𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SUARABARU.ID) — Progres pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Kodim 0721/Blora terus berlanjut, memasuki tahap berikutnya, TNI bersama warga mulai melakukan penggalian pondasi di dukuh Gabeng, Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa 14 April 2026.
Dukungan berbagai pihak, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Pengkolrejo ditargetkan selesai tepat waktu agar manfaatnya segera bisa dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Japah dan sekitarnya.
Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto melalui Danramil 15/Japah, Kapten Czi Didik Pujiono menjelaskan bahwa kegiatan penggalian pondasi tersebut melibatkan personel TNI dari Kodim 0721/Blora yang bekerja sama dengan masyarakat Desa Pengkolrejo.
“Penggalian pondasi menjadi salah satu tahap penting dalam pembangunan jembatan yang akan melintasi Sungai Gabeng,” jelas Danramil 15/Japah.
Lebih lanjut, Danramil 15/Japah mengatakan bahwa pembangunan jembatan Garuda ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur didaerah.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian dan pendidikan warga,” ujar Kapten Czi Didik Pujiono.
Danramil 15/Japah menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan jembatan Garuda menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.
“Gotong royong antara TNI dan warga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap pembangunan ini bisa selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Danramil 15/Japah.
Jembatan Garuda ini, lanjut Danramil 15/Japah, dirancang sebagai penghubung antar wilayah yang selama ini sulit diakses, terutama untuk mendukung aktivitas pertanian, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari warga.
“Pembangunan jembatan Garuda tersebut, diharapkan dapat mempercepat mobilitas warga serta mempermudah distribusi hasil pertanian. Selain itu, akses yang lebih baik diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat desa,” tandas Danramil 15/Japah.
Pada kesempatan itu, salah satu warga Desa Pengkolrejo, Suyanto (45) menyambut baik pembangunan jembatan Garuda tersebut. Menurut dia, selama ini akses menuju lahan pertanian dan wilayah seberang sungai cukup sulit dilalui.
“Kalau musim hujan, kami harus memutar jauh, dengan adanya jembatan ini, kami sangat terbantu, terutama untuk membawa hasil panen,” ucap Suyanto.
Kudnadi Saputro













