blank
BMH secara simbolis menyerahkan beasiswa tahfizh kepada Yayasan Al Burhan sejumlah Rp. 248.648.597,- Foto: Ning S (SUARABARU.ID) 

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bersama Yayasan Al Burhan menyelenggarakan Wisuda Akbar Tahfizh dan Tasmi’ Angkatan V MTs-MA Al Burhan Hidayatullah yang berlangsung di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Sabtu (20/6/2026).

Tahun ini, sebanyak 30 santri mengikuti prosesi tasmi’ dan wisuda tahfizh. Mereka merupakan bagian dari pembinaan intensif yang dilakukan oleh MTs-MA Al Burhan Hidayatullah.

BMH menyalurkan beasiswa tahfizh kepada Yayasan Al Burhan sejumlah Rp. 248.648.597,- secara simbolis sebagai bentuk dukungan BMH terhadap program Yayasan Al Burhan dalam bentuk beasiswa tahfizh

blank
Wisuda Akbar Tahfizh dan Tasmi’ Angkatan V MTs-MA Al Burhan Hidayatullah. Foto: Ning S (SUARABARU.ID)

Kegiatan yang mengusung tema “Terbentuknya Generasi Qurani, Unggul dan Mandiri” ini menjadi momentum syukur atas lahirnya para penghafal Alquran yang diharapkan mampu menjadi penerus dakwah dan peradaban Islam di masa depan.

Diketahui, selama lima tahun terakhir lembaga ini telah berhasil mencetak 52 santri penghafal 30 juz Alquran di bawah bimbingan langsung Ustazah Rumayya bersama tim pembina tahfizh.

Ketua BMH Perwakilan Jawa Tengah, S. Abdul Karim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program tahfizh.

Abdul Karim menyebut, dana-dana amanah umat mampu melahirkan para penghafal Alquran ya g merupakan investasi akhirat yang manfaatnya terus mengalir dan menjadi kebanggaan umat.

Salah satu wisudawan terbaik yang mampu menyetorkan hafalan 30 juz dalam sekali duduk, Quaneisha Bilqis Adlina menyampaikan rasa syukurnya.

“Berkah dari gemblengan dan motivasi para pengasuh, saya bisa menghafal dan menyetorkan hafalan 30 juz dalam sekali duduk. Semoga Allah menjaga hafalan ini dan menjadikannya manfaat bagi umat,” ungkapnya.

“Saya tak pernah menyangka bisa menuntaskan hafafan 30 juz dalam sekali duduk. Semua ini juga berkat dukungan dan motivasi dari para guru, ustaz dan ustazah yang memberikan semangat untuk bangkit menuntaskan hafafan saya,” ungkapnya.

Melalui program tahfizh yang berkelanjutan, BMH dan Yayasan Al Burhan berharap semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan karakter Qurani, memiliki keunggulan dalam ilmu dan akhlak, serta mampu menjadi pribadi yang mandiri dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Dalam kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yakni KH. Dr. Nashirul Haq Marling, Lc., M.A. dan Syeikh Hamdi Habeeb Al Mishry, yang memberikan motivasi kepada para santri dan wali santri tentang pentingnya menjaga kemurnian Alquran melalui hafalan, pengamalan, dan dakwah.

Ning S