blank
Kalapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari menyerahkan bansos kepada keluarga WBP. Foto: Ning S (SUARABARU.ID)

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Lapas Kelas 1 Semarang berbagi kebahagiaan dengan menyerahkan bantuan sosial (Bansos) kepada keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang kurang mampu.

Pemberian bantuan secara simbolis diserahkan oleh Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Mardi Santoso, Anggota Komisi XIII DPR RI,
dr. Raja Faisal Manganju Sitorus, dan Kalapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari.

Pada kesempatan tersebut, Pimpinan Yayasan Alfatihah, Bambang Eko Purnomo juga menyerahkan bantuan 10.000 mushaf Alquran kepada Lapas Semarang.

Pemberian bantuan sosial dan mushaf Alquran tersebut diserahkan dalam momen buka puasa bersama keluarga besar Pemasyarakatan Jawa Tengah yang dihadiri para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se Jateng, di aula Graha Pancasila Lapas Semarang, Senin (9/3/2026).

Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso menyampaikan, bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat istimewa, dimana mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, kepedulian, serta pentingnya mempererat hubungan silaturahmi antar sesama.

“Kegiatan ini kita selenggarakan sebagai sarana untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan solidaritas, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Mardi.

Mardi menyebut, kehadiran para Kepala Unit Pelaksana Teknis ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Mardi mengungkapkan, tugas pemasyarakatan memiliki tantangan yang tidak ringan. Namun dengan kebersamaan, sinergi, serta semangat pengabdian yang tinggi, seluruh jajaran pemasyarakatan di Jawa Tengah mampu menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Mardi juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas kehadiran dr. Raja Faisal Manganju Sitorus, Anggota Komisi XIII DPR RI. Kehadirannya merupakan bentuk perhatian dan dukungan yang sangat berarti bagi jajaran pemasyarakatan dalam menjalankan tugas pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan.

“Kami berharap dukungan dari DPR RI serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus menguatkan upaya pembinaan yang dilaksanakan di lembaga pemasyarakatan,” tuturnya.