SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Zakat fitrah yang terkumpul di Masjid Al-Falah Kampung Madyorejo, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo Kota, Kabupaten Sukoharjo, dibagikan kepada warga sekitar yang berhak menerima dan diserahkan ke Pondok Pesantren (Ponpes).
Tokoh masyarakat Sukoharjo, Begug SW, mengabarkan, pembagian zakat fitrah dilakukan dalam rangkaian kegiatan Idul Fitri 1447 H (2026 M). Sesuai ketentuan, zakat fitrah telah dibagikan pada hari sebelum datang perayaan Idul Fitri. Ketua Takmir Masjid Al-Falah, Ir H Rudy Setyohadi melaui Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Al Falah, H Tri Minarno SH, menyampaikan, penyaluran zakat dilaksanakan pada Hari Kamis Tanggal 19 Maret 2026.
Zaat fitrah yang dibagikan berupa bahan pokok pangan berupa beras sebanyak 760 kg. Ini diperuntukkan kepada warga setempat dan warga sekitar yang masuk dalam kategori berhak menerima. Juga disalurkan ke Ponpes yang dikelola oleh SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo, dan ke Ponpes Tarbiyatul Ummah Sukoharjo.
Sementara itu, jamaah Masjid Al-Falah, seusai sholat Idul Fitri 1447, Jumat (20/3/26), menggelar acara halalboihalal bersama warga Kampung Madyorej. Acara untuk saling memaafkan ini, Jumat (20/3/26), dilaksanakan di Masjid Al-Falah. Ketua Takmir Masjid Al-Falah Rudy Setyohadi, dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan kegiatan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri tahun ini secara kualitas, meningkat lebih baik dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu parameternya, adalah tidak dibentuknya Panitia Amaliah Ramadhan, tetapi menggerakan mesin organisasi yang telah ada. Masing masing bekerja secara optimal. Semisal bidang Rumah Tangga, sudah bisa mempersiapkan kebersihan masjid. Termasuk menyiapkan peralatan soud system. Ini diwujudkan dalam upaya menyajikan kenyamaan kegiatan dalam pelaksanaan kegiatan.
Bidang Ibadah, mampu menyiapkan petugas imam tarawih dan pengisi kultum, serta bertanggungjawab pelaksanaan zakat melalui UPZ Al-Falah. Kemudian Bidang dakwah dan pendidikan, mampu menyelenggarakan TPQ dan kajian-kajian, serta berhasil mencari partner dengan lembaga dan institusi seperti Lazis, BMT Syariah dan Lembaga Kemanusiaan.
Infak
Untuk Bidang Remaja, mampu mengoptimalkan potensi para remaja masjid, dengan cara memberikan tugas setiap harinya, untuk menjalankan petugas piket harian. Juga untuk menyampaikan pengumuman, sebelum Sholat Tarawih dimulai. Untuk
Bidang Keputrian, sigap mempersiapkan dan melayani para jamaah yang akan berbuka puasa di masjid setiap harinya. Dana untuk kebutuhan berbuka puasa tahun ini sebesar Rp 87,765 juta lebih, yang diperoleh dari infaq para jamaah.
Ustadz Drs H Suroto dalam menyampaikan tausiahnya pada kegiatan silaturahmi halalbibalal, menyebutkan, kata silaturrahmi artinya menyambung persaudaraan. ”Kita bersaudara, ada yang saudara seibu bapak, beda ibu lain bapak, yang jelas saudara-saudara keturunan Adam dan Hawa,” jelasnya.
Dengan melaksanakan siyam Ramadhan dan ibadah-ibadahnya, akan memperkuat iman dan ihtisaban, agar diampuni dosa- dosa yang telah lalu. ”Dosa kepada sesama manusia, harus ada saling memaafkan seperti yang dilaksanakan pagi ini,” tegas Ustadz Suroto.
Dalam kesempatan itu, penyampai ikrar halalbihalal dipandu Ketua Rukun Tetangga (RT) 01 Kampung Madyorejo, Kelurahan Jetis, Kabupaten Sukoharjo, H Joko Sarjana SH. Acara ini, ditandai dengan saling melakukan jabat tangan. Yang pelaksanaannya terbagi 2, yakni untuk sesama pria dan sesama perempuan.(Bambang Pur)













