GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan.
Dua anak kembar berusia 3,5 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi desa pada Rabu (17/12/2025).
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di area irigasi Dusun Penawangan, Desa Penawangan, Kabupaten Grobogan.
BACA JUGA : Kenalkan Budaya Agung, SMPN 1 Welahan Menjemput Cahaya Inspirasi R.A. Kartini
Dua korban diketahui bernama Bagas Pandu Satria Pamungkas dan Bella Mutiara Nainawa. Keduanya merupakan anak kembar yang lahir di Grobogan pada 28 Juli 2022.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang tukang yang hendak mengambil air di saluran irigasi untuk keperluan pembangunan talud desa. Hal itu dijelaskan Kapolsek Penawangan, AKP Sutarjo.
“Saat mengambil air, saksi melihat sosok balita berjenis kelamin laki-laki, dalam kondisi tenggelam dan terseret arus air irigasi yang cukup deras,” jelas Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo, dalam keterangannya.
Saksi tersebut langsung turun ke saluran irigasi dan mengevakuasi kedua korban ke atas. Ia berupaya memberikan pertolongan dengan memposisikan kepala korban ke bawah agar air keluar dari tubuhnya.
BACA JUGA : DPC Peradi Jalin Kerja Sama dengan PN Semarang
“Setelah itu, korban segera dibawa ke Klinik Mentari Husada untuk mendapatkan penanganan medis,” tambah Kapolsek.
Namun, setibanya di klinik, petugas medis menyatakan bahwa korban pertama telah meninggal dunia.
Keluarga kemudian membawa korban kembali ke rumah duka dan melanjutkan pencarian terhadap Bella Mutiara Nainawa yang belum ditemukan.
“Tak lama berselang, keluarga mendengar teriakan dari saksi lain yang berada di area irigasi belakang kediaman dr Kusnadi,” jelas AKP Sutarjo.
Korban kedua akhirnya ditemukan tersangkut di bawah jembatan bambu yang melintang di atas saluran irigasi tersebut.
BACA JUGA : OSIS dan Siswa SMPN 1 Karangsambung Ikuti Workshop Jurnalistik
Warga bersama keluarga segera mengevakuasi Bella Mutiara Nainawa dan membawanya ke Klinik Mentari Husada untuk mendapatkan pertolongan.
Namun, pihak medis kembali menyatakan bahwa korban kedua juga telah meninggal dunia.
Untuk memastikan kondisi kedua anak kembar tersebut, keluarga membawa keduanya ke Rumah Sakit Permata Utama Grobogan.
“Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, pihak rumah sakit menegaskan bahwa kedua korban telah meninggal dunia,” tambah Kapolsek.
BACA JUGA : Sikap Apatis, Berpotensi Jadi Kendala Meningkatkan Partisipasi Pemilih
Jasad kedua korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman.
Terkait penyebab kematian dua balita ini, Kapolsek menjelaskan, hasil dari olah TKP yang dilakukan Tim Inafis Polres Grobogan dan unit Reskrim Polsek Penawangan, murni karena tenggelam.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diduga kedua korban bermain di sekitar saluran irigasi, kemudian terpeleset dan tenggelam akibat terbawa arus air,” pungkas Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo.
TYA WIDYA













