blank
Kasdim Sragen jajal jalan baru TMMD yang jadi akses petani dan arena joging. Foto: Dok/Pendim

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Pagi di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Minggu (10/5/2026), terasa berbeda. Udara sejuk menyelimuti hamparan sawah yang mulai menghijau, sementara di kejauhan Gunung Lawu berdiri gagah mengiringi aktivitas warga yang bersiap menuju ladang.

Di tengah suasana itu, Kepala Staf Kodim 0725/Sragen, Mayor Cba Beni Yusdiantoro, S.E., tampak melakukan joging santai di atas jalan beton baru hasil Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Jalan sepanjang 1.100 meter yang sebelumnya rusak dan becek, kini berubah mulus dan nyaman dilalui.

Usai mendampingi suksesnya kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI beberapa hari sebelumnya, Kasdim memilih turun langsung meninjau hasil pembangunan sambil berolahraga pagi. Dengan pakaian olahraga sederhana, ia menyusuri jalan cor beton sembari menyapa ramah warga yang hendak berangkat ke sawah.

Keberadaan jalan baru tersebut mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya mempermudah akses pertanian dan distribusi hasil panen, jalan itu juga menghadirkan suasana baru bagi warga desa.

“Setelah jalan ini selesai dibangun, bisa digunakan masyarakat petani maupun anak-anak muda untuk berolahraga. Selain udaranya sejuk dan menyegarkan, tempat ini memiliki pemandangan yang sangat bagus dengan hamparan sawah hijau berlatar Gunung Lawu,” ujar Mayor Cba Beni.

Menurutnya, jalur lurus hasil pengecoran TMMD itu bahkan memiliki potensi menjadi lokasi latihan fisik bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi anggota TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan.

“Jalan lurus seperti ini sangat bagus untuk latihan lari. Pelari bisa menjaga ritme dan mencapai kecepatan maksimal tanpa harus mengurangi langkah karena tikungan. Ini cocok untuk latihan performa dan ketahanan fisik,” jelasnya.

Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen memang tidak sekadar membangun infrastruktur desa. Kehadiran jalan beton tersebut perlahan mengubah wajah Desa Puro menjadi lebih hidup. Mobilitas warga menjadi lancar, aktivitas pertanian lebih efisien, dan kini bahkan menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk berolahraga menikmati suasana pedesaan.

Di pagi yang tenang itu, langkah-langkah kecil Kasdim di atas jalan baru seolah menjadi simbol perubahan. Bahwa pembangunan bukan hanya tentang beton dan angka panjang jalan, tetapi juga menghadirkan harapan, kenyamanan, dan semangat baru bagi masyarakat desa.

Agus S