JEPARA (SUARABARU.ID) – Banjir bandang melanda dukuh Tempur, Desa Sumberrejo, Donorojo, Jepara Sabtu (10/1-2026). Banjir yang terjadi karena luapan sungai Tempuran ini terjadi pukul 07.30 Wib. Disamping menggenangi rumah warga, banjir juga masuk di madrasah dibawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Huda Sumberrejo. Air masuk di madrasah dengan ketinggian sekitar 1 m.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto membenarkan terjadinya banjir di desa Sumberrejo.
Arwin menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi di Jepara Utara sejak hari Kamis, 8 Januari 2026 mulai sore hingga hari ini Sabtu, 10 Januari 2026, telah menyebabkan terjadi banjir bandang di Desa Sumberrejo sebanyak 2 Kali yang disebabkan meluapnya sungai Tempuran di desa tersebut., dengan ketinggian air paling tinggi 1,5 Meter.
Ia menjelaskan, banjir banjir pertama terjadi pada pukul 20.00 WIB hari Kamis, 8 Januari 2026. “Sungai Tempuran meluap dan merendam wilayah dukuh Tempur dan Pendem. Air surut hari Jum’at, 9 Januari 2026 pukul 03.00 WIB dini hari,” ujarnya
Sedangkan Banjir kedua terjadi pada Sabtu, 10 Januari 2026, mulai pukul 09.30 WIB, dan kembali naik pukul 13.00 WIB. “Namun pada pukul 14.00 WIB air surut dengan ketinggian air paling dalam 1 meter,” tutur Arwin
Sementara wilayah terdampak meliputi wilayah dukuh Tempur, dukuh Toplek, Dukung Pendem dan dukuh Toplek serta di daerah bangaran sungai bawah.
Sejak Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 13.30 WIB, Ibu² PKK dan Kader Desa Sumberrejo, membuka Dapur Umum di aula balai desa Sumberrejo, dengan memasak untuk 200 naai bungkus.
Saat ini air sudah surut, dengan kondisi masih saat ini di Dukuh Desa Sumberrejo masih gerimis dan berpotensi hujan, maka ada kemungkinan banjir susulan.
Hadepe













