JEPARA (SUARABARU.ID) — Tradisi silaturahim dan halal bihalal masih menjadi perekat kuat bagi para alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. Selasa (24/3/2026), sekitar 30 kader lintas generasi berkumpul dalam suasana hangat Lebaran 1447 Hijriah di Desa Pringtulis.
Pertemuan itu digelar di kediaman Dr. Muh Khamdan, Ketua PAC IPNU Nalumsari periode 2007–2009. Rumah yang menjadi lokasi acara tampak sederhana, namun sarat makna, karena mempertemukan perjalanan panjang kaderisasi IPNU dari masa ke masa.

Para peserta yang hadir berasal dari berbagai periode kepengurusan, mulai dari generasi awal tahun 1994–1996 di bawah kepemimpinan Kyai Ali Mansyur, hingga kader demisioner periode terakhir 2023–2025. Rentang waktu lebih dari tiga dekade itu tergambar dalam perjumpaan yang penuh keakraban.
Tidak hanya alumni, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua PAC IPNU Nalumsari yang masih aktif, Shalahudin Yusri. Kehadirannya menjadi simbol kesinambungan antara generasi lama dan kader yang saat ini masih menjalankan roda organisasi.

Dalam suasana santai, para alumni saling bertukar cerita tentang pengalaman masa kaderisasi. Tawa dan nostalgia mengalir, mengingatkan kembali pada dinamika organisasi yang pernah mereka jalani bersama.
Namun, pertemuan ini tidak semata menjadi ajang temu kangen. Diskusi ringan juga berkembang tentang peran alumni di tengah masyarakat, termasuk kontribusi di bidang pendidikan, sosial, hingga pemerintahan.

Zaenal Anwari, kader aktif periode 2000–2009, mengatakan kegiatan ini telah berlangsung rutin setiap tahun sejak 2020. Ia menilai, silaturahim tersebut menjadi ruang penting untuk menjaga hubungan antarkader yang kini tersebar di berbagai daerah.
Menurut Zaenal, Majelis Alumni IPNU Nalumsari telah melewati setidaknya 14 periode kepengurusan. Dari proses panjang itu, lahir kader-kader yang kini berkiprah lintas profesi dan organisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Eko Setyo Hamdun, demisioner Ketua periode 2018–2020, ditunjuk sebagai penghubung untuk agenda reuni gabungan Majelis Alumni IPNU dan IPPNU yang direncanakan berlangsung pada April 2026.
Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Di tengah perubahan zaman, silaturahim semacam ini menjadi pengingat bahwa jejaring kader dan nilai kebersamaan tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan IPNU di tingkat lokal.
Hadepe – MKHN













