blank
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno (tengah depan memakai pecis hitam) bersama Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo (kanan), saat memantau kedatangan arus mudik di Terminal Induk Giri Adipura, Krisak, Selogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Untuk memastikan arus mudik dan perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026 M) aman, Bupati Setyo Sukarno dan Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo bersama jajaran Forkopimda, melakukan patroli malam dan menyambangi pos-pos Pengamanan Lebaran.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, patroli malam yangv dilakukan secara gabungan tersebut berlangsung Rabu malam (18/3/26). Kegiatan ini, diawali dengan menyambangi Pos Pengamanan di Gudang Seng, Kecamatan Wonogiri Kota. Dalam kesempatan ini, Bupati didaulat untuk menyerahkan hadiah kejuaraan turnamen tenis meja kepada para pemenangnya.

Turnamen kejuaraan olahraga pingpong menjelang Lebaran ini, merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Wonogiri dan Polres Wonogiri. Kegiatan ini, sebagai upaya menghadirkan aktivitas positif bagi para muda-mudi dan pelajar, saat ,menjalani liburan sekolah.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, menyampaikan, kegiatan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda. ”Selama liburan sekolah berlangsung, kami bersama Polres Wonogiri ingin memastikan anak-anak tetap produktif, dan terhindar dari kegiatan negatif,” ujar Bupati.

Usai penyerahan hadiah kepada pemenang turnamen tenis meja, Bupati Wonogiri bersama rombongan melanjutkan kegiatan patroli malam. Ikut serta dalam patroli malam ini, Wakil Bupati Imron Rizkyarno serta jajaran Forkopimda. Yakni langsung melakukan pengecekan kesiapan personel di Pos Pam Gudang Seng. Pada kesempatan tersebut, rombongan juga menyerahkan bantuan logistik kepada petugas gabungan, yang terdiri dari prajurit TNI, personel Polri, aparat Dinas Perhubungan, Anggota Satpol PP, tenaga kesehatan dan relawan.

Pengecekan dilanjutkan ke sejumlah titik strategis, di antaranya Pos Pam Pracimantoro (berbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul DI Yogyakarta) dan Pos Pam di Kecamatan Baturetno. Kemudian dilanjut menuju 0ke Pos Terpadu di kawasan Terminal Induk Giri Adipura, Krisak, Selogiri, Wonogiri.

Terbaik

Langkah ini, dilakukan untuk memastikan seluruh pos pengamanan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Utamanya pelayanan kepada para pemudik dan pengamanan dalam perayaan Lebaran Idul Fitri.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan, secara umum situasi arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Wonogiri terpantau aman, lancar dan kondusif. Meski demikian Polres akan terus mengoptimalkan langkah-langkah preventif, guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, khususnya di titik-titik rawan.

“Polres Wonogiri telah menyiapkan berbagai strategi pengamanan termausk melakukan rekayasa lalu lintas,” tegas Kapolres. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) dilakukan secara situasional, terutama di pusat kota yang mengalami penyempitan akibat operasional pasar darurat pasca kebakaran Pasar Kota Wonogiri.

Salah satu inovasi yang diterapkan dalam MRLL, adalah pengaturan lampu APILL dengan sistem mode flash (berkedip), sehingga arus kendaraan tetap bergerak tanpa harus berhenti total. Kebijakan ini terbukti efektif dalam mengurai kepadatan serta menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Untuk diketahui, APILL adalah singkatan dari ALat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.
Ini adalah perangkat elektronik yang menggunakan isyarat lampu (merah, kuning, hijau) dan/atau bunyi, untuk mengatur lalu lintas orang maupun kendaraan di persimpangan atau ruas jalan. Secara umum, APILL dikenal masyarakat sebagai lampu Bangjo atau traffic light untuk memgatur arus lalu lintas .

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menambahkan, melalui sinergitas Forkopimda dan kesiapsiagaan personel di lapangan, Polres Wonogiri berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Juga memastikan perayaan Lebaran Idul Fitri tahun ini berjalan tertib, lancar dan kondusif.(Bambang Pur