blank
Kompol Hari Condro Ribowo, S.H., S.I.K., M.H., saat serahkan cinderamata kepada Kasubbidwabprof Bidpropam Polda Jateng, AKBP Hendry Ibnu Indarto, S.H., S.I.K., M.Si. Foto: Dok

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepolisian Daerah Jawa Tengah memiliki komitmen kuat untuk  mewujudkan transformasi pelayanan administrasi bagi personel terus diperkuat. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Focus Group Discussion (FGD) terkait optimalisasi inovasi aplikasi E-SKHP (Elektronik Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan) oleh Bidpropam Polda Jateng, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bidpropam Polda Jateng ini diinisiasi oleh Kompol Hari Condro Ribowo, S.H., S.I.K., M.H., selaku Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Polri Angkatan ke-66.

FGD ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan administrasi bagi Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) guna mendukung visi transformasi Polri yang modern dan akuntabel.

blank
Pembukaan Focus Group Discussion (FGD) terkait optimalisasi inovasi aplikasi E-SKHP (Elektronik Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan) oleh Bidpropam Polda Jateng, Kamis (12/2/2026).. Foto: Dok

Kasubbidwabprof Bidpropam Polda Jateng, AKBP Hendry Ibnu Indarto, S.H., S.I.K., M.Si., dalam sambutannya saat membuka FGD menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam fungsi pengawasan dan pembinaan profesi.

Sementara dalam paparan utamanya, Kompol Hari Condro menjelaskan bahwa optimalisasi E-SKHP akan berdampak langsung pada ketatnya pengawasan penggunaan senjata api (senpi) dinas.

“Melalui E-SKHP, seluruh berkas terkait personel akan terintegrasi dalam satu sistem. Hal ini memudahkan operator pemberi rekomendasi untuk mengecek dokumen setiap personel yang mengajukan pinjam pakai senpi secara real-time dan akurat,” jelas Kompol Hari Condro.

FGD ini tidak hanya soal teknis aplikasi, tetapi  juga merumuskan langkah manajerial penting. Bidpropam Polda Jateng berencana mendaftarkan aplikasi E-SKHP ke Ro Rena agar mendapatkan dukungan anggaran DIPA.

“Langkah ini merupakan syarat mutlak agar akses aplikasi dapat masuk ke domain resmi polri.go.id di bawah naungan Div TIK Mabes Polri,” kata dia.

 

Diskusi panel yang dihadiri oleh perwakilan dari Itwasda, Ro SDM, Ro Rena, Bid TIK, serta tim ahli IT dari PT. Data Sarana Telematika ini juga membedah tantangan teknis.

“Salah satu poin yang diantisipasi adalah langkah mitigasi jika terjadi gangguan pada server pusat (down), di mana operator telah disiapkan untuk melakukan prosedur running ulang sistem guna memastikan pelayanan tetap berjalan,” kata dia.

Hadirnya inovasi E-SKHP yang teroptimalisasi ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi Bidpropam Polda Jateng dalam memberikan pelayanan administrasi yang lebih cepat, transparan, dan bebas dari pungutan liar.

Kegiatan ini ditutup dengan pemberian cindera mata sebagai simbol kolaborasi lintas satuan kerja. Dengan adanya sistem ini, diharapkan integritas personel Polri di jajaran Polda Jawa Tengah semakin terjaga melalui pengawasan digital yang ketat dan efisien.

Hadepe