KUDUS (SUARABARU.ID) – Jagat media sosial di Kabupaten Kudus kembali dihebohkan dengan beredarnya video asusila yang diduga melibatkan oknum pegawai RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Video tersebut viral dan menuai perhatian publik karena dikaitkan dengan lingkungan pelayanan publik.
Video berdurasi sekitar 50 detik itu diunggah oleh akun media sosial @ket**dewi_**. Dalam tayangan tersebut, terlihat seorang pria tengah berpelukan dan berciuman dengan seorang perempuan di sebuah ruangan tertutup. Unggahan itu disertai narasi keras yang mengecam dugaan perilaku tidak senonoh di lingkungan rumah sakit.
Baca juga:
Coffee Street Kudus Disalahgunakan Jadi Lokasi Pesta dan Minum Miras
Dalam caption unggahannya, pengunggah menuliskan kecaman terhadap dugaan tindakan amoral yang disebut-sebut dilakukan oleh oknum pegawai BLUD RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Ia menilai perbuatan tersebut mencederai nilai moral, etika, dan kemanusiaan, terlebih rumah sakit disebut sebagai ruang pelayanan publik yang seharusnya menjunjung tinggi empati dan penghormatan.
Unggahan video tersebut tercatat telah ditonton sekitar 9 ribu kali dan dibagikan puluhan kali. Namun demikian, fitur kolom komentar pada unggahan tersebut diketahui dinonaktifkan oleh pemilik akun.
Tanggapan Direktur RSUD
Menanggapi viralnya video tersebut, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Hakam, menyatakan pihaknya akan segera mengambil langkah internal guna menyikapi persoalan yang meresahkan masyarakat itu.













