GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Anggota MPR sekaligus DPR RI Komisi IV Firman Soebagyo menyerap aspirasi petani saat berkunjung ke Desa Tanggirejo dan Brabo, Tegowanu, Grobogan.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan sebagai bagian agenda mendengar langsung keluhan masyarakat sektor pertanian di wilayah terdampak bencana, Selasa (16/12/2025).
Firman Soebagyo disambut warga dan kelompok tani yang antusias menyampaikan persoalan nyata yang mereka hadapi dalam menjaga produktivitas pertanian sehari-hari..
BACA JUGA : Pelestarian Budaya Lokal Jepara, Junarso: Efektif Dilakukan Sejak Pendidikan Dasar
Masalah utama yang disampaikan petani adalah banjir yang kerap melanda lahan sawah serta serangan hama yang menyebabkan hasil panen menurun signifikan.
Wahono, petani Desa Tanggirejo, menuturkan kendala pupuk kini sudah teratasi karena harga terjangkau dan ketersediaannya relatif mudah diperoleh.
“Namun hama dan banjir masih menjadi kendala utama. Kami berharap pemerintah memberi solusi sarana prasarana hingga antisipasi bencana,” ujar Wahono.
Menurutnya, dukungan alat pertanian, perbaikan jalan usaha tani, dan sistem pengendalian banjir sangat dibutuhkan agar petani bisa lebih sejahtera.
Sementara itu, warga Desa Brabo Tegowanu menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah dan menghambat aktivitas pertanian serta mobilitas warga.
Jalan penghubung desa yang becek dan berlubang bahkan sempat viral di media sosial karena kondisinya membahayakan pengguna jalan.
“Yang kami butuhkan jalan pertanian dan jalan umum. Harapannya segera diperbaiki karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ujar Dwi, warga Brabo.
Menanggapi keluhan tersebut, Firman Soebagyo menilai diperlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan desa untuk menjawab kebutuhan petani.
Sebagai wakil rakyat Komisi IV DPR RI, ia menegaskan kesejahteraan petani harus menjadi prioritas melalui dukungan kebijakan yang tepat sasaran.
Firman menilai sektor pertanian memerlukan perlindungan serius, terutama di tengah tekanan ekonomi global pascapandemi dan dinamika politik nasional.
“Maka kita harus memberikan dukungan agar kebutuhan masyarakat melalui aspirasi ini terpenuhi dan kesejahteraan bisa tercapai,” ujar Firman Soebagyo.
BACA JUGA : InJourney Destination Management (IDM) Tingkatkan Layanan Pengunjung
Ia juga menyinggung persoalan bencana yang berkaitan dengan tata kelola lingkungan dan kehutanan yang berdampak langsung pada pertanian.
Menurut Firman, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan evaluasi perizinan dan pengawasan ketat terhadap aktivitas tambang dan kehutanan.
Pemerintah bahkan berencana membentuk tim khusus untuk menilai kondisi riil kehutanan demi menjaga fungsi ekologis secara berkelanjutan.
“Pak Presiden sudah mengambil sikap tegas, evaluasi izin dan pengawasan ketat akan dilakukan,” papar Firman Soebagyo kepada warga.
Ia menegaskan hutan merupakan ekosistem penting yang harus dikembalikan sesuai fungsi aslinya demi mencegah banjir dan kerusakan lahan pertanian.
BACA JUGA : Pemkot Semarang Perkuat Tata Kelola dan Kinerja BUMD Guna Mendorong PAD Kota Semarang
Aspirasi petani Tegowanu ini menjadi catatan penting bagi anggota MPR dan DPR RI Komisi IV Firman Soebagyo dalam merumuskan kebijakan nasional.
Firman Soebagyo berharap suara petani Tegowanu Grobogan dapat segera ditindaklanjuti melalui program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui kunjungan anggota MPR dan DPR RI Komisi IV Firman Soebagyo di Tegowanu, petani berharap kesejahteraan dan perlindungan pertanian segera terwujud.
TYA WIDYA











