blank
Ilustrasi: pelaku penganiayaan diamankan polisi dan warga usai melakukan aksinya. Foto: ilustrasi/Tya Widya.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pria melakukan aksi penganiayaan di wilayah Kradenan, Grobogan, Minggu (29/3/2026).

Peristiwa tersebut sontak membuat warga panik setelah pelaku menyerang sejumlah orang di lingkungan permukiman.

Aksi penganiayaan yang dilakukan pria tersebut terjadi di Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Grobogan.

BACA JUGA : TNI Amankan Tradisi Larungan 2026 dengan Kesiap-siagaan Optimal

Dalam insiden itu, beberapa warga mengalami luka akibat serangan yang dilakukan secara tiba-tiba.

Pelaku diketahui berinisial S (33), yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Ia mengawali aksinya dengan mengamuk di rumah orang tuanya di Dusun Gundi RT 001 RW 004.

Kapolsek Kradenan, AKP Edy Sutarjo, menjelaskan bahwa pelaku sempat marah-marah sebelum kejadian berlangsung. Kondisi tersebut membuat situasi di rumah menjadi tidak terkendali.

Dalam keadaan emosi, pelaku mencari ponselnya. Namun secara tiba-tiba, ia justru mencekik ibunya, Suwarti, hingga korban tidak sadarkan diri.

Usai kejadian itu, pelaku meninggalkan rumah dan mengendarai sepeda motor menuju sebuah warung milik Gunawan. Ia berniat membeli bensin dengan cara berutang.

Saat Gunawan membuka jok sepeda motor pelaku, ia sempat terkejut karena melihat sebilah parang tersimpan di dalamnya.

BACA JUGA : Seni Menahan Pisau: Restorasi Tubuh Melalui Bedah Biomolekuler dan Keajaiban Sel Punca

Meski demikian, ia tidak menaruh kecurigaan setelah pelaku berdalih hendak mencari pakan.

Tak lama berselang, tetangga Gunawan bernama Giyem meminta agar ia memeriksa kondisi orang tua pelaku. Permintaan itu muncul karena pelaku terlihat linglung beberapa hari terakhir.

Gunawan bersama Giyem kemudian menuju rumah pelaku sebelum berangkat ke sawah. Setibanya di lokasi, mereka mendapati ibu pelaku dalam posisi terbaring di atas ranjang.

Setelah memastikan kondisi tersebut, Gunawan keluar dari rumah.Namun secara tiba-tiba pelaku datang dan memarkirkan kendaraannya.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengeluarkan parang. Ia kemudian mengayunkan senjata tajam tersebut ke arah Gunawan.

Beruntung, Gunawan berhasil menghindar dari serangan itu. Aksi pelaku pun berlanjut dengan sasaran lain di sekitar lokasi.

Pelaku kemudian mengayunkan parang ke arah Markini yang saat itu sedang menggendong cucunya. Serangan tersebut mengenai telinga kiri korban.

Dalam kondisi terluka, Markini berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju rumah Kandar. Namun pelaku terus melanjutkan aksinya.

Di lokasi lain, pelaku kembali melakukan pembacokan terhadap sejumlah warga. Mereka di antaranya Nyami, Abu, Darsih, Karni, serta Suroto yang merupakan ayah kandung pelaku.

Rentetan peristiwa itu segera dilaporkan kepada perangkat Desa Sengonwetan. Warga mulai berkumpul untuk mengamankan situasi.

BACA JUGA : Seleksi Terpadu Polri 2026 Tinggi, Ratusan Warga Grobogan Berebut Lolos Jadi Anggota Polri

Sekretaris Desa Sengonwetan, Hartono, langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. Ia berupaya memastikan kondisi di lapangan.

Saat tiba di rumah orang tua pelaku, petugas tidak menemukan keberadaan pelaku. Situasi sempat membuat warga khawatir karena pelaku masih berkeliaran.

Informasi kemudian diperoleh bahwa pelaku berada di rumah Karni. Warga yang sudah berkumpul berhasil mengamankan pelaku di lokasi tersebut.

Pelaku akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut. Aparat kemudian membawa pelaku ke Polsek Kradenan.

Sementara itu, para korban segera dilarikan ke Puskesmas Kradenan 1 untuk mendapatkan penanganan awal. Kondisi mereka membutuhkan perawatan medis lanjutan.

Sebagian korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedjati Purwodadi. Tim medis memberikan penanganan intensif atas luka yang dialami para korban.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan.

Petugas menemukan satu buah senjata tajam jenis parang dengan panjang sekitar 57 centimeter. Selain itu, pakaian korban juga turut diamankan sebagai barang bukti.

BACA JUGA : Persiku Kudus Tahan Imbang Barito Putera, Gol Injury Time Jadi Penyelamat

“Dari keterangan warga setempat, beberapa hari terakhir pelaku terlihat mengalami linglung,” jelas Kapolsek.

Kasus penganiayaan yang dilakukan pria di Kradenan, Grobogan ini kini ditangani aparat kepolisian. Penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.

“Terlapor yakni S ini mengamuk dan membawa senjata tajam dan melakukan pembacokan. Total ada enam korban yang mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku,” jelas AKP Edy Sutarjo.

TYA WIDYA