blank
Sesi penampilan Drumer Jepara dalam acara Gebuk Ramadhan 2026. Foto: Dok. Panitia.

JEPARA (SUARABARU.ID) — Dentuman drum berpadu dengan riuh tepuk tangan penonton memenuhi sudut Kopinan-24 Jepara pada Senin malam (16/3/2026). Malam itu, puluhan drummer dari berbagai usia berkumpul dalam satu panggung pada acara “Gebuk Ramadhan Jepara Drum Squad” yaitu sebuah ajang musik yang menjadi ruang silaturahmi sekaligus regenerasi bagi para penabuh drum di Jepara.

Acara yang digagas komunitas Jepara Drum Squad (JDS) ini tidak sekadar menampilkan pertunjukan musik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para drummer muda untuk merasakan pengalaman tampil di depan publik. Dentuman drum yang bergantian terdengar menjadi simbol semangat baru bagi perkembangan musik di daerah pesisir utara Jawa Tengah ini.

blank

Sejak awal acara, suasana terasa hangat dan penuh antusiasme. Sekitar 40 drummer tampil secara bergantian di atas panggung, mulai dari pemain junior hingga drummer yang lebih senior. Mereka tidak hanya memainkan teknik masing-masing, tetapi juga berkolaborasi dalam beberapa sesi penampilan yang mempertemukan generasi lama dan generasi baru.

“Konsep acara memang lebih mengutamakan drummer junior supaya mereka punya kesempatan tampil. Kami ingin mereka lebih semangat belajar dan berani menunjukkan kemampuan,” ujar Benny panitia dari Jepara Drum Squad.

blank

Selain penampilan solo para drummer, acara juga dimeriahkan oleh dua band pengisi acara yang menghadirkan nuansa musik berbeda di sela-sela para penampil drum. Kolaborasi antara drummer dan band membuat panggung semakin hidup dan variatif.

Di balik kemeriahan tersebut, persiapan acara ternyata dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, yakni sekitar satu minggu. Meski begitu, kegiatan dapat berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk dukungan tempat dari Kopinan24 Jepara serta dukungan tata suara dari Cak Dikin Audio.

blank

Bagi komunitas drummer di Jepara, “Gebuk Ramadhan” bukanlah acara baru. Kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan yang rutin digelar setiap bulan Ramadhan disertai acara buka Bersama yang juga menjadi salah satu tradisi ramandhan yang tak pernah terlewatkan.

Tradisi tersebut menjadi momen yang selalu dinantikan para drummer untuk berkumpul, berbagi pengalaman, sekaligus menunjukkan perkembangan kemampuan mereka. Menariknya, acara ini tidak hanya ditujukan bagi komunitas drummer saja. Panitia membuka kegiatan tersebut untuk umum sehingga siapa pun dapat datang menikmati pertunjukan musik yang energik dan penuh semangat.

“Melalui kegiatan seperti ini, para penggagas Jepara Drum Squad dan para drummer senior di Jepara berharap semakin banyak generasi muda Jepara yang tertarik mendalami musik, khususnya drum,” pungkas Benny.

Menurutnya dengan adanya ruang tampil dan komunitas yang mendukung, para drummer muda diharapkan dapat terus berkembang dan memperkaya warna musik lokal di daerah tersebut. Ke depan, Jepara Drum Squad diharap aka nada regenerasi yang baik.

Septiana W.