blank
Vila Le Temple berbentuk seperti stupa. Foto: eko

KOTA MUNGKID
(SUARABARU.ID) –
Hotel Le Temple di Desa Bumisegoro, Borobudur, Kabupaten Magelang, akan menggelar Carnival Night alias festival atau pawai seni dan budaya yang diadakan pada malam tahun baru (31/12) mendatang. Pesertanya warga sekitar dan tamu yang menginap di hotel bertaraf internasional itu.

“Ada hiburan live music dan marching band. Mulai dari jam 7 malam,” jelas Yudha, sales manager hotel tersebut hari ini (Sabtu, 27/12/25).

Hotel yang beroperasi sejak 2020 itu memiliki 18 vila. Setiap vila berkapasitas 2-4 orang. Untuk acara malam tahun baru itu, tarif bagi pengunjung yang tidak menginap sebesar Rp 450.000 per orang, sudah termasuk makan malam, hiburan dan door prizes.

Anggota Dewan Direksi, Jolan Tachet, menuturkan, awalnya
Le Temple hanya memiliki dua vila. Enam bulan kemudian bekerja sama dengan investor lokal. Sekarang memiliki 18 vila berupa stupa.

Tentang kenapa vilanya berbentuk mirip stupa, menurutnya, karena  dekat dengan Candi Borobudur. Juga ada Candi Mendut, dan Pawon, merasa perlu mendirikan sesuatu yang unik. “Terintegrasi dari Borobudur dan Magelang, Jawa Tengah,” tuturnya.

Selebihnya dijelaskan, sewaktu dia menemani keluarganya ke Candi Borobudur, melihat bangunan stupa. Selama ini, menurut dia, belum dibawa ke luar candi. “Ada kesempatan mendirikan vila dengan bentuk stupa,” tuturnya.

Ketika ditanya tarif menginap di hotel tersebut, ternyata cukup malah. “Antara 2,9 sampai 13 juta, karena kita ada satu tipe yang presidensial suite,” jelasnya.

Selama Natal dan Tahun Baru ini, menurut catatan dia, sangat ramai. Tetapi dibanding tahun kemarin berubah sedikit. “Tahun ini agak naik turun okupansi,” jelasnya.

Saat ditanya, selama ini tamu kebanyakan dari mana, menurut dia, sedikit demi sedikit tamu internasional mulai datang ke Jawa Tengah. Apalagi banyak wisatawan asing yang mencari tempat wisata budaya. “Kami optimis karena punya tiket
sunrise dan sunset,” imbuhnya.

Ditambahkan, selama ini tamu hotel tersebut banyak dari Amerika. Sedangkan asal Asia, banyak dari Singapura, Kuala Lumpur, dan Cina.

Eko Priyono