<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekonomi kreatif Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/ekonomi-kreatif/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 08:20:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>ekonomi kreatif Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bank Jakarta Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan Inklusi Keuangan Digital</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/06/bank-jakarta-dukung-pertumbuhan-ekonomi-kreatif-dan-inklusi-keuangan-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 08:20:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur utama]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Inklusi Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Surakarta]]></category>
		<category><![CDATA[partisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Suaraga Solo 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Balekambang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=567990</guid>

					<description><![CDATA[<p>SOLO (SUARABARU.ID)&#8211; Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo mengatakan, partisipasinya dalam acara Suaraga Solo 2026, merupakan bagian dari upaya perseroan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, dan memperluas inklusi keuangan digital di berbagai daerah. Dalam event Suaraga Solo 2026 itu, Bank Jakarta turut mendukung penyelenggaraan sebagai Official Bank Partner, dalam ajang yang digelar pada Sabtu-Minggu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/06/bank-jakarta-dukung-pertumbuhan-ekonomi-kreatif-dan-inklusi-keuangan-digital">Bank Jakarta Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan Inklusi Keuangan Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SOLO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo mengatakan, partisipasinya dalam acara Suaraga Solo 2026, merupakan bagian dari upaya perseroan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, dan memperluas inklusi keuangan digital di berbagai daerah.</p>
<p>Dalam event Suaraga Solo 2026 itu, Bank Jakarta turut mendukung penyelenggaraan sebagai Official Bank Partner, dalam ajang yang digelar pada Sabtu-Minggu (4-5/7/2026), di Taman Balekambang, Kota Surakarta.</p>
<p>Bank Jakarta melihat, Suaraga Solo 2026 bukan hanya sebagai sebuah festival, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi antara kreativitas, budaya, komunitas serta semangat hidup sehat dalam satu ekosistem yang produktif.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/pertahankan-capaian-kinerja-kadiv-yankum-tekankan-disiplin-hingga-komunikasi">Pertahankan Capaian Kinerja, Kadiv Yankum Tekankan Disiplin hingga Komunikasi</a></strong></p>
<p>&#8221;Melalui dukungan ini, kami ingin menghadirkan kemudahan transaksi digital, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang modern, aman, dan inklusif,&#8221; ujar Agus, usai acara pembukaan.</p>
<p>Ditambahkan dia dalam keterangan tertulisnya, keterlibatan Bank Jakarta dalam kegiatan ini, juga sejalan dengan strategi perusahaan, untuk memperkuat penetrasi bisnis dan meningkatkan brand awareness di berbagai kota di Indonesia, termasuk Surakarta, yang memiliki pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata cukup pesat.</p>
<p>Selain itu, Bank Jakarta juga menghadirkan berbagai layanan dan program perbankan melalui booth aktivasi, selama acara berlangsung. Mulai dari pembukaan rekening, aktivasi layanan digital JakOne Mobile, aktivasi kartu Debit Visa Bank Jakarta, hingga pengenalan berbagai produk dan layanan perbankan, baik konvensional maupun syariah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/gelar-aksi-merawat-bumi-di-ngadirejo-sumanto-minta-pohon-yang-ditanam-tak-dijadikan-bonsai">Gelar Aksi Merawat Bumi di Ngadirejo, Sumanto Minta Pohon yang Ditanam Tak Dijadikan Bonsai</a></strong></p>
<p>Sebagai Official Bank Partner, Bank Jakarta juga memperoleh kesempatan untuk memperkuat interaksi dengan masyarakat, melalui berbagai aktivitas promosi dan edukasi keuangan selama penyelenggaraan acara. Sekaligus mendukung digitalisasi transaksi pada pelaku UMKM dan tenant, yang berpartisipasi dalam festival.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menambahkan, kolaborasi dengan penyelenggara Suaraga Solo 2026, merupakan bagian dari komitmennya dalam mendukung kegiatan yang memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.</p>
<p>Pihaknya meyakini, sinergi antara sektor perbankan, industri kreatif, komunitas, dan pemerintah daerah, akan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/06/pelantikan-raya-fatayat-nu-bangsri-ratusan-kader-siap-wujudkan-organisasi-perempuan-mandiri-dan-digdaya">Pelantikan Raya Fatayat NU Bangsri, Ratusan Kader Siap Wujudkan Organisasi Perempuan Mandiri dan Digdaya</a></strong></p>
<p>&#8221;Melalui dukungan pada Suaraga Solo 2026, Bank Jakarta berharap dapat berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, memperkuat budaya transaksi non tunai, serta memperluas literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat,&#8221; tukas dia.</p>
<p>Suaraga Solo 2026 sendiri merupakan festival yang memadukan konsep wellness tourism, musik, budaya, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan komunitas dalam satu pengalaman terpadu.</p>
<p>Mengusung semangat &#8216;The Wellness City of Java&#8217;, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas, mulai dari yoga, pilates, cycling experience, wellness workshop, music experience, creative market, hingga aktivasi komunitas yang melibatkan masyarakat secara luas.</p>
<p>Melalui partisipasi itu, Bank Jakarta memperkuat ekosistem pembayaran digital selama pelaksanaan acara, melalui pemanfaatan QRIS dan Electronic Data Capture (EDC) Bank Jakarta, sebagai sarana transaksi bagi pengunjung maupun pelaku UMKM.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/06/bank-jakarta-dukung-pertumbuhan-ekonomi-kreatif-dan-inklusi-keuangan-digital">Bank Jakarta Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan Inklusi Keuangan Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meriah! Ajang Semarak KaTa Kreatif Jadi Magnet Pelaku UMKM Jawa Tengah di Grobogan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/18/meriah-ajang-semarak-kata-kreatif-jadi-magnet-pelaku-umkm-jawa-tengah-di-grobogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 09:36:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Semarak KaTa Kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554639</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Semarak KaTa Kreatif menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah, untuk memperluas jaringan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan Semarak KaTa Kreatif di Grobogan ini menghadirkan berbagai pelaku UMKM dan ekonomi kreatif Jawa Tengah dalam satu ruang kolaborasi yang mempertemukan ide, produk, serta peluang baru bagi pengembangan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/18/meriah-ajang-semarak-kata-kreatif-jadi-magnet-pelaku-umkm-jawa-tengah-di-grobogan">Meriah! Ajang Semarak KaTa Kreatif Jadi Magnet Pelaku UMKM Jawa Tengah di Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Semarak KaTa Kreatif menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah, untuk memperluas jaringan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>Kegiatan Semarak KaTa Kreatif di Grobogan ini menghadirkan berbagai pelaku UMKM dan ekonomi kreatif Jawa Tengah dalam satu ruang kolaborasi yang mempertemukan ide, produk, serta peluang baru bagi pengembangan usaha.</p>
<p>Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memang membutuhkan ruang untuk saling terhubung. Melalui kegiatan ini, berbagai potensi lokal dipertemukan dalam satu wadah yang produktif.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/18/menteri-agama-ri-membaca-bisa-membuka-jendela-dunia">Menteri Agama RI : Membaca Bisa Membuka Jendela Dunia</a></strong></h6>
<p>Semarak KaTa Kreatif (Kabupaten/Kota Kreatif) hadir sebagai ajang strategis yang tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga mempertemukan pelaku ekonomi kreatif, akademisi, bisnis, hingga komunitas.</p>
<p>Bupati Grobogan Setyo Hadi menghadiri langsung kegiatan Semarak KaTa Kreatif Jawa Tengah dan Festival Kuliner Kabupaten Grobogan yang digelar di Alun-Alun Purwodadi, Sabtu (18/4/2026).</p>
<p>Ia datang didampingi Wakil Bupati H Sugeng Prasetyo dalam kegiatan yang menyedot perhatian masyarakat tersebut.</p>
<p>Acara ini menghadirkan pelaku usaha dari berbagai daerah yang membuka kesempatan interaksi langsung dengan pengunjung.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi perkembangan pelaku usaha.</p>
<p>“Kegiatan ini bukan sekadar ajang pameran, tapi juga menjadi ruang silaturahmi, ruang berbagi inspirasi, dan tentunya ruang untuk saling belajar antar pelaku UMKM dan ekonomi kreatif,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Setyo Hadi, para UMKM memiliki peran vital sebagai tulang punggung perekonomian daerah.</p>
<p>Ia menilai penguatan sektor ini perlu terus dilakukan melalui kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha secara langsung.</p>
<p>“Saya berharap UMKM kita semakin naik kelas, semakin dikenal luas, dan tentunya semakin bisa menghadapi perubahan dan perkembangan zaman,” lanjutnya.</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan sekitar 30 stan produk unggulan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.</p>
<p>Selain itu, terdapat pula 40 stan kuliner khas Grobogan yang turut meramaikan suasana. Bupati menekankan bahwa momentum ini tidak hanya dimanfaatkan untuk berjualan.</p>
<p>Bupati Grobogan Setyo Hadi mendorong pelaku usaha untuk memperluas jejaring dan membuka peluang kerja sama baru.</p>
<p>“Mari kita ramaikan kegiatan ini. Datang, belanja, dan dukung produk lokal kita sendiri. Karena dengan membeli produk UMKM, kita ikut membantu perekonomian daerah,” katanya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/17/grand-final-ideal-jakarta-lavani-lawan-bhayangkara-presisi-di-proliga-2026">Grand Final Ideal, Jakarta LavAni Lawan Bhayangkara Presisi di Proliga 2026</a></strong></h6>
<p>Bupati Setyo Hadi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung produk lokal.</p>
<p>Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara tidak hanya diukur dari pelaksanaannya, tetapi juga dari kondisi lingkungan setelah kegiatan selesai.</p>
<p>Usai pembukaan, Bupati bersama Wakil Bupati langsung meninjau sejumlah stan yang ada. Terlihat adanya dialog dengan para pelaku usaha dan melihat langsung produk yang dipamerkan.</p>
<p>Sekretaris Daerah Grobogan, Anang Armunanto, turut mendampingi dalam peninjauan tersebut. Anang menyempatkan diri mencicipi Dawet Bayat dan Wedang Coro khas Demak sambil memberikan apresiasi kepada peserta.</p>
<p>Rangkaian Semarak KaTa Kreatif Jawa Tengah 2026 di Grobogan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/17/mulai-wfh-atau-ke-kantor-menggunakan-sepeda-pancal">Mulai WFH atau ke Kantor Menggunakan Sepeda Pancal</a></strong></h6>
<p>Berbagai agenda digelar dalam kegiatan ini, seperti lomba kuliner, pertunjukan seni dan musik, sarasehan ekonomi kreatif, hingga Grobogan Night Carnival.</p>
<p>Kegiatan Semarak KaTa Kreatif ini diharapkan mampu memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah, khususnya di Grobogan, melalui kolaborasi yang berkelanjutan.</p>
<p>Dengan adanya Semarak KaTa Kreatif, pelaku UMKM di Jawa Tengah dan Grobogan diharapkan tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga mampu membangun jejaring kuat dalam ekosistem ekonomi kreatif.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/18/meriah-ajang-semarak-kata-kreatif-jadi-magnet-pelaku-umkm-jawa-tengah-di-grobogan">Meriah! Ajang Semarak KaTa Kreatif Jadi Magnet Pelaku UMKM Jawa Tengah di Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UCAC Beri Pembekalan 596 Calon Wisudawan USM</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/26/ucac-beri-pembekalan-596-calon-wisudawan-usm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 11:36:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Apindo Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium Ir Widjatmoko]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Pembekalan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[USM Career and Alumni Center]]></category>
		<category><![CDATA[Wisudawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=492809</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; USM Career and Alumni Center (UCAC), belum lama ini menggelar pembekalan bagi para calon wisudawan, di Auditorium Ir Widjatmoko. Kegiatan yang diikuti 596 calon wisudawan itu, menghadirkan narasumber Wakabidang Ekonomi Kreatif UMKM Apindo Jateng, Dr Nani Kasidah, Camat Semarang Barat Eli Asmara, dan HRBPR Artomoro Semarang, Tedi Arianto. Ketua Panitia, Guru Mulia Widayat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/26/ucac-beri-pembekalan-596-calon-wisudawan-usm">UCAC Beri Pembekalan 596 Calon Wisudawan USM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; USM Career and Alumni Center (UCAC), belum lama ini menggelar pembekalan bagi para calon wisudawan, di Auditorium Ir Widjatmoko.</p>
<p>Kegiatan yang diikuti 596 calon wisudawan itu, menghadirkan narasumber Wakabidang Ekonomi Kreatif UMKM Apindo Jateng, Dr Nani Kasidah, Camat Semarang Barat Eli Asmara, dan HRBPR Artomoro Semarang, Tedi Arianto.</p>
<p>Ketua Panitia, Guru Mulia Widayat SE MM mengatakan, tujuan kegiatan ini, agar para calon wisudawan mampu menunjukkan kontribusinya kepada masyarakat, dengan mengamalkan ilmu yang telah didapat di USM.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/26/pascasarjana-usm-lepas-57-calon-wisudawan">Pascasarjana USM Lepas 57 Calon Wisudawan</a></strong></p>
<p>Dia berharap, calon wisudawan USM dapat memberikan impact yang positif, terhadap hal-hal yang sudah dipelajari di bangku kuliah. &#8221;Selain itu, nantinya akan memberikan sumbangsih kepada dunia pekerjaan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Camat Semarang Barat, Eli Asmara menyatakan, sebagai lulusan yang memiliki pola pikir yang sudah matang, dapat menjadi contoh di masyarakat melalui pemberdayaan di lingkungan masyarakat.</p>
<p>&#8221;Teruslah menjadi pengaruh baik bagi lingkungan. Sekecil apapun, mulai dari lingkungan rumah, keluarga, tempat kerja, organisasi dan lain-lain. Pertahankan dan pelihara idealisme, sehingga idealisme ini bisa menjadi prinsip sifat yang nantinya harus disesuaikan juga dengan dinamika kehiadupan yang ada,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/26/ucac-beri-pembekalan-596-calon-wisudawan-usm">UCAC Beri Pembekalan 596 Calon Wisudawan USM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inovasi Desa Cerdas, Upaya Menggerakkan Sentra Bordir Padurenan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/31/desa-cerdas-bordir-umk-padurenan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 12:20:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bordir Padurenan]]></category>
		<category><![CDATA[budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[desa cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cerdas Bordir]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[HIMATIKA UMK]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi desa]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan gebog]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa UMK]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[PPK Ormawa]]></category>
		<category><![CDATA[sentra bordir Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[UMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=487741</guid>

					<description><![CDATA[<p>Program ini bertujuan menghidupkan kembali identitas Padurenan sebagai desa sentra bordir sekaligus memberdayakan pemuda untuk terlibat aktif dalam pengembangan potensi lokal.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/31/desa-cerdas-bordir-umk-padurenan">Inovasi Desa Cerdas, Upaya Menggerakkan Sentra Bordir Padurenan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Universitas Muria Kudus (UMK) melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) menghadirkan inisiatif “Desa Cerdas Bordir” untuk menggerakkan kembali semangat usaha bordir di Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.</p>
<p>Program ini bertujuan menghidupkan kembali identitas Padurenan sebagai desa sentra bordir sekaligus memberdayakan pemuda untuk terlibat aktif dalam pengembangan potensi lokal.</p>
<p>Wakil Rektor III UMK, Prof. Dr. Ir. Sugeng Slamet, S.T., M.T., IPM, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam program ini. “PPK Ormawa bukan hanya bentuk pengabdian, tetapi juga ruang pembelajaran kepemimpinan nyata. Kami percaya, kontribusi HIMATIKA akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan di Padurenan,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).</p>
<p>Kepala Desa Padurenan, Thoni Hermawan, menyampaikan bahwa minat generasi muda terhadap usaha bordir mengalami penurunan. “Kami berharap kehadiran tim PPK Ormawa HIMATIKA dapat memberikan semangat baru, khususnya bagi generasi muda. Saat ini, minat pemuda terhadap usaha bordir cenderung menurun. Salah satu penyebabnya adalah proses produksi yang masih menggunakan mesin bordir manual, sehingga membutuhkan waktu lama dalam menyelesaikan satu pesanan. Hal ini membuat usaha bordir dinilai kurang praktis dan kurang menjanjikan oleh anak-anak muda,” ungkapnya.</p>
<p>Ketua Tim PPK Ormawa HIMATIKA UMK, Qorri Aina Putri, mahasiswa Pendidikan Matematika, menyatakan bahwa pihaknya ingin mengembalikan citra bordir sebagai sektor yang menjanjikan, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga sebagai warisan budaya. “Kami ingin bordir tidak hanya dilihat sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai peluang masa depan. Melalui pelatihan, pendampingan, dan inovasi teknologi, kami ingin menjadikan Padurenan sebagai desa cerdas dalam memaksimalkan potensi bordirnya,” jelasnya.</p>
<p>Sebagai bentuk implementasi program, tim HIMATIKA menginisiasi lima “Pojok Bordir” yang tersebar di berbagai titik strategis di desa. Setiap pojok akan menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi pemuda desa, mulai dari pelatihan desain, digitalisasi proses produksi, hingga strategi pemasaran berbasis teknologi. Program ini akan berlangsung selama empat bulan sejak di terjunkan pada Juli 2025.</p>
<p>Dengan semangat kolaboratif dan pendekatan berbasis inovasi, HIMATIKA UMK berharap program ini mampu menjadi pemantik kebangkitan Padurenan sebagai sentra bordir unggulan yang kembali diminati generasi muda.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/31/desa-cerdas-bordir-umk-padurenan">Inovasi Desa Cerdas, Upaya Menggerakkan Sentra Bordir Padurenan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen FTIK USM Beri Pelatihan Pemanfaatan AI pada Guru SMA Masehi 2 PSAK</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/16/dosen-ftik-usm-beri-pelatihan-pemanfaatan-ai-pada-guru-sma-masehi-2-psak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 11:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Masehi 2 PSAK]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=474753</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sebanyak 20 guru SMA Masehi 2 PSAK Semarang, mengikuti seminar dan pelatihan peningkatan kemampuan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), untuk administrasi dan pembelajaran. Kegiatan itu dilaksanakan di Laboratorium Ekonomi Kreatif SMA Masehi 2 PSAK, Rabu (15/5/2025). Kegiatan itu menghadirkan empat dosen dari Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) sebagai narasumber. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/16/dosen-ftik-usm-beri-pelatihan-pemanfaatan-ai-pada-guru-sma-masehi-2-psak">Dosen FTIK USM Beri Pelatihan Pemanfaatan AI pada Guru SMA Masehi 2 PSAK</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sebanyak 20 guru SMA Masehi 2 PSAK Semarang, mengikuti seminar dan pelatihan peningkatan kemampuan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), untuk administrasi dan pembelajaran. Kegiatan itu dilaksanakan di Laboratorium Ekonomi Kreatif SMA Masehi 2 PSAK, Rabu (15/5/2025).</p>
<p>Kegiatan itu menghadirkan empat dosen dari Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) sebagai narasumber. Mereka adalah Dr April Firman Daru MKom, Alauddin Maulana Hirzan MKom, Nurtriana Hidayati MKom, dan Agus Hartanto MKom.</p>
<p>Kepala SMA Masehi 2 PSAK, Netty Anthonetha Suatan SSi dalam sambutannya mengatakan, pelatihan ini mampu memberikan manfaat nyata bagi para guru.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/16/kaprodi-mh-usm-luncurkan-buku-hukum-konstitusi-di-indonesia">Kaprodi MH USM Luncurkan Buku Hukum Konstitusi di Indonesia</a></strong></p>
<p>&#8221;Saya berharap, pelatihan ini mampu memperluas wawasan dan keterampilan guru-guru kami, dalam memanfaatkan teknologi, khususnya AI. Hal ini untuk menunjang tugas-tugas administrasi maupun kegiatan pembelajaran,&#8221; ujar Netty.</p>
<p>Pelatihan dibuka dengan materi mengenai perkembangan kecerdasan buatan, yang disampaikan Dr April Firman Daru. Dalam paparannya Firman menjelaskan, bagaimana AI telah berkembang pesat, dan mulai diadopsi di berbagai bidang, termasuk pendidikan.</p>
<p>Adapun Nurtriana Hidayati mengulas tentang manfaat AI bagi guru dan dunia pendidikan secara umum. Dia menekankan, AI dapat membantu guru dalam menyusun rencana pembelajaran, evaluasi siswa, hingga pengelolaan data akademik secara lebih efisien.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/16/konflik-koni-kudus-paw-dikaji-ulang">Kisruh KONI Kudus Berakhir Damai! Ini Keputusan Mengejutkan dari KONI Jateng</a></strong></p>
<p>&#8221;Sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik &#8216;Berkreasi dengan Generative AI&#8217;, yang dibawakan Alauddin Maulana Hirzan. Para guru diajak mencoba langsung berbagai platform AI generatif, yang dapat menghasilkan teks, gambar, hingga materi ajar interaktif,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Agus Hartanto menyoroti pentingnya pemahaman tentang bentuk output AI yang beragam, mulai dari teks, gambar, audio hingga video. &#8221;Yang paling utama dalam penggunaan AI adalah, kemampuan menulis perintah (prompt) secara rinci dan tepat. Tanpa itu, hasil yang diperoleh tidak akan optimal,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Para guru pun antusias mengikuti kegiatan itu. Mereka aktif bertanya tentang cara penerapan AI dalam tugas keseharian, seperti penyusunan perangkat ajar, pembuatan soal, serta media pembelajaran yang menarik dan interaktif.</p>
<p>Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi terbuka. Para peserta membagikan pengalaman dan ide terkait pemanfaatan teknologi dalam proses mengajar. Pelatihan ini menjadi langkah awal SMA Masehi 2 PSAK, dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya di era digital saat ini.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/16/dosen-ftik-usm-beri-pelatihan-pemanfaatan-ai-pada-guru-sma-masehi-2-psak">Dosen FTIK USM Beri Pelatihan Pemanfaatan AI pada Guru SMA Masehi 2 PSAK</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Industri Event dan Ekonomi Kreatif: Backstagers Indonesia Dorong Pemerintah Daerah Lebih Berpihak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/27/industri-event-dan-ekonomi-kreatif-backstagers-indonesia-dorong-pemerintah-daerah-lebih-berpihak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 12:58:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Backstagers Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dorong]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Event]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=463009</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Industri event telah terbukti sebagai sektor yang mampu memberikan dampak ekonomi luas. Tidak hanya dalam skala nasional, namun juga di tingkat daerah. Dalam pelantikan kepengurusan baru, Backstagers Indonesia menegaskan perlunya kebijakan yang lebih berpihak pada industri event, guna mengoptimalkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi. Ketua Umum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana, menegaskan, event bukanlah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/27/industri-event-dan-ekonomi-kreatif-backstagers-indonesia-dorong-pemerintah-daerah-lebih-berpihak">Industri Event dan Ekonomi Kreatif: Backstagers Indonesia Dorong Pemerintah Daerah Lebih Berpihak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Industri event telah terbukti sebagai sektor yang mampu memberikan dampak ekonomi luas. Tidak hanya dalam skala nasional, namun juga di tingkat daerah.</p>
<p>Dalam pelantikan kepengurusan baru, Backstagers Indonesia menegaskan perlunya kebijakan yang lebih berpihak pada industri event, guna mengoptimalkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Ketua Umum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana, menegaskan, event bukanlah sekadar pengeluaran, melainkan investasi yang mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi.</p>
<p>&#8220;Setiap satu rupiah yang diinvestasikan dalam event mampu menghasilkan dampak ekonomi sebesar 2,6 kali lipat di daerah penyelenggaraannya. Industri kreatif juga telah menyerap 278 ribu tenaga kerja dan berkontribusi Rp120 triliun terhadap PDB nasional,&#8221; ujarnya, Kamis (27/2/2025).</p>
<p>Namun, masih banyak pemerintah daerah yang belum melihat industri event sebagai peluang strategis. &#8220;Jangan melihat para pegiat ekonomi kreatif sebagai beban, tetapi sebagai mitra strategis dalam membangun daerah,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Saat ini, Backstagers Indonesia telah memiliki perwakilan di 24 provinsi yang siap menjadi jembatan komunikasi antara pelaku event dan pemerintah daerah.</p>
<p>Dengan kolaborasi yang lebih kuat, diharapkan regulasi yang lebih mendukung dapat diterapkan, sehingga industri event dapat berkembang secara berkelanjutan dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah.</p>
<p>Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung industri event. &#8220;Dengan kebijakan yang tepat, industri event bisa menjadi sektor unggulan yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dengan kepengurusan baru yang lebih solid dan komitmen terhadap riset serta standarisasi, Backstagers Indonesia optimis mampu menjadi mitra utama dalam membangun industri event yang lebih profesional, berdaya saing tinggi, dan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia.</p>
<p><strong>Ning S</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/27/industri-event-dan-ekonomi-kreatif-backstagers-indonesia-dorong-pemerintah-daerah-lebih-berpihak">Industri Event dan Ekonomi Kreatif: Backstagers Indonesia Dorong Pemerintah Daerah Lebih Berpihak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Workshop Kata Kreatif di Semarang, Sandiaga Uno Beri Motivasi pada Pelaku Ekraf</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/12/workshop-kata-kreatif-di-semarang-sandiaga-uno-beri-motivasi-pada-pelaku-ekraf-ekraf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 06:11:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[kata-kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=435760</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengunjungi Kota Semarang untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada para pelaku ekonomi kreatif, Kamis 12 September 2024. Dalam Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia, Menparekraf menegaskan pentingnya peran fesyen sebagai sub-sektor unggulan ekonomi kreatif di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/12/workshop-kata-kreatif-di-semarang-sandiaga-uno-beri-motivasi-pada-pelaku-ekraf-ekraf">Workshop Kata Kreatif di Semarang, Sandiaga Uno Beri Motivasi pada Pelaku Ekraf</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengunjungi Kota Semarang untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada para pelaku ekonomi kreatif, Kamis 12 September 2024.</p>
<p>Dalam Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia, Menparekraf menegaskan pentingnya peran fesyen sebagai sub-sektor unggulan ekonomi kreatif di Semarang yang mampu menggerakkan subsektor lainnya seperti kuliner, kriya, film, fesyen, dan ekonomi kreatif lainnya.</p>
<p>&#8220;Dengan fesyen sebagai penggerak utama, kami berharap adanya kolaborasi lintas subsektor yang semakin memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Semarang. Fesyen dapat menjadi ujung tombak yang juga mengangkat sektor kuliner, kriya, dan pariwisata melalui sinergi kreatif,&#8221; katanya.</p>
<p>Kota Semarang sendiri telah ditetapkan sebagai Kabupaten/Kota Kreatif pada tahun 2021, dengan sub-sektor unggulan fesyen. Namun, hingga saat ini, Kota Semarang belum mengusulkan ikut seleksi UNESCO Creative Cities Network (UCCN).</p>
<p>Hal ini tentunya menjadi kesempatan bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Semarang untuk lebih memperkuat potensi lokal dan mengembangkan kreativitasnya agar bisa dapat bersaing lebih di tingkat global.</p>
<p>Dengan kekayaan budaya dan sejarah Kota Semarang menjadi inspirasi dalam berbagai produk kreatif. Kampung Batik Semarang misalnya, tidak hanya melestarikan warisan budaya melalui produk batik, tetapi juga mengintegrasikan elemen fesyen modern yang menarik perhatian pasar lokal maupun global.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/12/workshop-kata-kreatif-di-semarang-sandiaga-uno-beri-motivasi-pada-pelaku-ekraf-ekraf">Workshop Kata Kreatif di Semarang, Sandiaga Uno Beri Motivasi pada Pelaku Ekraf</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Workshop Ekosistem Ekraf; Percuma Ada Kekayaan Intelektual tetapi Tak Hasilkan Uang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/18/workshop-ekosistem-ekraf-percuma-ada-kekayaan-intelektual-tetapi-tak-hasilkan-uang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Aug 2024 05:37:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Barekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Sabartua Tampubolong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=431481</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) – Dr Sabartua Tampubolon, Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif Kemenparekraf/Badan Ekraf mengatakan, ekosistem ekonomi kreatif harus memenuhi delapan poin. Kedelapan poin yang dimaksud adalah adanya riset tentang ekonomi kreatif (ekraf), pendidikan yang memadai, pendanaan dan pembiayaan, dan ketersediaan infrastuktur. “Lalu ada sistem pemasaran, pemberian insentif, fasilitasi kekayaan intelktual, dan perlindungan hasil kreativitas,” [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/18/workshop-ekosistem-ekraf-percuma-ada-kekayaan-intelektual-tetapi-tak-hasilkan-uang">Workshop Ekosistem Ekraf; Percuma Ada Kekayaan Intelektual tetapi Tak Hasilkan Uang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID) – </strong>Dr Sabartua Tampubolon, Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif Kemenparekraf/Badan Ekraf mengatakan, ekosistem ekonomi kreatif harus memenuhi delapan poin.</p>
<p>Kedelapan poin yang dimaksud adalah adanya riset tentang ekonomi kreatif (ekraf), pendidikan yang memadai, pendanaan dan pembiayaan, dan ketersediaan infrastuktur.</p>
<p>“Lalu ada sistem pemasaran, pemberian insentif, fasilitasi kekayaan intelktual, dan perlindungan hasil kreativitas,” kata Sabartua Tampubolon saat berbicara di depan peserta Workshop Ekosistem ekonomi Kreatif yang diselenggarakan Kemenparekraf/Bekraf bersama Dinas kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jateng di Hotel Grand Wahid, Salatiga, Jumat (16/8/2024).</p>
<p>Dikatakan, riset serius yang dilakukan untuk ekonomi kreatif baru dilakukan pada tahun 2016, saat Badan Ekonomi Kreatif masih mandiri. Sedangkan sekarang Badan Ekonomi Kreatif ditempelkan pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.</p>
<p>Tampubolon juga menyebut, Undang-Undang Ekonomi Kreatif baru terbit pada tahun 2019. “Tetapi sejak terbitnya UU No 24 Tahun 2019 tentang ekraf tersebut, sampai sekarang belum ada riset yang terkait ekonomi kreatif,” ujar Tampubolon.</p>
<p>Diakuinya, masih ada persoalan terkait ekonomi kreatif ini. Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) dibuat leh pemerintah pusat, tetapi daerah tidak harus membuat Rindekraf Daerah.</p>
<figure id="attachment_431484" aria-describedby="caption-attachment-431484" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-431484 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA.jpeg" alt="" width="681" height="437" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA-400x257.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA-150x96.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/PEMBICARA-300x194.jpeg 300w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-431484" class="wp-caption-text">Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Ekraf Kemenparekraf/Barekraf didampingi moderator R. Widiyartono, Pemimpin Redaksi suarabaru.id. Foto: Danang Radhitya</figcaption></figure>
<p>“Hanya, daerah bisa membuat rencana aksi. Kemudian hambatan lainnya adalah nomenklatur yang berbeda-beda, sehingga ekraf harus berkoordinasi dengan beberapa dinas atau instasi di daerah,” ujar Tampubolon.</p>
<p><strong>Kekayaan Intelektual</strong></p>
<p>Dalam kapasitas sebagai  Direktur Pengembangan Kekayaan Inteletual Industri Kreatif, lelaki asal Parlombuan, Pangaribuan, Tapanuli Utara ini menguraikan tentang pentingnya Hak atas Kekayaan Intelektual.</p>
<p>Dia menandaskan, bahwa Kekayaan Intelektual sangat penting bagi pelaku ekonomi kreatif. “Pelaku ekonomi kreatif harus memiliki <em>brand </em>atau merk dan tercatat sebagai kekayaan intelektual.</p>
<p>Kalau belum punya kekayaan intelektual belum bisa disebut ekonomi kreatif, itu baru UMKM. Ekonomo kreatif memang UMKM tetapi tidak semua UMKM meruplakan ekonomi kreatif. Yang membedakan ya keberadaan kekayaan intelektual itu,” ujar Tampubolon.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/18/workshop-ekosistem-ekraf-percuma-ada-kekayaan-intelektual-tetapi-tak-hasilkan-uang">Workshop Ekosistem Ekraf; Percuma Ada Kekayaan Intelektual tetapi Tak Hasilkan Uang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Permodalan dan Pemasaran Jadi Problem Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/01/permodalan-dan-pemasaran-jadi-problem-pelaku-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Apr 2024 01:47:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[kemenperaf]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=407386</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Permodalan dan pemasaran menjadi problem utama bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. &#8220;Bantuan dan sentuhan untuk para pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata programnya saat ini tidak berupa fisik, tapi cenderung ke Sumber Daya Manusia (SDM) atau pelatihan Bimbingan Teknis (Bintek),&#8221; kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr H Fikri Faqih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/01/permodalan-dan-pemasaran-jadi-problem-pelaku-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif">Permodalan dan Pemasaran Jadi Problem Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Permodalan dan pemasaran menjadi problem utama bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.</p>
<p>&#8220;Bantuan dan sentuhan untuk para pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata programnya saat ini tidak berupa fisik, tapi cenderung ke Sumber Daya Manusia (SDM) atau pelatihan Bimbingan Teknis (Bintek),&#8221; kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr H Fikri Faqih MM, saat acara Bintek pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Tegal di Hotel Khas Tegal, Minggu (31/3/2024).</p>
<p>Fikri Faqih menyampaikan, bimbingan teknis digelar rutin atas kerjasama antara Komisi X DPR RI dan Kemenparekraf RI. Bintek kali ini menyangkut hal yang menjadi problematika dari para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.</p>
<p>Problem yang pertama kata Fikri terkait permodalan atau pendanaan. Problem berikutnya terkait dengan pemasaran. &#8220;Jadi kalau pemodalan tidak ada bantuan dari pemerintah saya rasa selamanya pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata susah untuk berkembang,&#8221; ujar Fikri.</p>
<p>Untuk pemasaran Fikri meanalogikan seperti lari yang start nya berbeda. Seperti Amerika, Korea Selatan, dan Inggris justru ekonomi kreatif sudah begitu rupa sehingga pemodalan sudah ada skema.</p>
<p>&#8220;Tentang pemasaran mestinya tidak ada lain kecuali nge link. Jadi antara jaringan-jaringan yang di daerah di link kan kepada semua pihak yang bisa menjual. Dan itu ada pelatihannya,&#8221; terang Fikri.</p>
<p>Perwakilan Kemenparekraf RI Bulqis Hairin selaku Adiyatama menyampaikan semua itu dari pemerintah antara kemitraan antara DPRRI dan Kemenparekraf. Dan semua itu masih dalam proses dan ada tahapan-tahapan selanjutnya. “Jadi kita tunggu saja yang terbaik untuk mensejahterakan perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya.</p>
<p>Bintek strategi pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif melalui digital dihadiri juga Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tegal, Drs Akhmad Uwes Qoroni MT bersama puluhan peserta dari Kabupaten Tegal.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/01/permodalan-dan-pemasaran-jadi-problem-pelaku-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif">Permodalan dan Pemasaran Jadi Problem Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batang Terima Penghargaan sebagai Kabupaten Kreatif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/14/batang-terima-penghargaan-sebagai-kabupaten-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Dec 2023 00:46:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=388193</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, sangat bersyukur menerima Penghargaan KaTa (Kabupaten/Kota) Kreatif Subsektor Kriya dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk Kabupaten Batang sebagai Kabupaten Kreatif Tahun 2023. Penghargaan KaTa Kreatif merupakan langkah awal dalam mewujudkan Batang sebagai kabupaten kreatif yang mampu membawa perubahan dan peningkatan dalam sektor [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/14/batang-terima-penghargaan-sebagai-kabupaten-kreatif">Batang Terima Penghargaan sebagai Kabupaten Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, sangat bersyukur menerima Penghargaan KaTa (Kabupaten/Kota) Kreatif Subsektor Kriya dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk Kabupaten Batang sebagai Kabupaten Kreatif Tahun 2023.</p>
<p>Penghargaan KaTa Kreatif merupakan langkah awal dalam mewujudkan Batang sebagai kabupaten kreatif yang mampu membawa perubahan dan peningkatan dalam sektor ekonomi kreatif ke kancah Internasional. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menparekraf RI Sandiaga Uno, di Trans Luxury Hotel Bandung Jawa Barat, Rabu (13/12/2023).</p>
<p>Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, penghargaan ini adalah bukti pengakuan dan kebanggaan bersama. Ini menunjukkan komitmen kuat masyarakat Kabupaten Batang dalam menggali potensi sektor ekonomi kreatif. Lani juga menyatakan apresiasi Menparekraf RI atas upaya yang telah dilakukan oleh Kabupaten Batang untuk memajukan sektor ekonomi kreatif.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya terus mendorong inovasi dan kreativitas untuk memperkuat ekonomi daerah. Berbagai ekonomi kreatif juga mendapatkan penghargaan seperti Nala Indonesia Tea serta Desa Wisata Besani Kecamatan Blado Kabupaten Batang.</p>
<p>“Penghargaan KaTa Kreatif ini menjadi motivasi bagi Kabupaten Batang untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi kreatif di berbagai bidang, termasuk seni, budaya, kuliner, serta industri kreatif lainnya,” jelasnya.</p>
<p>Dengan adanya penghargaan ini, Lani berharap Kabupaten Batang dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Batang. “Semoga penghargaan ini dapat menjadi dorongan semangat bagi warga Kabupaten Batang dalam mengoptimalkan potensi kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing daerah dalam kancah nasional maupun internasional,” ujar dia.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/14/batang-terima-penghargaan-sebagai-kabupaten-kreatif">Batang Terima Penghargaan sebagai Kabupaten Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
