blank
Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo mengemudikan becak listrik bersama ratusan tukang becak lainnya menuju ke Pendopo Kabupaten Grobogan. Foto: Tya Widya.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Ratusan tukang becak terlihat memadati area Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mengikuti iring-iringan menuju Pendapa Kabupaten Grobogan, Sabtu (27/12/2025).

Sebanyak 100 tukang becak mengemudikan becak listrik menuju ke Pendapa Kabupaten Grobogan. Di barisan paling depan, Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetyo mengemudikan becak listrik.

Ia mengemudikan becak tersebut dan membawa penumpangnya yang tidak lain adalah sekretaris pribadinya, Tri Budiono, diikuti dengan ratusan tukang becak di belakangnya.

BACA JUGA : Sungai Wiroko Banjir, Hubungan Darat Wonogiri-Pacitan Macet

Iring-iringan ratusan tukang becak dari MPP menuju ke Pendapa Kabupaten Grobogan merupakan rangkaian awal sebelum dilakukan penyerahan secara resmi oleh Bupati Grobogan, Setyo Hadi.

Meski sempat membuat kepadatan lalu lintas di sekitar Simpang Lima Purwodadi, namun dapat terurai dengan baik setelah para pengemudi becak listrik ini melintas di jalur lambat Jalan R Suprapto, yang meupakan jalur khusus untuk becak atau sepeda roda dua.

blank
Rombongan iring-iringan becak listrik tiba di Pendopo Kabupaten Grobogan. Foto : Tya Widya.

Sesampainya di depan Swalayan Luwes Purwodadi, Wabup Sugeng Prasetyo menghentikan laju kemudinya dan memanggil beberapa tukang becak yang sedang mangkal di depan Gedung Wisuda Budaya.

Belum dapat, ya, Pak? Tenang, tinggal daftarkan KTP-nya saja, nanti ditunggu dapat becak listrik tahun depan,” jelas Sugeng Prasetyo.

BACA JUGA : BPBD Wonosobo Lakukan Mitigasi Tanah Bergerak di Desa Pucungkerep, Ini yang Dilakukan

Perjalanan iring-iringan becak listrik ini tiba di Pendapa Kabupaten Grobogan, setelah menempuh waktu sekitar 15 menitan.

“Tidak terasa sampai ke Pendapa lebih cepat. Biasanya kalau mengayuh becak biasa itu bisa sampai 30 menit dengan penumpang satu sampai dua orang dari Simpang Lima ke Alun Alun,” jelas Rohman, salah satu tukang becak.

Ia mengungkapkan, rasa syukurnya mendapatkan bantuan becak listrik yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto ini.

BACA JUGA : REFLEKSI PENDIDIKAN JATENG 2025 Sekolah Kemitraan dan Keberbakatan Olahraga: Akses Pendidikan Merata, Prestasi Terjaga

Terima kasih, Pak Presiden, Pak Prabowo Subianto. Saya tidak capek lagi. Alhamdulilah, pakai becak listrik tidak cekot cekot lagi kaki saya. Mudah-mudahan barokah membawa rezeki untuk kebutuhan sehari-hari kami,” ujar Rohman.

Program Becak Listrik ini merupakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk para pengayuh becak manual yang memasuki usia lansia.

Penerima bantuan Becak Listrik ini khusus diberikan kepada lansia dengan usia mulai dari 55 tahun. Sebelum dilakukan penyerahan becak listrik, ratusan penerima ini mengikuti pelatihan.

TYA WIDYA