blank
Sebanyak 350 bibit mangrove ditanam secara bersama-sama di kawasan pesisir Desa Malang.

PURWOREJO (SUARABARU.ID)– Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan menggelar serangkaian kegiatan mengusung Spirit Go Green. Aksi korve bersih bersih lingkungan disekitar ex Plaza Purworejo dan Mageri Segoro berupa penanaman mangrove di pesisir Desa Malang, Kecamatan Ngombol.

Kegiatan yang dilaksanakan sebagai rangkaian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 350 bibit mangrove ditanam secara bersama-sama di kawasan pesisir Desa Malang.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo dengan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Provinsi Jawa Tengah, serta melibatkan berbagai unsur pemerintah, masyarakat, dan pegiat lingkungan. Sinergi lintas sektor ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir yang memiliki peran penting sebagai benteng alami terhadap abrasi, penyerap emisi karbon, serta habitat bagi berbagai biota perairan.

blank
Penyerahan penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 kepada Desa Gunungwangi sebagai Juara I, Desa Tangkisan sebagai Juara II dan Desa Kentengrejo sebagai Juara III.
Foto : age

Aksi Mageri Segoro tidak hanya menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan pesisir secara berkelanjutan. Diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan terus meningkat, sehingga tercipta ekosistem pesisir yang sehat, produktif, dan mampu memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 mengusung semangat kolaborasi dan aksi nyata untuk lingkungan. Sejalan dengan tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, kegiatan penanaman mangrove ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung pengendalian perubahan iklim serta mewujudkan lingkungan yang lebih hijau, lestari, dan berkelanjutan di Kabupaten Purworejo.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH mendorong sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat wujudkan bersama kebersihan lingkungan yang berkelanjutan untuk keberlangsungan generasi mendatang.

“Melalui tema Saatnya Bekerja untuk Iklim”, seluruh pihak diharapkan tidak hanya merayakan peringatan tetapi juga menjalankan aksi yang terukur, terdokumentasi, dan berkelanjutan,” ucapnya saat memimpin Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026, di bekas Kompleks Ruko Plaza Purworejo, Sabtu (6/6).

Menurut Bupati, dengan adanya Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), menjadi salah satu aksi nyata dalam memperkuat upaya pengendalian perubahan iklim melalui kolaborasi antar sektoral dan keterlibatan Masyarakat.

“Oleh karena itu marilah kita bergerak untuk bumi yang lebih sehat dan layak huni bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan selamat dan terima kasih kepada desa/kelurahan yang telah berpartisipasi dalam evaluasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026.

“Ini adalah bentuk nyata dari kesadaran dan komitmen masyarakat dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat menjadi rutinitas yang terprogram dan berkelanjutan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Purworejo,” tegasnya.

Lebih lanjut, momentum Hari Lingkungan Hidup diharapkannya sebagai titik tolak untuk berperilaku lebih ramah lingkungan, dan membangun Purworejo yang lebih hijau, bersih, dan lestari untuk generasi yang akan datang.

“Dengan kegiatan ini diharapkan semakin menguatkan pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia ASRI secara serentak dan berkelanjutan dan mendorong kolaborasi lintas sektoral, keterlibatan masyarakat serta menegaskan komitmen Kabupaten Purworejo dalam upaya pengendalian perubahan iklim.” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono ST, kepada SUARABARU.ID. saat dimintai pernyataan, Senin (8/6).

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 kepada Desa Gunungwangi sebagai Juara I, Desa Tangkisan sebagai Juara II dan Desa Kentengrejo sebagai Juara III.(age).