blank
Brellian Gema Widayana (kanan), bertukar cinderamata dengan Dorojatun Prihandono SE MM PhD (Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama). Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana mengatakan, pihaknya berupaya menyapa generasi muda melalui program edukasi dan literasi keuangan.

Kali ini, program edukasi dan literasi keuangan mengambil tema ‘Jasindo Goes to Campus: Insurance for Smarter Risk Management’. Kegiatan itu dilakukan di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Inisiatif ini juga menjadi langkah berkelanjutan Jasindo, dalam mengenalkan pentingnya pengelolaan risiko. Selain itu disampaikan juga, peran asuransi dalam mendukung ketahanan finansial individu sejak usia muda.

BACA JUGA: Bank Jateng Apresiasi Prestasi Siswa Kebumen, Dukung Semangat Berolahraga

”Melalui kegiatan ini, kami berharap adanya kesadaran mengenai pentingnya perlindungan finansial, dapat menjadi bagian dari resolusi generasi muda dalam mempersiapkan langkah yang lebih matang di tahun berikutnya,” kata Brellian, dalam keterangannya usai acara belum lama ini.

Menurut dia, melalui pendekatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda, mahasiswa diajak melihat, bahwa perlindungan finansial bukan hanya saat dibutuhkan saja, tetapi sebagai langkah strategis, untuk mengamankan rencana hidup ke depan.

Ditambahkannya, ‘Jasindo Goes to Campus’, selalu menegaskan pentingnya memahami asuransi sejak dini, yang dapat memberikan banyak manfaat. Mulai dari kemampuan mengelola risiko, hingga membangun kestabilan finansial sejak awal karier.

BACA JUGA: Puluhan Kios di Ketitang Grobogan Dibongkar Mendadak, Penyewa Protes dan Minta Ditinjau Ulang

blank
Sejumlah mahasiswa Unnes dan perwakilan Jasindo, berfoto bersama usai acara. Foto: dok/ist

”Asuransi Jasindo hadir tidak hanya sebagai penyedia perlindungan, tetapi juga melalui upaya pemberdayaan pengetahuan. Kepedulian terhadap edukasi literasi keuangan bagi generasi muda, menjadi bagian dari pelayanan kami, yang bertujuan untuk memastikan setiap individu merasa didampingi dalam menata masa depannya,” imbuh Brellian lagi.

Ke depan, Asuransi Jasindo berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan, untuk menghadirkan program literasi keuangan yang relevan dan berkelanjutan, bagi generasi muda.

Sementara itu, akademisi Fakultas Ekonomi Bisnis Unnes, Endang Sutrasmawati menyatakan, mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat akademis, diharapkan bisa menyebarkan informasi akan pentingnya peran asuransi bagi masyarakat.

BACA JUGA: Evaluasi Kerja Sama, Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Layanan KI di Kabupaten Tegal

”Pentingnya peran mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat mengenai asuransi ini menunjukkan, masalah utama bukanlah ketersediaan produk, melainkan pemahaman dan kesadaran publik yang masih rendah,” terang dia.

Disebutkan Endang, tantangan yang harus dihadapi adalah, bagaimana merancang komunikasi yang efektif, agar pesan mengenai perlindungan finansial ini, dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Terutama generasi muda yang akan menjadi tulang punggung ekonomi di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Kantor Berita Antara Jawa Tengah, Teguh Imam selaku panelis dalam kegiatan itu mengungkapkan, perlunya pemahaman bagaimana pesan yang ingin disampaikan mengenai asuransi ini dapat diterima publik, khususnya Generasi Z.

”Karena mereka merupakan pengguna terbesar dari produk-produk asuransi. Pemahaman sejak dini menjadi penting, agar tidak sekedar mengetahui, kalau asuransi itu tidak hanya seputar kesehatan, jiwa, pendidikan dan ketenagakerjaan. Tapi banyak produk-produk lain yang dapat dijadikan fondasi keuangan sejak dini,” tukas Teguh.

Riyan