blank

JEPARA(SUARABARU.ID)–Pelepasan siswa kelas 6 SD Negeri 3 Senenan, Kecamatan Tahunan yang digelar Sabtu (20/6/2026), tidak hanya menyajikan suasana haru. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah itu juga menandai momentum kebangkitan satuan pendidikan tersebut dalam torehan prestasi.

“Setelah lama ‘puasa’, kami sukses mempertahankan gelar Juara 1 Pantomim tingkat kecamatan selama dua tahun berturut-turut,” kata Kepala SDN 3 Senenan Hana Kusumastuti, S.Pd.SD.

Sebagai apresiasi, peraih prestasi pantomim itu didaulat tampil di atas panggung. Mereka adalah duet siswa kelas 4 dan 5: Fadhil dan Kenzio.

blank

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Hana Kusumastuti mengungkapkan rasa bangga atas perkembangan karakter dan mental para siswa.

“Tentu, tak ada gading yang tak retak. Jika dalam mendidik putra dan putri Jenengan ada yang kurang berkenan mohon dimaafkan nggih, Ayah/bunda. Itu semua bukan karena tidak suka, melainkan rasa sayang supaya anak-anak berdisiplin dan berbudi pekerti luhur,” katanya.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan wali murid kepada para guru adalah sebuah kehormatan besar yang tak ternilai harganya.

Kepada siswa kelas 6 yang akan memakai seragam baru di jenjang yang lebih tinggi, Hana mengingatkan agar mereka selalu patuh kepada guru, menghormati orang tua, dan jangan meninggalkan ibadah.

Perwakilan Komite, Gun Arif, meminta agar wali murid dan guru senantiasa berkoordinasi, saling berdiskusi, dan bekerja sama dengan komite. Hal itu diperlukan demi kemajuan sekolah.

blank

“Teruslah bimbing dan doakan putra-putri kita agar apa yang mereka cita-citakan dapat tercapai,” ujar Gun Arif.

Dalam kesempatan itu, perwakilan wali murid, Miatun, mengenang awal mula anak-anak menginjakkan kaki di sekolah. “Dulu anak-anak kami datang dengan berbagai karakter. Namun, semua itu tidak pernah membuat Bapak dan Ibu Guru mengeluh. Atas segala pengorbanan dan dedikasi luar biasa ini, kami haturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya,” ujarnya.

Acara itu ditutup dengan pentas seni kelas 5, penyerahan kenang-kenangan untuk sekolah, hiburan persembahan lagu dari kelas 6, doa bersama yang dipimpin tokoh agama Solihun, serta sesi foto bersama antara seluruh dewan guru dengan siswa.

Pada sesi paling awal, acara dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sabil dan Jingga, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Jepara.

Sedangkan sesi penyerahan penghargaan untuk siswa berprestasi, diselingi pentas seni siswa kelas 3. Ada pula selingan pentas seni kreatif dari kelas 1 dan 2, pidato oleh perwakilan siswa kelas 5 dan 6: Bintang dan Kia, serta penampilan seni kentrung oleh tiga siswa: Eza, Reyhan, dan Zavan.

Hadepe-Pratolia-Ahmad Teguh Pratomo