SRAGEN (SUARABARU.ID) – Festival Sambal Tumpang Nusantara Sragen 2026 yang digelar Pemkab Sragen berhasil tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Minggu (15/02/2026). Kegiatan festival digelar di halaman Pemkab Sragen Jl.Dr.Sutomo, dihadiri sekitar 10.000 pengunjung.
Hasil pengamatan, memang belum pernah ada Pemkab atau Pemkot yang membagikan sajian sambal tumpang dengan jumlah sajian 10.000 bungkus.
Piagam penghargaan Muri bernomor 12637/R.MURI/II/2026 dari perwakilan Muri diterima Bupati Sigit Pamungkas serta didampingi Wihaji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
“Rekor dunia tersebut untuk pembagian sajian sambal tumpang dengan jumlah peserta terbanyak. Masyarakat makan bersama dengan jumlah sajian 10.000 bungkus makanan khas Sragen sambal tumpang,” tutur Bupati Sigit Pamungkas.

Dikatakan dengan keberhasilan rekor dunia menjadikan kebanggaan bagi masyarakat Sragen.
Dari kegiatan itu mengukuhkan Sragen menjadi punjer atau sentra kuliner sambal tumpang.
“Ingat ketika ketika berkunjung ke Sragen, jangan lupa untuk makan sambal tumpang sebagai kuliner yang membanggakan saat dinikmati bersama keluarga,” pesan Sigit Pamungkas.
Diakui kalau kuliner sambal tumpang di Sragen menjadi keseharian yang sudah melekat bagi keluarga dinikmati saat sarapan atau makan siang.
Kenapa Pemkab Sragen menggelar Festival Sambal Tumpang Nusantara 2026? Menurut Sigit hal itu sebagai upaya untuk mengenalkan Sragen sebagai pusatnya kuliner sambal tumpang di Indonesia.
“Jika mau sambal tumpang yang enak, ya ke Sragen,” ungkap mantan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Joko Widodo itu.
Hasil pantauan Sekda Sragen dokter Hargiyanto, saat festival digelar hadir juga pelaku usaha kuliner lokal Sragen, dari Soloraya, maupun dari Jawa Timur dan Jawa Barat.
Sigit meyakini, kuliner sambal tumpang menjadi bagian menu keseharian dan membuat guyub keluarga.
Dikatakan kandungan sambal tumpang terdapat protein nabati berasal dari Kedelai. Makanan yang bagus karena ada kandungan protein untuk pertumbuhan gizi anak.
Jika dilakukan survey, lanjut Sigit 100 responden warga Sragen dipastikan 100 persen sudah pernah mengonsumsi sambal tumpang.
Di Festival itu, Menteri Wihaji beserta istri Uni Kuslantasi dan Bupati Sigit beserta istri, Linda, ikut menunjukkan kebolehannya dengan memasak sambal tumpang dihadapan khalayak.
Anind













