JEPARA (SUARABARU.ID) – Balutan kebaya tak menghalangi para atlet panjat tebing perempuan Gopala Jepara untuk menaklukkan dinding panjat. Dalam peringatan Hari Kartini ke-147 sekaligus memeriahkan HUT ke-38 Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), pada Selasa 21 April 2026.
Digelar di arena panjat tebing Batealit Sport Center, Jepara, para atlet perempuan menampilkan kepiawaian memanjat dengan mengenakan kebaya. Tampak perpaduan unsur budaya dan olahraga penuh adrenalin tersebut mencuri perhatian dan di tonton juga oleh masyarakat sekitar.

Salsa Adelia, salah satu Atlet Gopala Jepara ini mengatakan kegiatan ini adalah wujud semangat Kartini dalam dunia olahraga. “Dengan semangat Kartini, kita berani bermimpi,” ujarnya.
Atlet lainnya, Zahira Syamsa Sabatia, menyebut pengalaman tersebut memberi makna tersendiri. “Kami dapat menghayati beratnya perjuangan Kartini,” ungkapnya.
Abdul Kholiq selaku Pelatih kepala Gopala Jepara mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan atlet sekaligus peringatan Hari Kartini dengan pendekatan berbeda.
Ia mencatat, klubnya saat ini menaungi 37 atlet yang aktif berlatih dan berkompetisi. “Mereka rutin mengikuti berbagai kejuaraan tingkat daerah hingga nasional,” ujarnya.
Kholiq menambahkan, Gopala Jepara meraih satu medali emas, dua perak, dan enam perunggu pada babak kualifikasi Porprov. Ia juga menyebut Sholikhin, yang berasal dari klub tersebut, kini terlibat dalam tim pelatnas.
Dalam waktu dekat, lanjutnya, para atlet dijadwalkan mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP dan SMA. Persiapan terus dilakukan untuk menghadapi ajang tersebut.
Abdul Kholiq bersama asisten pelatih Wawan Riswandi dan M. Iqbal Arzaqin, terus mendorong perkembangan atlet. “Jangan takut bermimpi, semua punya hak untuk berprestasi,” tuturnya.
Septiana W.













