blank
Ketua Umum Yayasan Jatubu, Mantep Abdul Ghoni, foto bersama usai menyerahkan santunan pada anak yatim. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan “Buka Bersama Lintas Lembaga dan Santunan Anak Yatim” yang digelar oleh Yayasan Jagat Tunas Bumi (JATUBU) bersama Komunitas Driver Online Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan yang digelar di Resto Nawasena Kalierang Selomerto Wonosobo, Minggu (1/3/2026), itu dihadiri lebih dari 500 peserta dari berbagai unsur lembaga, komunitas, kalangan wartawan dan masyarakat umum.

‎Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Wonosobo Agus Susanto, Kasatlantas Polres AKP Seno Hartanto, SH MH, Komunitas Driver Online Kabupaten Wonosobo.

Selain itu hadir pula eksponen Gerakan Mantap Pilih Prabowo (GMPP), PMII, anggota Jagat Tunas Bumi (Jatubu), serta anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Mardi Yuwono dan Panti Asuhan Al-Sulaiman Tembelang.

‎Sebanyak 100 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian lintas lembaga terhadap sesama.

‎Dalam sambutannya, Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, SH, MH mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara komunitas, lembaga sosial, dan berbagai elemen masyarakat.

‎Menurutnya, acara tersebut sangat positif dan patut diapresiasi. Selain mempererat silaturahmi lintas lembaga, kegiatan sosial seperti santunan anak yatim juga memperkuat kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat.

“Kami dari Polres Wonosobo tentu mendukung penuh gerakan-gerakan sosial yang membawa manfaat luas bagi masyarakat,” ujar AKP Seno Hartanto.

‎Dia juga berharap semangat kebersamaan tersebut terus dijaga, tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam menjaga ketertiban dan keselamatan bersama di Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan Sosial

blank
Ketua Umum Yayasan Jatubu, Mantep Abdul Ghoni, saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan santunan pada anak yatim. Foto : SB/Muharno Zarka7

‎Sementara itu, Ketua Yayasan Jagat Tunas Bumi (Jatubu), Mantep Abdul Ghoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sosial di Wonosobo.

‎“Alhamdulillah, hari ini kami diberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan teman-teman driver online Wonosobo dalam kegiatan santunan yatim,” sebutnya.

Sebelumnya, lanjut dia pihaknya, sudah bersama dalam kegiatan penanaman. Saat ini kembali berkolaborasi dalam agenda sosial yang penuh keberkahan. Giat sosial di bulan ramadan tersebut diharapkan dapat membawa manfaat dan barokah untuk semua.

‎Manten menegaskan bahwa Jatubu merupakan yayasan yang murni bergerak di bidang sosial dan tidak berorientasi bisnis, golongan ataupun kepentingan politik praktis.

‎Yayasab Jatubu hadir, tandas Mantep, untuk mengabdi di bidang sosial dan lingkungan hidup. Kami tidak memiliki orientasi bisnis dan kemungkinan tidak akan ke arah sana. Pihaknya akan terus menyalurkan hibah kepada LMDH dan masyarakat.

“Di musim hujan kami hibahkan tanaman perkebunan untuk kawasan hutan, dan di musim kemarau kami berencana mendistribusikan bibit jagung atau padi untuk lahan pribadi masyarakat,” tegasnya.

‎Rangkaian acara juga diisi dengan tausiyah (kultum) dari seorang kiai yang menekankan pentingnya memperkuat solidaritas sosial, menjaga kepedulian terhadap anak yatim, serta membangun kebersamaan lintas elemen masyarakat.

‎Mantep Abdul Ghoni berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu momentum saja, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan.

‎“Semoga ini bukan yang pertama dan terakhir. Kolaborasi lintas lembaga seperti ini harus terus kita jaga. Lingkungan hidup dan kegiatan sosial akan tetap menjadi konsentrasi kami ke depan,” paparnya.

‎Melalui kegiatan ini, Yayasan Jatubu dan seluruh elemen yang terlibat menunjukkan bahwa kebersamaan dan kolaborasi adalah kekuatan utama dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Muharno Zarka