blank
Direktur NHF, Haryanto, menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir di Guntur, Kabupaten Demak. Foto: NHF/YNBA/

DEMAK (SUARABARU.ID) – Nurbani Humanity Foundation atau NHF menunjukkan gerak cepat dalam penyaluran bantuan bagi korban banjir Guntur, Demak, yang terdampak cukup luas dalam beberapa hari terakhir.

Nurbani Humanity Foundation menginisiasi aksi kemanusiaan melalui gerak cepat dan penyaluran bantuan kepada korban banjir Guntur, Demak, dengan menyalurkan paket sembako bagi warga terdampak.

BACA JUGA : Kecelakaan di Jalan Raya Kertek Tewaskan 2 Orang, 3 Luka-luka

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, mendorong lembaga kemanusiaan tersebut turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Relawan Nurbani Humanity Foundation mendatangi lokasi terdampak untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bencana banjir mulai terjadi setelah tanggul Sungai Tuntang dilaporkan jebol di tiga titik, pada Jumat (3/4/2026).

Curah hujan tinggi yang disertai kiriman air dari wilayah hulu memperparah kondisi banjir di sejumlah desa di Kecamatan Guntur.

Air kiriman dari Salatiga, Kabupaten Semarang, dan Grobogan turut meningkatkan debit air hingga meluap ke permukiman warga.

Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

Kerusakan rumah bervariasi mulai dari kategori ringan hingga berat, bahkan beberapa di antaranya tidak lagi layak huni.

Tercatat tujuh rumah roboh akibat derasnya arus banjir yang menerjang kawasan permukiman. Selain itu, ribuan rumah warga masih terendam banjir yang hingga kini belum sepenuhnya surut.

Genangan air juga merendam sekitar 400 hektare lahan pertanian milik warga setempat. Kondisi ini berpotensi mengganggu ketahanan pangan masyarakat di wilayah terdampak.

Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah. Wilayah tersebut juga dijadikan sebagai pusat distribusi bantuan kemanusiaan bagi warga sekitar.

BACA JUGA : Dorong Inovasi dalam Pengelolaan Lingkungan, PLN IP UBP Semarang Raih Penghargaan PROPER Hijau

Relawan NHF mulai menyalurkan makanan siap saji dan paket sembako kepada warga terdampak, Senin (6/4/2026). Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke titik pengungsian serta rumah warga yang masih terisolasi.

Upaya ini bertujuan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat. Pada hari berikutnya, bantuan tambahan kembali disalurkan berupa mie instan dan makanan siap konsumsi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat ketersediaan logistik bagi warga terdampak banjir. Distribusi bantuan melibatkan delapan SPPG mitra YNBA yang berkolaborasi secara aktif.

Direktur NHF, Haryanto, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak ini.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi warga terdampak banjir ini. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka,” ujar Haryanto.

Selain bantuan darurat, lembaga tersebut juga menyiapkan rencana perbaikan rumah warga yang rusak akibat banjir. Ketua Umum YNBA, Farrel Husein Al Kaafy, menegaskan pihaknya terus memantau kondisi di lapangan.

“Kami akan terus memantau kondisi dan menyalurkan bantuan makanan dari mitra SPPG. Jika diperlukan, kami siap membantu pembangunan rumah warga,” jelas Farrel.

Ketua Pembina YNBA, H Ahmad Salim, menegaskan komitmen lembaga dalam membantu masyarakat secara berkelanjutan.

“YNBA siap membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Kami akan mengoptimalkan seluruh sumber daya agar bantuan tepat sasaran,” ungkap Ahmad Salim.

Ia juga mengajak masyarakat memperkuat solidaritas sosial dalam menghadapi bencana.

“Mari bersama membantu saudara kita di Trimulyo agar segera bangkit dan pulih dari dampak bencana ini,” lanjutnya.

Ketua Yayasan Baitussalam Kradenan, Syaidun, turut menyampaikan rasa empati terhadap warga terdampak.

“Kami turut merasakan duka warga Guntur. Bencana ini menjadi panggilan bagi semua pihak untuk saling menguatkan,” ujar Syaidun.

Pihaknya menegaskan komitmen untuk terlibat dalam penanganan darurat hingga masa pemulihan.

BACA JUGA : Angkat Kejayaan Seni Ukir Jepara, Pameran TATAH 2026 Akan Digelar  di Museum Nasional Jakarta

“Kami berkomitmen hadir tidak hanya saat darurat, tetapi juga dalam pemulihan agar masyarakat kembali bangkit,” tambahnya.

Nurbani Humanity Foundation terus menunjukkan gerak cepat dalam penyaluran bantuan bagi korban banjir Guntur dengan mengerahkan relawan ke berbagai titik terdampak.

Melalui gerak cepat dan penyaluran bantuan yang berkelanjutan, Nurbani Humanity Foundation berharap korban banjir Guntur di Demak ini dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

TYA WIDYA