blank
Pesan Pasi Intel Kodim Sragen di penghujung TMMD: tinggalkan desa dengan nama baik. Foto: Dok/Pendim

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Suasana malam di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, mendadak lebih serius dari biasanya, Senin malam (18/5/2026). Di tengah waktu istirahat menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD Reguler ke-128, seluruh Danru, Danton, dan anggota Satgas TMMD Kodim 0725/Sragen dikumpulkan dalam sebuah pengarahan khusus oleh Pasi Intel Kodim Sragen, Kapten Inf Ari Cahyo.

Bukan tanpa alasan. Memasuki hari-hari terakhir pelaksanaan TMMD, Pasi Intel ingin memastikan seluruh personel meninggalkan lokasi tugas dengan kondisi terbaik, tanpa persoalan sekecil apa pun dengan masyarakat.

Dalam arahannya, Kapten Inf Ari Cahyo menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pergantian musim yang rawan memicu gangguan fisik. Menurutnya, seluruh anggota Satgas harus tetap prima hingga penutupan program dan kembali ke satuan masing-masing dengan aman.

Namun bukan hanya soal kesehatan yang menjadi perhatian. Di hadapan seluruh anggota Satgas, Pasi Intel juga memberi penegasan keras terkait kedisiplinan dan tanggung jawab moral terhadap warga selama pelaksanaan TMMD berlangsung.

Ia meminta seluruh personel segera menyelesaikan apabila masih memiliki utang di warung warga maupun pinjaman barang milik masyarakat sebelum meninggalkan lokasi TMMD.

“Saya tidak mau mendengar nanti setelah kembali ke satuan masih ada anggota yang meninggalkan utang atau pinjam barang milik warga. Kalau sampai ada, akan kami laporkan ke komandan satuan masing-masing,” tegas Kapten Inf Ari Cahyo.

Suasana pengarahan malam itu berlangsung serius namun penuh nuansa kekeluargaan. Para anggota Satgas terlihat menyimak setiap pesan yang disampaikan, terlebih karena hubungan mereka dengan warga Desa Puro selama hampir satu bulan terakhir sudah terjalin begitu dekat.

Kapten Ari juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas atas semangat dan kerja keras selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-128.

“Saya berharap sampai selesai penutupan dan seterusnya seluruh anggota Satgas diberikan kesehatan untuk menyongsong tugas berikutnya. Terima kasih atas kerja samanya selama TMMD ini. Saya bangga kalian tetap semangat,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, Pasi Intel juga memastikan pihaknya bersama personel Provost akan melakukan pengecekan langsung kepada warga guna memastikan tidak ada persoalan yang tertinggal antara masyarakat dan anggota Satgas.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus upaya menjaga nama baik TNI di tengah masyarakat.

Warga pun diminta tidak sungkan melapor apabila menemukan kendala atau permasalahan selama pelaksanaan TMMD berlangsung.

Menjelang penutupan TMMD Reguler ke-128, pengarahan tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan program bukan hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana Satgas meninggalkan kesan baik, kedisiplinan, dan penghormatan kepada masyarakat.

Di Desa Puro, TMMD tidak sekadar membangun jalan dan fasilitas desa. Program itu juga meninggalkan pelajaran tentang tanggung jawab, etika pengabdian, dan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat hingga tugas benar-benar selesai.

Agus S