blank
Suasana Muscab PKB Sabtu (18 April 26) malam. Foto: eko

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) –
Muscab PKB Kabupaten Magelang pada Sabtu (18 April 26) yang berlangsung sampai sekitar pukul 23.30 memunculkan delapan nama calon ketua sementara. Mereka terdiri Mahmud SH, Fahrodin, Moh Budiyono, Mudrik Baehaqi, Suwarsa, Sukur Akhadi, Muh Sohib dan Hibatun Wafiroh.

Perlu diketahui, dalam Muscab tersebut dengan agenda
pertanggungjawaban dan penilaian kinerja DPC PKB masa bakti 2021-2026, menetapkan pokok program kerja DPC masa bakti 2026-2031. Selain itu menetapkan bakal calon ketua DPC masa bakti 2026-2031.

Salah satu agenda Muscab di Atria Hotel Magelang itu adalah
penyampaian bakal calon hasil pemetaan yang dilakukan oleh DPP PKB melalui DPW Jateng. Hal itu sudah dilakukan sejak sekitar satu bulan sebelumnya. Kalau peserta Muscab memandang perlu ada tambahan bakal calon, maka sidang dapat menampung aspirasi. Akhirnya muncul nama-nama tersebut.

Diagendakan, setelah Muscab akan dilakukan uji kompetensi oleh DPP PKB. Yakni akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan. Adapun yang menetapkan ketua terpilih adalah DPP PKB.

Dari delapan nama calon sementara, ketika dihubungi sudah bersedia memberikan komentar. Salah satunya adalah Mahmud SH. Dia adalah Sekretaris DPC PKB Masa Bakti 2021 – 2026. Pernah menjabat Wakil Ketua DPRD.

Dalam komentarnya dia menyatakan, sebagai kader PKB berharap siapa pun yg terpilih menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Magelang dapat meningkatkan kursi di DPRD sejumlah 15 kursi. Sebab itu telah disepakati forum Muscab.

“PKB harus memberi ruang yang terbuka untuk menjadi tempat curhat dalam ikut menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi warga. Baik itu masalah pendidikan, kesehatan, sosial , ekonomi maupun lainnya,” ujarnya.

Di samping itu, menurut dia, pengurus baru harus bisa membangun komunikasi dengan kelompok-kelompok masyarakat. “Bagian dari partai terbuka sesuai dengan tagline PKB solusi Bangsa,” imbuhnya.

Selain itu, pengurus baru harus mampu menerjemahkan program kerja DPP, DPW dan program kerja lima tahunan yang disepakati dalam Muscab.

Sementara itu Hibatun Wafiroh berterima kasih telah dicalonkan. Karena PKB telah melaksanakan persetaraan gender. Berarti peduli terhadap kaum perempuan, untuk perjuangan ke depan. “PKB adalah partai yang sangat peduli terhadap perempuan dan mendorong perempuan dalam politik dan Islam,” tuturnya.

Eko Priyono