blank
Siswa antusias mengikuti praktik pembuatan pupuk kompos berbahan dasar sampah daun kering.

JEPARA (SUARABARU.ID)  — Semangat peduli lingkungan tampak membara di lingkungan SMK Negeri 2 Jepara. Puluhan siswa-siswi kelas X tampak antusias mengikuti praktik pembuatan pupuk kompos berbahan dasar sampah daun kering, Senin 27  Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi proyek mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang bertujuan untuk melatih kreativitas sekaligus menanamkan kesadaran ekologis sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung di area sekolah ini melibatkan kolaborasi aktif antara para murid, wali kelas masing-masing, serta guru pengampu mata pelajaran IPAS. Pendampingan intensif diberikan di setiap tahapan, mulai dari pengumpulan sampah daun di sekitar halaman sekolah, pencacahan, pencampuran dengan cairan aktivator, hingga teknik penataan di dalam wadah pengomposan agar proses fermentasi berjalan sempurna.

blank
Pendampingan intensif diberikan di setiap tahapan, mulai dari pengumpulan sampah daun di sekitar halaman sekolah, pencacahan, pencampuran dengan cairan aktivator, hingga teknik penataan di dalam wadah pengomposan agar proses fermentasi berjalan sempurna.

Aksi peduli lingkungan ini mendapat perhatian khusus dari Kepala SMK Negeri 2 Jepara,  Indria Mustika, S.Pd., M.Pd. Ia turun langsung ke lapangan untuk memantau jalannya proyek IPAS tersebut dan memberikan apresiasi kepada para siswa serta guru pendamping.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi dan antusiasme anak-anak kelas X beserta dewan guru dalam mengelola sampah organik di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan target proyek mapel IPAS, tetapi juga langkah nyata pembentukan karakter pelajar yang peduli terhadap kelestarian alam,” ujar Ibu Indriamustika di sela-sela peninjauan.

blank
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi proyek mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang bertujuan untuk melatih kreativitas sekaligus menanamkan kesadaran ekologis sejak dini.

Wujudkan Sekolah Hijau Berkelanjutan

Pembuatan kompos dari sampah daun ini merupakan salah satu strategi utama SMK Negeri 2 Jepara dalam mewujudkan visi sekolah hijau berkelanjutan (sustainable green school). “Dengan mengolah sampah organik secara mandiri, sekolah tidak hanya mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat kembali untuk menyuburkan tanaman di taman sekolah,” ujar Indria Mustika

blank
Kegiatan yang berlangsung di area sekolah ini melibatkan kolaborasi aktif antara para murid, wali kelas masing-masing, serta guru pengampu mata pelajaran IPAS.

Ia juga menjelaskan, melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), para siswa diharapkan mampu memahami konsep ekosistem dan daur ulang materi secara kontekstual. “Hasil dari pupuk kompos yang nantinya sudah matang rencananya akan diaplikasikan langsung untuk perawatan tanaman toga dan kebun produktif di lingkungan SMK Negeri 2 Jepara, menciptakan siklus ekologis yang mandiri dan ramah lingkungan,” pungkasnya.

Ahmad Lutfi