blank
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani saat menjelaskan arus lalu lintas kembali normal. Foto: Instagram @satlantas.grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sejumlah personel gabungan langsung melakukan evakuasi Tugu Batas Kota yang roboh pasca diterjang puting beliung.

Dalam waktu kurang dari dua jam, personel gabungan langsung mengevakuasi Tugu Batas Kota tersebut.

BPBD Grobogan bekerja sama dengan Dinas PUPR Grobogan, Dishub Grobogan, Satlantas Polres Grobogan langsung melakukan evakuasi Tugu Batas Kota yang ambruk.

BACA JUGA : PCM Purwodadi Gelar Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Taman Ir Soekarno, Berlangsung Khusyuk dan Pesan Khutbah Menyentuh Hati

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tugu Batas Kota yang terletak di antara Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan Toroh ini ambruk pasca diterjang angin kencang, sekitar pukul 17.00 WIB, Jumat 20 Maret 2026.

Pengemudi kendaraan yang akan melintas ke arah Kota Purwodadi sempat mengabadikan detik-detik ambruknya Tugu Batas Kota tersebut lewat sebuah video.

Video tersebut merekam detik-detik ambruknya Tugu Batas Kota tersebut dalam waktu yang sangat cepat. Hingga akhirnya, arus lalu lintas, baik dari arah selatan maupun utara sempat terhambat.

Informasi adanya insiden Tugu Batas Kota Purwodadi yang ambruk tersebut sampai kepada petugas terkait.

Personel gabungan dari TRC BPBD Grobogan, Polres Grobogan, Dishub dan DPUPR Grobogan serta PLN ULP Purwodadi langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi memakan waktu kurang dari dua jam. Sekitar pukul 18.00 WIB, arus lalu lintas Jalan Purwodadi-Solo dapat dilalui kembali.

“Situasi arus lalu lintas pasca robohnya Gapura Selamat Datang Purwodadi di Jalan Purwodadi-Solo pada pukul 18.00 WIB, kembali normal,” jelas Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani.

Dijelaskan AKP Kumala Enggar Anjarani, BPBD Grobogan bersama Polres Grobogan dan instansi terkait lainnya berhasil melakukan evakuasi Tugu Batas Kota yang roboh tersebut.

“Saat ini, arus lalu lintas dari arah Purwodadi menuju ke Solo atau sebaliknya, telah dapat dilalui kembali dan telah terjadi normalisasi lalu lintas,” jelas AKP Kumala Enggar Anjarani.

BACA JUGA : Tugu Batas Kota Purwodadi Ambruk Diterjang Hujan dan Angin Puting Beliung, Arus Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Pasca insiden tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan.

Disimpan

Terkait rangka gapura Batas Kota yang ambruk tersebut sudah berhasil dievakuasi petugas.

Informasi yang diterima suarabaru.id, rangka gapura tersebut kini disimpan di Dinas PUPR Grobogan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ambruknya Tugu Batas Kota ini, namun masyarakat diminta untuk berhati-hati saat mengendarai kendaraannya di tengah cuaca ekstrem.

TYA WIDYA