blank
Kondisi rumah korban ludes terbakar. Foto : dok Polsek Purwodadi/

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik melanda Dusun Bopong, Desa Kandangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Selasa (21/4/2026) malam.

Kebakaran di wilayah Kandangan, Purwodadi itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan menghanguskan sebuah rumah dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Pemilik rumah diketahui bernama Suwardi (66), yang saat kejadian tengah tidur di dalam rumahnya.

BACA JUGA : Wali Kota Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan, Perkuat Pembangunan Kota Semarang

Insiden tersebut pertama kali diketahui oleh Suwarto (55), tetangga korban yang melihat kobaran api muncul dari bagian belakang rumah.

Melihat api yang semakin membesar, Suwarto langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Teriakan itu segera mengundang perhatian warga yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian.

Indah (32), anak Suwarto, langsung berlari menuju rumah korban dan membangunkan seisi rumah yang tertidur lelap.

Warga yang datang kemudian berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti ember dan air.

BACA JUGA : Warga Rejosari Rayakan Hari Kartini dengan Kegiatan Merangkai Bunga di Oudetrap Kota Lama

Namun, kobaran api terus membesar dan merambat ke bagian bangunan lainnya karena material rumah berbahan kayu yang mudah terbakar.

Dua unit mobil pemadam kebakaran akhirnya datang dan langsung melakukan upaya pemadaman secara intensif.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas berhasil menjinakkan api dan mencegahnya meluas ke rumah lain.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan rumah joglo sebanyak dua unit.

BACA JUGA : Dari Apel Berbusana Adat Hingga Talkshow Hari Kartini, Pemkot Semarang Perkuat Pemberdayaan Perempuan

“Ukuran rumah yang terbakar ini 9 x 15 meter dengan ukuran tiang 14 centimeter, terbuat dari kayu jati dengan dinding terbuat dari papan kayu jati dan campuran,” jelas Kapolsek Purwodadi, AKP Siswanto.

Ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, berbagai perabot rumah tangga milik korban tidak berhasil diselamatkan.

“Barang-barang yang ikut terbakar antara lain, lemari, tempat tidur, dan alat rumah tangga serta barang elektronik,” jelas AKP Siswanto, dalam keterangannya.

Sementara itu, seekor sapi dan sepeda motor milik korban berhasil dievakuasi sebelum api semakin membesar.

Kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Hasil penyelidikan awal mengungkap bahwa sumber api berasal dari bagian belakang rumah.

“Dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Grobogan dan unit Reskrim Polsek Purwodadi, sumber api berasal dari korsleting listrik rumah bagian belakang,” tambah Kapolsek.

Keterangan tersebut diperkuat oleh pengakuan pemilik rumah terkait kondisi instalasi listrik di bagian belakang rumah.

“Adanya insiden kebakaran ini, kami imbau sekali lagi kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Purwodadi agar tetap melakukan pengecekan kabel secara berkala di rumah masing-masing,” imbau Kapolsek.

BACA JUGA : Kakek 62 Tahun Asal Mlangsen Ditemukan MD di Kamar Kos Kedungjenar Blora

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan rutin instalasi listrik sangat penting untuk mencegah korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran di wilayah Kandangan, Purwodadi.

Kejadian kebakaran akibat korsleting listrik di Kandangan, Purwodadi ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan rumah.

TYA WIDYA