“Ya, ini memang meresahkan. Kami akan melakukan rapat khusus besok untuk membahasnya,” ujar dr Abdul Hakam saat dikonfirmasi, Minggu (4/1/2025).

Saat ditanya lebih lanjut mengenai kebenaran video tersebut, termasuk apakah rekaman itu berasal dari CCTV RSUD maupun identitas pemeran dalam video, dr Hakam belum memberikan kepastian. Ia menegaskan bahwa pihaknya masih mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Semuanya kita kembalikan pada prinsip praduga tak bersalah terlebih dahulu,” pungkasnya.

Hingga kini, pihak RSUD dr Loekmono Hadi Kudus masih melakukan penelusuran internal untuk memastikan fakta sebenarnya terkait video viral tersebut.

Ali Bustomi