blank
Usai melakukan pertemuan, para tokoh Kristiani dan pengurus gereja di Wonogiri, foto bersama dengan Wakapolres Kompol Parwanto (tengah).(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Perayaan Natal bukan hanya momentum spiritual umat Kristiani, tetapi menjadi bagian dari kegiatan seluruh masyarakat, dalam memperkuat toleransi dan persaudaraan. Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), aktivitas masyarakat meningkat dan tantangan keamanan juga bertambah.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, penegasan di atas disampaikan Wakapolres Wonogiri Kompol Parwanto, Rabu (3/12/25), saat memberikan pengarahan dalam sosialisasi persiapan pengamanan. Kegiatan ini digelar di Aula Sanika Satyawada, Mapolres Wonogiri.

Menyambut Nataru, jajaran Polri berkomitmen melaksanakan langkah-langkah pengamanan melalui Operasi Lilin 2025. Yakni dengan memperkuat sinergitas dengan para tokoh gereja. Wakapolres tampil mewakili Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo, memimpin acara sosialisasi bersama para tokoh Kristiani se Kabupaten Wonogiri.

Ikut hadir para Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri, para Kapolsek jajaran, bersama para pemimpin dan penyuluh umat Kristiani, para pemimpin Gereja Kristen dan Gereja Katolik.

Dalam sambutannya, Wakapolres menekankan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelaksanaan ibadah Natal di seluruh gereja di Kabupaten Wonogiri.

“Perayaan Natal bukan hanya momen spiritual umat Kristiani, tetapi momentum seluruh masyarakat dalam memperkuat toleransi dan persaudaraan. Menjelang Nataru, aktivitas masyarakat meningkat dan tantangan keamanan juga bertambah. Karena itu Polri berkomitmen melaksanakan langkah-langkah pengamanan melalui Operasi Lilin 2025,” tegas Wakapolres.

Pengawasan

Menyambut momentum Nataru, Polres Wonogiri menyiapkan peningkatan patroli, pengawasan di lokasi rawan, hingga kesiapan pos pengamanan dan pelayanan kesehatan. Kompol Parwanto juga menyampaikan apresiasi kepada pemimpin gereja, yang selama ini terjalin hubungan dan komunikasi yang baik.

Ketua Badan Kerja Sama Gereja Kristen Wonogiri (BKGKW), Pendeta (Pdt) Yakub Mogendo STh, menyampaikan apresiasi atas perhatian Polres Wonogiri yang secara konsisten mendukung kelancaran ibadah umat.

“Kehadiran Bapak/Ibu (kepolisian) menjadi wujud nyata sinergi yang luar biasa,” tegas Pdt Ykub Mugendo. Tema Natal, tambahnya, mengingatkan kita untuk menjadi agen perdamaian. ”Kami berterima kasih atas dukungan Polres Wonogiri yang siap mengamankan gereja-gereja selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” tandasnya.

Badan Gereja Wonogiri, menegaskan komitmennya untuk mematuhi SOP keamanan, menjaga ketertiban, serta memperkuat kerukunan lintas umat beragama. Para pengurus gereja, telah menyiapkan tim pengamanan internal, yang akan berkoordinasi langsung dengan pihak kepolisian.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Paroki sekaligus penyuluh Katolik, Daniel Setyo, menyatakan, seluruh Paroki dan Stasi telah menuntaskan persiapan liturgi, untuk misa malam Natal maupun misa hari raya. “Kami juga telah berkoordinasi dengan panitia gereja untuk kenyamanan umat serta mematuhi arahan petugas keamanan,” tegas Daniel Setyo.

Kepada umat diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem dan meningkatnya mobilitas masyarakat. Gereja Katolik juga siap bekerja sama dalam tindakan melakukan sterilisasi gereja, pengaturan parkir dan pengamanan selama ibadah berlangsung.(Bambang Pur)