blank
Aparat dari kepolisian bersama prajurit TNI dari Koramil-25 Paranggupito, Tim SAR dan petugas medis, menyampaikan imbauan agar para pelancong di objek wisata bahari Pantai Selatan, mewaspadai kemungkinan munculnya gelombang tinggi.(Dok.Humas Polres Wonogiri)
SURAKARTA (SUARABARU.ID) – Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, para pelancong di objek wisata bahari, diminta mewaspadai kemunculan gelombang tinggi. Permintaan ini, disampaikan personel kepolisian yang berjaga di objek wisata bahari Pantai Selatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Paranggupito, merupakan satu-satunya pantai yang ada di wilayah Solo Raya atau di eks Karesidenan Surakarta.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulsityo melalalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, Rabu (25/3/), menyatakan, personel kepolisian yang berjaga di pantai selatan, juga memberikan imbauan dan edukasi tentang pentingnya menjaga diri dari kemunculan gelombang tinggi laut selatan. ”Disamping melaksanakan pengamanan, petugas aktif memberikan imbauan kepada pengunjung, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di tepi pantai, khususnya saat bermain air laut,” jelas AKP Anom Prabowo.

Para wisatawan diminta dapat menjaga diri bersama keluarganya, saat berada di bibir pantai. Utamanya mewaspadai potensi gelombang tinggi, yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Harapannya, agar supaya semua selamat, terhindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Selama liburan Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026 M), ribuan wisatawan datang mengunjungi Pantai Selatan Wonogiri yang berada di Kecamatan Paranggupito (sekitar 70 Kilometer arah selatan Ibukota Kabupaten Wonogiri). Mereka datang untuk menikmati keindahan pantai yang alami, sejuknya angin laut dan indahnya deburan ombak samudera selatan, yang senantiasa datang membentur dinding karang pantai tanpa henti.

Untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung, Polsek Paranggupito bersama unsur terkait, termasuk di dalamnya prajurit TNI AD dari Koramil-25 Paranggupito Kodim 0728 Wonogiri, melaksanakan pengamanan terpadu di kawasan wisata bahari tersebut. Pengamanan dilakukan dengan melibatkan aparat Kecamatan Paranggupito, Perangkat Desa, relawan siaga bencana dan personel dari Search And Rescue (SAR).

Favorit

Di sejumlah titik yang menjadi destinasi favorit, mendapatkan pengamanan secara ekstra. Yakni Pantai Nampu, Pantai Karangpayung, Pantai Sembukan dan Pantai Klotok. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berwisata, khususnya dalam momentum libur Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 H (2026 M).

Berdasarkan data kunjungan wisatawan Selasa (24/3/26), jumlah pelancong di Pantai Nampu dan Pantai Karangpayung mencapai 1.506 orang dengan kendaraan roda empat sebanyak 224 unit dan roda dua 331 unit. Pantai Sembukan dan Pantai Klotok, dikunjungi sebanyak 831 orang, dengan 62 unit kendaraan roda empat dan 192 unit roda dua.

Selama pelaksanaan pengamanan, petugas aktif memberikan imbauan kepada pengunjung, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di tepi pantai, khususnya saat bermain air laut. Wisatawan juga diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polsek Paranggupito, Koramil-25 Paranggupito, relawan siaga bencana dan anggota SAR dari Desa Gunturharjo dan Desa Paranggupito. Juga melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Paranggupito. Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Paranggupito AKP Sutrisyanto selaku perwira pengendali.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menambahkan, kehadiran personel di lokasi wisata merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan laut. “Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif, melalui pengamanan serta edukasi kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat berwisata, khususnya di kawasan pantai yang sewaktu-waktu memunculkan gelombang tinggi,” jelasnya.(Bambang Pur)