blank
Ketua panitia FLS3N Kabupaten Jepara, Ida Fitriningsih, S.Pd., M.Pd., yang juga Kepala Sekolah SMAN 1 Tahunan, menyampaikan sambutannya saat pengumunan juara FLS3N Kab. Jepara 20206. Foto: Septiana W.

JEPARA (SUARABARU.ID) — Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA/SMK Kabupaten Jepara sukses digelar pada Rabu (07/05) di tiga lokasi berbeda, yakni SMAN 1 Jepara, SMKN 2 Jepara, dan Gedung Kesenian Dewan Kesenian Jepara.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pelajar SMA dan SMK sederajat untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang seni dan sastra diantaranya Cipta Lagu, Instrumen Gitar Solo, Kreatifitas Musik Tradisional, Tari Berpasangan, Cipta Puisi, Baca Puisi, Menulis Cerita Pendek, Jurnalistik, Monolog, Kriya, Desain Poster, Komik Digital, Fotografi, Film Pendek.

blank
Pengumuman Juara FLS3N Kab Jepara 2026. Foto: Dok. Panitia.

Sejak pagi, suasana di masing-masing lokasi perlombaan tampak semarak. Para peserta hadir dengan persiapan matang, membawa semangat kompetisi sekaligus kebanggaan terhadap karya seni yang mereka tampilkan. Ada yang sibuk melakukan pemanasan vokal, menata kostum tari, mempersiapkan alat musik, hingga menghafalkan naskah sebelum tampil di hadapan dewan juri.

Pelaksanaan di tiga titik dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus menyesuaikan kebutuhan setiap cabang lomba agar berlangsung maksimal.

Ketua panitia FLS3N Kabupaten Jepara, Ida Fitriningsih, S.Pd., M.Pd., yang juga Kepala Sekolah SMAN 1 Tahunan, menyampaikan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan wadah pembinaan karakter dan kreativitas seluruh siswa yang diharapkan tetap berlanjut menuju FLS3N selanjutnya.

“FLS3N menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya. Kami berharap kegiatan ini mampu memotivasi peserta untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh sekolah, panitia, guru pendamping, serta Dewan Kesenian Kabupaten Jepara yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam menjaga semangat berkesenian di kalangan pelajar.

Di SMAN 1 Jepara, sejumlah cabang lomba sastra dan seni pertunjukan berlangsung dengan antusias. Sementara di SMKN 2 Jepara, peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai kategori seni kreatif. Adapun Gedung Kesenian Dewan Kesenian Jepara menjadi salah satu pusat perhatian karena menghadirkan suasana panggung yang lebih artistik dan mendukung penampilan peserta secara maksimal.

Tak sedikit penonton dan pendamping yang memberikan apresiasi meriah untuk setiap penampilan. Sorak tepuk tangan terdengar usai para peserta menampilkan karya terbaik mereka, menciptakan atmosfer hangat yang penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang kompetisi, FLS3N juga menjadi ruang belajar antar pelajar. Para peserta dapat saling mengenal, bertukar pengalaman, serta menyaksikan beragam kreativitas dari sekolah lain di Kabupaten Jepara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni, karakter, dan kecintaan terhadap budaya bangsa. FLS3N Kabupaten Jepara 2026 pun menjadi bukti bahwa semangat berkarya di kalangan pelajar terus tumbuh dan berkembang.

Septiana W