<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gua Kreo Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/gua-kreo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Apr 2025 07:59:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Gua Kreo Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sesaji Rewanda di Gua Kreo, Gunungan Ketupat dan Sega Kethek Ludes Jadi Rebutan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/12/sesaji-rewanda-di-gua-kreo-gunungan-ketupat-dan-sega-kethek-ludes-jadi-rebutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2025 07:59:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Agustina Wilujeng]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Kreo]]></category>
		<category><![CDATA[Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[Sesaji Rewansda]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kta Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=469252</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sesaji Rewanda Kembali digelar di Gua Kreo, Dusun Talunkacang, Kelurahan Kandri, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu 12 April 2025. Acara yang biasanya berlangsung sekitar pukul 06.00 memang harus mundur beberapa waktu, karena Wali Kota Semarang yang hadir terlambat, karena ada tugas yang lain. Meski demikian, para pelaku sesaji yakni penari, dan para tetua, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/12/sesaji-rewanda-di-gua-kreo-gunungan-ketupat-dan-sega-kethek-ludes-jadi-rebutan">Sesaji Rewanda di Gua Kreo, Gunungan Ketupat dan Sega Kethek Ludes Jadi Rebutan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Sesaji Rewanda Kembali digelar di Gua Kreo, Dusun Talunkacang, Kelurahan Kandri, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu 12 April 2025.</p>
<p>Acara yang biasanya berlangsung sekitar pukul 06.00 memang harus mundur beberapa waktu, karena Wali Kota Semarang yang hadir terlambat, karena ada tugas yang lain.</p>
<p>Meski demikian, para pelaku sesaji yakni penari, dan para tetua, serta warga masyarakat yang sudah berdatangan tetap setia menanti acara dimulai. Para peraga, penari dengan kostum kera sudah berbaris di depan SD Negeri 2 Kandri, tidak jauh dari panggung untuk memulai prosesi.</p>
<p>Begitu Wali Kota Semarang Agustina Wilujen Pramestuti hadir, tidak menunggu lama prosesi dimulai. Wali Kota Agustin didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang R. Wing Wibisono memecah kendi, dan arak-arakan sejauh sekitar 300 meter menuju Gua Kreo pun dimulai.</p>
<p>Agustin pun turut dalam kirab arak-arakan tersebut, sampai ke pelataran Gua Kreo. Warga yang ada di pelataran menyambut kehadiran Wali Kota. Mereka berebut bersalaman, dan banyak yang minta selfi bersama Wali Kota Agustin.</p>
<p>Prosesi di pelataran Gua Kreo diawali dengan sembilan wali yang mengarak replica batang kayu jati, yang menyimbolkan kayu yang didapat Sunan Kalijaga untuk tiang Masjid Demak. Kemudian disusul tari Bambu Krincing, kemudian beksan Wanara.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, para penari pun mengajak Wali Kota, Kepala Disbudpar Kota Semarang Wing Wibisono untuk turut menari. Demikian juga para tamu yang lain, menari bersama peraga Beksan Wanara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_469256" aria-describedby="caption-attachment-469256" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-469256" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/menari-nari.jpg" alt="" width="640" height="355" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/menari-nari.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/menari-nari-400x222.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/menari-nari-150x83.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-469256" class="wp-caption-text">Wali Kota Agstin dan Kadisbudpar R. Wing Wibisono menari bersama para peraga beksan Wanara. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Selanjutnya Wali Kota Agustin memberikan sambutan, diteruskan dengan rebutan sesaji. Tampak gunungan ketupat yang sudah ludes menjadi rebutan pengunjung, disusul rebutan gunungan <em>sega kethek </em>(hidangan khas Kandri berupa nasi dengan sayur daun papaya plus lauk tempe goreng dan ikan asin). Semuanya ludes dalam waktu singkat.</p>
<p><strong>Menghargai Tradisi</strong></p>
<p>Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dalam sambutannya mengatakan, tradisi Sesaji Rewanda ini bukan sekadar tontonan. “Lebih dari itu, kita menghargai tradisi, mencari kembali antara masa lalu dan masa kini,” ujarnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/12/sesaji-rewanda-di-gua-kreo-gunungan-ketupat-dan-sega-kethek-ludes-jadi-rebutan">Sesaji Rewanda di Gua Kreo, Gunungan Ketupat dan Sega Kethek Ludes Jadi Rebutan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menginap di Home Stay dengan Suasana Hommy di Desa Wisata Kandri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/06/menginap-di-home-stay-dengan-suasana-hommy-di-desa-wisata-kandri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Apr 2023 07:35:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Kreo]]></category>
		<category><![CDATA[Homes stay kandri]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Jawi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=327883</guid>

					<description><![CDATA[<p>BULAN Februari 2023 lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Seperti biasa, PWI Provinsi Jateng setiap peringatan HPN selalu bekerja sama dengan Pemkab/Pemkot yang menjadi tuang rumah penyelenggaraan, selalu ada kegiatan pariwisatanya. Seperti yang berlangsung pada HPN 2023, Kota Semarang menjadi tuan rumah. PWI Jateng bekerja sama dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/06/menginap-di-home-stay-dengan-suasana-hommy-di-desa-wisata-kandri">Menginap di Home Stay dengan Suasana Hommy di Desa Wisata Kandri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BULAN</strong> Februari 2023 lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Seperti biasa, PWI Provinsi Jateng setiap peringatan HPN selalu bekerja sama dengan Pemkab/Pemkot yang menjadi tuang rumah penyelenggaraan, selalu ada kegiatan pariwisatanya.</p>
<p>Seperti yang berlangsung pada HPN 2023, Kota Semarang menjadi tuan rumah. PWI Jateng bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. Sejumlah wartawan dari berbagai daerah di Jateng akan datang ke Semarang, dan mereka akan diajak berwisata diibu kota Jateng ini.</p>
<p>Memang Kota Semarang punya beberapa destinasi seperti Kota Lama yang sudah sangat popular, kemudian Lawang Sewu, Kelenteng Sam Poo Kong, Vihara Buddhagaya Watugong, Masjid Agung Jateng, dan lainnya. Tetapi yang dipilih adalah suasana pedesaan, karena Semarang memiliki wilayah suburban seperti Gunungpati atau Mijen.</p>
<p>Dipilihlah Kawasan Desa Wisata Kandri di Kecamatan Gunungpati sebagai destinasi pilihan. Di Kawasan itu ada Gua Kreo yang sudah terkenal sejak zaman dulu, dan kini dikelilingi Waduk Jatibarang yang juga menjadi magnet wisata.</p>
<figure id="attachment_327897" aria-describedby="caption-attachment-327897" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-327897" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/hommy.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/hommy.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/hommy-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/hommy-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-327897" class="wp-caption-text">Berfot bersama Pak Widodo-Bu Sarwanti di depan rumahnya yang asri. Foto: Widiyartono R.</figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2023/04/05/menikmati-kuliner-kampung-jawi-semarang-uang-tunai-tidak-berlaku-di-sini">Menikmati Kuliner Kampung Jawi Semarang, Uang Tunai Tidak Berlaku di Sini</a></strong></span></p>
<p>Bukan hanya pemandangan alam seperti Waduk Jatibarang dan Gua Kreo. Pelaku pariwisata di Kandri pun sudah siap dengan paket-paket untuk para wisatawan.</p>
<p>Di Kandri wisatawan bisa menikmati atraksi yang cukup komplet dan menarik. Misalnya di Gua Kreo menyaksikan kera berebut makanan dengan cara semacam “panjat pinang”. Menarik, bagaimana monyet-monyet itu dengan kerampilannya memanjat dan meraih makanan yang tersedia.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/06/menginap-di-home-stay-dengan-suasana-hommy-di-desa-wisata-kandri">Menginap di Home Stay dengan Suasana Hommy di Desa Wisata Kandri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menikmati Kuliner Kampung Jawi Semarang, Uang Tunai Tidak Berlaku di Sini</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/05/menikmati-kuliner-kampung-jawi-semarang-uang-tunai-tidak-berlaku-di-sini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Apr 2023 02:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Kreo]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Jawi Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[visit jateng]]></category>
		<category><![CDATA[wisata semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=327548</guid>

					<description><![CDATA[<p>KINI, apa sih yang tidak bisa dijual atas nama pariwisata. Kalau dulu tahun 70-an, dalam pikiran orang pada umumnya, pariwisata adalah piknik. Tujuan piknik yang umum waktu itu pantai, kebun binatang, atau gunung. Kemudian kata pariwisata bisa ditemukan pada bagian atas depan bus, di tempat yang biasanya digunakan untuk menunjukkan trayek bus tersebut. Tulisan “pariwisata: [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/05/menikmati-kuliner-kampung-jawi-semarang-uang-tunai-tidak-berlaku-di-sini">Menikmati Kuliner Kampung Jawi Semarang, Uang Tunai Tidak Berlaku di Sini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KINI, </strong>apa <em>sih </em>yang tidak bisa dijual atas nama pariwisata. Kalau dulu tahun 70-an, dalam pikiran orang pada umumnya, pariwisata adalah piknik. Tujuan piknik yang umum waktu itu pantai, kebun binatang, atau gunung.</p>
<p>Kemudian kata pariwisata bisa ditemukan pada bagian atas depan bus, di tempat yang biasanya digunakan untuk menunjukkan trayek bus tersebut. Tulisan “pariwisata: menunjukkan bahwa bus tersebut sedang digunakan untuk “piknik”. Selain kata pariwisata, biasanya tulisan lainnya di bagias depan atas bus itu “darmawisata” atau “rombongan”.</p>
<p>Tetapi berpuluh tahun kemudian, makna pariwisata itu berkembang. Pariwisata tak sekadar pantai, laut, gunung, dan kebun binatang. Kalau boleh diistilahkan “apa saja bisa dijual atas nama pariwisata”.</p>
<p>Ya, dulu makan ya makan saja, di restoran, warung, jajanan pinggir jalan (<em>food street). </em>Tetapi sekarang, tentang makanan sudah menjadi bagian dari pariwisata, dan biasa disebut “wisata kuliner”. Bukan hanya resto besar yang menyediakan makanan <em>western, oriental, </em>atau makanan “wah” lainnya.</p>
<p><strong>Kampung Jawi Semarang</strong></p>
<p>Saat ini, banyak orang yang terpikat pada tempat-tempat makan yang terkesan klasik, dengan bangunan yang natural seperti berbahan kayu atau bambu, kemudian terkesan “sangat tradisional”.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/05/menikmati-kuliner-kampung-jawi-semarang-uang-tunai-tidak-berlaku-di-sini">Menikmati Kuliner Kampung Jawi Semarang, Uang Tunai Tidak Berlaku di Sini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melepas Adrenalin dengan Naik Speedboat di Waduk Jatibarang Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/25/melepas-adrenalin-dengan-naik-speedboat-di-waduk-jatibarang-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Mar 2023 02:29:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Kreo]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[waduk jatibarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=324706</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA Semarang memang memiliki keunikan yang khas. Semarang berada di Kawasan pantai, tetapi ia juga punya wilayah perbukitan yang tinggi. Maka sejak dulu sudah dikenal keberadaan Semarang dengan kota atasnya mulai dari Tanah Putih, Kawasan Candi, sampai Gombel ke selatan. Kemudian kota bawah adalah dataran di bagian bawah mulai Peterongan, Ngagil, Simpanglima, Tugu Muda dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/25/melepas-adrenalin-dengan-naik-speedboat-di-waduk-jatibarang-semarang">Melepas Adrenalin dengan Naik Speedboat di Waduk Jatibarang Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA </strong>Semarang memang memiliki keunikan yang khas. Semarang berada di Kawasan pantai, tetapi ia juga punya wilayah perbukitan yang tinggi. Maka sejak dulu sudah dikenal keberadaan Semarang dengan kota atasnya mulai dari Tanah Putih, Kawasan Candi, sampai Gombel ke selatan.</p>
<p>Kemudian kota bawah adalah dataran di bagian bawah mulai Peterongan, Ngagil, Simpanglima, Tugu Muda dan kawasan pantainya yang memanjang dari Tugu sampai Genuk.</p>
<p>Keunikan lainnya adalah selain memiliki kawasan perkotaan yang gemerlap, Kota Semarang juga memiliki wilayah urban seperti di daerah Kecamatan Mijen dan Gunungpati.</p>
<p>Meski sekarang juga sudah berkembang seperti perkotaan, tetapi suasana pedesaan masih sangat terjaga. Warga yang bertani, berkebun, memanfaatkan tanah sawah, ladang dan pekarangan untuk kehidupan.</p>
<p>Dalam dunia pariwisata yang makin berkembang, maka warga di kawasan urban Kota Semarang ini memanfaatkan potensi di wilayahnya untuk menjadi destinasi wisata. Maka berdirilah organisasi Pokdarwis atau Kelompok Sadar Wisata kemudian Desa Wisata, baik di Mijen maupun Gunungpati.</p>
<p>Salah satunya adalah di Kawasan Waduk Jatibarang dan Gua Kreo, yaitu Kelurahan Kandri, Gunungpati.</p>
<p>Wisatawan yang datang ke sini bisa menikmati kesejukan suasana desa, keliling sawah dan kebun, menikmati buah-buahan yang ditanam warga seperti rambutan, durian, jambu dan lainnya. Juga bisa melakukan atraksi seperti panahan atau main egrang di Omah Alas.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/25/melepas-adrenalin-dengan-naik-speedboat-di-waduk-jatibarang-semarang">Melepas Adrenalin dengan Naik Speedboat di Waduk Jatibarang Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menonton Kera Panjat Pinang di Gua Kreo Menikmati Sega Kethek dan Panorama Waduk Jatibarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/23/menonton-kera-panjat-pinang-di-gua-kreo-menikmati-sega-kethek-dan-panorama-waduk-jatibarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Mar 2023 03:32:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Kreo]]></category>
		<category><![CDATA[Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[waduk jatibarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=324324</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Nama Gua Kreo, bagi warga Kota Semarang memang sudah tidak asing lagi. Nama tempat yang berada di wilayah Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota semarang ini sudah sangat lama dikenal, bahkan sudah sangat melegenda. Dulu, Gua Kreo memang berada di kawasan perbukitan yang dikelilingi lembah, kemudian ada sungai mengalir di sisinya. Tetapi sekarang, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/23/menonton-kera-panjat-pinang-di-gua-kreo-menikmati-sega-kethek-dan-panorama-waduk-jatibarang">Menonton Kera Panjat Pinang di Gua Kreo Menikmati Sega Kethek dan Panorama Waduk Jatibarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Nama Gua Kreo, bagi warga Kota Semarang memang sudah tidak asing lagi. Nama tempat yang berada di wilayah Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota semarang ini sudah sangat lama dikenal, bahkan sudah sangat melegenda.</p>
<p>Dulu, Gua Kreo memang berada di kawasan perbukitan yang dikelilingi lembah, kemudian ada sungai mengalir di sisinya. Tetapi sekarang, Gua Kreo berada di sebuah kawasan perairan, sejak Waduk Jatibarang diairi.</p>
<p>Berkunjung ke Gua Kreo, bisa menyaksikan kelucuan ratusan kera, menengok petilasan Sunan Kalijaga, dan menikmati keindahan panorama Waduk Jati Barang.</p>
<p>Tahun 90-an, bila orang datang ke Gua Kreo ya hanya menonton monyet atau kera ekor panjang (<em>Macaca fascicularis</em>). Pengunjung bisa memberi makan kacang, pisang, dan sejenisnya. Kemudian beralan menuju ke gua batu yang ada di tempat tersebut, melihat-lihat di sana.</p>
<p>Tetapi sekarang sangat berbeda. Begitu memasuki lokawisata ini, kita akan disuguhi dengan pemandangan Waduk Jatibarang yang indah. Dari atas, kita juga bisa melihat jembatan yangmenjadi sarana kita menuju Gua Kreo. Ya, karena sejak Waduk Jatibarang diairi, Gua Kreo menjadi terpisah.</p>
<p>Bila kita naik perahu di waduk, maka keberadaan jembatan yang eksotik ini selalu menjadi tempat favorit untuk berfoto. Pengemudi perahu menghentikan perahunya, dan mempersilakan wisatawan berfoto dengan latar belakang jembatan ini.</p>
<p><strong>Monyet Panjat Pinang</strong></p>
<p>Pengelola objek wisata Gua Kreo kini juga menyediakan atraksi unik. Disiapkan satu tiang dari besi, kemudian pada puncaknya ditempatkan anekamakanan kesukaan monyet. Ada pisang, jagung, bungkusan berisi kacang tanah, bahkan minuman botol, dan lain-lainnya.</p>
<p>Begitu pula dengan terali baja yang menghubungkan dari dasar menuju puncak, yang bisa digunakan monyet untuk memanjat. Jadi memang mirip dengan panjat pinang. Begitu acara dimulai, monyet berebut memanjat untuk mendapatkan makanan. Sebuah atraksi yang menarik, sehingga banyak yang mengambil foto atau video pada atraksi ini.</p>
<p>Selain menyajikan pemandangan indah dan atraksi panjat tiang monyet, ada pula legenda yang amat terkenal di Goa Kreo itu. Menurut juru kunci Gua Kreo, Danu Kasno, legenda</p>
<p>Goa Kreo berawal dari perjalanan Sunan Kalijaga dalam membawa kayu jati ke Kasultanan Demak.</p>
<p>Danu pun menuturkan, Gua Kreo ini ada kaitan dengan perjalanan Sunan Kalijaga yang sedang mencari dan membawa kayu jati sebagai soko guru Masjid Agung Demak. “Pada masa para wali, masing-masing sunan, yaitu Sunan Bonang, Sunan Gunungjati, Sunan Ampel dan Sunan Kalijaga mencari kayu jati untuk soko guru,” tutur Danu Kasno.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/23/menonton-kera-panjat-pinang-di-gua-kreo-menikmati-sega-kethek-dan-panorama-waduk-jatibarang">Menonton Kera Panjat Pinang di Gua Kreo Menikmati Sega Kethek dan Panorama Waduk Jatibarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Pandemi, Kera Gua Kreo Tetap Setia Temani Pengunjung</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/17/meski-pandemi-kera-gua-kreo-tetap-setia-temani-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 07:17:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Kreo]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[waduk jatibarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=149235</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)– Objek Wisata Gua Kreo merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak digemari warga Semarang dan sekitarnya. Disuguhi pemandangan alam waduk yang indah dan juga lokasi yang masih sangat asri, ditambah sekitar 500 ekor kera liar yang berada di area itu, membuat tempat wisata ini menjadi salah satu incaran keluarga sebagai tempat berlibur. Meski [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/17/meski-pandemi-kera-gua-kreo-tetap-setia-temani-pengunjung">Meski Pandemi, Kera Gua Kreo Tetap Setia Temani Pengunjung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>– Objek Wisata Gua Kreo merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak digemari warga Semarang dan sekitarnya. Disuguhi pemandangan alam waduk yang indah dan juga lokasi yang masih sangat asri, ditambah sekitar 500 ekor kera liar yang berada di area itu, membuat tempat wisata ini menjadi salah satu incaran keluarga sebagai tempat berlibur.</p>
<p>Meski kera yang ada dilepasliarkan, mereka tidak akan menyakiti pengunjung, karena sudah terbiasa berinteraksi dengan manusia.</p>
<p>Objek wisata yang konon pernah menjadi tempat bertapa Sunan Kalijaga ini, juga menyediakan berbagai wahana permainan yang sudah modern. Hanya dengan merogoh kocek Rp 6.000, pengunjung sudah dapat menikmati semua fasilitas yang ada.</p>
<p>Jika ingin berkunjung, jangan lupa untuk membeli makanan terlebih dahulu di kantin yang sudah disediakan, sebelum menuju ke tempat wisata itu. Karena di sepanjang perjalanan, akan ada banyak kera yang menunggu untuk diberi makanan. Tapi jika membawa makanan, jangan terlalu mencolok. Karena kera sudah tahu itu, dan pasti makanan itu akan direbut jika terlihat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2021/02/17/persahabatn-bagai-kepompong-kisah-perundungan-terhadap-remaja/">‘Persahabatan Bagai Kepompong’ Kisah Perundungan terhadap Remaja</a></strong></p>
<figure id="attachment_149246" aria-describedby="caption-attachment-149246" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-149246 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/lulu2.jpg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/lulu2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/lulu2-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/02/lulu2-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-149246" class="wp-caption-text">Seekor kera berjalan santai di Jembatan Gua Kreo, tanpa takut berdekatan dengan pengunjung. Foto: lulu afidatul</figcaption></figure>
<p>Salah seorang pengunjung yang sempat ditemui menyebutkan, Objek Wisata Gua Kreo cocok sebagai tempat wisata keluarga. Selain karena tempatnya bagus, keberadaan kera-kera liar menambah suasana semakin menarik, terutama bagi anak-anak.</p>
<p>&#8221;Saya ke sini karena anak saya yang ngajak. Katanya pengin lihat monyet. Dan karena Gua Kreo dekat, ya saya turuti saja,&#8221; kata seorang ibu bernama Nining, warga Pedurungan, Semarang.</p>
<p>Sementara itu, terkait dengan pandemi covid-19, tidak dipungkiri membuat Gua Kreo sepi pengunjung. Namun itu tidak mematahkan semangat para paetugas jaga yang ada. Penjaja makanan pun tetap semangat, walaupun pendapatan mereka menurun.</p>
<p>&#8221;Ya mau gimana, wong memang ini konsekuensinya karena pandemi. Tapi tidak apa-apa, disyukuri saja. Setidaknya saya masih ada pemasukan,&#8221; jelas Ocha, salah seorang penjual makanan.</p>
<p><em><strong>Lulu Afidatul-Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/17/meski-pandemi-kera-gua-kreo-tetap-setia-temani-pengunjung">Meski Pandemi, Kera Gua Kreo Tetap Setia Temani Pengunjung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://3.33.146.175/id/">https://3.33.146.175/id/</a>
<a href="https://117.18.0.23/">https://117.18.0.23/</a>
<a href="https://117.18.0.16/">https://117.18.0.16/</a>
<a href="https://117.18.0.24/">https://117.18.0.24/</a>

<a href="https://chinesemedicinenews.com/">https://chinesemedicinenews.com/</a>
<a href="https://revistaenigmas.com/">https://revistaenigmas.com/</a>
<a href="https://topweddinglists.com/">https://topweddinglists.com/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://ayahqq.it.com">https://ayahqq.it.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>
<a href="https://klik66.it.com">https://klik66.it.com</a>
<a href="https://radiofarmacia.org">https://radiofarmacia.org</a>
<a href="https://atendamais.org">https://atendamais.org</a>

<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>

<a href="https://aenfis.com/cloud/pkvgames/">https://aenfis.com/cloud/pkvgames/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/bandarqq/">https://aenfis.com/cloud/bandarqq/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/dominoqq/">https://aenfis.com/cloud/dominoqq/</a>
</div>