<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suara Kab Magelang Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/daerah/suara-kab-magelang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Jun 2026 07:58:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Suara Kab Magelang Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Magelang ke Pacitan, Penguatan Kompetensi Wawasan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/05/magelang-ke-pacitan-penguatan-kompetensi-wawasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 07:58:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Wonogiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=562827</guid>

					<description><![CDATA[<p>PACITAN (SUARABARU.ID) &#8211; Tim Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (5/6/26), melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Pacitan, Jawa timur. Kegiatan ini, dilaksanakan dalam rangka penguatan kompetensi wawasan. Juga dalam upaya pertukaran pengalaman dan praktik, baik dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan kepada pimpinan daerah. Rombongan Setda Kabupaten Magelang, dipimpin Asisten Administrasi Umum, Asfuri, beserta jajaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/05/magelang-ke-pacitan-penguatan-kompetensi-wawasan">Magelang ke Pacitan, Penguatan Kompetensi Wawasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>PACITAN (SUARABARU.ID) &#8211;</b> Tim Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (5/6/26), melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Pacitan, Jawa timur. Kegiatan ini, dilaksanakan dalam rangka penguatan kompetensi wawasan.</p>
<p>Juga dalam upaya pertukaran pengalaman dan praktik, baik dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan kepada pimpinan daerah. Rombongan Setda Kabupaten Magelang, dipimpin Asisten Administrasi Umum, Asfuri, beserta jajaran dari Bagian Umum dan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Magelang.</p>
<p>Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, kedatangan rombongan dari Magelang, diterima Asisten Administrasi Umum, Deni Cahyantoro bersama Kepala Bagian (Kabag) Prokopim Pacitan Luthfi Azza Azizah, serta jajaran dari Bagian Umum maupun Bagian Prokopim Pacitan.</p>
<p>Asisten Administrasi Umum Setda Magelang, Asfuri, mengatakan, tujuan Kunker kali ini adalah untuk memperoleh informasi, berbagi pengalaman, serta meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan keprotokolan dan dokumentasi pimpinan. Juga mengenai tata usaha pimpinan, pengelolaan keuangan dan kepegawaian, di lingkup Sekretariat Daerah.</p>
<p><b>Goa Gong</b></p>
<p>&#8220;Mengapa belajar ke Pacitan ? Karena meski kota kecil, Pacitan  memiliki visi ke depan yang luar biasa,&#8221; ungkap Asfuri. Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Pacitan, Deni Cahyantoro, mengungkapkan, melalui pertemuan ini kedua daerah bisa saling belajar. Juga saling berbagi pengalaman untuk kebaikan masing-masing.</p>
<p>Deni Cahyantoro, berharap, selama di Pacitan, rombongan Setda Kabupaten Magelang bisa menikmati keindahan wisata di Kabupaten Pacitan. &#8220;Silahkan luangkan waktu untuk berwisata, mumpung berkunjung di Pacitan,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk diketahui, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terkenal sebagai &#8220;Kota 1001 Goa&#8221; dan menjadi surga wisata bahari di pesisir selatan. Ikon utamanya, meliputi Pantai Klayar dengan fenomena seruling lautnya. Juga keindahan stalaktit dan stalakmit yang eksotis dan tersimpan di perut bumi, sebagaimana di objek wisata di Goa Gong.</p>
<p>Alur sungai Maron, Pacitan, juga menjadi destinasi wisata andalan, karena dijuluki sebagai <i>Amazon van Java</i>. Kabupaten Pacitan, juga dikenal dengan julukan <i>70 Miles of Sea Paradise</i><span style="color: #000000;"><i>,</i></span> berkat bentang alam pesisir pantainya yang indah dan memukau.<b>(Bambang Pur)</b></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/05/magelang-ke-pacitan-penguatan-kompetensi-wawasan">Magelang ke Pacitan, Penguatan Kompetensi Wawasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Dua Korban Hanyut Diterjang Lahar Dingin</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/10/tim-sar-gabungan-hentikan-pencarian-dua-korban-hanyut-diterjang-lahar-dingin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 06:12:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bantaran Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Lahar dingin]]></category>
		<category><![CDATA[Pasir Tebal]]></category>
		<category><![CDATA[Penambang Pasir]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Senowo]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Sar Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=548490</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Usai melakukan pencarian selama tujuh hari lamanya, Tim SAR Gabungan akhirnya secara resmi memutuskan menghentikan semua upayanya, pada Senin (9/3/2026) sore. Awalnya, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap dua penambang pasir yang hanyut diterjang lahar dingin Sungai Senowo, di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, belum lama ini. Area pencarian yang luas dan permukaan bantaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/10/tim-sar-gabungan-hentikan-pencarian-dua-korban-hanyut-diterjang-lahar-dingin">Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Dua Korban Hanyut Diterjang Lahar Dingin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Usai melakukan pencarian selama tujuh hari lamanya, Tim SAR Gabungan akhirnya secara resmi memutuskan menghentikan semua upayanya, pada Senin (9/3/2026) sore.</p>
<p>Awalnya, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap dua penambang pasir yang hanyut diterjang lahar dingin Sungai Senowo, di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, belum lama ini.</p>
<p>Area pencarian yang luas dan permukaan bantaran sungai yang tertutup pasir tebal, menjadi kendala bagi Tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/10/pmi-kebumen-dan-tim-evakuasi-jenazah-warga-jatuh-dari-jenitri">PMI Kebumen dan Tim Evakuasi Jenazah Warga Jatuh dari Jenitri</a></strong></p>
<p>Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono, pihaknya melalui Unit Siaga SAR Borobudur, telah berupaya melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan. Mereka melakukan penyisiran di area sungai, hingga mengerahkan sejumlah alat berat. Namun usaha tim belum membuahkan hasil.</p>
<p>&#8221;Kami telah mengerahkan sejumlah excavator, guna membantu membuka tumpukan pasir di area diduga korban berada. Namun luasnya area pencarian, membuat usaha tim hingga kini belum membuahkan hasil,&#8221; kata Budiono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3/2026).</p>
<p>Dijelaskan dia, pencarian dilakukan dengan memaksimalkan excavator di sekitar LKK sampai DAM 1 kurang lebih 600 meter, dan juga sekitar titik penemuan korban atas nama Heru sejauh 300 meter.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/10/pt-bpr-bkk-kebumen-terus-dorong-kemajuan-umkm">PT BPR BKK Kebumen Terus Dorong Kemajuan UMKM</a></strong></p>
<p>Selain itu juga, dilakukan penyisiran berulang dari DAM 3 sejauh 1 km ke arah hilir, dengan lebih teliti. Namun tanda-tanda keberadaan dua korban hingga hari ketujuh pencarian belum juga terdeteksi.</p>
<p>&#8221;Setelah kami berdialog dengan semua unsur yang terlibat, serta dengan perwakilan keluarga korban, maka disepakati proses pencarian pada Senin 9 Maret 2026, secara resmi dihentikan dan ditutup,&#8221; ungkap Budiono lagi.</p>
<p>Diungkapkan dia, untuk status kedua korban atas nama Maryuni dan Hasyim, dinyatakan belum ditemukan. Namun apabila ada warga yang mengetahui atau menemukan keberadaan kedua korban, diharapkan segera menghubungi Unit Siaga SAR Borobudur, untuk melakukan evakuasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/10/usm-lcc-tingkatkan-sinergitas-dengan-yayasan-alumni-undip-dan-rektorat">USM LCC Tingkatkan Sinergitas dengan Yayasan Alumni Undip dan Rektorat</a></strong></p>
<p>&#8221;Untuk Tim SAR Gabungan, kami ucapkan terima kasih atas kerja samanya. Dan kami harapkan apabila ada laporan penemuan, agar bisa segera ditindaklanjuti,&#8221; pintanya.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang melanda kawasan Puncak Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2026) lalu, menyebabkan banjir lahar dingin di aliran Sungai Senowo atau di sisi barat daya Gunung Merapi. Akibatnya, tiga kendaraan truk penambang pasir hanyut, tiga alat berat, serta 12 truk lainnya terjebak material lahar dingin.</p>
<p>Ada pula lima orang penambang yang sedang beraktivitas di area bantaran Sungai Senowo, juga terseret arus lahar dingin. Adapun nama-nama kelima penambang pasir itu, Maryuni, Heru, Hasyim dan Fuad, yang semuanya merupakan warga Kabupaten Magelang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/10/warga-rt-07-parang-barong-tlogosari-semarang-gelar-bukber-dan-santuni-anak-yatim">Warga RT 07 Parang Barong Tlogosari Semarang Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim</a></strong></p>
<p>Sedangkan Iman Setiawan (21), merupakan warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Jasad Iman sendiri ditemukan pada Selasa malam sesaat setelah kejadian.</p>
<p>Sedangkan jasad Heru dan Fuad, baru berhasil ditemukan di hari kedua pencarian pada Rabu (4/3/2026) pagi. Kabar terakhir menyatakan, masih ada dua korban lagi atas nama Hasyim dan Maryuni, yang belum ditemukan hingga saat ini.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/10/tim-sar-gabungan-hentikan-pencarian-dua-korban-hanyut-diterjang-lahar-dingin">Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Dua Korban Hanyut Diterjang Lahar Dingin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Temukan Dua Korban Meninggal Terjepit Batu di Sungai</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/04/tim-sar-gabungan-temukan-dua-korban-meninggal-terjepit-batu-di-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 06:39:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Lahar Dingin]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Kantor Pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja keras]]></category>
		<category><![CDATA[Pertolongan]]></category>
		<category><![CDATA[SAR Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Senowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547383</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Upaya kerja keras tim SAR Gabungan yang mencari korban hilang akibat terseret banjir lahar dingin Gunung Merapi di kawasan Sungai Senowo, Kabupaten Magelang, Rabu (4/3/2026), akhirnya membuahkan hasil. Dalam upanya itu, tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua orang dalam keadaan meninggal dunia. Menurut informasi dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono, kedua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/04/tim-sar-gabungan-temukan-dua-korban-meninggal-terjepit-batu-di-sungai">Tim SAR Gabungan Temukan Dua Korban Meninggal Terjepit Batu di Sungai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Upaya kerja keras tim SAR Gabungan yang mencari korban hilang akibat terseret banjir lahar dingin Gunung Merapi di kawasan Sungai Senowo, Kabupaten Magelang, Rabu (4/3/2026), akhirnya membuahkan hasil.</p>
<p>Dalam upanya itu, tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua orang dalam keadaan meninggal dunia. Menurut informasi dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono, kedua korban itu atas nama Heru Setyawan (25) warga Krinjing, dan Arif Fuad Hasan (26) warga Ngargosoko Srumbung, Kabupaten Magelang.</p>
<p>&#8221;Hingga siang ini, tim SAR Gabungan telah menemukan dan mengevakuasi dua korban atas nama Fuad dan Heru, dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya ditemukan tersangkut di antara batu-batu sungai,&#8221; kata Budiono dalam keterangannya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/04/empat-orang-hilang-terseret-lahar-dingin-gunung-merapi">Empat Orang Hilang Terseret Lahar Dingin Gunung Merapi</a></strong></p>
<p>Diungkapkan dia, korban pertama Fuad ditemukan pukul 06.00 WIB, di jarak 2,1 km dari lokasi kejadian, dan korban kedua atas nama Heru, ditemukan 600 meter dari TKP, pukul 07.37 WIB. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Muntilan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dengan ditemukannya dua korban itu, maka masih ada dua orang lagi yang masih dalam pencarian, Maryuni dan Hasyim.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang terjadi di kawasan puncak Gunung Merapi, mengakibatkan empat penambang pasir di Desa Krinjing, Srumbung, Kabupateng Magelang, tepatnya di aliran Sungai Senowo, hanyut terseret lahar dingin, saat melakukan aktivitas menambang pasir.</p>
<p>Akibat kejadian itu, ditambah arus lahar dingin yang sangat deras, keempatnya tak mampu menyelamatkan diri, dan hanyut terbawa lahar dingin.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/04/tim-sar-gabungan-temukan-dua-korban-meninggal-terjepit-batu-di-sungai">Tim SAR Gabungan Temukan Dua Korban Meninggal Terjepit Batu di Sungai</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Orang Hilang Terseret Lahar Dingin Gunung Merapi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/04/empat-orang-hilang-terseret-lahar-dingin-gunung-merapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 04:41:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Lahar Dingin]]></category>
		<category><![CDATA[Bantaran Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Barat Daya]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[id]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Material]]></category>
		<category><![CDATA[Penambang Pasir]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Senowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547343</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kawasan puncak Gunung Merapi yang diguyur hujan deras pada Selasa (3/3/2026) siang hingga sore, menyebabkan banjir lahar dingin di aliran sungai Senowo, yang ada di sisi barat daya Gunung Merapi, Magelang. Akibatnya, tiga kendaraan truk penambang pasir hanyut, dua alat berat serta 12 truk lainnya tertimbun material lahar dingin. Dikabarkan pula, satu orang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/04/empat-orang-hilang-terseret-lahar-dingin-gunung-merapi">Empat Orang Hilang Terseret Lahar Dingin Gunung Merapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kawasan puncak Gunung Merapi yang diguyur hujan deras pada Selasa (3/3/2026) siang hingga sore, menyebabkan banjir lahar dingin di aliran sungai Senowo, yang ada di sisi barat daya Gunung Merapi, Magelang.</p>
<p>Akibatnya, tiga kendaraan truk penambang pasir hanyut, dua alat berat serta 12 truk lainnya tertimbun material lahar dingin.</p>
<p>Dikabarkan pula, satu orang meninggal dunia, enam orang yang petani mengalami luka-luka, serta empat penambang yang sedang beraktivitas di area bantaran Sungai Senowo, hilang terseret arus lahar dingin.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/04/doa-keselamatan-dunia-dipanjatkan-dari-masjid-baiturrohim">Doa Keselamatan Dunia Dipanjatkan dari Masjid Baiturrohim</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami menerima laporan pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB, telah terjadi bencana lahar dingin yang menyeret empat penambang di Sungai Senowo. Kami telah mengirimkan satu tim dari Unit Siaga SAR Magelang, untuk melakukan pencarian,&#8221; kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono, Rabu (4/3/2026).</p>
<p>Adapun nama-nama keempat penambang pasir yang hilang itu, Maryuni, Heru dan Hasyim warga Dukuh Krinjing, Dukun. Sedangkan Fuad merupakan warga Srumbung, yang semuanya merupakan warga Kabupaten Magelang.</p>
<p>Sedangkan identitas korban meninggal dunia, Iman Setiawan (21), warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/04/ibu-ibu-bhayangkari-ikut-dilibatkan-dalam-aksi-bagi-bagi-takjil">Ibu-ibu Bhayangkari Ikut Dilibatkan dalam Aksi Bagi-bagi Takjil</a></strong></p>
<p>Saat ini tim Basarnas Unit Siaga SAR Magelang bersama tim SAR Gabungan, telah berada di lokasi kejadian. Pencarian sendiri dilakukan dengan cara melibatkan anjing pelacak (K9) milik Polresta Magelang, drone untuk mapping aliran sungai serta penyisiran ke arah hilir sungai, sejauh satu kilometer.</p>
<p>&#8221;Tim SAR gabungan telah di lokasi, untuk melakukan pencarian. Di lokasi juga saat ini cuaca cukup cerah, dengan debit air sungai telah normal kembali. Semoga tim diberi kemudahan untuk segera menemukan korban,&#8221; tukas Budiono.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/04/empat-orang-hilang-terseret-lahar-dingin-gunung-merapi">Empat Orang Hilang Terseret Lahar Dingin Gunung Merapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Alternatif Magelang – Boyolali Tertutup Longsoran di Sawangan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/21/jalan-alternatif-magelang-boyolali-tertutup-longsoran-di-sawangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 14:06:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ketep]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonolelo]]></category>
		<category><![CDATA[di Dusun Wonolelo]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Gondangsari]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Windu Sabrang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Alteratif Magelang-Boyolali]]></category>
		<category><![CDATA[longsoran tanah]]></category>
		<category><![CDATA[tanah-longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=540634</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID) :  Jalan alternative Magelang –Boyolali di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang tidak bisa dilalui semua jenis kendaraan bermotor Rabu ( 21/1), menyusul longsoran tanah longsor yang  menutup ruas jalan tersebut ada di tiga titik. “ Tiga  titik longsor yang menutup jalan alternative Magelang –Boyolali  tersebut yakni di Dusun Gondangsari, Desa Ketep. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/21/jalan-alternatif-magelang-boyolali-tertutup-longsoran-di-sawangan">Jalan Alternatif Magelang – Boyolali Tertutup Longsoran di Sawangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID) :  Jalan alternative Magelang –Boyolali di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang tidak bisa dilalui semua jenis kendaraan bermotor Rabu ( 21/1), menyusul longsoran tanah longsor yang  menutup ruas jalan tersebut ada di tiga titik.</p>
<p>“ Tiga  titik longsor yang menutup jalan alternative Magelang –Boyolali  tersebut yakni di Dusun Gondangsari, Desa Ketep. Kemudian di Dusun Wonolelo, Desa Wonolelo dan Dusun Windu Sabrang, Desa Wonolelo,”kata anggota relawan  BPBD Kecamatan Sawangan, Suroto Cantrik, Rabu ( 21/1/2026).</p>
<p>Suroto mengatakan,   tanah longsor di tiga titik tersebut diakibatkan hujan yang turun cukup deras sejak Selasa ( 20/1/2026) petang hingga  malam hari.Sedangkan tanah longsor tersebut terjadni pada Rabu ( 21/1) dini hari. Longsoran pertama terjadi di  Dusun Gondangsari, Desa Ketep   sekitar pukul  01.00 WIB. Sedangkan kejadian kedua  yang terjadi di Dusun Wonolelo, berselang 1 jam 25 menit kemudian, atau pukul 02.25 dini hari, kemudian disusul longsor di Dusun Windu Sabrang, Desa Wonolelo.<br />
Menurutnya,dari tiga titik longsor tersebut yang paling parah terjadi di Dusun Wonolelo, dengan  ketebalan 1 meter &#8211; 1,5 meter. Selain itu, longsoran tanah dari sebuah lahan milik penduduk setempat tersebut menutup ruas  jalan Magelang –Boyolali.</p>
<p>Ia menambahkan, setelah mengetahui adanya tanah longsor,  dirinya berinisiatif menutup jalan alternative tersebut, tepatnya di simpang tiga Kedung Kayang, Desa Wololelo. Selain itu, ia juga mengarahkan kendaraan bermotor yang hendak melintas jalan tersebut melalui jalur alternative lainnya,yakni melalu Tlogolele, Kabupaten Boyolali.</p>
<p>“ Pengalihan arus lalu lintas tersebut , yang  dari arah Boyolali menuju Magelang diarahkan melewati Tlogolele, Kabupaten Boyolali dan menuju ke Desa Sengi, Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Begitu jgua sebaliknya,”katanya.</p>
<p>Ia menambahkan,  di musim penhujan seperti saat ini, jalan penghubung Magelans- Boyolali di wilayah Kecamatan Sawangan tersebut, sering terjadi tanah longsor. Untuk itu, Suroto berharap, masyarakat yang melintas di jalan tersebut untuk lebih waspada.</p>
<p>Terpisah, Kapolsek Sawangan, AKP Glenter Pitoyo mengatakan upaya pembersihan longsoran tanah tersebut dilakukan tim gabungan dari BPBD, TNI. Polri dan masyarakat. Sambil menunggu kedatangan alat berat, pembersihan longsoran dilakukan secara manual.</p>
<p>“Karena untuk alat berat perlu ada persiapan, sebelumnya pembersihan material longsoran dilakukan secara manual oleh tim gabungan dari BPBD, TNI. Polri dan masyarakat. Sekitar pukul 10.00 WIB, pembersihan material dilakukan dengan menggunakan alat berat dari DPU Bina Marga,”kata Glenter Pitoyo.</p>
<p>Ia menambahkan, setelah hampir empat jam  pembersihan dengan alat berat, sekitar pukul 14.00 WIB, jalan Magelang _ Boyolali dibuka kembali untuk kendaraan bermotor.</p>
<p>selama masa pembersihan longsoran tanah, arus lalu lintas baik yang menuju dari  Magelang ke Boyolali ataupun sebaliknya dialihak  ke jalur alternative lainnya. Yakni, kendaraan yang berasal dari Magelang menuju Boyolal, setibanya di Tlatar, Sawangan diarahkan melalui Desa Sengi, Kecamatan Dukun dan menuju kea rah Boyolali melalui Tlogolele, Klakah dan Jrakah.</p>
<p>“ Karena jalan tertutup longsoran tanah dan tidak dapat dilalui kendaraan, maka  lalu-lintas diarahkan ke jalan alternative melalui Sengi, Dukun menuju Tlogolele, Klakah dan Jrakah.,”kata Glenter Pitoyo. W. Cahyono</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/21/jalan-alternatif-magelang-boyolali-tertutup-longsoran-di-sawangan">Jalan Alternatif Magelang – Boyolali Tertutup Longsoran di Sawangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Warga Dusun Tanjung Dievakuasi, Menyusul Peringatan Dini Berbunyi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/15/ratusan-warga-dusun-tanjung-dievakuasi-menyusul-peringatan-dini-berbunyi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 13:49:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Ekonomi Desa ( Balkondes) Ngadiharjo]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ngadiharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Tanjung]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[hujan deras]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[tanah-longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=539621</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID)- Sebanyak 127 jiwa warga Dusun Tanjung, Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang dievakuasi ke Balai Ekonomi Desa ( Balkondes) Ngadiharjo. Evakuasi tersebut dilakukan, menyusul sistem peringatan dini tanah longsor yang ada di dusun tersebut berbunyi menyusul hujan turun cukup deras di wilayah tersebut sejak pukul Rabu ( 14/1/2026) 17.00 WIB hingga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/15/ratusan-warga-dusun-tanjung-dievakuasi-menyusul-peringatan-dini-berbunyi">Ratusan Warga Dusun Tanjung Dievakuasi, Menyusul Peringatan Dini Berbunyi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID)- Sebanyak 127 jiwa warga Dusun Tanjung, Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang dievakuasi ke Balai Ekonomi Desa ( Balkondes) Ngadiharjo. Evakuasi tersebut dilakukan, menyusul sistem peringatan dini tanah longsor yang ada di dusun tersebut berbunyi menyusul hujan turun cukup deras di wilayah tersebut sejak pukul Rabu ( 14/1/2026) 17.00 WIB hingga Kamis, ( 15/1/2026) dinihari.</p>
<p>“Dari 127 jiwa warga Dusun Tanjung yang dievakuasi ke Balkondes Ngadiharjo tersebut,sebagian besar merupakan usia rentan. Yakni, lansia, ibu hamil, anak-anak dan penyandang disabilitas,”kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edi  Wasono , Kamis ( 15/1/2026),</p>
<p>Edi mengatakan, hingga Kamis ( 15/1) siang kemarin,  warga Dusun Tanjung , Desa Ngadiharjo yang dievakuasi ke Balai Ekonomi Desa  (Balkondes) Ngadiharjo sebanyak 127 jiwa.  Kemungkingan jumlah tersebut bisa bertambah, karena sebagian pemuda  masih berada di rumahnya masing-masing untuk berbagai macam keperluan, termasuk mengurus  hewan ternak yang dimilikinya.<br />
Baca juga:<span style="font-size: 14pt;"> <a href="https://suarabaru.id/2026/01/13/jalan-alternatif-antardesa-di-menoreh-tertutup-tanah-longsor">https://suarabaru.id/2026/01/13/jalan-alternatif-antardesa-di-menoreh-tertutup-tanah-longsor</a></span></p>
<p>Menurutnya, evakuasi terhadap warga Dusun Tanjung tersebut  dilakukan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena tanah di Dusun Tanjung yang labil dan evakuasi tersebut dilakukan, setelah hujan turun hujan di wilayah Dusun Tanjung sejak Rabu sekitar  pukul 17.00 WIB hingga larut malam.</p>
<p>Edi menjelaskan, dipilihnya Bakondes Ngadiharjo sebagai tempat penampungan sementara bagi warga Dusun Tanjung, karena balkondes tersebut jarkanya cukup dekat dengan tempat tinggal merekasekitar 1 kilometer. Selain itu, di balkondes yang merupakan program CSR PT PLN tersebut, fasilitasnya sangat mencukupi dan lahannya juga luas.</p>
<p>Listiyanaah,salah satu warga Dusun Tanjung mengatakan, dirinya bersama dengan warga lainnya dievakusi darti tim gabungan BPBD, Tagana, Forkompimcam Borobudur dan lainnya pada Rabu ( 14/1) sekitar pukul 02.00 dini hari. Evakuasi tersebut dilakukan  setelah hujan turun  di wilayah Dusun Tanjung sejak Rabu pukul 17.00 WIB hingga  Kamis dini hari</p>
<p>“Kami dievakuasi dievakuasi sekitar pukul 02.00 dini hari, setela hujan turun sejak Rabu sore hingga Kamis dini hari.Akibat hujan tersebut,terjadi tanah longsor dan menimpa bagian belakang rumah saya,”katanya.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, tanah longsor di beberapa ttik di Dusun Tanjung, telah terjadi sejak Senin ( 12/1/2026) kemarin.  Tanah longsor tersebut diakibatkan  hujan dengan intensitas tinggi menimpa  rumah milik Sriwoto,Kepala Dusun Tanjung dan juga menutup akses jalan alternative antardesa, yakni antara Desa Ngadiharjo dengan Desa Giripurno. W.Cahyono</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/15/ratusan-warga-dusun-tanjung-dievakuasi-menyusul-peringatan-dini-berbunyi">Ratusan Warga Dusun Tanjung Dievakuasi, Menyusul Peringatan Dini Berbunyi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Alternatif  Antardesa di  Menoreh Tertutup Tanah Longsor</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/13/jalan-alternatif-antardesa-di-menoreh-tertutup-tanah-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 10:18:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Bukit Menoreh]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Giripurno]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Menoreh]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ngadiharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Jombor]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Kempul]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Tanjung]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Salaman]]></category>
		<category><![CDATA[tanah-longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=539186</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)- Akses jalan alternatif antara Desa Ngadiharjo dengan  Desa Giripurno, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang sempat  tidak dapat dilalui, karena tertutup longsoran tanah.  Longsoran tanah yang terjadi di Dusun Grenjeng Tanjung, Desa Ngadiharjo tersebut disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung hampir dua jam pada Senin ( 12/1/2026) sore kemarin. “Hujan yang cukup deras [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/13/jalan-alternatif-antardesa-di-menoreh-tertutup-tanah-longsor">Jalan Alternatif  Antardesa di  Menoreh Tertutup Tanah Longsor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)- Akses jalan alternatif antara Desa Ngadiharjo dengan  Desa Giripurno, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang sempat  tidak dapat dilalui, karena tertutup longsoran tanah.  Longsoran tanah yang terjadi di Dusun Grenjeng Tanjung, Desa Ngadiharjo tersebut disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung hampir dua jam pada Senin ( 12/1/2026) sore kemarin.</p>
<p>“Hujan yang cukup deras dan berlangsung sekitar dua jam tersebut menyebabkan tanah tegalan milik pak Ismanto longsor. Longsoran tanah tersebut menutup akses jalan antara Dusun Tanjung ,Desa Ngadiharjo dengan Dusun Tanjung ,Desa Giripurno Kecamatan Borobudur,”kata  Susilo Fajar Prasetyo, salah satu warga Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Selasa ( 13/1/2026).</p>
<p>Susilo mengatakan,  tanah longsor yang menutup akses jalan antardesa di perbukitan Menoreh tersebut, dengan tinggi sekitar 10 meter, lebar enam meter dan ketebalan mencapai sekitar dua meter. Masyarakat setempat sempat membersihkan material longsoran yang menutup jalan tersebut secara manual , pada Senin ( 13/1) sore. Namun, pembersihan tersebut terpaksa dihentikan, karena hujan terus berlangsung dan hari mulai gelap.</p>
<p>Keesokan harinya, masayarakat kembali melakukan pembersihan dengan cara yang sama, yakni manual menggunakan cangkul. Karena,  untuk menggunakan alat berat tidak memungkinkan, karena kondisi jalan yang sempit dan banyak tikungan dan tanjakan terjal.</p>
<p>Ia menambahkan, dirinya mengetahui adanya tanah longsor tersebut saat hendak pulang ke rumahnya dari bekerja di proyek  di Desa Ngadiharjo pada Senin ( 12/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, beberapa ratus meter sebelum tiba di rumahnya, jalan penghubung tersebut sudah tertutup longsoran tanah.</p>
<p>Susilo mengatakan, tanah longsor di Desa Ngadiharjo terebut, tidak hanya menutup akses jalan antaradesa saja. Melainkan juga menimpa rumah Kepala Dusun Tanjung, Desa Ngadiharjo, yakni Sriwoto. Selain itu, tanah longsor juga terjadi di dekat masjid atau berjarak sekitar  500 meter dari rumah Kepala Dusun Tanjung.</p>
<p>“Kondisi rumah pak kadus aman begitu juga yang terjadi di dekat masjid. Tetapi, longsoran yang terjadi di rumah pak kadus, kemungkinan bisa bertambah. Karena tanah  yang berada di atas rumah pak kadus tersebut  sudah  retak-retak,”katanya.</p>
<p>Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Wasono mengatakan,pembersihan material longsoran yang menutup akses jalan antardesa tersebut terpaksa dilakukan secara manual dan tidak bisa menggunakan alat berat. Karena, jalan untuk akses masuk alat berat ke lokasi kejadian tidak memungkinkan, yang disebabkan jalannya sempit dan juga banyak tikungan dan tanjakan yang terjal.</p>
<p>“Untuk pembersihan material longsoran tanah yang menutup akses jalan antardesa, dilakukan secara manual dan dikerjakan secara kerja bakti. Karena, untuk alaytt berat  tidak memungkinkan untuk masuk ke lokasi tersebut dan disebabkan jalan yang sempit dan banyak tikungan dan tanjakan terjal,”kata Edi.</p>
<p>Ia menambahkan, selain dua titik longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Brobudur,kejadian serupa juga terjadi di Dusun Kempul, Desa Menoreh, Kecamatan Salaman. Namun, kejadian tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa manusia, melainkan kerugian material. W. Cahyono</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/13/jalan-alternatif-antardesa-di-menoreh-tertutup-tanah-longsor">Jalan Alternatif  Antardesa di  Menoreh Tertutup Tanah Longsor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>815 Siswa SMA Taruna Nusantara Dibekali Edukasi Keuangan untuk Pelajar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/06/815-siswa-sma-taruna-nusantara-dibekali-edukasi-keuangan-untuk-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 08:30:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Emas 2045]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[literasi keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Taruna Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=537980</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID)&#8211; Pelajar SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang, mendapatkan pembekalan tentang edukasi keuangan bagi pelajar, pada Selasa (6/1/2026). Adapun tema kegiatan yang diikuti 815 dari 1.158 pelajar itu yakni, &#8216;Literasi Keuangan Kuat, Indonesia Hebat: Pelajar SMA Taruna Nusantara Menuju Generasi Emas 2045&#8217;. Kepala SMA TN, Mayor Jenderal TNI M Imam Gogor Agnie Aditya menjelaskan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/06/815-siswa-sma-taruna-nusantara-dibekali-edukasi-keuangan-untuk-pelajar">815 Siswa SMA Taruna Nusantara Dibekali Edukasi Keuangan untuk Pelajar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA MUNGKID (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pelajar SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang, mendapatkan pembekalan tentang edukasi keuangan bagi pelajar, pada Selasa (6/1/2026). Adapun tema kegiatan yang diikuti 815 dari 1.158 pelajar itu yakni, &#8216;Literasi Keuangan Kuat, Indonesia Hebat: Pelajar SMA Taruna Nusantara Menuju Generasi Emas 2045&#8217;.</p>
<p>Kepala SMA TN, Mayor Jenderal TNI M Imam Gogor Agnie Aditya menjelaskan, peserta merupakan pelajar Kelas X dan XI. Kelas X berjumlah 500 orang, sedangkan sisanya siswa-siswi kelas XI. Adapun Kelas X dipersiapkan sebagai siswa yang akan menempati kampus SMA Taruna Nusantara yang ada di Ibu Kota Nusantara (IKN).</p>
<p>Disebutkan dia, acara hari ini merupakan agenda pertama di tahun baru, dan hari pertama masuk sekolah. &#8221;Kehadiran OJK di tengah para siswa ini, menjadi sebuah wujud nyata komitmen negara, dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga cerdas secara finansial,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/06/60-organisasi-mahasiswa-universitas-semarang-resmi-dilantik">60 Organisasi Mahasiswa Universitas Semarang Resmi Dilantik</a></strong></p>
<p>Menurut dia, literasi keuangan bukan sekadar hitung-hitungan soal uang. Tetapi bagian pentingnya, pembentukan karakter bagi calon pemimpin masa depan. Yaitu karakter pemimpin yang bertanggungjawab, mandiri, disiplin, dan berintegritas.</p>
<p>&#8221;Di era digital ini, tantangan keuangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Akses terhadap produk keuangan juga sangat mudah, mulai dari tabungan digital, pinjaman online, hingga investasi. Di satu sisi ini peluang, tetapi di sisi lain, juga menyimpan risiko tanpa adanya pemahaman yang kuat,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, dalam kesempatan itu mengatakan, tugas utama OJK adalah mengatur dan mengawasi seluruh sektor jasa keuangan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/06/kisah-sakirun-pensiunan-yang-menang-undian-bank-jateng">Kisah Sakirun, Pensiunan yang Menang Undian Bank Jateng</a></strong></p>
<p>Menurut dia, saat ini ada sekitar 4.000 pelaku usaha jasa keuangan, yang ada di dalam pengaturan dan penguasaan OJK. Tapi ada satu tugas yang juga utama dan mulia, yakni melindungi.</p>
<p>&#8221;Kami melindungi masyarakat Indonesia. Salah satunya, dengan memberikan edukasi seperti yang kita lakukan pada hari ini kepada adik-adik semua,&#8221; katanya.</p>
<p>Diungkapkan juga, dia merasa sedih kalau anak muda tidak paham tentang keuangan. Lalu diceritakan dia, pernah ada seorang mahasiswa membunuh rekannya, karena terjebak pinjaman online.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/06/amorim-fakta-rentan-pelatih-dalam-industri-sepak-bola">Amorim, Fakta Rentan Pelatih dalam Industri Sepak Bola</a></strong></p>
<figure id="attachment_537982" aria-describedby="caption-attachment-537982" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-537982 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-06-at-14.54.15.jpg" alt="" width="681" height="409" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-06-at-14.54.15.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-06-at-14.54.15-400x240.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/WhatsApp-Image-2026-01-06-at-14.54.15-150x90.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-537982" class="wp-caption-text">Pelajar SMA TN ikuti pembelajaran OJK. Foto: ekopri</figcaption></figure>
<p>Menurut catatannya, banyak anak-anak pintar yang terjerumus dalam hal-hal negatif. Mereka ikut judi online, pinjol ilegal. Belum lagi yang sudah lulus kuliah, tetapi ketika hendak mencari pekerjaan tidak lolos seleksi. Itu karena ketika dicek dengan sistem pelayanan informasi keuangan, pernah memakai kartu kredit dan tidak membayar.</p>
<p>&#8221;Maka hari ini kami berada di sini, agar pelajar SMA TN tidak ada yang seperti itu,&#8221; harap wanita yang akrab disapa Kiki Widyasari itu.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI, Komjen Pol (P) Eddy Hartono menilai, murid SMA Taruna Nusantara merupakan bibit unggul untuk masa depan kehidupan bangsa Indonesia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/06/bakti-bca-bersama-nicholas-saputra-dampingi-10-desa-wisata">Bakti BCA Bersama Nicholas Saputra Dampingi 10 Desa Wisata</a></strong></p>
<p>Oleh sebab itu, dia berkewajiban untuk memberikan informasi, bagaimana perkembangan terorisme di tingkat global maupun Nasional. Perkembangan terorisme di Indonesia ini, tidak secara tiba-tiba datang.</p>
<p>&#8221;Gerakan terorisme di Indonesia juga dipengaruhi gerakan transformasi global terorisme di era 80-an,&#8221; papar dia.</p>
<p>Sampai tahun 2000-an, geopolitik dunia mengalami perubahan. Di tahun 2000-an, muncul bom Bali I dan II. Menurut dia, itu akibat infiltrasi, radikalisasi melalui proses transformasi global.</p>
<p><em><strong>Eko Priyono</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/06/815-siswa-sma-taruna-nusantara-dibekali-edukasi-keuangan-untuk-pelajar">815 Siswa SMA Taruna Nusantara Dibekali Edukasi Keuangan untuk Pelajar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang Candi Mendut  Tuntut  Pembebasan Sewa Kios</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/02/pedagang-candi-mendut-tuntut-pembebasan-sewa-kios</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 13:28:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=537536</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID)- Puluhan pedagang Candi Mendut, Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Magelang, Jumat ( 2/1/2026). Kedatangan mereka  tersebut untuk menyampaikan sejumlah tuntutannya, terkait lamanya pemugaran Candi Mendut. Pemugaran Candi Mendut yang telah dilaksanakan sejak Juni hingga pertengahan Desember kemarin, berdampak pada pendapatan para pedagang di Candi Mendut. “Sejak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/02/pedagang-candi-mendut-tuntut-pembebasan-sewa-kios">Pedagang Candi Mendut  Tuntut  Pembebasan Sewa Kios</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID)- Puluhan pedagang Candi Mendut, Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Magelang, Jumat ( 2/1/2026). Kedatangan mereka  tersebut untuk menyampaikan sejumlah tuntutannya, terkait lamanya pemugaran Candi Mendut.</p>
<p>Pemugaran Candi Mendut yang telah dilaksanakan sejak Juni hingga pertengahan Desember kemarin, berdampak pada pendapatan para pedagang di Candi Mendut.</p>
<p>“Sejak pemugaran Candi Mendut sejak Juni 2025 hingga pertengahan Desember 2025 kemarin, kami  tidak ada pendapatan sama sekali. Karena, adanya pemugaran candi tersebut, tamu yang berkunjung tidak ada,”kata Ketua Paguyuban Pedagang Candi Mendut, Zuliati usai audensi dengan anggota DPRD Kabupaten Magelang, Jumat(2/1/2026).</p>
<p>Zuliati mengatakan, dengan adanya pemugaran candi yang berada  tiga kilometer sisi timur Candi Borobudur tersebut,  para pedagang tidak mempunyai pendapatan sama sekali. Untuk itu, para pedagang meminta agar Pemkab Magelang membebaskan sewa kios  yang ada.</p>
<p>Menurutnya, para pedagang setempat dalam setahunnya harus mengeluarkan uang sewa sebesar Rp 2,25 juta per kiosnya. Dan pembayaran sewa  kios tersebut, harus dibayarkan di awal tahun ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Kabupaten Magelang.</p>
<p>Kompensasi</p>
<p>Ia menambahan, selain berharap Pemkab Magelang memberikan kompensasi berupa pembebasan pembayaran sewa kios, para pedagang  juga  meminta agar keringanan sewa lahan parkir Candi Mendut. Karena, area parkir tersebut juga terdampak dengan pemugaran candi  tersebut.</p>
<p>“Para pedagang intinya meminta kompensasi dari sewa kios dan lahan sewa parkit yang terdampak pemugaran Candi Mendut.  Kompensasi ini kami minta, karena semua pedagang tidak bekerja dan tidak ada tamu ke Candi Mendut, juga kami meminta kepastian pemugaran candi tersebut selesainya hingga kapan,”ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, sebelum adanya pemugaran, para pedagang  bisa mendapatkan penghasilannya Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per harinya. Namun, dengan adanya pemugaran tersebut,  mereka  tidak memperoleh pendapatan sama sejali, karena tidak ada wisatawan yang <em>mampir</em>”(singgah) untuk masuk ke area Candi Mendut.</p>
<p>Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Soeharno mengatakan,  terkait  pemintaan para pedagang  tersebut, pihaknya akan memanggil instansi terkait.Yakni,  Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah  ( BPKAD) Kabupaten Magelang dan  Museum Cagar Budaya  (MCB) Borobudur.</p>
<p>“Terkait pemintaan para mereka, kami akan memanggil BPKAD Kabupaten Magelang tentang  pemintaan pembebasan sewa kios di Candi Mendut. Sedangkan, dari pihak MCB, karena pemugaran tersebut  berdampak kepada pedagang yang tidak mendapatkan pendapatan,”kata Soeharno.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X merehabilitasi Candi Mendut, karena bagian atap dan tubuh bangunan candi mengalami kerusakan. Rehabilitasi Candi Mendut tersebut dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama dimulai Juni –Desember 2025 dan tahap kedua pada April hingga November mendatang. W. Cahyono</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/02/pedagang-candi-mendut-tuntut-pembebasan-sewa-kios">Pedagang Candi Mendut  Tuntut  Pembebasan Sewa Kios</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Terserempet” Proyek Tol  8 Meter, Khamid Dapat Ganti Rugi  Rp 11 juta</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/15/terserempet-proyek-tol-8-meter-khamid-dapat-ganti-rugi-rp-11-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 13:24:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kalikuto]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Purwadadi]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Ngencek]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Tol Yogyakara-Bawen Seksi V wilayah Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Grabag]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tegalrejo]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan Jalan Tol Yogyakarta – Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[Tim pengadaan tanah pembangunan Jalan Tol Yogyakarta – Bawen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=534385</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID)-  Tanah milik Khamid(55) waga Dusun Ngencek, Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang  ‘’terserempet”proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakara-Bawen Seksi V wilayah Magelang. Dari 900 meter persegi lahan sawah yang biasa ditanami cabai, yang terserempet proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakara-Bawen tersebut seluas delapan meter. “ Sawah saya yang terserempet proyek tol seluas delapan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/15/terserempet-proyek-tol-8-meter-khamid-dapat-ganti-rugi-rp-11-juta">&#8220;Terserempet” Proyek Tol  8 Meter, Khamid Dapat Ganti Rugi  Rp 11 juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID ( SUARABARU.ID)-  Tanah milik Khamid(55) waga Dusun Ngencek, Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang  ‘’terserempet”proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakara-Bawen Seksi V wilayah Magelang. Dari 900 meter persegi lahan sawah yang biasa ditanami cabai, yang terserempet proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakara-Bawen tersebut seluas delapan meter.</p>
<p>“ Sawah saya yang terserempet proyek tol seluas delapan meter dari luas total keseluruhan 900 meter persegi. Alhamdulillah, mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 11 juta,”kata Khamid usai memperoleh uang ganti rugi yang dipusatkan di Balai Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Senin ( 15/12/2025).</p>
<p>Khamid mengaku,meskipun hanya menerima uang ganti rugi sebesar Rp 11 juta tetapi tetap bersyukur dan merelakan tanahnya tersebut untuk kepentingan bersama dan negara. Sedangkan, uang ganti rugi yang diterimanya tersebut, akan digunakana untuk mencukupi kebutuhan pendidikan  tiga anaknya .</p>
<figure id="attachment_534387" aria-describedby="caption-attachment-534387" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-534387" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/khamid.jpg" alt="Proyek Tol" width="681" height="394" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/khamid.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/khamid-400x231.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/khamid-150x87.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-534387" class="wp-caption-text">Khamid(55) waga Dusun Ngencek, Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang , yang tanahnya “terserempet”proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seluas delapan meter dan mendapat ganti rugi Rp 111 Juta. Foto: W. Cahyono</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, tanah seluas delapan meter yang terkena proyek jalan tol tersebut berada di Dusun Ngencek, Desa Kalikuto.  Dan, yang terkena proyek jalan tol tersebut berada di samping jalan usaha tani..</p>
<p>Kepala Desa Kalikuto, M Fuad mengatakan, di Desa Kalikuto  terdapat 364 bidang tanah  yang terdampak pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen.Dari 364 bidang tanah yang  terdampak rata-rata sawah, tegalan dan sebagian rumah permukiman penduduk, namun yang baru dibayarkan sebanyak 50 bidang.</p>
<p>“Dari 364 bidang tanah selain berupa sawah, tegalan dan rumah permukiman penduduk, juga ada tanah kas desa. Untuk tanah kas desa  yang terdampak jalan tol, luasnya sekitar dua hektare,”kata Muh Faid.</p>
<p>52 Bidang Tanah</p>
<p>Sementara itu, pada pembayaran uang ganti rugi pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Yogyakarta – Bawen, di Desa Kalikuto  dari 3654 bidang tanah yang terdampak, baru dibayarkan sebanyak 50 bidang tanah. Pembayaran uang ganti rugi di Desa Kalikuto tersebut baru pertama kali dilakukan, selain itu juga dibayarkan terhadap dua bidang tanah di Desa Purwadadi, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.</p>
<p>“ Ke -52 bidang tanah yang dibayar   untuk ganti rugi di Desa Kalikuto sebanyak 50 bidang, sedangkan  untuk Desa Purwadadi sebanyak dua bidang. Untuk pembayaran ganti rugi di Desa Kalikuto  merupakan pertama kalinya, sedangkan dua bidang tanah di Desa Purwadadi merupakan sisa yang belum dibayarkan sebelumnya,”kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja-Bawen Muhammad Fajri Nukman.</p>
<p>Fajri mengatakan, dari ke-52 bidang tanah yang dibayarkan untuk dua desa di dua kecamatan tersebut, total nilai  pembayarannya mencapai  Rp 32, 49 miliar. Sedangkan, julah total luas tanah di kedua desa tersebut sebanyak 2,28 hektar.</p>
<p>Ia menambahkan,  hingga saat ini progress pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi I hingga VI sudah mencapai 69,03 persen. Terdiri atas seksi I telah  98,73 persena, seksi II, 93,18 persn,seksi III 82,64 persen.Sementara, seksi IV, 62,87 persen, seksi V, 23,48 persen dan seksi VI 96,62 persen.W. Cahyono</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/15/terserempet-proyek-tol-8-meter-khamid-dapat-ganti-rugi-rp-11-juta">&#8220;Terserempet” Proyek Tol  8 Meter, Khamid Dapat Ganti Rugi  Rp 11 juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>