blank
Buah pir. Foto: Dok/Shutterstock

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Buah Pir ternyata memilki segudang manfaat atau khasiat yang luar biasa bagi tubuh. Sejak zaman kuno, buah ini sering direkomendasikan dalam berbagai pengobatan tradisional, karena sifatnya yang mendinginkan dan kemampuannya dalam menghidrasi tubuh.

Melansir dari Halodoc, Pir mengandung lebih dari 80 persen air serta padat akan nutrisi esensial. Buah Pir merupakan salah satu jenis buah yang sangat populer dan mudah ditemukan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Apa saja manfaat buah pir bagi kesehatan dan kecantikan kulit? Buah Pir adalah sumber karbohidrat kompleks, serat, serta berbagai vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Mengonsumsi satu buah pir berukuran sedang (sekitar 178 gram) dapat memberikan asupan gizi yang signifikan tanpa menyumbang terlalu banyak kalori.

Berikut adalah perkiraan nutrisi yang terkandung dalam satu buah pir berukuran sedang. Antara lain, kalori: 101 kkal, protein: 1 gram, karbohidrat: 27 gram, serat makanan: 6 gram (memenuhi sekitar 22 persen kebutuhan harian), vitamin C: 9 persen dari kebutuhan harian, vitamin K: 6 persen dari kebutuhan harian,
kalium (Potasium): 4 persen dari kebutuhan harian, tembaga (Copper): 16 persen dari kebutuhan harian.

Selain makronutrien dan mikronutrien di atas, buah pir terutama pada bagian kulitnya sangat kaya akan senyawa bioaktif dan antioksidan seperti antosianin, asam sinamat, lutein, dan zeaxanthin.

Karena sebagian besar serat dan antioksidan terkonsentrasi pada kulitnya, sangat disarankan untuk mengonsumsi buah pir beserta kulitnya setelah dicuci bersih.

Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan
Berkat kandungan gizinya yang sangat kaya, rutin memasukkan buah pir ke dalam menu harian dapat memberikan dampak positif yang luar biasa bagi tubuh. Berikut manfaat buah pir!

1. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Salah satu manfaat paling menonjol dari buah pir adalah kemampuannya dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Dengan kandungan serat sebanyak 6 gram per buah ukuran sedang, pir merupakan sumber serat larut dan tidak larut yang sangat baik. Serat larut, khususnya pektin, berfungsi sebagai prebiotik yang menjadi makanan bagi bakteri baik (mikrobioma) di dalam usus. Bakteri baik ini sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh dan mencegah peradangan usus.