KUDUS (SUARABARU.ID) – Suasana penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Fajr, Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, mendadak ricuh saat sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto mengamuk sesaat sebelum disembelih pada Hari Raya Iduladha.
Sapi jenis simmental dengan bobot hampir mencapai satu ton itu awalnya hendak dibawa ke lokasi penyembelihan. Namun, hewan yang diberi nama “Mbah Bejo” tersebut tiba-tiba memberontak dan berusaha melepaskan diri dari pegangan petugas jagal.
Kepanikan pun sempat terjadi di area masjid. Sapi berukuran jumbo itu berlari tak terkendali hingga masuk ke parit di sekitar lokasi penyembelihan, membuat warga dan panitia kurban berhamburan menghindar.
Petugas jagal bersama warga kemudian berupaya menenangkan sapi tersebut agar situasi kembali kondusif. Proses penjinakan berlangsung cukup menegangkan karena sapi terus meronta dan sulit dikendalikan.
Butuh waktu sekitar 30 menit sebelum akhirnya sapi bantuan Presiden Prabowo itu berhasil dijinakkan. Petugas kemudian mengikat kaki dan kepala sapi agar proses penyembelihan dapat dilakukan dengan aman.
Takmir Masjid Al-Fajr Karangampel, Khoiron, menjelaskan sapi kurban tersebut berasal dari peternak di Desa Pladen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Hewan kurban itu merupakan bantuan Presiden RI untuk masyarakat sekitar masjid.
Khoiron menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo. Menurutnya, daging kurban nantinya akan dibagikan kepada ratusan warga di Desa Karangampel.
“Diperkirakan daging sapi ini akan dibagikan dalam sekitar 600 paket untuk warga. Selain sapi bantuan presiden, kami juga menyembelih satu ekor kerbau dan satu kambing,” ujarnya.
Wabup Minta Diganti Kerbau
Penyerahan sapi kurban dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Belinda Birton. Ia berharap pelaksanaan ibadah kurban di Kabupaten Kudus berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.
“Hari ini kami menyerahkan bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo untuk Masjid Al-Fajr. Semoga bermanfaat dan dapat dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Belinda.
Belinda juga berharap bantuan hewan kurban dari Presiden pada tahun mendatang dapat disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat Kudus yang identik dengan tradisi penyembelihan kerbau.
Menurutnya, penggunaan kerbau memiliki nilai budaya tersendiri bagi masyarakat Kudus yang selama ini dikenal menjaga tradisi peninggalan Sunan Kudus.
Ali Bustomi













