Oleh : : Faris Nur Khulafa
Berawal dari keresahan terhadap persoalan sampah di Jepara, sekelompok anak muda mendirikan sebuah gerakan lingkungan pada tahun 2018. Gerakan itu kini dikenal sebagai Jepara Green Generation (JEGEG) — sebuah organisasi nirlaba yang menjadi ruang bagi orang muda untuk belajar, beraksi, dan berkolaborasi mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan dan lestari .
Sejak berdiri, JEGEG telah berkembang menjadi komunitas dengan 250 relawan dan telah memberikan dampak langsung kepada lebih dari 2.000 penerima manfaat melalui berbagai program pendidikan dan aksi lingkungan.
Berawal dari Gerakan Pemuda
JEGEG dipelopori oleh orang muda Jepara pada 2018 dengan fokus pada pendidikan lingkungan dan pengkaderan pemuda. Pada 2019, mereka mendapat dukungan pendanaan untuk menyelenggarakan workcamp pertama, yang kemudian melahirkan komunitas relawan lingkungan di Jepara. Tahun 2023 menjadi tonggak penting ketika JEGEG resmi bertransformasi menjadi yayasan berbadan hukum.
Transformasi ini memperkuat posisi JEGEG sebagai organisasi yang bekerja secara sistematis dan berkelanjutan.

JEGEG menjalankan tiga fokus utama program:
Pendidikan lingkungan, melalui workshop, diskusi, seminar, kunjungan sekolah, dan kampanye edukatif. Program ini telah melibatkan lebih dari 8 sekolah dan 500+ siswa serta menyusun toolkit edukasi lingkungan untuk sekolah .
Pelatihan dan pendampingan pengelolaan sampah, salah satunya melalui program Kompos Muda yang telah melatih 34 pelatih dan mendampingi empat komunitas. Program ini menjangkau ratusan penerima manfaat melalui pelatihan dan pendanaan inisiatif lokal.
Aksi kolektif dan kegiatan lapangan, JEGEG telah mengumpulkan lebih dari 3.167 kg sampah padat dan 735 liter minyak jelantah. Sepanjang pelaksanaan program, JEGEG juga pernah membuka 10 titik pengumpulan berbasis komunitas dan menggerakkan ratusan relawan.
Tidak hanya di lapangan, JEGEG juga aktif dalam edukasi digital dengan ratusan konten media sosial https://instagram.com/jeparagreengeneration dan artikel yang menjangkau puluhan ribu masyarakat secara daring .

Menuju Ekosistem Lingkungan yang Berkelanjutan
Dengan visi memberdayakan pemuda, sekolah, dan rumah tangga untuk membangun lingkungan yang lebih ramah dan berkelanjutan, JEGEG terus memperluas kolaborasi lintas sektor dan memperkuat pendekatan berbasis komunitas.
JEGEG percaya perubahan lingkungan tidak cukup dengan satu kali aksi. Yang kami bangun adalah ekosistem pembelajaran dan pengkaderan pemuda agar perubahan itu berkelanjutan dan bisa direplikasi di berbagai tempat.
Bagi JEGEG, perubahan tidak lahir dari satu aksi besar, melainkan dari konsistensi, edukasi, dan kolaborasi yang terus tumbuh.
Berawal dari Jepara, bergerak untuk keberlanjutan yang lebih luas.
Penulis adalah Ketua dan salah satu Pendiri Jepara Green Generation.













