WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebuah truk tronton ukuran besar, terguling di tepi ruas jalan antarkabupaten. Yakni pada ruas Wonogiri Kota (Wonogiri)-Jatipuro (Karanganyar), pada jalur lintas Alas Ketu, wilayah Dusun Timang Kulon, Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, kecelakaan tunggal yang dialami truk tronton tersebut, terjadi Selasa siang (13/1/26) Pukul 13.30. Tidak ada korban jiwa. Sopir truk tronton, Joko Sugeng Sarono (53) warga Kabupaten Boyolali, tidak mengalami luka serius.
Truk tronton beroda sepuluh itu memiliki pelat nomor AD-9587-AB, diketahui melaju dari arah Wonogiri menuju Jatipuro, Kabupaten Karanganyar. Setiba di lokasi kejadian, mendadak terguling ke arah kiri. Ini dipicu karena laju truk tronton terlalu ke sisi kiri, sehingga rodanya menginjak berem (tepi lunak). Menyebabkan roda di sisi kiri ambles dan terguling.
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menyatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Pemicunya, diduga oleh faktor kelelahan pengemudi. Lokasi kecelakaan berada pada kondisi jalan yang menikung dan menurun.
Keluar
“Berdasarkan keterangan saksi dan dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), kendaraan berjalan terlalu ke kiri dan keluar dari badan jalan hingga terguling. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” jelas AKP Anom Prabowo.
Dampak dari tergulingnya truk tronton tersebut, telah menyebabkan kerusakan kendaraan, yang nilai kerugiannya diestimasikan sekitar Rp10 juta.
Mneyikapi kecelakaan tersebut, petugas Satlantas Polres Wonogiri telah melakukan penanganan di lokasi. Yakni mengevakuasi kendaraan memakai jasa mobil derek yang memiliki fasilitas katrol. Juga melakukan pengamanan lokasi, serta koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri. Ini dilaksanakan, guna memastikan arus lalu lintas kembali lancar.
Berkaitan dengan kecelakaan itu, polisi mengimbau kepada para pengemudi, agar selalu menjaga kondisi fisik. Bila merasa lelah, bijaksana untuk istriraht. Juga senantiasa mengutamakan aspek safety, demi keselamatan saat berkendara.(Bambang Pur)













