GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seleknas Pemagangan ke Jepang Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasentyo, di Joglo Sentosa, Toroh, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan pencari kerja muda itu menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja hingga tingkat internasional.
Secara resmi, Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo membuka langsung Seleknas Pemagangan ke Jepang yang digelar dengan kerja sama antara Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi serta IKAPEKSI.
BACA JUGA : Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Hutan Pinus di Sadang
Selain itu juga bekerja sama dengan IM Japan, serta Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja muda yang memiliki daya saing global.
Dalam sambutannya, Sugeng Prasetyo menegaskan Pemerintah Kabupaten Grobogan terus berkomitmen memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program strategis, termasuk pemagangan ke Jepang.
Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam membuka akses yang lebih luas bagi putra-putri Grobogan untuk memperoleh pengalaman kerja internasional.
BACA JUGA : Tak Hanya Sekolah Roboh di Tegowanu, Sejumlah Sekolah di Grobogan Masuk Daftar Revitalisasi
Ia menyampaikan, Pemkab Grobogan melihat program pemagangan ke Jepang sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kerja sama penyelenggaraan seleksi magang ke Jepang ini adalah salah satu wujud nyata upaya kita untuk membuka pintu peluang yang lebih luas, agar putra-putri Grobogan dapat memperoleh pengalaman kerja internasional, meningkatkan keahlian dan kompetensi diri, serta membawa manfaat besar bagi pembangunan daerah kita nantinya,” ujarnya.
Sugeng juga memberikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan, IKAPEKSI, dan IM Japan yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Grobogan menjadi lokasi pelaksanaan seleksi nasional tersebut.
Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai lembaga yang berpengalaman akan menjamin proses seleksi berlangsung secara transparan, adil, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepada seluruh peserta, Sugeng mengingatkan agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dengan menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.
“Ini adalah kesempatan emas yang tidak datang dua kali. Hadapi tahapan seleksi ini dengan persiapan yang matang, kejujuran, percaya diri, dan sikap yang baik. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi Grobogan yang tangguh, berpotensi, dan siap bersaing di kancah internasional,” tegasnya.
BACA JUGA : Polusi Pabrik Gula Mojo, Warga Datangi DPRD Sragen Tuntut Kompensasi
Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya memberikan kesempatan bekerja di Jepang, tetapi juga menjadi media belajar mengenai budaya kerja, disiplin, teknologi, serta profesionalisme yang nantinya dapat diterapkan saat kembali ke Indonesia.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Grobogan Teguh Harjokusumo menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda melalui pengalaman kerja langsung di industri Jepang.
Ia menyebutkan, Seleksi Nasional Program Pemagangan ke Jepang IM Japan Tahun 2026 di Kabupaten Grobogan diikuti sebanyak 223 peserta laki-laki yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.
Menurut Teguh, seluruh peserta akan menjalani sejumlah tahapan seleksi yang meliputi pemeriksaan administrasi, tes kesamaptaan, tes matematika, wawancara, pemeriksaan kesehatan, hingga tahapan lain sesuai ketentuan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan IM Japan.
“Program Pemagangan ke Jepang merupakan salah satu bentuk investasi pembangunan sumber daya manusia. Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di perusahaan-perusahaan Jepang, tetapi juga belajar mengenai budaya kerja yang mengutamakan disiplin, tanggung jawab, ketelitian, produktivitas, dan kerja sama,” katanya.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, serta sportivitas agar mampu menunjukkan kemampuan terbaik.
Teguh juga menegaskan Disnakertrans Grobogan akan terus memperluas kerja sama dengan pemerintah pusat, dunia usaha, lembaga pelatihan kerja, dan berbagai mitra strategis guna membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.
Selain itu, ia berharap kerja sama yang telah terjalin bersama berbagai pihak dapat terus ditingkatkan sehingga mampu mencetak tenaga kerja Grobogan yang unggul, profesional, dan berdaya saing internasional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Pengurus Pusat IKAPEKSI, IM Japan, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Grobogan, para camat, kepala perangkat daerah, narasumber, panitia pelaksana, serta ratusan calon peserta seleksi.
TYA WIDYA













