blank
Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo berkomitmen akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara kesehatan finansial perusahaan dan keterjangkauan pelayanan bagi masyarakat.

Hingga Juni 2026, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini sukses mencatatkan tren performa positif yang berkelanjutan, mulai dari lonjakan jumlah pelanggan, perolehan laba bersih yang melampaui target, hingga tingkat efektivitas penagihan yang hampir sempurna.

Menariknya, seluruh lompatan prestasi ini berhasil diraih tanpa adanya kebijakan penyesuaian tarif air bagi pelanggan.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo, Muhammad Sjahid, menegaskan bahwa kemajuan perusahaan yang dipimpinya murni didorong oleh efisiensi operasional, optimalisasi pelayanan, perluasan cakupan, serta penguatan tata kelola perusahaan yang bersih (good corporate governance).

“Akses masyarakat Wonosobo terhadap air bersih perpipaan terus meluas dari tahun ke tahun. Berdasarkan data per Juni 2026, jumlah sambungan pelanggan Perumda Tirta Aji kini telah menembus angka 112.865 sambungan,” bebernya.

Angka tersebut, lanjut dia, merangkak naik jika dibandingkan dengan capaian sepanjang tahun 2025 yang mencatatkan 112.338 sambungan.

“Jika ditarik garis linier dari tahun 2019 yang kala itu baru memiliki 96.207 sambungan, artinya dalam periode ini terjadi penambahan sekitar 16.658 sambungan baru atau melonjak sekitar 17,3 persen,” ungkap Sjahid.

“Peningkatan tersebut menunjukkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan air minum perpipaan sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo,” tambah Sjahid.

Kondisi kesehatan finansial BUMD ini, sebutnya, juga berada dalam performa terbaiknya. Pada tahun buku 2025, Perumda Air Minum Tirta Aji berhasil membukukan laba bersih fantastis sebesar Rp 16,177 miIiar.

“Pencapaian tersebut sukses melampaui target Rencana Bisnis (Renbis) sebesar Rp15,327 miIiar dan target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp15,757 miIiar yang dibebankan kepada perusahaan,” paparnya.

Dikatakan, laba bersih tahun buku 2025 ini mencerminkan pertumbuhan sekitar 7,2 persen jika disandingkan dengan laba bersih tahun 2024 yang bernilai Rp15,091 miIiar.

“Secara akumulatif, selama tahun 2025 Tirta Aji mengantongi total pendapatan sebesar Rp 90,80 miIiar dengan laba operasi menyentuh Rp 20,81 miIiar,” jelasnya.

Sjahid menyebut data-data keuangan ini mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang semakin sehat dan berkelanjutan.

Rekor Terbaik

blank
Dirut Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo Mochammad Sjahid saat memberikan keterangan terkait kinerja perusahaan daerah yang dipimpinnya. Foto : SB/Muharno Zarka

“Keberhasilan pengelolaan manajemen juga tecermin dari sistem administrasi pembayaran yang hampir tanpa celah. Tingkat efektivitas penagihan rekening air Perumda Tirta Aji pada tahun 2025 meroket hingga 99,46 persen,” terang dia.

Raihan tersebut diakui mencatatkan rekor terbaik dalam beberapa tahun terakhir setelah sebelumnya berada di level 97,42 persen pada tahun sebelumnya.

Menurut Sjahid, tingginya angka ini tidak hanya memperlihatkan efektivitas pola pelayanan dan penagihan manajemen, tetapi juga menunjukkan tingginya kesadaran dan kepatuhan para pelanggan dalam menunaikan kewajibannya.

Pihaknya menegaskan bahwa peningkatan kualitas performa ini sama sekali tidak diperoleh melalui penyesuaian tarif air.

Sebagai informasi, penyesuaian tarif air terakhir kali dilakukan empat tahun lalu berdasarkan Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 78 Tahun 2022 tentang pedoman penetapan tarif air minum perusahaan daerah air minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo.

“Jauh sebelum itu, penyesuaian dilakukan pada tahun 2016 silam lewat Perbup Nomor 11 Tahun 2016 tentang perubahan ketiga atas peraturan Bupati Wonosobo Nomor 41 tahun 2011,” tandasnya.

Artinya, papar Sjahid, di tengah gempuran inflasi operasional selama beberapa tahun terakhir, warga Wonosobo tetap bisa menikmati pasokan air bersih dengan tarif yang tidak berubah.

“Di sisi lain, internal perusahaan mampu terus meningkatkan kinerja melalui berbagai langkah efisiensi, peningkatan produktivitas, optimalisasi pendapatan, perluasan layanan dan penguatan manajemen,” tegas dia.

Sjahid menilai keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa Perumda Air Minum Tirta Aji mampu menjaga keseimbangan antara kesehatan keuangan perusahaan dan keterjangkauan tarif bagi masyarakat.

Menutup keterangannya, Muhammad Sjahid menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan penuh dari Pemkab Wonosobo, seluruh elemen pegawai, dan utamanya loyalitas dari para pelanggan.

“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi kami. Capaian ini menjadi bukti bahwa peningkatan kinerja perusahaan dapat diwujudkan tanpa membebani pelanggan melalui penyesuaian tarif,” kata dia.

“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas cakupan layanan, memperkuat keandalan distribusi air minum, serta menjalankan tata kelola perusahaan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tegasnya.

Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan air minum yang aman, berkualitas, berkelanjutan dan terjangkau.

Muharno Zarka