blank
Bersama pengurus Pamsimas, USM melakukan kerja sama pemanfaatan air bersih. Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), belum lama ini memberikan sosialisasi akan pentingnya penggunaan air bersih dan pelatihan penyaringan air sederhana, kepada warga Desa Kalikayen, di Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Tim PKM USM terdiri dari Ketua Ir Bambang Tutuko MM MT, anggota Sri Wanto ST MT, Dr Purwanto ST MT, Iin Irawati ST MT, serta dua mahasiswa Eriska Putri Andriani dan Ika Romandani.

Kegiatan juga melibatkan masyarakat desa, bersama pengurus Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) setempat. Menurut Bambang, tujuan kegiatan ini, untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, terhadap pentingnya kualitas air.

BACA JUGA: Biro Konsultasi Bantuan Hukum USM dan Lapas Kelas II B Batang Jalin Kerja Sama

”Melalui kegiatan ini, kami bekerja sama dengan pemerintah desa dan pengurus Pamsimas, mengadakan sosialisasi sekaligus pelatihan pembukaan alat penyaringan air sederhana, yang dapat diterapkan secara mandiri oleh warga,” katanya.

Hal senada dikatakan anggota PKM USM, Sri Wanto. Menurutnya, kegiatan ini berawal dari program kerja KKN USM, yang dilaksanakan di Desa Kalikayen pada tahun lalu. Namun karena keterbatasan waktu pelaksanaan KKN, program itu kemudian dikembangkan menjadi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

”Kebutuhan air bersih dinilai sangat mendesak, mengingat air bersih merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA: USM Gandeng Universiti Teknologi Malaysia Gelar ASCEND-GP 2026

blank
Tim PKM USM saat memberikan sosialisasi akan pentingnya penggunaan air bersih dan pelatihan penyaringan air sederhana, pada warga di Desa Kalikayen. Foto: dok/usm

Disampaikan juga, pihaknya melakukan filter pengambilan dari sungai yang airnya kotor, kemudian dijernihkan, supaya air itu bisa bermanfaat untuk kebutuhan masyarakat.

”Masyarakat sangat senang dan mendukung kegiatan ini. Selain sosialisasi, kami juga melakukan pelatihan penyaringan air, untuk warga Desa Kalikayen,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya melakukan penyaringan air sungai dengan menggunakan alat filter sederhana, berupa media karbon aktif, zeolit, pasir silika, dan kerikil untuk menjernihkan air, serta menetralisir zat berbahaya.

BACA JUGA: Dema Fakultas Psikologi USM Gelar Rapat Koordinasi 1

Selain itu, pihaknya juga mengajak warga mempraktikkan langsung pembuatan alat penyaringan air sederhana, yang dapat dibuat secara mandiri menggunakan bahan yang mudah diperoleh.

”Pemerintah desa dan masyarakat berharap, kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus berlanjut, disertai pendampingan dan evaluasi secara berkala, sehingga kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara merata di seluruh wilayah Desa Kalikayen,” tuturnya.

Kades Kalikayen, Sugiyono mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada tim PKM USM, yang telah membagikan ilmunya, dan bermanfaat bagi warga. ”Kami berharap, ke depan bisa diadakan kegiatan serupa, sehingga menambahkan pengetahuan warga,” tandasnya.

Melalui kegiatan ini, USM menegaskan komitmennya, untuk terus berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan solusi nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

Riyan