Sholat Ied ini, diselenggarakan oleh Muhammadiyah Sukoharjo, bersama Forum Komunikasi Takmir Masjid (FKTM), Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Juga melibatkan Nasyiatul Aisyiyah (NA) dan Karang Taruna Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo.
Tokoh masyarakat Sukoharjo, Begug SW, mengabarkan, hadir dalam sholat Ied tersebut, Ketua PCM
Dalam kesempatan tersebut, Drs H Muslim menyampaikan hasil perolehan zakat fitrah bahan pokok makanan berupa beras dari masjid yang tergabung dalam FKTM se Kelurahan Jetis Sukoharjo. Yakni terkumpul sebanyak 10.769,9 Kg beras dari sebanyak 21 masjid yang terbagi dalam 5 zona.
Ridho
Tampil menjadi Imam dalam Sholat Ied tersebut, Ustadz Tolhah Muhammad LC, dan yang menjadi Khotib Ustadz H Muh Triwibowo SPdI yang menyampaikan kutbahnya dengan tema Ridho. Disebutkan, dalam Islam, ridho memiliki makna yang sangat penting dalam hubungan keluarga dan sosial.
Untuk diketahui, r
artinya adalah kerelaan, keikhlasan, kesenangan hati atau penerimaan dengan lapan dada. Dalam konteks agama, ini merujuk pada sikap menerima takdir, ketentuan, perintah, maupun larangan Allah, dengan hati senang tanpa keluhan, yang merupakan tingkatan tertinggi di atas sabar.
Orang tua dianjurkan untuk ridho kepada anak-anaknya, menerima mereka apa adanya, dan tidak membanding-bandingkan dengan orang lain. Ini akan membantu anak-anak tumbuh dengan percaya diri dan bahagia. Kemudian suami dianjurkan untuk ridho kepada istrinya, menerima kelebihan dan kekurangannya, dan memperlakukannya dengan baik. Ini demi menciptakan keharmonisan dalam rumah tangga.
Selanjutnya, menganjurkan Istri untuk ridho kepada suaminya, menerima keputusannya dan taat kepadanya dalam hal yang baik. ”Ini akan menciptakan keharmonisan dalam rumah tangga,” tandas Ustadz Muh Triwibowo. Umat muslim, juga dianjurkan untuk ridho kepada tetangganya, menerima mereka apa adanya, dan memperlakukannya dengan baik. Ini akan menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai.
“Ridho Allah tergantung pada ridho orangtua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua,” ujar Ustadz Muh Triwibowo. Dengan memiliki ridho, tambahnya, kita dapat menciptakan hubungan yang lebih harmonis dan damai, serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Khotbahnya ditutup dengan doa.(Bambang Pur)













