221; kata dia saat membuka Posko Terpadu Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, di Kota Semarang pada Senin, 23 Desember 2024.</p>
<p dir="ltr">Nana melanjutkan, ada sejumlah wilayah yang perlu perhatian pada momen tersebut, di antaramya Guci (Kabupaten Tegal), Kawasan Dataran Tinggi Dieng (Wonosobo/Banjarnegara) Tawangmangu (Karangnyar), Candi Borobudur (Magelang).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Juga Pantai Menganti (Kebumen) yang memang banyak dikunjungi masyarakat,&#8221; kata dia.</p>
<p dir="ltr">Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng,  Henggar Budi Anggoro mengatakan,  masalah yang banyak terjadi selama libur Nataru adalah terkait transportasi.</p>
<p dir="ltr">Terutama di tempat wisata atau menuju kawasan wisata. Mengenai hal ini koordinasi terus dilakukan dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kemacetan rata-rata terjadi di Dieng, Guci, Bandungan, Tawangmangu. Kita sudah koordinasikan dengan Polda,&#8221; ujar Henggar yang juga merupakan Ketua Harian Posko Terpadu Pemprov Jateng ini.</p>
<p dir="ltr">Untuk laporan situasi kondisi libur Nataru,  akan di-<i>update</i> di media sosial dalam interval 15-30 menit. Penambahan titik CCTV juga dilakukan agar memudahkan pemantauan.</p>
<p dir="ltr"><strong>Posko Nataru</strong></p>
<p dir="ltr">Nana Sudjana menerangkan Posko Terpadu Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) dibuka mulai 22 Desember 2024 sampai 4 Januari 2025.</p>
<p dir="ltr">Untuk mengoptimalkan posko tersebut, Pemprov Jateng menyiagakan sebanyak 40 posko pemantauan yang tersebar di sejumlah titik.</p>
<p dir="ltr">Posko tersebut akan memberikan laporan terkait situasi kondisi di sejumlah lokasi, termasuk tempat ibadah dan destinasi wisata.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita ada 40 posko yang tersebar di 23 terminal tipe B dan 16 terminal tipe A. Kami memantau melalui CCTV yang dipasang di sejumlah titik, untuk mengetahui perkembangan situasi selama Natal dan Tahun Baru,&#8221; kata Nana.</p>
<p dir="ltr">Selama libur Nataru, kata Nana, hal yang perlu diantisipasi adalah cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sejumlah daerah.</p>
<p dir="ltr">Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan mitigasi bencana maupun teknologi modifikasi cuaca (TMC).</p>
<p dir="ltr"><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/4-wisata-di-jateng-diprediksi-paling-berpotensi-rawan-macet-semarang-termasuk">4 Wisata di Jateng Diprediksi Paling Berpotensi Rawan Macet, Semarang Termasuk?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Objek Wisata Guci Tegal Gelar Ritual Ruwat Bumi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/14/obyek-wisata-guci-tegal-gelar-ritual-ruwat-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 14:45:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[Kab.tegal]]></category>
		<category><![CDATA[ruwat-bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=425114</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Bertepatan dengan 1 Muharam 1446 H, objek wisata Guci Kabupaten Tegal menggelar ritual ruwat bumi. Kegiatan ruwat bumi menjadi agenda rutin setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) bersama masyarakat obyek wisata guci. Prosesi Ruwat Bumi dilaksanakan selama tiga hari, sejak 10 -12 Juli 2024, diawali [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/14/obyek-wisata-guci-tegal-gelar-ritual-ruwat-bumi">Objek Wisata Guci Tegal Gelar Ritual Ruwat Bumi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Bertepatan dengan 1 Muharam 1446 H, objek wisata Guci Kabupaten Tegal menggelar ritual ruwat bumi.</p>
<p>Kegiatan ruwat bumi menjadi agenda rutin setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) bersama masyarakat obyek wisata guci.</p>
<p>Prosesi Ruwat Bumi dilaksanakan selama tiga hari, sejak 10 -12 Juli 2024, diawali dengan Istighosah, Ziarah ke makam Kiai Klitik dan Syekh Abdul  Karim, Tayuban, Kirab gunungan hasil bumi, Ngedusi wedus kendit, upacara adat ruwat bumi guci, serta ngalap berkah atau berebut gunungan yang dibawa masyarakat guci.</p>
<p>Prosesi pemandian wedus kendit dan pemandian keris dilakukan di Taman Wisata Guci Pancuran 13 secara berurutan dari pancuran ke11 sampai ke pancuran 13.</p>
<p>Tokoh masyarakat sekaligus sesepuh Desa Guci Romo Basuki Rahmat mengatakan, kambing kendit artinya beda sendiri. Sedekah ini amalannya bagus, dengan ruwat bumi masyarakat bisa berdoa bersama dengan kasih sayang,&#8221; kata Romo Basuki, Minggu (14/7/2024).</p>
<p>Pancuran 13, merupakan salah satu mata air panas yang ditemukan saat itu. Sampai saat ini sumber air panas alami masih terus mengalir. &#8220;Dengan adanya air panas pancuran 13 tersebut, desa yang dulunya terpencil dan terletak di kaki gunung Slamet ini, kini dikenal,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pemandian air panas pancuran 13 kata Romo Basuki, dulunya  sebuah gua. Dalam gua itu ada mata air panas dan dibuatkanlah pancuran 13. Sampai saat ini dikenal dengan pancuran 13 Guci.</p>
<p>Konon, dengan mandi di air panas tersebut bisa menyembuhkan penyakit gatal, pegal-pegal dan lainya. Romo Basuki menambahkan, dengan ruwat bumi yang diadakan setiap tahun ini, pengunjung wisata Guci terus meningkat.</p>
<p>Ruwat bumi juga salah satu wujud pelestarian budaya atau nguri-uri warisan lokal menjadikan Guci menjadi promosi pariwisata Kabupaten Tegal.</p>
<p>&#8220;Sebagai generasi penerus sudah sepantasnya kita melanjutkan dan mengolah warisan ini untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dengan tetap memperhatikan keseimbangan alam,&#8221; terangnya.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/14/obyek-wisata-guci-tegal-gelar-ritual-ruwat-bumi">Objek Wisata Guci Tegal Gelar Ritual Ruwat Bumi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Lebaran, Guci Siap Tampung Tujuh Ribu Pengunjung Per Hari</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/29/libur-lebaran-guci-siap-tampung-tujuh-ribu-pengunjung-per-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Mar 2024 00:53:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[tegak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=407020</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Menyambut libur Lebaran tahun ini objek wisata pemandian air panas Guci siap menampung tujuh ribu pengunjung setiap harinya. Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal Akhmad Uwes Qoroni. Menurut Uwes, saat ini pihaknya tengah melakukan sejumlah persiapan dari penataan sumber daya manusianya, pembuatan standar operasional prosedur (SOP) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/29/libur-lebaran-guci-siap-tampung-tujuh-ribu-pengunjung-per-hari">Libur Lebaran, Guci Siap Tampung Tujuh Ribu Pengunjung Per Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Menyambut libur Lebaran tahun ini objek wisata pemandian air panas Guci siap menampung tujuh ribu pengunjung setiap harinya. Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal Akhmad Uwes Qoroni.</p>
<p>Menurut Uwes, saat ini pihaknya tengah melakukan sejumlah persiapan dari penataan sumber daya manusianya, pembuatan standar operasional prosedur (SOP) dan kesiapan sarana prasarana pendukung pariwisata. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Tegal tekait rencana perbaikan jalan ruas Tuwel-Guci yang tahun ini dianggarkan Rp 6,7 miliar.</p>
<p>Di samping itu juga ada rencana perbaikan sejumlah lahan parkir yakini di dekat kantor UPTD Guci, Graha Tirta Ayu (GTA) dan pasar agrowisata Guci. Uwes mengungkapkan, dalam waktu dekat ini juga akan dibangun Tourism Information Center (TIC) di Kantor UPTD Guci.</p>
<p>“Kami menargetkan perbaikan lahan parkir ini bisa dimulai Juni (2024) nanti. Kondisi lahan parkir yang baik tentunya akan menambah kenyamanan, selain keamanan bagi wisatawan yang membawa kendaraan bermotor,” kata Uwes.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Tegal saat ini memiliki lahan parkir seluas 2,4 hektare di Guci, ditambah 0,9 hektare lahan parkir dari 24 wahana wisata milik swasta. Dari total lahan parkir seluas 3,3 hektare tersebut diperkirakan bisa menampung kendaraan bagi tujuh ribu wisatawan.</p>
<p>Tidak hanya itu, pada objek wisata lainnya seperti Waduk Cacaban juga akan ada perbaikan area parkir. Sementara di objek wisata Purwahamba Indah (Purin) akan dilakukan rehabilitasi gerbang pintu masuk dan pemeliharaan jalan di dalam objek wisata pantai tersebut.</p>
<p>Mengantisipasi lonjakan pengunjung, penggemar sepeda dan motor antik telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal untuk merekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan.</p>
<p>“Selain dari kepolisian dan perhubungan, kami juga siapkan tim untuk membantu mengurai kemacetan di Guci,” ucap Uwes.</p>
<p>Pengalaman libur panjang tahun sebelumnya, lonjakan pengunjung bisa mencapai 13 ribu orang per hari. Kondisi ini tentunya mengakibatkan kemacetan parah karena daya tampung lahan parkir yang tidak mencukupi.</p>
<p>“Kapasitas maksimal lahan parkir kita untuk tujuh ribu pengunjung, sehingga saat libur panjang seringkali kendaraan pengunjung tidak tertampung. Kondisi inilah yang menjadikan lalu lintas di ruas jalan di dalam ataupun menuju objek wisata Guci macet,” ujarnya.</p>
<p>Pihaknya juga menekankan setiap pengelola wahana wisata menyiapkan standar operasional prosedur keselamatan, tata cara melayani pengunjung, rest area, call center dan personil petugas yang kompeten serta berpengalaman, dibuktikan dengan sertifikasi sesuai bidang tugasnya. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah kecelakaan dan jatuhnya korban jiwa dari wisatawan.</p>
<p>“Setiap wahana juga kita wajibkan punya APAR (alat pemadam api ringan) dan kelengkapan P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan). Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan terdekat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.</p>
<p>Guna mencegah penumpukan arus kendaraan di tempat wisata, Uwes pun mengimbau wisatawan bisa memantau kondisi objek wisata sebelum berkunjung. “Kami berharap wisatawan bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Kami juga tidak akan menolak dan menghalangi wisatawan yang akan berkunjung, tetapi lebih bijak lagi jika wisatawan bisa melihat kondisi terkini sebelum berkunjung,” tutupnya.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/29/libur-lebaran-guci-siap-tampung-tujuh-ribu-pengunjung-per-hari">Libur Lebaran, Guci Siap Tampung Tujuh Ribu Pengunjung Per Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OW Guci Sumbang Pendapatan Daerah Rp12,97 Miliar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/22/ow-guci-sumbang-pendapatan-daerah-rp1297-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2024 15:45:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[pad]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=400700</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Guci merupakan salah satu destinasi wisata andalan Pemerintah Kabupaten Tegal yang memberikan kontribusi terbesar pada penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pariwisata. Adapun realisasi penerimaan retribusinya tahun 2023 lalu mencapai Rp12,97 miliar dengan jumlah pengunjung 664.803 wisatawan. Informasi ini terungkap saat digelar rapat koordinasi pengembangan kawasan pariwisata Guci di Ruang Rapat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/22/ow-guci-sumbang-pendapatan-daerah-rp1297-miliar">OW Guci Sumbang Pendapatan Daerah Rp12,97 Miliar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Guci merupakan salah satu destinasi wisata andalan Pemerintah Kabupaten Tegal yang memberikan kontribusi terbesar pada penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pariwisata. Adapun realisasi penerimaan retribusinya tahun 2023 lalu mencapai Rp12,97 miliar dengan jumlah pengunjung 664.803 wisatawan.</p>
<p>Informasi ini terungkap saat digelar rapat koordinasi pengembangan kawasan pariwisata Guci di Ruang Rapat Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal, Kamis (01/02/2024).</p>
<p>Pj Bupati Tegal Agustyarsyah yang hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud mengatakan perlunya pemetaan zona dan lokasi tanah mana saja yang perlu dibebaskan untuk perluasan fasilitas umum penunjang pariwisata ataupun wahana wisata yang dikelola pemerintah daerah.</p>
<p>Selain itu, partisipasi pemuda desa dengan daya kreativitasnya juga perlu ditingkatkan untuk menarik lebih banyak minat wisatawan datang dan berkunjung ke Guci. Keterlibatan pemuda kreatif diharapkan mampu menambah khasanah atraksi seni budaya dan ekonomi kreatif di dalamnya, memperkaya daya tarik Guci yang tidak terlepas dari air panas dan udara dingin pegunungan.</p>
<p>Partisipasi atau keterlibatan kelompok pelaku usaha UMKM menurutnya juga perlu ditingkatkan. Mereka berperan besar dalam penyediaan akomodasi, kuliner berupa makanan khas hingga oleh-oleh.</p>
<p>“Bagaimana cara kita menarik wisatawan. Yang harus jadi catatan adalah aspek kenyamanan dan keamanan sebagai nilai jual dan juga pelayanan prima. Karena garda terdepan pariwisata ini adalah pelayanan,” ucap Agustyarsyah.</p>
<p>Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal juga harus dilibatkan untuk memastikan penataan kawasan pariwisata Guci ke depannya tidak merusak lingkungan dengan membatasi secara tegas zona hijau atau buffer yang harus dipertahankan dengan tutupan lahan vegetasinya yang rapat. Sebab Guci, lanjut Agustyarsyah, merupakan destinasi wisata yang dikenal karena keelokan dan keindahan alam hutannya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Tegal Akhmad Uwes Qoroni menyampaikan data kunjungan pariwisata di Guci dari waktu ke waktu. Guci menurutnya merupakan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Tegal diminati wisatawan setelah pantai Purwahamba Indah dan Waduk Cacaban.</p>
<p>“Dari 24 wahana wisata di Guci, hanya ada dua yang dimiliki Pemkab Tegal, yaitu Pancuran Lima dan Pancuran Tertutup. Kami perlu memaksimalkan aset ini dengan melakukan penataan di beberapa spot seperti gerbang utama pintu masuk, penataan lapak pedagang dan tempat jualan, serta penataan lahan parkir,” ujarnya.</p>
<p>Lahan parkir ini perlu pembenahan karena kondisinya justru menjadi biang kemacetan, terutama saat masa puncak libur hari-hari besar nasional.</p>
<p>“Kemacetan dipicu oleh wisatawan yang mencari lahan parkir, wisatawan lebih memilih untuk memarkirkan kendaraan di lahan parkir induk dan lahan parkir area pasar. Apabila lahan parkir di pusat aktivitas utama penuh, maka kendaraan pengunjung akan berputar kembali menuju ke lahan parkir barat dan parkir timur,” katanya.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/22/ow-guci-sumbang-pendapatan-daerah-rp1297-miliar">OW Guci Sumbang Pendapatan Daerah Rp12,97 Miliar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski di Jalur Wisata Guci Resto D&#8217;Toewel Pasang Harga Bersahabat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/02/meski-di-jalur-wisata-guci-resto-dtoewel-pasang-harga-bersahabat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Oct 2023 00:19:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[resto]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=371501</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Meskipun berada di jalur obyek wisata Guci, Resto dan Cafe D&#8217;Toewel memasang harga bersahabat. &#8220;Tidak perlu takut, meski resti kami ada di jalur menuju obyek wisata Guci, kami siapkan menu andalan dan tentunya dengan harga yang bersahabat,&#8221; kata pemilik Resto D&#8217;Toewel Chandra Indah. Menu best seller dari D&#8217;Toewel Urbancafe and Resto, yaitu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/02/meski-di-jalur-wisata-guci-resto-dtoewel-pasang-harga-bersahabat">Meski di Jalur Wisata Guci Resto D&#8217;Toewel Pasang Harga Bersahabat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Meskipun berada di jalur obyek wisata Guci, Resto dan Cafe D&#8217;Toewel memasang harga bersahabat. &#8220;Tidak perlu takut, meski resti kami ada di jalur menuju obyek wisata Guci, kami siapkan menu andalan dan tentunya dengan harga yang bersahabat,&#8221; kata pemilik Resto D&#8217;Toewel Chandra Indah.</div>
<div></div>
<div>Menu best seller dari D&#8217;Toewel Urbancafe and Resto, yaitu sop buntut dan udang saus telur asin. Dan harganya dijamin tidak lebih dari Rp 60 ribu per porsinya.</div>
<div></div>
<div>Selain menu andalan sop buntut kuah dengan isian kentang, wortel, dan tomat, banyak menu lain menjadi pilihan sesuai selera seperti cumi, udang dengan berbagai olahan, ayam saus dabu-dabu, camilan emping, nasi putih, chicken katsu.</div>
<div></div>
<div>Untuk camilan ada banana fritters, pisang kepok digoreng tepung dengan taburan gula jawa dan keju sangat cocok diudara sejuk. Karena harga menu yang bersahabat, tak heran banyak tamu yang menginap di hotel memilih makan di D&#8217;Toewel.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Cafe dan Resto D&#8217;Toewel berdiri sejak 1 September 2021 di atas lahan 3.000 meter. Dari wisata pemandian air panas Guci ditempuh hanya 15 menit,&#8221; terang Chandra.</div>
<div></div>
<div>Manajer D&#8217;Toewel Urbancafe and Resto, Dodi Prayoda mengatakan, kafe dan restoran  dikonsep untuk membuat nyaman pengunjung. Dari lokasi Jalan Raya Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, pengunjung bisa melihat pemandangan pegunungan yang asri.</div>
<div></div>
<div>Dari segi kenyamanan, ada taman outdoor untuk bermain anak-anak, gazebo, aula pertemuan, dan area duduk diatas yang penuh pemandangan alami. D&#8217;Toewel Urbancafe and Resto Tegal referensi menjadi tempat untuk berlibur bersama pasangan maupun keluarga.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Kami juga banyak camilan untuk anak-anak muda yang suka nongkrong. Kalau untuk jam buka kami setiap hari, pukul 10.00 sampai 22.00 WIB,&#8221; ujarnya.</div>
<div></div>
<div>Manajer D&#8217;Toewel Urbancafe and Resto, Dodi Prayoda mengatakan, kafe dan restoran yang dikelolanya dari awal memang dikonsep untuk membuat nyaman pengunjung.</div>
<div></div>
<div>Kuliner yang menjadi best seller adalah sop buntut dengan cita rasa lezat dan udang saus telur asin yang bercita rasa gurih. Pengunjung juga bisa menikmati minuman khas Tegal teh poci.</div>
<div></div>
<div>Dari segi kenyamanan, ada taman outdoor untuk bermain anak-anak, gazebo, ruang pertemuan, dan area duduk atas yang penuh pemandangan. &#8220;Sore hari di sini sangat bagus, cocok untuk yang suka foto-foto. Di sini juga cocok untuk bersantai bersama keluarga,&#8221; kata Dodi.</div>
<div></div>
<div>Dodi mengatakan, menu kulinernya sangat lengkap mulai dari sop, tomyam, berbagai olahan ikan, ayam, udang. Paling favorit adalah sop buntut dan sop tomyam karena pengunjung biasanya memesan yang panas-panas.</div>
<div></div>
<div>Salahsatu pengunjung, Khudori (47) warga Kebupaten Brebes mengatakan, ia baru saja mengadakan pertemuan keluarga besarnya di D&#8217;Toewel Urbancafe and Resto. &#8220;Tempatnya bagus, tempat parkirnya luas, dan pemandangannya indah. Sambutan karyawan juga baik dan ramah,&#8221; ujarnya.</div>
<div></div>
<div><strong>Sutrisno</strong></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/02/meski-di-jalur-wisata-guci-resto-dtoewel-pasang-harga-bersahabat">Meski di Jalur Wisata Guci Resto D&#8217;Toewel Pasang Harga Bersahabat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>E-Ticketing di OW Guci Tidak Berjalan, Dewan Berang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/05/e-ticketing-di-ow-guci-tidak-berjalan-dewan-berang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 01:07:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[dewan]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[tiket]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=357333</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Pelayanan tiket masuk ke Objek Wisata Guci secara online melalui retribusi elektronik (e-ticketing) ternyata tak berjalan. Kondisi tersebut membuat Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di objek wisata Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal berang. Sidak yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Moch Jafar terkuak, bahwa sistem E-Ticketing [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/05/e-ticketing-di-ow-guci-tidak-berjalan-dewan-berang">E-Ticketing di OW Guci Tidak Berjalan, Dewan Berang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pelayanan tiket masuk ke Objek Wisata Guci secara online melalui retribusi elektronik (e-ticketing) ternyata tak berjalan. Kondisi tersebut membuat Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di objek wisata Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal berang.</p>
<p>Sidak yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Moch Jafar terkuak, bahwa sistem E-Ticketing atau pembayaran tiket nontunai yang dicanangkan sejak 2021 lalu, sekarang diabaikan.</p>
<p>Alat E-Ticketing dengan sistem Mobile Point of Sale (Mpos) itu sudah tidak berfungsi lagi. Semula, Mpos yang merupakan perangkat mirip Electronic Data Capture (EDC) itu berjumlah 14 alat. &#8220;Sekarang hanya sisa 4 alat EDC saja. Sedangkan yang 10 alat, rusak semua. Para petugas lebih memilih menggunakan pembayaran dengan cara manual,&#8221; kata Jafar.</p>
<p>Jafar menjelaskan, pembayaran retribusi tiket masuk nontunai di obyek wisata Guci itu, bekerjasama dengan Bank BPD Jateng. Mestinya, jika alat Mpos itu rusak, segera diganti. Sehingga pembayaran nontunai tetap berjalan.</p>
<p>Menurutnya, uang yang ditransaksikan melalui skema transfer bank ini akan memudahkan proses pengawasannya. Sehingga tidak ada pihak-pihak yang berani korupsi karena bisa terlacak. &#8220;Sebenarnya alat ini tujuannya untuk mencegah kebocoran PAD tapi diabaikan,&#8221; kesal Jafar..</p>
<p>Dia sangat menyayangkan, program E-Ticketing di objek wisata Guci tidak berjalan sukses. Karena pengunjung saat ini masih menggunakan konvensional atau membayar dengan uang tunai.</p>
<p>Padahal, konversi layanan pembayaran tunai ke non tunai mampu meningkatkan pendapatan asli daerah dengan mencegah terjadinya praktik tidak terpuji. &#8220;Dinas terkait harus segera menyikapi ini,&#8221; tutupnya.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/05/e-ticketing-di-ow-guci-tidak-berjalan-dewan-berang">E-Ticketing di OW Guci Tidak Berjalan, Dewan Berang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>