<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>camping Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/camping/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jul 2024 03:16:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>camping Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Para Adiyuswa Berkemah Menari Menyanyi dan Saling Ledek di Tepi Sungai Bedegolan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/04/para-adiyuswa-berkemah-menari-menyanyi-dan-saling-ledek-di-tepi-sungai-bedegolan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2024 03:16:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[adiyuswa]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[river tubing]]></category>
		<category><![CDATA[Sendangdalem]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Bedegolan]]></category>
		<category><![CDATA[waduk wadaslintang]]></category>
		<category><![CDATA[wonosobo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=423306</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEKITAR 40 orang yang seluruhnya sudah berusia di atas 60 tahun atau adiyuswa, berkumpul di tepian Sungai Bedegolan, di kaki gunung api purba Gunung Rayang di Desa Sendangdalem, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, Selasa 2 Juli 2024. Dan, di tepian sungai yang merupakan aliran dari Waduk Wadaslintang ini, setidaknya ada 12 tenda warna-warni terpasang. Ya, para [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/04/para-adiyuswa-berkemah-menari-menyanyi-dan-saling-ledek-di-tepi-sungai-bedegolan">Para Adiyuswa Berkemah Menari Menyanyi dan Saling Ledek di Tepi Sungai Bedegolan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEKITAR </strong>40 orang yang seluruhnya sudah berusia di atas 60 tahun atau adiyuswa, berkumpul di tepian Sungai Bedegolan, di kaki gunung api purba Gunung Rayang di Desa Sendangdalem, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, Selasa 2 Juli 2024.</p>
<p>Dan, di tepian sungai yang merupakan aliran dari Waduk Wadaslintang ini, setidaknya ada 12 tenda warna-warni terpasang. Ya, para <em>adiyuswa</em> (adi bagus, yuswa: usia) yang dimaknakan sebagai manusia dengan usia penuh kebijaksanaan ini memang sengaja berkemah di Sungai Bedegolan, yang oleh Sebagian orang disebut sebagai Sunga Aare-nya Swiss di Kebumen.</p>
<p>Mereka, para adiyuswa atau manusia dengan usia lanjut ini adalah lulusan tahun 1981 SMA Negeri 1 Wonosobo yang sengaja berkumpul Kembali atau reuni dengan cara yang berbeda.</p>
<p>“Kami tawarkan acara berkemah di tepi Sungai Bedegolan untuk teman-teman seangkatan SMA Negeri 1 Wonosobo. Sekaligus ini untuk menjalin relasi relasi dengan teman-teman yang sudah berpisah sejak 44 tahun lalu,” ujar Hadi Susilo, dalam kapasitasnya sebagai ketua panitia.</p>
<p>Kebetulan Hadi yang sudah pensiun ini pernah menjabat sebagai Camat Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo dan juga mengelola <em>home stay </em>di Sendangdalem, tepi Waduk Wadaslintang.</p>
<figure id="attachment_423311" aria-describedby="caption-attachment-423311" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-423311" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/DSCF8005.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/DSCF8005.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/DSCF8005-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/DSCF8005-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-423311" class="wp-caption-text">Para adiyuswa berfoto di depan kemah tempat mereka menginap di tepi Sungai Bedegolan. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Sungai Bedegolan sendiri berada di perbatasan antara Kabupaten Wonosob dan Kebumen. Jadi Waduk Wadaslintang berada di Kabupaten Wonosobo, dan airnya yang mengalir melalui Sungai Bedegolan di wilayah Kebumen menuju Pantai Selatan.</p>
<p>Kawasan ini juga sudah dikelola dengan baik oleh Desa Wisata Sendangdalem, dengan aneka atraksinya. Selain menawarkan <em>camping ground </em> juga<em> river tubing, dan </em>wisata air menyaksikan keindahan dan keunikan Waduk Wadaslintang.</p>
<p>Hadi menyebut, kegiatan pertemuan teman-teman SMA seangkatannya semacam ini cukup sering dilakukan. “Kalau kami pingin ngumpul ya ngumpul. Setahun bisa dua sampai tiga kali. Tetapi ada sesesuatu yang terkesan wajib, setahun sekali dengan tuan rumah secara bergantian,” ujar Hadi.</p>
<p>Hal itu dibenarkan Laksito Rini, yang juga panitia penyelenggara. “Kebetulan saat ini kami yang tinggal di Wonosobo dan sekitarnya menjadi tuan rumah. Sebelumnya teman dari wilayah Yogya-Solo mengumpulkan kami di pantai Selatan, di Gunung Kidul. Kami menginap dengan peserta lebih dari 40 orang,” kata Rini.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/04/para-adiyuswa-berkemah-menari-menyanyi-dan-saling-ledek-di-tepi-sungai-bedegolan">Para Adiyuswa Berkemah Menari Menyanyi dan Saling Ledek di Tepi Sungai Bedegolan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berkemah Tanpa Harus Repot di Camp Mawar Umbul Sidomukti</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/07/21/berkemah-tanpa-harus-repot-di-camp-mawar-umbul-sidomukti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 07:25:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[kemah]]></category>
		<category><![CDATA[kemah wisata]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Umbul Sidomukti]]></category>
		<category><![CDATA[wisata camping]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=353710</guid>

					<description><![CDATA[<p>BERKEMAH atau camping sepertinya sangat dekat dengan Pramuka. Hampir semua orang yang pernah sekolah (di Indonesia) ada kegiatan Pramuka. Dan, Pramuka selalu ada kegiatan berkemah atau camping. Tetapi sebenarnya, berkemah bukan hanya dilakukan oleh Pramuka. Ada kemah seniman, ada kemah budaya, dan perkemahan yang dilakukan oleh orang atau kelompok orang dari berbagai komunitas. Terlebih lagi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/21/berkemah-tanpa-harus-repot-di-camp-mawar-umbul-sidomukti">Berkemah Tanpa Harus Repot di Camp Mawar Umbul Sidomukti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERKEMAH </strong>atau <em>camping </em>sepertinya sangat dekat dengan Pramuka. Hampir semua orang yang pernah sekolah (di Indonesia) ada kegiatan Pramuka. Dan, Pramuka selalu ada kegiatan berkemah atau <em>camping. </em></p>
<p>Tetapi sebenarnya, berkemah bukan hanya dilakukan oleh Pramuka. Ada kemah seniman, ada kemah budaya, dan perkemahan yang dilakukan oleh orang atau kelompok orang dari berbagai komunitas. Terlebih lagi pencinta alam pasti tidak lepas dari kegiatan kemah.</p>
<p>Maka kini banyak penyedia sarana dan prasaran untuk berkemah. Bukan sekadar <em>camping ground </em>atau bumi perkemahan pada zaman dulu. Hanya ada lahan, kemudian segala peralatannya disediakan oleh mereka yang berkemah.</p>
<p>Berbeda dengan sekarang, banyak pelaku pariwisata yang melengkapi fasilitasnya dengan tempat berkemah.</p>
<p>Mereka punya tempat wisata, misalnya taman rekreasi, kolam renang, kafe, resto bahkan hotel. Tetapi mereka melengkapinya dengan perkemahan yang fasilitasnya lengkap dari tenda, selimut tidur, bahkan kompor, listrik, api unggun.</p>
<p><strong>Lereng Ungaran</strong></p>
<p>Bagi yang suka berkemah atau ingin mengulang romantisme berkemah saat sekolah, saat menjadi anggota Pramuka, bisa meluangkan waktunya untuk berkemah di kawasan Umbul Sidomukti di lereng Gunung Ungaran.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/21/berkemah-tanpa-harus-repot-di-camp-mawar-umbul-sidomukti">Berkemah Tanpa Harus Repot di Camp Mawar Umbul Sidomukti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delapan Hal yang Perlu Disiapkan Untuk Menyambut Perayaan Imlek</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/16/delapan-hal-yang-perlu-disiapkan-untuk-menyambut-perayaan-imlek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 09:34:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Camping]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=308211</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Perayaan Tahun Baru Cina atau Tahun Baru Imlek 2023 tinggal menghitung hari. Perayaan satu ini menjadi salah satu momen yang sangat dinantikan bagi banyak orang, khususnya masyarakat keturunan Tionghoa. Biasanya, pada perayaan Tahun Baru Imlek, terdapat berbagai rangkaian acara yang dipersiapkan mulai dari berdoa, makan bersama, dan lain-lain. Dilansir dari Suara.com, dalam menyambut [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/16/delapan-hal-yang-perlu-disiapkan-untuk-menyambut-perayaan-imlek">Delapan Hal yang Perlu Disiapkan Untuk Menyambut Perayaan Imlek</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)-</strong> Perayaan Tahun Baru Cina atau Tahun Baru Imlek 2023 tinggal menghitung hari. Perayaan satu ini menjadi salah satu momen yang sangat dinantikan bagi banyak orang, khususnya masyarakat keturunan Tionghoa.</p>
<p>Biasanya, pada perayaan Tahun Baru Imlek, terdapat berbagai rangkaian acara yang dipersiapkan mulai dari berdoa, makan bersama, dan lain-lain.</p>
<p>Dilansir dari <em>Suara.com</em>, dalam menyambut Tahun Baru Imlek, biasanya terdapat berbagai hal yang perlu dipersiapkan dalam menyambut hari bahagia ini. Lantas apa saja hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam menyambut Tahun Baru Imlek?</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/01/16/jelang-imlek-hotel-neo-candi-simpang-lima-semarang-hadirkan-lunar-new-year-package-promo">Jelang Imlek, Hotel Neo Candi Simpang Lima Semarang Hadirkan Lunar New Year Package Promo</a></strong></p>
<p>Melansir Huffpost, berikut terdapat berbagai hal yang dapat disiapkan dalam menyambut Tahun Baru Imlek.</p>
<p><strong>1. Membeli berbagai baju dan sepatu baru</strong></p>
<p>Dalam menyambut Tahun Baru Imlek, beberapa orang biasanya akan menyiapkan penampilan terbaiknya. Mereka yang merayakan akan membeli baju hingga sepatu baru. Baju dan sepatu yang dibeli juga biasanya dipenuhi dengan warna merah dan emas yang identik dengan perayaan Imlek.</p>
<p><strong>2. Cukur rambut</strong></p>
<p>Rambut juga menjadi hal yang diperhatikan dalam menyambut Tahun Baru Imlek. Oleh sebab itu, beberapa orang akan bercukur rambut agar terlihat lebih rapi. Namun, diusahakan selama 1 bulan setelahnya agar tidak memotong rambut lagi. Hal ini karena itu dinilai memotong kemakmuran.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/01/16/bukan-cuma-kue-keranjang-ini-3-makanan-khas-imlek-yang-wajib-ada">Bukan Cuma Kue Keranjang, Ini 3 Makanan Khas Imlek yang Wajib Ada</a></strong></p>
<p><strong>3. Memberikan paket merah</strong></p>
<p>Bagi orang yang sudah menikah atau seorang bos, mereka harus menimbun uang kertas dalam paket merah bernama “lai see” dan bersujud di hadapannya. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk kemurahan hati.</p>
<p>Setelahnya, diusahakan untuk tidak ragu membagikannya kepada rekan atau staf. Namun, jangan memberikan dengan jumlah yang terdapat angka 4. Hal tersebut dipercaya dapat menimbulkan kesialan.</p>
<p><strong>4. Memasang petasan</strong></p>
<p>Pada Tahun Baru Imlek juga identik dengan suara petasan. Memasang petasan dipercaya dapat menakuti roh jahat serta para penjahat di sekitar rumah. Selain itu, bisa juga menikmati suara kembang api dengan melihat pertunjukkan Barongsai.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/01/16/jelang-perayaan-imlek-simak-sejarah-dan-makna-warna-merah-pada-lampion-merah">Jelang Perayaan Imlek, Simak Sejarah dan Makna Warna Merah Pada Lampion Merah</a></strong></p>
<p><strong>5. Membersihkan rumah</strong></p>
<p>Membersihkan rumah menjadi hal yang biasa dilakukan sebelum Tahun Baru Imlek. Dengan membersihkan rumah, ini dipercaya dapat menghilangkan kesialan.</p>
<p><strong>6. Hiasi rumah dengan warna cerah</strong></p>
<p>Tahun Baru Imlek biasa identik dengan warna-warna cerah. Tidak hanya di toko atau pinggir jalan, pada setiap rumah juga dapat dihias dengan warna cerah. Biasanya warna yang dipilih identik dengan emas dan merah. Hal ini karena warna cerah dan meriah dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan.</p>
<p><strong>7. Berkumpul bersama keluarga dan beri rasa hormat</strong></p>
<p>Pada perayaan Tahun Baru Imlek, penting untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Selain itu, beberapa juga melakukan persembahan di Kuil kepada para Dewa dan leluhur. Menghabiskan waktu bersama keluarga dapat memberikan kebaikan saat Tahun Baru Imlek.</p>
<p><strong>8. Banyak makan makanan yang membawa keberuntungan</strong></p>
<p>Pada perayaan Tahun Baru Imlek, akan terdapat berbagai macam makanan yang disiapkan. Beberapa makanan yang ada pada Tahun Baru Imlek juga dipercaya membawa keberuntungan. Beberapa makanan tersebut seperti ikan, ayam, babi panggang, pangsit, kue beras, dan lain-lain.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/16/delapan-hal-yang-perlu-disiapkan-untuk-menyambut-perayaan-imlek">Delapan Hal yang Perlu Disiapkan Untuk Menyambut Perayaan Imlek</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inspirasi Tren Kegiatan Diluar Ruangan Sambut Akhir Tahun</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/21/inspirasi-tren-kegiatan-diluar-ruangan-sambut-akhir-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2021 04:07:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[2021]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[Hiking]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Outdor]]></category>
		<category><![CDATA[Road Trip]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=219382</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Sepanjang 2021 kegiatan di luar ruangan untuk melepas penat menjadi pilihan yang semakin naik daun di tengah kondisi pandemi Covid-19. Selain bisa mendekatkan diri dengan alam, para pecinta kegiatan di luar ruangan juga bisa lebih aman dari potensi penyebaran virus SARS-CoV-2 karena aktivitasnya memiliki sirkulasi udara yang optimal. Dalam hasil survei Eiger yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/21/inspirasi-tren-kegiatan-diluar-ruangan-sambut-akhir-tahun">Inspirasi Tren Kegiatan Diluar Ruangan Sambut Akhir Tahun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)-</strong> Sepanjang 2021 kegiatan di luar ruangan untuk melepas penat menjadi pilihan yang semakin naik daun di tengah kondisi pandemi Covid-19.</p>
<p>Selain bisa mendekatkan diri dengan alam, para pecinta kegiatan di luar ruangan juga bisa lebih aman dari potensi penyebaran virus SARS-CoV-2 karena aktivitasnya memiliki sirkulasi udara yang optimal.</p>
<p>Dalam hasil survei Eiger yang diikuti oleh 3000 peserta, ditemukan bahwa mengikuti kegiatan luar ruangan dipilih karena dinilai memberikan perasaan penyembuhan diri.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/20/daftar-film-marvel-studio-yang-akan-tayang-di-tahun-2022/">Daftar Film Marvel Studio yang Akan Tayang di Tahun 2022</a></strong></p>
<p>Dalam survei lainnya yang dilakukan pada Mei 2020, terkuak pandangan masyarakat bahwa dengan memilih rekreasi di luar ruangan dan alam terbuka serta ruang hijau maka kesejahteraan dan kesehatan mental menjadi lebih optimal.</p>
<p>Ada banyak kegiatan di luar ruangan yang bisa dijadikan inspirasi mulai dari piknik di taman bahkan hingga menjajal camping di alam.</p>
<p>Dengan banyaknya aktivitas yang bisa dilakukan rupanya ada beberapa kegiatan yang menjadi primadona mulai dari camping, road trip, hiking, bahkan hingga touring.</p>
<p>Mengutip data yang dikumpulkan Eiger, Selasa (21/12/2021), berikut beberapa tren kegiatan di luar ruangan selama 2021 dan bisa jadi inspirasi kegiatan menyambut akhir tahun dan menjelang tahun baru mendatang.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/20/daftar-idol-k-pop-rookie-di-tahun-2021/">Daftar Idol K-pop Rookie di Tahun 2021</a></strong></p>
<p><strong>1. Camping</strong><br />
Camping menjadi salah satu kegiatan outdoor yang naik daun selama pandemic Covid-19 berlangsung.</p>
<p>Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh reportlinker.com menunjukkan di 2020 saja pasar perlengkapan berkemah secara general dihargai 13.955 juta Dolar AS atau sekitar Rp200 miliar dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (Compound Annual Growth Rate- CAGR) sebesar 6.68 persen.</p>
<p>Di Indonesia pertumbuhan tren camping pun terlihat berkembang dengan hadirnya lokasi- lokasi di dataran tinggi yang membuka jasa tempat camping seperti di kawasan Ranca Upas atau Sentul, Jawa Barat misalnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/20/festival-musik-akhir-tahun-mbc-2021-umumkan-penampilan-artis/">Festival Musik Akhir Tahun MBC 2021 Umumkan Penampilan Artis</a></strong></p>
<p>Dengan berkemah selain bisa mendekatkan diri dengan alam, anda juga bisa sekaligus belajar keterampilan dasar bertahan hidup misalnya memasak dengan bahan seadanya.</p>
<p>EIGER pun turut mencatat, dalam tiga bulan terakhir produk berkemahnya mengalami peningkatan penjualan di platform e-commerce sebesar 6 persen atau lebih dari 6000 produk berkemah terjual dalam kurun waktu tersebut.</p>
<p><strong>2. Road Trip</strong><br />
Road Trip merupakan salah satu tren lainnya yang mengalami peningkatan peminat selama 2021. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh keluarga ataupun kelompok pertemanan yang benar- benar dekat.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/20/7-rekomendasi-drama-cha-eun-woo-yang-wajib-ditonton/">7 Rekomendasi Drama Cha Eun Woo Yang Wajib Ditonton</a></strong></p>
<p>Road trip cukup menjadi primadona karena di tengah pandemi Covid-19 masyarakat memang diminta untuk tidak bermobilisasi dalam kerumunan. Bagi para pemilik kendaraan pribadi cara ini menjadi cara teraman agar tetap bisa berlibur tanpa perlu naik kendaraan umum.</p>
<p>Dengan melakukan kegiatan road trip tentunya para pelaku perjalanan sudah saling mengenal satu sama lain dan bisa saling menjaga dan mengetahui riwayat kesehatan sehingga potensi paparan Covid-19 bisa ditekan.</p>
<p>Selain itu, ada juga inovasi baru selain road trip, pelaku perjalanan juga menginap di dalam mobilnya dengan menyulap mobilnya menjadi campervan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/20/sepeda-presiden-film-garin-nugroho-penuh-tarian-nyanyian-dan-petualangan-di-papua/">“Sepeda Presiden”, Film Garin Nugroho Penuh Tarian, Nyanyian, dan Petualangan di Papua</a></strong></p>
<p><strong>3. Trail running</strong><br />
Berlari di taman atau di kawasan olahraga saat ini sudah menjadi kegiatan biasa dan bahkan rutin dilakukan oleh banyak orang. Untuk membawa suasana baru, orang- orang yang gemar berlari tak sedikit yang beralih dan mencoba trail running.</p>
<p>Selain bisa menyehatkan tubuh dengan berlari, tentunya orang yang mengikuti trail running juga bisa menikmati keindahan alam yang memukau.</p>
<p>Beberapa produk trail running seperti hydropack hingga vest khusus yang menunjang kegiatan pelari terlihat mengalami peningkatan di 2021.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/20/youtube-kembali-hadirkan-tayangan-dari-disney-channel/">Youtube Kembali Hadirkan Tayangan dari Disney Channel</a></strong></p>
<p>EIGER pun menyediakan produk khusus untuk trail running salah satunya sepatu cloud run 2.0 yang bisa dipakai oleh pelari trail running tanpa terasa membawa beban.</p>
<p><strong>4. Touring</strong><br />
Touring turut juga menjadi salah satu kegiatan di luar ruangan yang mencuri perhatian di 2021.</p>
<p>Terutama para pecinta motor yang memiliki komunitas biasanya kegiatan touring rutin dilakukan dan lebih terjaga karena penerapan protokol kesehatan turut menjadi prioritas di masa pandemi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/19/film-dokumenter-sound-track-legendaris-james-bond-untuk-peringati-60-tahun-waralaba-bond/">Film Dokumenter ‘Sound Track’ Legendaris James Bond untuk Peringati 60 Tahun Waralaba Bond</a></strong></p>
<p>Beberapa kegiatan touring bahkan mengalami modifikasi seperti acara yang dilakukan komunitas EIGER Riding yang mengusung konsep “Ride and Camp”.</p>
<p>Jadi ketika satu komunitas melakukan touring, nantinya mereka akan mencapai satu titik di alam untuk membuka tenda dan berkemah serta bermalam di lokasi itu.</p>
<p>Meski touring terkesan seringnya dilakukan oleh para pesepeda motor, tak sedikit juga kegiatan ini dilakukan oleh komunitas pesepeda.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/17/kode-redeem-free-fire-17-desember-2021-klaim-item-terbaru-demi-booyah/">Kode Redeem Free Fire 17 Desember 2021, Klaim Item Terbaru Demi Booyah</a></strong></p>
<p>Komunitas pesepeda di dataran tinggi juga kerap membuat acara serupa dengan touring agar bisa menikmati alam sekaligus berolahraga dengan mengayuh sepedanya.</p>
<p><strong>5. Hiking</strong><br />
Setelah pandemi Covid-19 melandai dan beberapa lokasi untuk mendaki dibuka, kegiatan mendaki atau hiking turut mengalami peningkatan.</p>
<p>Para pendaki yang sudah sering hingga pendaki pemula turut meramaikan kegiatan mendaki gunung dan dipastikan tetap menaati protokol kesehatan dimulai pada Juli 2021.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/12/17/teka-teki-tika-jadi-wadah-eksplorasi-genre-baru-ernest-prakasa/">“Teka-Teki Tika” Jadi Wadah Eksplorasi Genre Baru Ernest Prakasa</a></strong></p>
<p>Tren peningkatan itu tercatat oleh EIGER adventure service team berlangsung hingga Agustus 2021. Dalam survei tersebut tercatat rupanya 49,8 persen responden bahkan merupakan pendaki yang baru mulai mencoba kegiatan mendaki gunung.</p>
<p>Selain mendaki gunung, kegiatan mendaki bukit juga ikut mengalami peningkatan. Ransel, tas gunung, tas pinggang, sandal gunung, dan topi dari EIGER juga terlihat kian digemari untuk menemani perjalanan para pendaki di Indonesia.</p>
<p>Tren kegiatan bercengkrama dengan alam di 2022 pun nampaknya masih akan terus berlanjut, sembari membiasakan diri dengan kondisi protokol kesehatan tentunya dengan berkegiatan di luar ruangan dapat menjadi cara yang baik untuk lebih mengenal secara dalam keindahan dan kondisi alam di Indonesia.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/21/inspirasi-tren-kegiatan-diluar-ruangan-sambut-akhir-tahun">Inspirasi Tren Kegiatan Diluar Ruangan Sambut Akhir Tahun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petugas Gabungan di Batang Bubarkan Kegiatan Camping</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/09/20/petugas-gabungan-di-batang-bubarkan-kegiatan-camping</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2020 14:19:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[berita-batang]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=114206</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Petugas gabungan dari Polres Batang, Kodim 0736/Batang TNI, Satpol PP dan Polsek Tulis membubarkan kegiatan kemah (camping) yang tengah diselenggarakan oleh komunitas pecinta alam di sekitar Pantai Cemoro Sewu Karang Maeso di kawasan Sigandu Batang, Sabtu (19/9/2020) malam. Pembubaran kemah tersebut oleh petugas karena ada kerumunan dengan jumlah banyak sehingga melanggar protokol [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/09/20/petugas-gabungan-di-batang-bubarkan-kegiatan-camping">Petugas Gabungan di Batang Bubarkan Kegiatan Camping</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (<a href="https://suarabaru.id">SUARABARU.ID</a>) &#8211;</strong> Petugas gabungan dari Polres Batang, Kodim 0736/Batang TNI, Satpol PP dan Polsek Tulis membubarkan kegiatan kemah (camping) yang tengah diselenggarakan oleh komunitas pecinta alam di sekitar Pantai Cemoro Sewu Karang Maeso di kawasan Sigandu Batang, Sabtu (19/9/2020) malam.</p>
<p>Pembubaran kemah tersebut oleh petugas karena ada kerumunan dengan jumlah banyak sehingga melanggar protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus covid-19.</p>
<p>&#8220;Kita memberikan pengertian kepada adik adik kita yang sedang melaksanakan kemah di tepi pantai ini, karena mereka cenderung berkerumun, tidak mematuhi protokol kesehatan maka untuk sementara kegiatan kemahnya kita hentikan,&#8221; ujar Kapolsek Tulis, AKP Agus Windarto.<br />
.<br />
Ia mengatakan, selama pandemi, segala jenis kegiatan yang mengundang kerumunan, maka dengan terpaksa harus dilakukan tindakan tegas untuk mencegah paparan virus corona.</p>
<p>&#8220;Sebab berkerumunya banyak orang memiliki potensi sangat besar penularan covid-19, maka untuk sementara di masa pandemi ini hindari kerumunan dulu,&#8221; tukasnya. Adapun jumlah peserta kemah mencapai 27 orang dengan mendirikan 12 tenda di pinggir pantai.</p>
<p>Sementara itu, koordinator acara, Muflikun menyatakan kegiatan tersebut diikuti oleh para pecinta alam. Mereka menggelar kemah di pantai Sigandu karena telah lama tidak mengadakan kegiatan mendaki gunung.</p>
<p>Pada kegiatan itu sendiri para peserta rencananya setelah melihat sunrise, para peserta kemah akan pulang. Namun, karena dibubarkan oleh aparat gabungan, maka seluruh peserta pulang ke rumah masing-masing. &#8220;Ya ga apa-apa (kegiatan bubar), karena demi kebaikan bersama dan merupakan program pemerintah,&#8221; tandas Muflihun.</p>
<p>Sebelumnya, petugas gabungan juga melakukan operasi yustisi di seputar Alun-Alun Kabupaten Batang. Pada kesempatan itu, petugas memberikan sanksi sosial pada tujuh orang yang tidak memakai masker menyanyikan lagu Garuda Pancasila.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/09/20/petugas-gabungan-di-batang-bubarkan-kegiatan-camping">Petugas Gabungan di Batang Bubarkan Kegiatan Camping</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>