<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekspor Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/ekspor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Feb 2026 11:45:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Ekspor Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Ekspor 5 Kontainer Kratom dari Semarang ke India, Kejaksaan Terima Limpahan 4 Tersangka</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/20/kasus-ekspor-5-kontainer-kratom-dari-semarang-ke-india-kejaksaan-terima-limpahan-4-tersangka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 11:45:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan]]></category>
		<category><![CDATA[kejari]]></category>
		<category><![CDATA[Kratom]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[tanjung emas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=545437</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti tahap II dari Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, terkait kasus penggagalan ekspor lima kontainer Kratom (Mitragyna speciosa) ke India di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kejari Kota Semarang melakukan penahanan lanjutan terhadap tersangka MR dan ME, Jumat, 20 Februari 2026. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/20/kasus-ekspor-5-kontainer-kratom-dari-semarang-ke-india-kejaksaan-terima-limpahan-4-tersangka">Kasus Ekspor 5 Kontainer Kratom dari Semarang ke India, Kejaksaan Terima Limpahan 4 Tersangka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong>  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti tahap II dari Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, terkait kasus penggagalan ekspor lima kontainer Kratom (Mitragyna speciosa) ke India di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.</p>
<p>Kejari Kota Semarang melakukan penahanan lanjutan terhadap tersangka MR dan ME, Jumat, 20 Februari 2026. Penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan hingga 11 Maret 2026 di Lapas Kelas I Semarang di Kedungpane.</p>
<p>Kepala Seksi Intel Kejari Kota Semarang, Lilik Hariyadi, mengatakan, peran kedua tersangka itu selaku broker. Di mana bekerja bersama dengan tersangka WI dan AS, yang sebelumnya telah dilakukan pelimpahan pada Jumat tanggal 06 Februari 2026.</p>
<p>Lilik mengatakan, kasus ini bermula saat penggagalan rencana ekspor oleh Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, pada sekira Agustus-September 2025.</p>
<p>&#8220;Tindak pidana yang dilakukan itu membawa barang Kratom berbentuk remahan asalnya dari Pontianak. Jadi yang dilarang untuk diekspor,&#8221; katanya.</p>
<p>Modus operasi yang dilakukan tersangka, kata Lilik, dengan memalsukan dokumen pemberitahuan ekspor barang menjadi produk olahan kopi (foodstuff coffee). Pemalsuan dokumen menggunakan jasa dari Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK).</p>
<p>&#8220;Mereka mencari PPJK atau broker-broker yang bisa mengeksporkan barangnya ke India. Kemudian ketemu dua orang PPJK yang menyanggupi ekspor melalui Pelabuhan Tanjung Emas,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, dikatakan tidaj ada kerugian negara dalam hal ini. Lantaran pemalsuan dokumen dan barangnya merupakan yang dilarang untuk ekspor.</p>
<p>&#8220;Jadi untuk negara tidak mengalami kerugian,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam perkara ini, tersangka MR, ME, WI, dan AS disangka melanggar Pasal 103 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan Juncto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, terkait dengan telah turut serta melakukan Tindak Pidana yakni menyerahkan pemberitahuan pabean dan/atau dokumen pelengkap pabean yang palsu atau dipalsukan.</p>
<p>Lilik mengatakan, tersangka mendapat ancaman pidana  maksimal 8 tahun penjara. (*)</p>
<p><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/20/kasus-ekspor-5-kontainer-kratom-dari-semarang-ke-india-kejaksaan-terima-limpahan-4-tersangka">Kasus Ekspor 5 Kontainer Kratom dari Semarang ke India, Kejaksaan Terima Limpahan 4 Tersangka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transformasi Industri Hijau di Jawa Tengah Diklaim Picu Kinerja Ekspor</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/02/transformasi-industri-hijau-di-jawa-tengah-diklaim-picu-kinerja-ekspor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 04:19:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[disperindag]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[July Emmylia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=542492</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyebut transformasi industri hijau mampu memicu kinerja ekspor. Kepala Disperindag Jateng, July Emmylia, mengatakan, transformasi menuju industri hijau menjadi faktor pendongkrak utama nilai ekspor. Ini juga menjadi penyangga di tengah ketegangan geopolitik global yang penuh ketidakpastian. “Sekarang ini kita justru sedang bertransformasi ke green [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/02/transformasi-industri-hijau-di-jawa-tengah-diklaim-picu-kinerja-ekspor">Transformasi Industri Hijau di Jawa Tengah Diklaim Picu Kinerja Ekspor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyebut transformasi industri hijau mampu memicu kinerja ekspor.</p>
<p>Kepala Disperindag Jateng, July Emmylia, mengatakan, transformasi menuju industri hijau menjadi faktor pendongkrak utama nilai ekspor. Ini juga menjadi penyangga di tengah ketegangan geopolitik global yang penuh ketidakpastian.</p>
<p>“Sekarang ini kita justru sedang bertransformasi ke green industry (industri hijau). Referensi dunia dan konsumen global sudah berubah ke arah itu, dan ini sangat mendongkrak nilai ekspor Jawa Tengah,” katanya saat dikonfirmasi, belum lama ini.</p>
<p>Diakuinya, sektor  tekstil masih menjadi penyumbang terbesar ekspor dari Jawa Tengah. Akan tetapi, produk-produk ramah lingkungan menunjukkan tren permintaan yang meningkat pesat dan menjadi andalan baru.</p>
<p>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat,  neraca perdagangan nonmigas provinsi ini mencatat surplus sebesar USD 3,15 miliar. Atau meningkat signifikan sebesar USD 740,58 juta dibandingkan periode yang sama tahun 2024.</p>
<p>“Dari Januari sampai November 2025, secara struktur perdagangan masih surplus. Konsumen sekarang sudah cerdas, tidak hanya mendengar dari satu sisi saja,” kaya Emmy.</p>
<p>Ketahanan ini juga ditopang oleh realisasi investasi yang solid. Sepanjang 2025, realisasi investasi di Jateng mencapai Rp 88,5 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 78,33 triliun.</p>
<p>Penanaman Modal Asing (PMA) didominasi oleh investor dari Hongkong, Singapura, dan Tiongkok, menunjukkan kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi dan ketahanan ekonomi daerah.(*)</p>
<p><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/02/transformasi-industri-hijau-di-jawa-tengah-diklaim-picu-kinerja-ekspor">Transformasi Industri Hijau di Jawa Tengah Diklaim Picu Kinerja Ekspor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kentang dan Ubi Jalar Potensi Ekspor Pangan Kabupaten Batang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/09/kentang-dan-ubi-jalar-potensi-ekspor-pangan-kabupaten-batang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 01:37:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[kentang]]></category>
		<category><![CDATA[komoditas]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi Jalar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=538459</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang mulai memetakan komoditas pangan unggulan yang berpotensi menembus pasar ekspor. Dua komoditas yang saat ini diproyeksikan menjadi andalan adalah kentang dan ubi jalar, seiring upaya meningkatkan daya saing dan kesejahteraan petani lokal. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Sutadi Ronodipuro menyampaikan, pihaknya terus mendorong petani agar mampu masuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/09/kentang-dan-ubi-jalar-potensi-ekspor-pangan-kabupaten-batang">Kentang dan Ubi Jalar Potensi Ekspor Pangan Kabupaten Batang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang mulai memetakan komoditas pangan unggulan yang berpotensi menembus pasar ekspor. Dua komoditas yang saat ini diproyeksikan menjadi andalan adalah kentang dan ubi jalar, seiring upaya meningkatkan daya saing dan kesejahteraan petani lokal.</p>
<p>Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Sutadi Ronodipuro menyampaikan, pihaknya terus mendorong petani agar mampu masuk ke rantai pasar ekspor, baik melalui kerja sama dengan eksportir maupun secara mandiri.</p>
<p>“Kami berupaya meningkatkan daya saing petani Kabupaten Batang dengan menawarkan dan mensounding-kan komoditas ke para eksportir. Saat ini memang masih bergabung dengan eksportir tingkat Jawa Tengah, tapi harapannya akhir 2026 petani Batang sudah bisa ekspor secara mandiri,” katanya saat ditemui di Kantor Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8/1/2026).</p>
<p>Menurut Sutadi, kentang dan ubi jalar dinilai memiliki potensi besar untuk pasar luar negeri, baik dari sisi kualitas maupun peluang permintaan. Selain itu, peningkatan produksi pangan di Batang juga membuka peluang pengembangan jaringan pasar, termasuk ekspor.</p>
<p>“Produksi kita naik sekitar 8,5 persen. Ini tentu bisa kita dorong ke depan untuk membangun jaringan pasar, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga ke luar negeri. Potensi ekspor pangan Batang juga telah dibahas bersama kalangan akademisi, salah satunya Universitas Diponegoro (Undip), serta pihak offtaker yang berperan menyerap dan menyalurkan hasil pertanian,” jelasnya.</p>
<p>Sutadi menyebutkan, sudah berdiskusi dengan Undip sebagai akademisi. Secara potensi, komoditas pangan Batang cukup memungkinkan untuk dibawa ke ranah ekspor, tentu dengan dukungan offtaker dan pihak terkait lainnya.</p>
<p>Dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem, Dispaperta Batang juga menekankan pentingnya pemilihan komoditas yang sesuai dengan kondisi alam, terutama curah hujan yang belakangan meningkat.</p>
<p>“Pemilihan komoditas yang bisa menyesuaikan dengan kondisi curah hujan menjadi upaya penting. Itu kami sampaikan ke petugas di lapangan, disertai pendampingan, pemanfaatan teknologi, serta pengendalian hama dan penyakit,” terangnya.</p>
<p>Sutadi menilai Kabupaten Batang memiliki keunggulan dari sisi keragaman komoditas pertanian. Meski secara wilayah relatif kecil dibanding daerah lain, Batang dinilai lengkap dari sektor tanaman pangan, hortikultura, hingga perkebunan.</p>
<p>“Kabupaten Batang itu sangat beragam. Tanaman pangan ada, hortikultura ada, perkebunan juga lengkap. Ini menjadi nilai tambah. Apa pun yang dibutuhkan pasar bisa kita siapkan, tentu dengan peningkatan kualitas dan volume melalui teknologi,” ujar dia.</p>
<p>Ke depan, Dispaperta Batang juga membuka peluang pengembangan pertanian modern, seperti hortikultura berbasis greenhouse dan peternakan sistem close house, untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian serta peternakan.</p>
<p>“Dengan langkah tersebut, Pemkab Batang berharap komoditas pangan lokal tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berkontribusi di pasar global melalui ekspor yang berkelanjutan,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/09/kentang-dan-ubi-jalar-potensi-ekspor-pangan-kabupaten-batang">Kentang dan Ubi Jalar Potensi Ekspor Pangan Kabupaten Batang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komoditas Serat Alam VSF asal Indonesia Mampu Diekspor lagi ke Pasar India</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/31/komoditas-serat-alam-vsf-asal-indonesia-mampu-diekspor-lagi-ke-pasar-india</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 06:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[komoditas]]></category>
		<category><![CDATA[Serat]]></category>
		<category><![CDATA[Tekstil]]></category>
		<category><![CDATA[VSF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=504617</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Komoditas olahan serat alam  yaitu viscose staple fiber (VSF) asal Indonesia, kembali sukses masuk ke pasar di India. Sebelumnya, ekspor bahan baku tekstil tersebut mengalami kendala teknis pada akhir 2022. Produk yang digarap PT Asia Pacific Rayon akhirnya resmi memperoleh sertifikasi IS 17266:2019 Textiles Viscose Staple Fibers Quality Control Order (QCO) dari badan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/31/komoditas-serat-alam-vsf-asal-indonesia-mampu-diekspor-lagi-ke-pasar-india">Komoditas Serat Alam VSF asal Indonesia Mampu Diekspor lagi ke Pasar India</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> – Komoditas olahan serat alam  yaitu viscose staple fiber (VSF) asal Indonesia, kembali sukses masuk ke pasar di India. Sebelumnya, ekspor bahan baku tekstil tersebut mengalami kendala teknis pada akhir 2022.</p>
<p>Produk yang digarap PT Asia Pacific Rayon akhirnya resmi memperoleh sertifikasi IS 17266:2019 Textiles Viscose Staple Fibers Quality Control Order (QCO) dari badan standar India, yaitu Bureau of Indian Standards (BIS). Sertifikasi ini dikeluarkan pada 3 Juli 2025, yang akan berlaku hingga 3 Juli 2026.</p>
<p>Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengapresiasi upaya pemenuhan regulasi dari India yang menjadi tujuan ekspor produk tersebut. Pemerintah Indonesia, kata dia, turut memfasilitasi sebagai komitmen pengamanan akses pasar produk Indonesia di negara tujuan ekspor.</p>
<p>“Kementerian Perdagangan terus memperkuat pengamanan akses pasar agar hambatan teknis tidak menjadi penghalang bagi produk kita untuk menembus pasar global. Kami terus dorong pelaku usaha agar semakin siap menghadapi regulasi teknis di negara mitra dagang,” ujar Budi Santoso dalam keterangan tertulis, kementerian Perdagangan, pada pertengahan Oktober 2025.</p>
<p>Sejak akhir 2022, Kemendag melakukan upaya sinergi kementerian dan lembaga terkait di Indonesia, Kedutaan Besar RI New Delhi, India, dan Perutusan Tetap RI di Jenewa, Swiss terkait upaya sertifikasi tersebut. Pertemuan bilateral antara Kemendag dan Industri India serta konsultasi teknis dengan BIS juga dilakukan.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Tommy Andana, langkah-langkah itu membuahkan hasil dengan terbitnya lisensi BIS bagi eksportir Indonesia.</p>
<p>“Sertifikasi Ini merupakan capaian penting setelah lebih dari dua tahun hambatan ekspor akibat regulasi QCO India. Pemerintah Indonesia terus berkomitmen mengawal pelaku usaha nasional dalam menembus pasar ekspor, termasuk menghadapi hambatan teknis seperti ini,” katanya.</p>
<p>Direktur Pengamanan Perdagangan Kemendag, Reza Pahlevi Chairul berharap, keberhasilan sertifikasi kali ini dapat menjadi langkah awal pemulihan ekspor produk VSF Indonesia di pasar India. India merupakan pasar utama produk VSF Indonesia dan menjadi pendorong penguatan industri tekstil Indonesia.</p>
<p>“Kami akan terus berkoordinasi dengan pelaku usaha dan otoritas India agar hambatan teknis perdagangan tidak mengganggu kelancaran ekspor, khususnya komoditas strategis seperti VSF,” ucapnya.</p>
<p>Adapun, Head of PT Asia Pacific Rayon Aryo Oetomo, mengatakan, sertifikasi itu sebagai pencapaian sinergi pemerintah dengan pelaku usaha. Terutama, dalam mendukung PT Asia Pacific Rayon sebagai produsen VSF terintegrasi pertama di Asia dan berbasis di Pangkalan Kerinci, Riau.</p>
<p>“Kami terus berkomitmen mendukung pengembangan industri tekstil nasional dan memperluas akses ekspor melalui penyediaan produk VSF yang berkualitas berkelanjutan dan kompetitif di pasar global, khususnya ke India” katanya.</p>
<p>Sebagai informasi, nilai ekspor produk VSF Indonesia (HS 5504.10) ke India mencapai titik tertinggi pada 2022. Angkanya mencapai USD 110,72 juta. Akan tetapi, sejak pemberlakuan QCO pada 20 Maret 2023, ekspor Indonesia mengalami kendala teknis. Nilai ekspor VSF ke India tercatat hanya sebesar USD 14,03 juta pada 2024.</p>
<p>Pada tahun ini nilai ekspor diaebut menunjukkan tren positif. Kinerja pada periode Januari–Juni 2025 mencapai USD 8,41 juta. Atau naik 1,62 persen dibanding Januari–Juni 2024 yang sebesar USD 8,30 juta. (*)</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/31/komoditas-serat-alam-vsf-asal-indonesia-mampu-diekspor-lagi-ke-pasar-india">Komoditas Serat Alam VSF asal Indonesia Mampu Diekspor lagi ke Pasar India</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komoditas Rempah Asal Tegal Diminati Pasar India</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/24/komoditas-rempah-asal-tegal-diminati-pasar-india</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 07:40:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Rempah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=503347</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Komoditas rempah-rempah asal Tegal, Jawa Tengah, diminati pasar India. Produk itu diantaranya seperti kapulaga, pala, kayu manis, hingga jahe. Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Willy Indra Yunan, mengatakan, pangsa pasar rempah-rempah asal Jateng khususnya sudah merambah pasar ekspor ke India. &#8220;Potensi ekspornya kian menjanjikan  seiring permintaan pasar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/24/komoditas-rempah-asal-tegal-diminati-pasar-india">Komoditas Rempah Asal Tegal Diminati Pasar India</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Komoditas rempah-rempah asal Tegal, Jawa Tengah, diminati pasar India. Produk itu diantaranya seperti kapulaga, pala, kayu manis, hingga jahe.</p>
<p>Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Willy Indra Yunan, mengatakan, pangsa pasar rempah-rempah asal Jateng khususnya sudah merambah pasar ekspor ke India.</p>
<p>&#8220;Potensi ekspornya kian menjanjikan  seiring permintaan pasar yang semakin meningkat,&#8221; kata dia, belum lama ini.</p>
<p>Potensi ekspor rempah itu, menjadi peluang bagj petani untuk menggencarkan budidaya tanaman rempah-rempah. Diharapkan hasil produk petani lokal mampu berdaya  saing di pasar internasional.</p>
<p>Willy, mencontohkan, pada pekan pertama Oktober 2025, petugas karantina di Satuan Pelayanan Pelabuhan Tegal melakukan telag melakukan pemeriksaan terhadap produk rempah yang akan diekspor ke India.</p>
<p>Produk itu di antaranya 250 gram pala, 250 gram  kapulaga, 500 gram kayu manis, 500 gram jahe.</p>
<p>Dikatakan Willy, serangkalan tindakan karantina dilakukan untuk memastikan  produk tersebut bebas organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui komoditas  tersebut dalam kondisl bersih, kering, sehat, bebas  dari hama penyakit yang membahayakan.</p>
<p>Selanjutnya BKHIT menerbitkan Phytosanitary Certificate sebagal jaminan  diterima ke india.</p>
<p>&#8220;Kami  mendukung akselerasi dengan memastikan komoditas  yang akan dlekspor memenuhi standar keamanan dan  persyaratan kesehatan ke negara tujuan. Harapannya, komoditas Jawa Tengah akan makin dikenal di pasar internasional,&#8221; katanya. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/24/komoditas-rempah-asal-tegal-diminati-pasar-india">Komoditas Rempah Asal Tegal Diminati Pasar India</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nilai Perdagangan Indonesia-India Capai USD 15,76 Miliar, Investor India Diajak Perkuat Hubungan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/17/nilai-perdagangan-indonesia-india-capai-usd-1576-miliar-investor-india-diajak-perkuat-hubungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 06:56:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Santoso]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[impor]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[TEI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=501985</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABUPATEN TANGERANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI merilis nilai perdagangan antara Indonesia dan India mencapai USD 15,76 Miliar pada periode Januari-Agustus 2025. India menjadi tujuan ekspor ke-4 terbesar, dan sumber impor ke-10 terbesar bagi Indonesia. Rinciannya nilai ekspornya sebesar USD 12,59 miliar, dan impor USD 3,17 miliar. Adapun pada 2024, total perdagangan kedua negara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/17/nilai-perdagangan-indonesia-india-capai-usd-1576-miliar-investor-india-diajak-perkuat-hubungan">Nilai Perdagangan Indonesia-India Capai USD 15,76 Miliar, Investor India Diajak Perkuat Hubungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABUPATEN TANGERANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI merilis nilai perdagangan antara Indonesia dan India mencapai USD 15,76 Miliar pada periode Januari-Agustus 2025.</p>
<p>India menjadi tujuan ekspor ke-4 terbesar, dan sumber impor ke-10 terbesar bagi Indonesia. Rinciannya nilai ekspornya sebesar USD 12,59 miliar, dan impor USD 3,17 miliar.</p>
<p>Adapun pada 2024, total perdagangan kedua negara mencapai USD 26,07 miliar. Nilai ekspor Indonesia sebesar USD 20,38 miliar, dan impor sebesar USD 5,68 miliar.</p>
<p>Kemendag mendata, produk utama ekspor Indonesia ke India meliputi batu bara, minyak kelapa sawit dan turunannya. Kemudian baja nirkarat, konsentrat tembaga, serta perhiasan. Sementara impor utama Indonesia dari India yakni minyak olahan, kacang tanah, suku cadang kendaraan, dan produk otomotif.</p>
<p>Berkaca pada catatan tersebut, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengajak investor India untuk teruS menjajaki berbagai peluang kemitraan dengan Indonesia. Hal ini dalam upaya memperluas hubungan bilateral di sektor industri.</p>
<p>&#8220;Saya mendorong perusahaan dan investor India untuk menjajaki kemitraan dengan perusahaan-perusahaan Indonesia. Khususnya di bidang manufaktur, pengolahan makanan, dan industri hijau,” kata Budi saat menerima kunjungan delegasi buyer India, di sela-sela penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, 16 Oktober 2025.</p>
<p>Dalam pertemuan itu, beberapa asosiasi pengusaha asal India yang hadir di antaranya, Southern Gujarat Chamber of Commerce and Industry (SGCII), MSME Business Forum India, Goldfinch India Business Association, Halal India, dan Bangalore Furnitures Associations.</p>
<p>Sejumlah perusahaan besar India juga hadir di antaranya, seperti Godrej, Ashok Leyland dan industri besar lain yang bergerak di sektor komoditas pertanian, furnitur, dan industri kreatif.</p>
<p>Hadir pula Wakil Duta Besar RI New Delhi Yudho Sasongko, Konsulat Jenderal RI Mumbai Edy Wardoyo, Atase Perdagangan di New Delhi Mohamad Iqbal Djamil, dan Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Chennai Nugroho Priyo Pratomo.</p>
<p>Lebih lanjut, Budi mengatakan, pemerintah Indonesia berkomitmen terus mendorong penguatan kerja sama ekonomi dengan India. Pertemuan itu juga menjadi momentum penting penguatan hubungan perdagangan dan investasi kedua negara sebagai mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik.</p>
<p>“Kami berharap pertemuan ini dapat membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, investasi, dan kolaborasi industri antara kedua negara,” ucap Budi.</p>
<p>Sementara itu, delegasi investor India menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan TEI ke-40 yang dinilai berjalan sukses. Di mana diklaim telah mampu memberikan banyak peluang kemitraan.</p>
<p>Mereka menyatakan minatnya untuk menjalin kerja sama investasi dengan pelaku industri di dalam negeri. Terkhusus dalam memperluas akses pasar produk manufaktur. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain industri pengharum ruangan serta produk berbahan kertas. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/17/nilai-perdagangan-indonesia-india-capai-usd-1576-miliar-investor-india-diajak-perkuat-hubungan">Nilai Perdagangan Indonesia-India Capai USD 15,76 Miliar, Investor India Diajak Perkuat Hubungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Januari-Februari 2025, Ekspor Bonsai dari Jawa Tengah Capai Rp2,1 M</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/19/januari-februari-2025-ekspor-bonsai-dari-jawa-tengah-ke-eropa-capai-rp21-m</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 03:13:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Karantina]]></category>
		<category><![CDATA[Barantin]]></category>
		<category><![CDATA[Bonsai]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=461438</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jawa Tengah) mencatat adanya peningkatan ekspor bonsai sebanyak 245% pada periode Januari 2025 dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pada tahun 2024 periode Januari &#8211; Februari, ekspor bonsari dari Jawa Tengah mencapai 1.175 pohon atau senilai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/19/januari-februari-2025-ekspor-bonsai-dari-jawa-tengah-ke-eropa-capai-rp21-m">Januari-Februari 2025, Ekspor Bonsai dari Jawa Tengah Capai Rp2,1 M</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jawa Tengah) mencatat adanya peningkatan ekspor bonsai sebanyak 245% pada periode Januari 2025 dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p>Pada tahun 2024 periode Januari &#8211; Februari, ekspor bonsari dari Jawa Tengah mencapai 1.175 pohon atau senilai Rp1,5 miliar.</p>
<p style="text-align: left;">Kemudian ekspor periode Januari &#8211; Februari tahun 2025 mencapai 2.881 pohon atau meningkat 1.706 pohon dengan perkiraan nilainya mencapai Rp2,1 miliar.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh Sokhib, Kepala Karantina Jawa Tengah dalam siaran persnya di Semarang, Rabu, 17 Februari 2025.</p>
<p>Menurut Sokhib, selain kualitas bonsai yang unik, yang perlu diperhatikan dalam melakukan ekspor bonsai adalah komoditas yang dikirim harus sehat dan bebas hama penyakit.</p>
<p>&#8220;Karantina mengambil peran untuk menjamin bahwa bonsai yang dikirim itu memenuhi persyaratan phytosanitary dari negara tujuan, tidak mambawa hama dan penyakit,&#8221; kata dia.</p>
<p>Persyaratan phytosanitary atau kesehatan karantina tumbuhan menjadi hal yang wajib dipenuhi oleh eksportir agar komoditasnya bisa masuk ke negara tujuan ekspor.</p>
<p>Di antaranya, kondisi bebas dari hama dan penyakit atau dari kontaminasi lain yang tidak diperbolehkan.</p>
<p>Sokhib memerinci, untuk komoditas bonsai target Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantinanya (OPTK) yakmi Meloidogyne sp., Bemisia argentifolii dan Chaetanophothrips orchidii.</p>
<p>&#8220;Kalau kita lengah, dan tidak melakukan tindakan karantina dengan baik dan ditemukan oleh otoritas karantina negara tujuan, efeknya bisa banyak, salah satunya yakni penolakan produk dan terbitnya Notification of Non-Compliance (NNC),&#8221; ujar Sokhib.</p>
<p>Bila sampai diterbitkan NNC, maka akan ada kerugian dari sisi eksportir karena barangnya tidak dapat diterima di negara tujuan.</p>
<p>Akibat lainnya, kata dia,  di antaranya seperti penghentian eksportasi dan penurunan kepercayaan negara tujuan ekspor.</p>
<p>Sehingga, kata Sokhib, hal tersebut akan merugikan semua pelaku usaha dan pemerintah karena ekspornya terhambat.</p>
<p>Oleh karena itu, menurut Sokhib, sesuai arahan Kepala Barantin, Saha  M Panggabean, guna mendorong ekspor maka pihaknya juga mendorong pemeriksaan karantina dengan metode in line inspection.</p>
<p>Pemeriksaan karantina <em>in line inspection</em> merupakan proses karantina yang bersifat pro aktif.</p>
<p>&#8220;Di mana pemeriksaan karantina dapat dilalukan di tempat eksportir dari mulai penyiapan bahan hingga proses pemuatan, sehingga dapat mengoptimalkan tindakan karantina dan mengefisienkan distribusi logistik di pelabuhan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dari data sistem karantina yaitu Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology (BEST TRUST) Karantina Jawa Tengah, ekspor bonsai dari Jawa Tengah tersebut kini telah merambah ke berbagai negara seperti Belanda, Jerman, Italia, Dubai, Spanyol dan Perancis.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya bonsai, kita mendorong juga ekspor komoditas lain baik dari jumlahnya maupun negara tujuan ekspor baru,&#8221; kata Sokhib.</p>
<p><em>DA</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/19/januari-februari-2025-ekspor-bonsai-dari-jawa-tengah-ke-eropa-capai-rp21-m">Januari-Februari 2025, Ekspor Bonsai dari Jawa Tengah Capai Rp2,1 M</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nilai Ekspor Hasil Perikanan di Jawa Tengah Makin Positif, Capai 68 Ribu Ton pada 2023</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/19/nilai-ekspor-hasil-perikanan-di-jawa-tengah-makin-positif-capai-68-ribu-ton-pada-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 04:01:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[DKP]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Fendiawan Tiskiantoro]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kurniawan Priyo]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=426115</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Nilai ekspor hasil perikanan dari Jawa Tengah terus naik dalam tiga tahun terakhir sejak 2021-2023. Data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, hasil ekspor perikanan sempat pasang surut pada lima tahun terakhir. Pada 2019 capaian ekspor perikanan tinggi mencapai 67.100,49 ton, namun faktanya harus menyusut pada 2020 sebanyak 57.226,40 ton, kemudian pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/19/nilai-ekspor-hasil-perikanan-di-jawa-tengah-makin-positif-capai-68-ribu-ton-pada-2023">Nilai Ekspor Hasil Perikanan di Jawa Tengah Makin Positif, Capai 68 Ribu Ton pada 2023</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Nilai ekspor hasil perikanan dari Jawa Tengah terus naik dalam tiga tahun terakhir sejak 2021-2023.</p>
<p>Data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, hasil ekspor perikanan sempat pasang surut pada lima tahun terakhir.</p>
<p>Pada 2019 capaian ekspor perikanan tinggi mencapai 67.100,49 ton, namun faktanya harus menyusut pada 2020 sebanyak 57.226,40 ton, kemudian pada 2021 pada angka 52.580,80 ton.</p>
<p>Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah, Fendiawan Tiskiantoro menjelaskan, setelah 2021 grafik ekspor perikanan membaik dengan peningkatan yang konsisten.</p>
<p>Secara rinci, pada 2022 angka ekspor perikanan di Jawa Tengah mencapai 63.445,70 ton.  Nilainya juga semakin naik pada 2023 sebanyak 68.711,66 ton, bahkan melebihi capaian pada 2019.</p>
<p>“Komoditas yang masih favorit, ada cumi-cumi, daging rajungan, manyung, rajungan, surimi, tongkol, tuna, dan udang vaname,” kata dia, Kamis 19 Juli 2024.</p>
<p>Sebanyak delapan komoditas favorit ekspor dari Jawa Tengah tersebut menyumbang angka 26.649,36 ton dengan nilai lebih dari Rp2 triliun (Rp2.442.661.953.212).</p>
<p>Kepala Bidang Tangkap DKP Jawa Tengah, Kurniawan Priyo mengungkapkan, secara keseluruhan produksi perikanan di provinsi tersebut mencapai 396.084,32 ton pada 2023.</p>
<p>“Rinciannya hasil tangkap laut 368.057,62 ton, dan PUD (Perairan Umum Daratan) sebanyak 28.026,7 ton. Nilai rupiah dari angka itu sebesar Rp7,6 triliun (Rp7.675.442.466.338),” ujarnya merincikan.</p>
<p>Adapun capaian pada semester I 2024 dengan data pembaruan per 8 Juli 2024, capaian produksi mencapai 206.086,89 ton.</p>
<p>Nilai ekspor terbaru itu bila dirupiahkan potensinya mencapai Rp1,03 triliun (Rp1.036.362.553.706).</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/19/nilai-ekspor-hasil-perikanan-di-jawa-tengah-makin-positif-capai-68-ribu-ton-pada-2023">Nilai Ekspor Hasil Perikanan di Jawa Tengah Makin Positif, Capai 68 Ribu Ton pada 2023</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaku Usaha Batik dan Fesyen Kota Pekalongan Ikuti Pelatihan Ekspor</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/27/pelaku-usaha-batik-dan-fesyen-kota-pekalongan-ikuti-pelatihan-ekspor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 13:52:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=416421</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Pemkot menyelenggarakan pelatihan ekspor bagi puluhan pengusaha batik dan fesyen selama 3 hari, sejak 27-29 Mei 2024 di aula kantor Dindagkop-UKM setempat. Pelatihan ini dimaksudkan untuk mendukung peluang pasar baru di luar negeri bagi pelaku usaha. Pelatihan dibuka Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/27/pelaku-usaha-batik-dan-fesyen-kota-pekalongan-ikuti-pelatihan-ekspor">Pelaku Usaha Batik dan Fesyen Kota Pekalongan Ikuti Pelatihan Ekspor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Pemkot menyelenggarakan pelatihan ekspor bagi puluhan pengusaha batik dan fesyen selama 3 hari, sejak 27-29 Mei 2024 di aula kantor Dindagkop-UKM setempat. Pelatihan ini dimaksudkan untuk mendukung peluang pasar baru di luar negeri bagi pelaku usaha. Pelatihan dibuka Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono didampingi kepala bidang perdagangan, Fitria Yuliani Kartika.</p>
<p>Supriono menjelaskan, 30 UKM yang bergerak di bidang batik dan Fesyen dari kampung batik yang ada di Kota Pekalongan dilatih mengenai proses, regulasi, potensi pasar dan tuntutan produk yang diminta pasar global.</p>
<p>“Kegiatan ini tentunya menjadi hal positif, mendorong UKM terus bisa berinovasi karena tuntutan pasar global tidak gampang, tetapi jika dipelajari dengan baik tentunya bisa dilaksanakan dengan baik,” katanya.</p>
<p>Dikatakan Supriono selama 3 hari peserta akan didampingi 2 narasumber dari praktisi dan pelaku ekspor. Ia menambahkan bahwa produk hanya sebagai alat namun yang paling penting bagaimana pengusaha bisa mengetahui persis bagaimana seluk beluk ekspor.</p>
<p>Sementara itu, salah satu peserta sekaligus ketua paguyuban Kampung Batik Kauman, M. Husni Mubarok bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan ekspor.</p>
<p>“Ini menjadi hal baru untuk kami, mungkin ada beberapa dari peserta yang sudah melakukan ekspor cuman dalam skala belum banyak, pengiriman menggunakan ekspedisi biasa namun secara resmi legalisasi ada hal yang belum kita ketahui, harapan kita dapat mengetahui lebih dalam seluk beluk ekspor,” tuturnya.</p>
<p>Sudah menggeluti sektor batik selama 14 tahun, Husni berharap dengan adanya stimulan ini, pelaku usaha lebih membuka diri  dan berani untuk mulai menawarkan produk ke luar negeri, yang selama ini hanya berkutat di domestik.</p>
<p>“Saya memulai usaha mulai dari skala kecil setelah lulus sekolah, jadi tidak ingin berjalan di tempat, saya ingin membuat terobosan baru, tentunya banyak hal baru yang akan saya dapat disini karena ini merupakan kali pertama mengikuti pelatihan. Batik tidak hanya berbicara tentang ekonomi namun juga ada sisi warisan budaya yang harus kita pertahankan sampai nanti,” tutupnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/27/pelaku-usaha-batik-dan-fesyen-kota-pekalongan-ikuti-pelatihan-ekspor">Pelaku Usaha Batik dan Fesyen Kota Pekalongan Ikuti Pelatihan Ekspor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengusaha Tegal Cetuskan Proses Pembuatan Sarung Tenun Halal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/09/25/pengusaha-tegal-cetuskan-proses-pembuatan-sarung-tenun-halal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2023 00:30:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Halal]]></category>
		<category><![CDATA[sarung]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=369732</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Biasanya sertifikat halal untuk jenis makanan dan minuman. Pengusaha asal Tegal, mencetuskan agar sertifikat halal diterapkan untuk produksi sarung. &#8220;Saya lagi mengembangkan untuk semua proses pembuatan sarung adalah halal,&#8221; terang pengusaha sarung asal Tegal, Jamaludin Ali Alkatiri, saat menjadi pembicara pada Festival Ekonomi Syariah di Rita Mall Kota Tegal, Minggu (24/9/2023). Selain [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/25/pengusaha-tegal-cetuskan-proses-pembuatan-sarung-tenun-halal">Pengusaha Tegal Cetuskan Proses Pembuatan Sarung Tenun Halal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Biasanya sertifikat halal untuk jenis makanan dan minuman. Pengusaha asal Tegal, mencetuskan agar sertifikat halal diterapkan untuk produksi sarung. &#8220;Saya lagi mengembangkan untuk semua proses pembuatan sarung adalah halal,&#8221; terang pengusaha sarung asal Tegal, Jamaludin Ali Alkatiri, saat menjadi pembicara pada Festival Ekonomi Syariah di Rita Mall Kota Tegal, Minggu (24/9/2023).</div>
<div></div>
<div>Selain mengekspor sarung Jamaludin saat ini juga melakukan ekspor makan ringan asal Tegal. &#8220;Saya ingin mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah di daerah khususnya di wilayah Karesidenan Pekalongan. Kebetulan saat ini berkumpulnya UKM unggulan binaan Bank Indonesia dalam acara Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di Rita Mall Kota Tegal,&#8221; ungkapnya.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Kita ekspor bukan hanya tekstil, bulan yang lalu kita sudah mulai ekspor ada bawang goreng, emping, dan sayuran. Kita bikin badan khusus untuk ekspor menggunakan cold storage,&#8221; kata Jamaludin.</div>
<div></div>
<div>Menurutnya, ini adalah pengembangan ke depan untuk produk makan yang ada di wilayah Tegal dan sekitarnya. &#8220;Saya tidak akan mengubah merk asli dari pelaku UKM. Biar tetap memakai merk kebanggaan miliknya masing-masing seperti kacang klitik, pilus, dan makanan khas daerah,&#8221; ujarnya.</div>
<div></div>
<div>Dia menambahkan, saat ini permintaan sudah dari berbagai negara. &#8220;Awal-awal ekspor ke sejumlah negara, sebelum mereka minta, kita kasih contoh. Misalnya mereka beli sarung, kita kasih bonus emping, dan besok nya ternyata mereka beli emping.&#8221;</div>
<div></div>
<div>Ekspor ke Dubai dan Saudi dilakukan tiap bulan, nanti dikembangkan ke negara-negara Afrika. Saat ini pihaknya sudah mendapat izin ekspor makanan, sayuran ke Dubai dan Saudi. Menurut Jamal yang paling berat mengurus perizinan dan berjuang masuk ke Saudi. Tahu sendiri berapa jumlah orang yang naik haji.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Saya lihat hasil UMKM semua bagus. Seperti kripik singkong ada 12 varian. Saya usahakan orang naik haji mendapatkan oleh-oleh kripik singkong,&#8221; tutup Jamal.</div>
<div></div>
<div><strong>Sutrisno</strong></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/25/pengusaha-tegal-cetuskan-proses-pembuatan-sarung-tenun-halal">Pengusaha Tegal Cetuskan Proses Pembuatan Sarung Tenun Halal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>