blank
Personel Polsek dan Anggota TNI AD dari Koramil-03 Ngadirojo bersama para pihak terkait, memberikan respon cepat untuk memadamkan Karhutla di wilayah Desa Gemawang.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kasus kebakaran hutan lahan (Karhutla) terjadi lagi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kali ini terjadi di hutan milik Perhutani yang bersama di wilayah perbukitan Desa Gemawang di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, respons cepat dilakukan untuk melakukan pemadaman. Tindakan pemadaman dilaksanakan oleh personel Polsek Ngadirojo bersama para pihak terkait.

Nyala api kebakaran hutan ini, diketahui masyarakat Minggu siang (26/7/26). Temuan itu kemudian dilaporkan masyarakat ke Perangkat Desa dan diteruskan ke Polsek Ngadirojo. Api cepat berkobar, karena membakar dedaunan yang berguguran dan semak belukar yang mengering.

Pukut 12.00 tengah hari, personel Polsek bersama anggota Koramil-03 Ngadirojo telah tiba di lokasi kebakaran. Bersama Perangkat desa dan warga masyarakat, kemudian dilakukan pemadaman memakai alat seadanya. Juga dibuat ilaran (celah), untuk melokalisasi api supaya tidak meluas.

Tindakan tersebut, dilakukan dalam upaya perceatan pemadaman. Mengingat kondisi setempat, dalam kemarau puncak sekarang ini, semuanya mengering dan rawan akan ancaman kebakaran. Teknis pemadaman di lokasi dipimpin oleh Brigpol Yoga Ilham dan Briptu Novan Gusti dari Polsek Ngadirojo, bersama Sertu Budi dari Koramil-03. Ikut terlibat dalam upaya pemadaman, para Perangkat Desa dan masyarakat yang bermukim di sekitar hutan.

Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh lokasi. Ini untuk memastikan api telah benar-benar padam, dan tidak terdapat sumber api maupun potensi penyebaran kebakaran susulan.

Sembarangan

Bersamaan tindakan pemadaman, petugas juga memberikan edukasi mengenai bahaya kebakaran hutan. Kepada masyarakat, diimbau untuk tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok secara sembarangan. Karena dikhawatirkan, itu dapat memicu terjadinya kebakaran.

Selain melakukan pengecekan ke lokasi titik api, personel Polsek dan Koramil-03. juga melaksanakan patroli di kawasan permukiman warga yang berada di dekat kawasan hutan. Ini dilakukan, demi langkah antisipasi terhadap kemunculan tindak pidana 3C. Yakni pencurian dengan peneratan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Hasil patroli, menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Ngadirojo kondusif. aman, tertib dan terkendali. ”Kami mengapresiasi kesigapan petugas yang secara cepat memberikan respon atas laporan masyarakat,” tandas Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo,

Disebutkan, setiap laporan dari masyarakat yang cepat ditindak lanjuti, itu sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Kepada warga masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan, diminta berperan aktif dalam ikut serta menjaga hutan. Utamanya di musim kemarau puncak, yang menyebabkan kondisi kawasan hutan pada mengering dan rawan akan terjadinya kebakaran.

Polres Wonogiri mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan peran aktifnya, dan cepat melaporkan apabila menemukan adanya titik api kebakaran, maupun potensi gangguan Kamtibmas. Agar setiap kejadian, dapat segera ditangani bersama, demi menjaga keamanan lingkungan dan kelestarian hutan.(Bambang Pur)